YOU ARE MINE 1.0

rose-2417334_960_720

Jung Yunho adalah salah satu pengusaha terkaya dan tersukses di Korea Selatan. Kekayaannya menjadi salah satu penopang perekonomian di negara tersebut. Usaha miliknya yang terdiri dari beberapa sektor, khususnya sektor konstruksi dan properti menjadi penyumbang pajak terbesar bagi negara.

Baca lebih lanjut

Iklan

Stupid

Screenshot_2017-06-24-22-30-59-406

Aku sepertinya sedang lelah

Lelah untuk mengikuti semua norma yang berlaku

Mungkin aku sedang ingin memberontak

Bukan pada siapa-siapa

Tapi lebih pada diriku sendiri.

.

.

.

Tidak ada yang bisa kusalahkan seperti biasanya

Sepertinya aku kini mulai dewasa

Yaa.. dewasa

Mau tau apa arti sebuah kedewasaan bagiku?

.

.

.

Saat aku sudah tidak lagi menyalahkan takdir dan keadaan disekelilingku, aku rasa itu dewasa.

Saat aku mulai menerima bahwa mungkin harus seperti inilah hidup yang kujalani, aku rasa itu dewasa.

Saat aku tidak menganggap diriku sebagai korban lagi, aku rasa aku sudah mulai dewasa.

Saat aku tahu bahwa ternyata selama ini akulah yang salah maka aku berpikir mungkin aku telah dewasa.

.

.

.

Masalah yang kuhadapi saat ini mungin bukan sebuah masalah.

Kesalahan ini semuanya terjadi karena diriku sendiri.

Tidak ada yang salah selain aku.

Aku yang terlalu santai dalam mengerjakan sesuatu.

Aku yang terlalu kritis dan perfeksionis hingga akhirnya butuh waktu yang lama bagiku untuk mengerjakan sesuatu yang padahal seharusnya kukerjakan dalam waktu singkat.

Aku yang tidak bisa bersahabat dengan waktu.

Aku yang terlalu serius dalam mempermainkannya.

Aku yang selama ini menjahati diriku sendiri.

Aku yang merusak diriku menjadi seperti sekarang.

Aku yang menjerumuskan diriku dalam sebuah bola salju yang semakin hari semakin membebani pundakku.

Aku yang secara tidak langsung membiarkan diriku tenggelam seperti ini.

Aku yang salah.

Aku yang terlalu pasrah

Aku yang terlalu bodoh untuk menyadari bahwa tidak ada yang bisa bertanggung jawab tentang hidupku selain aku sendiri.

Aku yang terlalu bergantung pada orang lain.

Aku yang terlalu mengandalkan perasaanku dalam apapun.

Aku yang cenderung mengambil sebuah keputusan salah yang pada akhirnya menyengsarakanku.

Aku yang selama ini selalu meleburkan diriku dalam hal yang kutahu itu dosa.

Aku yang selama ini menganiaya diriku.

Aku yang egois ingin semuanya selalu berjalan lancar dan menyalahkan Tuhan bila sesuatu yang buruk menimpaku.

Aku yang selalu ingin Tuhan ada untukku padahal aku tidak pernah ada untuk-Nya.

Aku yang membuat diriku seperti ini, terjebak dalam dunia abu-abu dimana aku sudah tidak menyadari lagi hal apa yang benar dan salah untukku.

Aku yang membuat diriku perlahan menjadi aku yang selama ini aku hindari.

Aku yang membuat diriku jadi sehina ini.

Aku …. Ya itu aku.

Aku yang membuat hidup tidak pernah bersahabatku.

Bahkan aku yang membuat diriku mengetahui bahwa aku adalah manusia sebodoh ini.

.

.

.

Entah sejak kapan aku membenci sebuah hitungan.

Sejak aku menjadi bodoh?

Sejak aku menjadi malas?

Sejak aku tidak sepintar dulu?

Sejak aku mengalami kesulitan untuk mencerna apa yang guru atau dosen  jelaskan padaku tentang sebuah hitungan atau hal apapun yang berbau logika?

Atau… sejak perasaanku benar-benar mengalahkan logikaku dalam menjalani hidup ini?

.

.

.

Apa hidupku sudah hancur?

Apa tidak ada lagi jalan keluar untukku?

Apa hanya karena 1 mata kuliah ini aku harus menyerah?

Kemana semua keinginan  yang dulu ada?

Entah mengapa perlahan aku jadi tidak tahu apa sebenarnya hal yang aku inginkan?

Aku merasa aku hanya mengikuti hal yang orang lain lakukan tapi aku sendiri tidak ingin melakukan hal itu.

Bodoh..

Ya!

Itu kebodohan lain yang kulakukan selama 23 tahun ini.

Menjadi manusia yang hanya mengikuti norma pada umumnya.

.

.

.

Banyak orang yang bilang bahwa aku sebenarnya sudah tahu apa yang salah dalam hidupku.

Aku sudah bisa sedikit menganalisisnya meskipun aku blm tahu apa hal itu benar atau tidak.

Kedua sahabatku pernah bilang tentang hal itu.

Bahkan mereka sampai bingung kenapa aku masih begini jika aku tahu apa yang salah dengan diriku dan aku mungkin tahu solusinya apa.

Sejujurnya aku setuju dengan apa yang mereka ucapkan waktu itu dan itu benar benar membuatku frustasi.

Aku kesal

Aku marah

Aku benci

Mengapa harus aku?

Kenapa harus aku yang menghadapi hal ini?

Aku ingin berubah.

Aku ingin menjadi Aku yang aku inginkan.

Aku ingin menjadi Aku yang dulu sudah aku rencanakan masa depannya.

Bahkan aku sudah membuat pohon kehidupan untuk diriku sendiri dimana di tiap rantingnya kutuliskan rencana, harapan dan doa untuk diriku yang lebih baik lagi.

.

.

.

Ahhh doa.

Harapan.

Tuhan.

Mungkin itu yang salah denganku.

Secara perlahan aku melupakan itu semua.

Dan kalian tahu… KEBODOHAN besar lain dalam hidupku adalah aku menyadari hal itu tapi aku belum melakukan apapun untuk memperbaikinya.

.

.

.

Tujuan awalku menulis semua ini adalah agar rasa berat didadaku ini bisa menghilang.

Agar aku bisa menumpahkan semua kegundahan ini dalam hal lain yang nantinya tidak akan aku sesali.

Agar aku bisa menangis.

Menangis sekerasnya mungkin bahkan hingga aku bisa ingat lagi rasanya menangis seperti apa.

Tapi nyatanya tidak.

Bahkan ketika kuketik kata-kata ini.. air mata itu tak kunjung keluar dari tempat persembunyiannya.

Rasa sesak ini masih ada.

Dan aku… tidak tahu harus bagaimana.

Yang aku tahu… hari esok masih ada dan aku masih harus menjalaninya.

Tentunya jika Tuhan masih memberiku kesempatan untuk menjalaninya.

.

.

.

Aku berharap aku berhenti menjadi BODOH seperti ini dan menjalani hidupku sesuai dengan yang kuinginkan.

Karena aku tahu hidup itu hanya sekali dan aku ingin memperoleh kebahagiaan yang seutuhnya selama menjalaninya.

Eternity Happiness…

Yeahhh… i still hope i can get that.

Can’t Be Moved

DHmQBm1VYAAXZYCGoing back to the corner where I first saw you
Gonna camp in my sleeping bag I’m not gonna move
Got some words on cardboard, got your picture in my hand
Saying, “If you see this girl can you tell her where I am?”

Some try to hand me money, they don’t understand
I’m not broke – I’m just a broken-hearted man
I know it makes no sense but what else can I do?
How can I move on when I’m still in love with you?

The Script- The Man Who Can’t Be Moved

***

Hallo semua 🙂

Bagaimana kabarnya hari ini?

Semoga baik-baik aja ya.

Kmrin muncul kabar yang mungkin kurang enak ya buat sone, termasuk aku sendiri.

Shock sih cuma ya mau gimana lagi, itu adalah pilihan mereka bertiga.

Patah hatinya itu kaya kalian denger orangtua kalian ngasih tahu kalian kalau mereka mau cerai

Tahu kan rasanya?

yang paling sakit itu saat kita tahu bahwa  mereka masih saling sayang tapi karena ada beberapa hal yg mungkin cukup mereka berdua yg tahu, orangtua kalian memutuskan untuk pisah.

atau gini kali ya perasaan ortu saat ngelepas anaknya buat belajar di luar neger atau bahkan nikah

kita ngelepas mereka buat raih kebahagiaan baru

Semacam rela namun tak rela gtu hahahaha (ini ketawa di text tapi aslinya berkaca-kaca sambil ngetik semua ini)

Oh ya… Tiffany Hwang.. dia itu semacam inspirasi utama aku.

Dulu inspirasi utama aku adalah Jessica.

Makanya ada di beberapa ff awal aku si Jessica lebih punya banyak porsi cerita di dalamnya.

Tapi sejak kejadian 30 September, ya perlahan berubah sih.

Fokus ide aku nulis semua di Tiffany

Kaya liat airport pict dia yg terbaru atau liat foto dia di majalah aja ak udah dapet ide buat nulis.

Jadi… kalian bisa tahu kan gimana kagetnya aku pas tahu Tiffany out dari SM? hehehe

Pasti kalian nebak skrg ak mau bilang kalau ak mau pamit dan berhenti nulis?

Selamat!

Dugaan kalian salah wkwkwkwkw

Saat tahu Tiff  udah cabut dari SM, meskipun sedih… entah knp aku malah kaya bertekad gtu buat ga berhenti nulis dan tetap jadiin dia MUSE aku.

Mau dia jadi Tiffany Hwang atau Stephanie Hwang, aku akan tetap nulis imajinasi aku tentang dia.

Meskipun gatau yaaa… pasti banyak yg pensiun dari dunia fanfict baik itu yg baca maupun yg nulis.

Kalau yg baca sedikit, gpp ko

aku udah mulai terbiasa 🙂

Lagian ya ak skrg nulis lebih buat ngelepas stress aja sih.

Aku pengen nulis apa yang ak pengen, bukan lagi karena ak pengen dapat komen banyak dan lainnya.

Nulis ff itu udah ngenalin aku sama beberapa orang yg bahkan sampai hari ini mereka masih blm bisa aku lupakan wkwkwkw.

Dari ff aku bisa kenal orang-orang yang ternyata beda bgt dari aku.

Dari nulis ff aku bisa kenal dan berbagi cerita dengan orang-orang yang aku pikir out of my league bgt.

Sejujurnya aku orang yang minderan.

My self esteem dan self eficacy kebilang lagi rendah

Kalian mungkin tahu akhir” ini aku jarang nulis lagi.

Update ff juga mungkin hanya 7 bulan sekali.

Well banyak hal di dunia nyata yg terjadi dimana aku sesaat beneran lupa dengan kesenangan sesaat ini hahahaha.

Hati aku pengen nulis cuma badan dan otak aku udah lelah setiap harinya.

Almost everyday aku pulang ke rumah jam 11 malam padahal berangkat dari rumah jam 8 pagi hahahaa.

waktu istirahat siang dipake buat ngerjain tugas atau tidur sebentar karena tidur malamnya diatas jam 12 mulu tiap harinya.

Bisa dibilang mungkin aku cuma tidur 4 jam tiap harinya.

Makanya aku selalu banyak minum air putih supaya ga ngantuk

Aku suka kopi item tapi mulai ak batasin sih

sehari 1-2 gelas aja.

itupun kopinya harus yg bukan kopi instant

Jadi aku selalu beli kaya kopi aroma gtu.

Kalau orang Bandung pasti tau deh ahahaha.

Favorit aku arabika+gulamerah!

mata langsung melek dan perut juga enak sih pas minumnya.

Hahaha jadi kesini ya ceritanya… gpplah yaaa udah lama juga ak ga curhat random begini.

Yaaa intinya ak lagi sibuk sama dunia nyata deh gtu.

Tapi ak gakan lupa ngelanjutin ff yg sudah ak tulis.

 

One Day With….

00_jessica_jung_lede

Author: Coffee22MJ

Matahari masih malu-malu untuk menyapa, namun aku sudah terbangun dari tidur lelapku. Kini sudah pukul 05:00 sudah saatnya aku bangun dan mempersiapkan semuanya, namun ternyata suara rintihan menyakitkan sedikit menganggu pendengaranku..

“Mom??? Are you oke?” tanyaku

“Its oke.. hanya sedikit mual saja”

“Ini bukan mual, namun kau mengeluarkan semua isi perutmu.. oh god”

“Tenanglah aku hanya sedikit tidak enak badan saja nak” Baca lebih lanjut