Love & Obsession

 

 

COVER L&O.gif

Tittle : Love & Obsession
Cast : Tiffany Hwang & Kim Taeyeon

Ditulis oleh: ElynStory

Diremake oleh: Siscataetae

*****
Assalamu’alaikum yorobeun….
Yang muslim WAJIB jawab !! ehhmm..ehhmm.. sebelumnya perkenalkan aku Siscataetae author yang hobinya numpang publish di wp-wp author-author yang baik hati termasuk author tercinta kita Risma….^^. Makasih banget buat Risma yang udah mau berlapang dada untuk mengizinkan aku mempublishkan ff aku ini. Yahh walapun ff aku kali ini FULL bukan karangan aku, melainkan semuanya hasil COPAS buatan author @elynStory. Aduh..makasih banget yah kak elyn udah mau izinin aku buat copas ceritanya, aku jadi terhura..Wkwkwkwk….. Oke, bagi Kalian yang penasaran pengen liat cerita aslinya bisa langsung kunjungin wattpadnya kak Elyn yahh… Oh iya lupa, aku emang COPAS keseluruhan cerita tapi aku pilih untuk ngubah beberapa tokoh dan latar tempat. Eheheheh……Kenapa kali ini aku pilih copas punya orang ketimbang buat sendiri pakai imajinasiku sendiri?? Pertama, karena otak aku saat ini emang lagi nggk bisa mikir dan berimajinasi, mungkin karena baru menyelesaikan skripsi yang berhasil buat aku sedikit stress kali ya.. ah entahlah. Entar malah curhat lagi. Kkkkkkkk……Oke kedua karena aku emang tertarik banget sama cerita Love & Obsession ini ceritanya berbeda dari yang lain dan sulit buat nebak ceritanya dengan kata lain buat aku semakin penasaran dan penasaran. Ditambah lagi dibalik cerita ini ada hikmah dan pelajaran yang bisa kita petik. Nah… L&O ini tentunya ada positive dan negativenya. Maka sebagai anak bangsa yang baik eaakkk… aku pilih untuk kasih kalian yang positivenya aja, maksudnya hhmmm….untuk adegan nc-nc, yadong dkk aku TIADAKAN alias aku SKIP….SKIP..SKIP….//Karena aku nggk mau bagi-bagi dosa sama kalian. Mending bagi-bagi kebaikan, mumpung bulan ramadhan, iye kagak?
Oke, sampai disini cuap-cuap dari aku dan HAPPY READING !!! INGAT ambil yang positivenya aja….^_^.

*****

Tidak ada yang boleh memilikinya kecuali aku, dan aku akan melakukan apapun untuk membuatnya menjadi milikku.
Tiffany Hwang

Cinta yang sangat mengerikan membuatku tidak mengerti akan dirinya, karena aku merasa itu bukan sepenuhnya cinta, hampir 80% yang ku lihat darinya hanyalah sebuah obsesi untuk memiliki, tapi walau begitu aku juga tidak bisa menjahuinya.
Kim Taeyeon

*
Semua terlihat memuakkan dimata Tiffany, dari dulu sampai sekarang banyak perempuan yang membuatnya sangat kesal, padahal ia sudah memperingatkan mereka semua untuk menjauh dari Taeyeon, dari kecil ia selalu bersama Taeyeon dan sekarang ia satu tempat kerja dengan Taeyeon, ia bahkan sengaja memperlihatkan kedekatannya dengan Taeyeon dan selalu menempel pada Taeyeon tapi mereka selalu saja membuat Tiffany kesal, karena itu Tiffany tidak segan-segan untuk menyakiti siapapun yang mendekati miliknya, Taeyeonnya.
“Hei gadis sok cantik !” Tiffany menghadang jalan seseorang yang membuat darahnya mendidih panas lalu membawa gadis itu keatas gedung.
“Ada apa?”
Seakan menantang seorang gadis bermata bulat dengan rambut hitamnya menatap garang Tiffany.
“Kau berani menantangku !” Hardik Tiffany, matanya menyalang tajam dan dengan cepat Tiffany menarik rambut hitam gadis itu hingga gadis itu meringis kesakitan.
“Dengar baik-baik, bukankah sudah kuperingatkan sebelumnya untuk menjauhi Taeyeon!” Tiffany sangat marah, tentu saja! Ia sudah puluhan kali atau mungkin ribuan kali memberi peringatan.
“Aku tidak mau!”
“BRENGSEK!!” Tiffany semakin kuat menarik rambut gadis itu dan kali ini gadis itu menangis.
“TIFFANY APA YANG KAU LAKUKAN!”
Suara itu pada akhirnya membuat Tiffany menghentikan kebrutalannya, dan Taeyeon menatap tajam Tiffany.
“Kau ini tidak punya otak atau apa hah? Sudah cukup kau membuat kekacauan ditempat kerja” Teriak Taeyeon marah, Tiffany meringis dan helaan nafas gadis cantik itu terdengar berat.
“Aku tidak peduli, selama dia masih mendekatimu, aku tidak akan pernah berhenti membuatnya menderita dan kesakitan “Tiffany menatap tajam Taeyeon, ia tidak peduli karena sejak awal Taeyeon memang selalu saja menentang sikap buruknya.
“CUKUP TIFFANY HENTIKAN!!” Taeyeon kembali berteriak pada Tiffany dan rasanya itu sangat menyakitkan tapi ia bukan gadis lemah yang akan merengek dan memasang wajah memelas agar Taeyeon mengasihaninya. Oh tidak jangan harap seorang Tiffany Hwang melakukan itu.
“Persetan aku tidak akan pernah berhenti” Seringaian iblis terukir dibibir Tiffany.
Taeyeon memutar bola matanya jengah, ia lelah melihat tingkah Tiffany dan ia sangat tidak suka, tapi Tiffany berubah menjadi gadis yang terkesan sadis, brutal dan bersikap seperti preman sejak SMA. Taeyeon sudah sering menegur Tiffany tapi Tiffany tidak pernah mau mendengarnya.
“Lalu apa kau pikir dengan kau bersikap seperti ini aku mau menjadi milikmu, menjadi pacarmu, tunanganmu atau mungkin suamimu? Astaga yang benar saja, kau salah Fanny, aku sama sekali tidak menganggapmu dan aku tidak peduli dengan perasaanmu” Ucap Taeyeon.
Tiffany merasa hatinya sedang dilempari batu, diremas lalu dicincang dan dimakan lebah. Sakit sekaligus perih! Tapi semenyakitkan apapun rasanya, Tiffany sudah kebal dan ia menganggap ucapan Taeyeon hanya angin lalu yang menyapa telinganya lalu pergi.
“Dan apa kau pikir, aku juga tidak peduli dengan perasaanmu, kau mau bilang tidak mencintaiku? Tidak menginginkanku? Membenciku? I don’t Care!! Karena yang kutahu aku mencintaimu, aku menginginkanmu dan kalau aku tidak bisa mendapatkanmu maka aku juga tidak akan membiarkan orang lain memilikimu dan aku akan terus membuat mereka para gadis, wanita, atau perempuan! Sama sajalah ya!!” Tiffany geli sendiri dengan ucapannya tapi ia tak peduli.
“Menyesal karena telah berani mendekatimu, jadi nikmati saja sikap burukku” Tiffany tersenyum sinis dan mengecup sekilas bibir Taeyeon sebelum akhirnya berlalu pergi meninggalkan Taeyeon dengan gadis berambut hitam yang kini menatap kesal pada punggung Tiffany.
“Taeyeon, kau sudah sangat tahu Tiffany seperti apa, tapi kenapa kau masih membiarkan dia ada disekitarmu” Rengeknya pada Taeyeon.
“Jangan ikut campur urusanku”
“Tapi Tae..”
“Hyuna!!” Taeyeon meninggikan intonasi suaranya dan Hyuna pun diam menatap lekat Taeyeon.
“Baiklah, tapi aku harap kau tidak menjauhiku hanya karena peringatan Tiffany karena aku juga tidak akan menjahuimu hanya karena sikap buruknya padaku” Ucap Hyuna. Taeyeon hanya diam dan tanpa mengatakan apapun lelaki tampan itu beranjak pergi dan turun dari atap gedung kantornya.
“Tae”
Namun saat Taeyeon menuruni tangga, Tiffany menarik tangan Taeyeon dan menyudutkan Taeyeon kedinding.
“Astaga Tiffany, apa yang…” Kata-kata Taeyeon berhenti karena Tiffany membungkam bibir Taeyeon dengan ciuman,dan bla…bla…(Oke SKIP karena authornya takut dosa ^_~)
“Kau menikmatinya bukan? Jadi kenapa kau terus menyangkal kalau kau juga memiliki rasa yang sama seperti perasaanku padamu” Ucap Tiffany, Tiffany melepas paksa bibirnya dari Taeyeon saat nafasnya sudah tersengal dan kini hidung mereka masih menempel, bahkan hembusan hangat nafas Taeyeon membelai lembut wajah Tiffany.
“Kau tidak mencintaiku Fanny, kau hanya terobsesi padaku, dan setelah kau mendapatkanku, aku yakin kau akan cepat bosan lalu membuangku”
Ucap Taeyeon, matanya terpejam erat dan Tiffany menjauhkan wajahnya dari Taeyeon, ia lelah sekaligus muak mendengar apa yang keluar dari mulut Taeyeon.
“Kau salah Tae, tapi baiklah katakan saja aku memang terobsesi padamu, tapi aku juga mencintaimu, dan cintaku padamu sangat besar, apa salah kalau aku ingin memilikimu, memiliki cintaku?” Ucap Tiffany, matanya berkaca-kaca, ia hanya ingin Taeyeon membuka hati untuknya, bukan selalu saja menolaknya, padahal ia tahu kalau sebenarnya Taeyeon juga menginginkannya.
“Tapi cintamu terbalut dalam sebuah obsesi mengerikan Fanny!” Lelaki tampan itu membuka kelopak matanya dan menatap teduh Tiffany.
“Omong kosong ! Aku yakin setiap orang merasakan cinta akan selalu terselip obsesi didalamnya” Bentak Tiffany.
“Kau terlalu munafik Tae, tapi aku tidak akan pernah menyerah untuk mendapatkanmu” Tiffany menyeringai sinis lalu memeluk erat Taeyeon, ia tidak peduli dengan respon Taeyeon, karena urat malu Tiffany sendiri sudah putus, yang ia mau hanya Taeyeon, titik tidak pakai koma atau tanda lainnya.
**

Sepulang kantor Tiffany memanjakan tubuhnya dengan berendam, rasa lelah karena pekerjaan dan juga Taeyeon seakan menguap entah kemana. Dan terhitung 30 Menit yang lalu, Tiffany terlihat masih betah didalam bathtup hingga akhirnya tanpa sadar Tiffanypun tertidur.
“TIFFANY”
Taeyeon yang datang kerumah Tiffany tanpa permisi ataupun mengetuk pintu terlebih dahulu, kini masuk kedalam kamar Tiffany. Jangan aneh karena lelaki tampan itu memang sering keluar masuk rumah Tiffany kapanpun ia mau. Namun sayang Taeyeon justru tidak melihat keberadaan Tiffany dikamar.
“Apa kau didalam?”
Teriak Taeyeon didepan kamar mandi Tiffany, namun tidak ada sahutan dari Tiffany dan Taeyeon memutuskan untuk menunggu Tiffany dengan duduk ditepi tempat tidur, lelaki tampan itu mengedarkan pandangannya dan memandangi setiap sudut kamar Tiffany. Kedua sudut bibirnya tertarik keatas membentuk seulas senyuman. Ia memang benci sekaligus muak dengan sikap Tiffany, tapi ia juga tidak bisa jauh dari Tiffany.
Tanpa terasa Taeyeon menunggu sudah lebih dari satu jam dan Taeyeon mulai merasa jenuh, apa ia Tiffany mandi selama itu?
“Astaga Tiffany berapa lama lagi kau akan keluar dari kamar mandi?” Taeyeon terlihat kesal dan lelaki tampan itu memutuskan untuk masuk kedalam kamar mandi.
CEKLEK
“Ya Tuhan Tiffany”
Taeyeon tergesa menghampiri Tiffany, menyambar handuk dan mengeluarkan tubuh Tiffany dari bathtup lalu mengangkatnya.
“Gadis gila!” Umpat Taeyeon kesal, Taeyeon membawa Tiffany keluar dari kamar mandi dan dengan pelan Taeyeon membaringkan tubuh Tiffany yang terasa sangat dingin, bahkan bibir Tiffany pun membiru, Taeyeon terlihat sangat panik dan terus mengomel tak jelas.
“D-dingin” Tiffany bergumam, tubuhnya menggigil dan Taeyeon menghela nafas.
“Maafkan aku” Bisik Taeyeon, lelaki tampan itu mengecup dalam dahi Tiffany, kemudian membaringkan tubuh Tiffany lalu membuka seluruh pakaiannya dan Taeyeonpun berbaring disamping Tiffany, menarik Tiffany kedalam pelukannya, menyandarkan kepala Tiffany didada bidangnya dan mendekap erat tubuh Tiffany untuk menyalurkan hangat tubuhnya pada Tiffany dan Taeyeon terus memeluk erat Tiffany dibawah selimut dengan tubuh yang sama-sama polos.
*
Menjelang pagi hari yang indah, sinar mentari pun menyapa dan yang pertama kali dilihat Tiffany saat membuka mata adalah Taeyeon, ia merasa tubuhnya sangat hangat bukan karena sapaan mentari tapi karena pelukan Taeyeon yang terlalu erat, gadis cantik itu tersenyum menatap wajah Taeyeon yang terlihat sangat tampan.
“Aku dan Taeyeon tidur dibawah selimut yang sama dalam keadaan naked dan Taeyeon terus memelukku?”
Tanyanya dalam hati, ia tahu Taeyeon melakukan itu karena tidak ingin melihatnya mati kedinginan, dan sungguh lelaki tampan yang sekarang memeluknya bukan lelaki kurang ajar yang memanfaatkan keadaan. Tapi tidak bisa dibohongi Tiffany merasakan gelenyar aneh menyengat tubuhnya, darahnya bahkan berdesir hebat dan aroma tubuh Taeyeon yang menenangkan membuat Tiffany sangat nyaman.
“Terimakasih sudah memelukku” Tiffany membelai wajah tampan Taeyeon, jari telunjuknya menyusuri rahang tegas Taeyeon, dimana rahang itu akan mengeras saat ia bertindak kejam dan menyiksa para wanita yang mengejar Taeyeon, menempel pada Taeyeon seperti permen karet dan sungguh itu membuat Tiffany sangat kesal.
“Aku mencintaimu Taeyeon sungguh sangat mencintaimu, tidak bisakah kau melihat itu?”
Tiffany menghela nafas panjang, tiba-tiba saja ia merasa sesak. Dan detik itu juga Tiffany beringsut turun dari tempat tidur dalam keadaan polos karena ia yakin Taeyeon masih tidur jadi itu tidak akan menjadi masalah.
Tiffany masuk kedalam kamar mandi dan gadis cantik itu langsung mandi dengan air hangat, ia merasa tubuhnya baik-baik saja dan ternyata tindakan Taeyeon benar-benar membuatnya jauh lebih baik.
.
.
Taeyeon membuka kelopak matanya begitu Tiffany sudah masuk kedalam kamar mandi.
“Dasar gadis ceroboh”
Taeyeon hampir menjerit tadi saat Tiffany turun dari tempat tidur dan berjalan kekamar mandi tanpa menutupi tubuhnya terlebih dulu.
Lelaki tampan itu tersenyum geli dan kalau di ingat, semalam ia begitu ketakutan karena Tiffany terus menggigil dan Taeyeon terus mengeratkan pelukannya bahkan ia juga melapisi selimutnya agar tubuh Tiffany cepat menghangat.
“Aku tidak tahu kenapa? Tapi aku sangat tidak suka dengan kecerobohanmu” Gumam Taeyeon, matanya menatap langit-langit kamar Tiffany dan tanpa sadar 30 menit berlalu Tiffany pun keluar dari kamar mandi dan gadis cantik itu sudah terlihat sangat cantik dengan berbalut blus dan rok pensil dengan panjang yang hampir menutupi lutut tapi tidak terlalu ketat, membuat Tiffany terkesan sexy dan berkelas diwaktu yang bersamaan.
“Kau sudah bangun?” Tanya Tiffany santai, Taeyeon mengerjap kaget dan menghembuskan nafas kasar.
“Hm…” Jawabnya dengan sebuah gumaman, lelaki tampan itu seakan kehilangan kata, ia pikir Tiffany akan marah padanya atau mungkin berteriak histeris saat terbangun dari tidurnya, tapi ternyata semua yang ada didalam pikiran Taeyeon sejak semalam salah besar. Bahkan ia juga harus melihat tubuh polos Tiffany saat Tiffany turun dari tempat tidur.
“Mandilah aku akan membuatkan sarapan untukmu, setelah itu kita berangkat bersama”
Tiffany tersenyum manis pada Taeyeon dan untuk seorang gadis yang baru saja melewati malam dibawah satu selimut yang sama dengan seorang lelaki dan tanpa sehelai benangpun, ditambah lagi tubuh mereka menempel tanpa jarak, walau tidak melakukan apapun selain berpelukan, Tiffany terlihat terlalu santai dimata Taeyeon.
“Kau tidak marah?” Tanya Taeyeon akhirnya, lelaki tampan itu lebih memilih menanyakan pertanyaan yang berputar dikepalanya dibanding menyahuti ucapan Tiffany dan menuruti apa yang Tiffany katakan.
Tiffany menaikan sebelah alisnya, tangan kanannya menopang dipinggangnya yang ramping dan bibirnya berkedut geli saat tatapannya menangkap Taeyeon mengacak rambutnya dan terlihat gusar tapi itu justru semakin membuat Taeyeon terlihat sangat tampan dimata Tiffany.
“Kenapa aku harus marah, kau melakukan hal yang benar, karena kalau kau tidak melakukannya mungkin aku akan mati kedinginanan” Jawab Tiffany lalu berjalan dengan sangat anggun dan mendekat ke Taeyeon, setelah sampai didepan Taeyeon, Tiffany menundukkan tubuhnya kemudian menarik dagu Taeyeon hingga Taeyeon mendongak dan dengan cepat Tiffany mengecup bibir Taeyeon.
“Terimakasih” Bisiknya, Taeyeon menahan nafas dan ia selalu saja terkejut dengan aksi spontan Tiffany.
“Bernafas sayangku” Tiffany mengecup ujung hidung Taeyeon, Taeyeon membulatkan matanya, astaga ia benar-benar bisa tenggelam dan mati dalam pesona Tiffany.
“Jangan menggodaku” Taeyeon menjauhkan wajahnya dari Tiffany, membuat Tiffany menghela nafas.
“Aku tidak menggodamu jadi sekarang lebih baik kau mandi dan pakaianmu ada di walk in closet lebih tepatnya ada dilemari bajuku” Ucap Tiffany, Taeyeon mengangguk dan Tiffany pun beranjak keluar dari kamarnya.
.
****
.
Taeyeon dan Tiffany datang kekantor bersama setelah sebelumnya mereka sarapan bersama dirumah Tiffany, tapi itu bukan hal yang aneh untuk para bawahan Taeyeon dan rekan kerja Tiffany yang tidak sengaja melihat mereka datang bersama karena yang mereka tahu, Tiffany dan Taeyeon bersahabat bahkan mereka termasuk dalam kategori sahabat dekat.
“Kalian selalu membuat iri”
Jessica Jung sahabat Tiffany langsung menghampiri Tiffany begitu Tiffany dan Taeyeon keluar dari lift.
“Astaga Jess jangan mulai!” Sahut Tiffany, dan Jessica pun tersenyum tapi yang Jessica lihat Tiffany malah mendengus kesal dan seketika Jessica pun tahu kenapa wajah Tiffany berubah muram, karena kini Hyuna datang menghampiri Taeyeon dan bergelayut manja dilengan Taeyeon.
‘Dia tidak mendengarkan peringatanku’.
Batin Tiffany meringis tapi ia menunjukkan sisi tangguhnya, ia bukan gadis lemah dan Tiffany Hwang akan selalu mendapatkan apapun yang diinginkannya, jadi Hyuna bersiaplah untuk lebih merasa sakit dan tersiksa dalam waktu yang bersamaan, karena Tiffany Hwang tidak akan mengampuni orang yang sudah membuatnya marah. Walaupun sekarang ia berada ditempat kerjanya, tapi Tiffany tidak memandang itu, saat marah, tentu saja ia akan marah tapi toh juga tidak akan mempengaruhi kinerja kerjanya.
“Tahan dirimu oke?” Jessica yang menyadari gelagat aneh Tiffany akhirnya menarik Tiffany masuk kedalam ruangan mereka, Tiffany menjabat sebagai Manajer Keuangan dan Jessica adalah Assistant Tiffany, mereka bekerja diperusahaan Taeyeon, lebih tepatnya perusahaan ayah Taeyeon, dan setelah dedikasinya yang tinggi kini Taeyeon menjabat sebagai CEO di Zie Corporation, perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan.
“Aku tidak bisa Jessi, dia benar-benar menantangku” Tiffany terlihat sangat marah dan Jessica tahu itu, tapi kalau Tiffany terus berulah, bukan tidak mungkin Taeyeon akan memecatnya.
“Tapi Hyuna sekretaris Taeyeon dan Taeyeon juga diam saja saat Hyuna bergelayut manja seperti tadi!” Ucap Jessica yang sebenarnya sangat kasihan pada Tiffany, Tiffany bahkan bisa saja menjadi pemimpin diperusahaan keluarganya sendiri tapi yang Tiffany lakukan justru bekerja diperusahaan keluarga Taeyeon dimana Taeyeon berada hanya untuk dekat dengan Taeyeon.
“Aku tahu” Tiffany memutar bola matanya malas, tapi emosinya ternyata tidak bisa diajak untuk berkompromi dan ia janji akan segera menyalurkan kekesalannya pada Hyuna.
“Jessica menghela nafas lega begitu melihat Tiffany sudah kembali tenang dan detik berikutnya merekapun mulai sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing.
.
*Siangnya…
.
Tiffany tidak bisa menelan makanannya, karena Hyuna semakin membuatnya muak. Seketika Cafe didepan kantor dimana ia berada sekarang dan Tiffany sangat ingin makan siang dengan nyaman dan tenang terasa panas dan sesak.
‘Dia menantangku!!!’
Kedua tangan Tiffany mengepal, rahangnya mengeras dan matanya berkilat marah.
“Tunggu aku Hyuna” Seringaian mengerikan terukir dibibir ranum Tiffany dan ia sudah tidak sabar untuk memberikan pelajaran menyakitkan pada Hyuna.
PLAAAKKK
Tanpa segan Tiffany menarik dan menampar Hyuna dengan tatapan bengis. Tiffany terlihat tidak punya hati, tapi ia tak peduli.
“KAU…” Tunjuk Hyuna marah pada Tiffany, Tiffany mengerdikkan bahunya dan mendorong tubuh Hyuna hingga Hyuna terjatuh terduduk kelantai.
“Kenapa? Kau marah heum? Tidak terima? Bukankah sudah ku peringatkan untuk menjauh dari Taeyeon, tapi kau malah menantangku, jadi rasakan ini…”
KREEEKKK
“Arrrrrrrrrgggggghhhhhhh…. Singkirkan kakimu dari tanganku!”
Tiffany menginjak tangan Hyuna tanpa perasaan, bahkan Tiffany menulikan indra pendengarannya saat Hyuna terus berteriak minta dilepaskan.
“Kau yang membuatku melakukan ini jadi nikmati saja” Tiffany menarik dagu Hyuna hingga gadis itu menatap Tiffany dengan lelehan air mata yang membasahi pipinya.
“Kau gadis kejam Tiffany” Desis Hyuna, Tiffany tersenyum.
“Itulah aku, jadi jangan macam-macam denganku!” Ucap Tiffany santai.
“TIFFANY!!”
Dan suara itu lagi, astaga Taeyeon selalu saja menganggu kesenangannya,
“TAE…” Hyuna menangis tersedu dan merangkak mendekat ke Taeyeon.
‘Oh astaga sangat menyedihkan, dasar gadis lemah. Ckckkckck’.
Tiffany mencibir dalam hati, dan ia sama sekali tidak takut dengan tatapan Taeyeon.
“Sudah cukup Tiffany!” Ucap Taeyeon, lelaki tampan itu membantu Hyuna berdiri dan tatapan Taeyeon begitu tajam pada Tiffany.
“Tidak akan Taeyeon sayang”Tiffany tersenyum sinis, melipat kedua tangannya didepan dada, membuat Taeyeon menghembuskan nafas lelahnya.
“Kau…!” Taeyeon mendekat ke Tiffany dan tangan kanannya terangkat seakan ingin menampar Tiffany, Hyuna tersenyum, tapi jangan dikira Tiffany takut, karena yang dilakukan gadis cantik itu justru menantang Taeyeon.
“Kenapa? Kau mau menamparku? Silahkan!” Tiffany menyodorkan pipi kananya dan Taeyeon memejamkan matanya, ia memang marah tapi ia tidak mungkin menampar Tiffany, karena sejujurnya ia hanya ingin menggertak Tiffany.
“Haah!! Kau tidak bisakan?” Tiffany meraih kedua lengan Taeyeon, Taeyeon membuka kedua matanya dan tangannya yang terangkat tadi sudah ia turunkan.
“Jangan bohongi perasaanmu lagi, dan jangan harap aku akan berhenti”Bisik Tiffany tepat didepan bibir Taeyeon. Detik itu juga Taeyeon mendorong tubuh Tiffany hingga punggung Tiffany membentur dinding yang ada dibelakangnya.
“Kau sudah sangat keterlaluan Fanny dan aku sangat membencimu, kau dengar !!! AKU SANGAT MEMBENCIMU” Emosi Taeyeon tersulut, Tiffany meringis, hatinya sakit dan itu adalah faktanya tapi ia mengeraskan hatinya dan menolak rasa sakit itu.
“Kau pikir aku peduli? Tidak Taeyeon sayang dan kau pasti akan menyesal karena membelanya” Tiffany memasang wajah angkuhnya, gadis itu terlihat dingin dan kejam tapi tetap terlihat elegan dalam waktu bersamaan.
“Kau salah, yang ada aku akan sangat menyesal kalau tidak membelanya dari kekejamanmu” Hardik Taeyeon, Tiffany memutar bola matanya malas, ia mendekat ke Taeyeon dan mendorong tubuh Taeyeon.
“Kita lihat saja nanti!” Bisik Tiffany kemudian berlalu pergi meninggalkan Taeyeon dan Hyuna yang kini menatap punggung Tiffany dengan seribu tanya dalam benak mereka.
.
.
.
TBC

.

.

.

.

Eternity Note:

Hai semua!

Bagaimana kabarnya hari ini?

Aktivitas dan ibadah puasanya lancar?

Well semoga dilancarkan ya 🙂

Oh ya cerita diatas adalah remake mungkin ya bahasa halusnya hahaha.

Ini link aslinya

https://www.wattpad.com/293450823-love-and-obsession-1

Kayanya itu ff Jessica Mila sama Kevin Julio deh wkwkwk

Hayoooo disini siapa yg suka nonton GGS? lol

Kalau aku jarang nonton karna hahaha udahlah ya gausah disebutin knp :p

Mayan bagus sih cerita ff yg diremake sama @siscataetae ini cuma berhubung tadi lagi puasa dan kontennya rada-rada…. yaudah aku skip-skip bacanya.

Hahaha aku gamau puasa aku batal dong karna baca yg gituan doang.

Makanya aku anjurkan puasa baca juga deh

Baru baca pas abis buka puasa atau teraweh aja biar aman 🙂

Oh ya aku punya wp baru!

nanti main kesana juga ya kalian 🙂

Kenapa bikin wp baru?

gatau knp ya di wp ini tiap aku posting ga ke detect masa di wordpress tagnya

jadi kalau ak update ga universal gtu postingnya.

cuma orang-orang yg udah follow blog aku yg tahu aku udah update ff baru dan hal lainnya.

Dan itu sedikit menurunkan trafic pengunjung blog ini sehingga kurang efektif dlm publikasi dan pemasaran setiap karyanya.

Taukanlah ya vitamin penulis macam aku gini adalah feedback atau komentar jujur dari kalian kalian wahai pembaca setia dan penikmat abadi .

Knp ga update di sosmed juga thor?

No! aku gamau.

Lagi gamau ribet.

Udah itu aja jawabannya.

Ini link wp aku yg baru.

https://morethanafiction.wordpress.com/

Rencananya sih itu cuma mau jadi tempat publikasi aja.

Jadi maksudnya aku tetep post ff disini cuma nanti aku post yg disini linknya disana biar ke detect sama tag wordpressnya.

Ribet kan? mayan sih 😦

Aku ga nyangka bakal mengalami hal yg sama kaya si fofo wkwkwkw

dulu aku mikir ribet bgt si fofo kalau mau post ff.

Jadi dia posting di wp lama udah gtu dia post link di wp lamanya itu ke wp baru dia.

Ga efektif sih sebenernya tapi aku bakal kaya gtu juga :(((

Makanya ini aku lagi mikirin konsep di wp baru mau kaya gimana biar ga kaya gitu.

Rencananya sih wp baru itu buat publikasi aja cuma gimana ya… lagi banyak yg aku pikirin juga.

Ada pikiran buat nutup wp ini dan pindah ke yg baru tapi aku g bisa

wp ini tuh ya udah kaya saksi hidup aku hahaha

banyak kenangan yg ga mungkin bisa aku hapus terutama komen-komen kalian hahaha.

Meskipun ada komen dari pembaca baru, tapi komen kalian para pembaca lama dan setiaku.. itu gold bgt buat aku.

Kaya contohnya ya kalau aku baca komen dari dongsaeng, kak hilda, ka pisces, ranizone, yuni krisnawati, merdila, defa, kwon su, murie, taeny407, kwonjung418 dan banyak pembaca lain yg ga bisa aku sebut disini.

Masalah baru di wp baru adalah dia gada wp adminnya hahaaa

jadi aku bingung gimana ngatur postnya kalau gada wp adminnya :((

Oh ya buat kalian yg nanya knp di wp baru si gentleman approach ga aku pw?

itu karena aku mau narik dulu pembaca baru

jadi aku ga pw dulu

next time sih tiada ampun bagi mereka hahaha

Iklan

17 pemikiran pada “Love & Obsession

  1. seru euyyyy… gak tau kenapa suka banget kalau peran tiffany kaya gitu wkwkwkwk.. btw aku masa berharap hyuna itu seolhyun(?) lagi addict sama seoltae:”((

  2. Yahh,, fany ku kok bisa kyak barongan gitu,, 😀 napa ya gara2nya. hehe,, untung td skip2 km ganti gtu thor,, dasar aku klo baca kemana2 kebayang, aman deh kepalaku gda Nc. lanjut thor seru nih critanya.

  3. Gw suka ceritanya walo i’m not really into taeny.. Yeahhh u know me so well lahh 😂😂😂
    Yg gw bayangin malah yoonfany disini 😍
    Wuahhh u punya 2 wp ya.. Nanti deh gw kunjungin wp u yg baru tp maaf ya klo gw kemungkinan ga komen lagi ff u yg ada disini, u update lagi di wp u yg baru kecuali ff baru 😘

  4. Keren!!!! Suka deh ma fanny yg afgresif,tap tae kan ceo masa si hyuna bisa bergelayut manja ditangannya tuh kan ga mnghormati atasannya pantasan fanny marah

  5. hohoho ceritanya seru banget wkwk cocok bgt sama tiffany perannya sadis tapi seksi ughhhh btw taeyeon itu suka ga sih sama tippany? cepet update ya ceritanya menarik bgt ini dah tertarik gue bacanya

  6. Wuuiihh sadis bngt si ppany, marahnya gk kira2, pantes aja tae gk suka sm sikapnya ppany, tp emng bner tuh yg di bilang tae ppany tuh sbnernya cinta apa cm trobsesi aja sih sm tae, kl sikapnya kyk gitu trus lama2 jg tae gk baklan betah.
    Tp bkn ppany nmnya kl gk bisa godain tae, luluh jg kn si tae, semarah apapun dia sm ppany

  7. 😆😆 senyum sendiri baca P.S.
    Klo WP barunya TAENY semua maah Yg pasti gak bakalan bosen aq baca thor wlpun di WP ini aq baca yg main cast nya TAENY hanya beberapa ff saja Yg menurut qu bagus ajj dan aq suka itu

  8. Seru ih ff nya, kasian sebenernya fany tapi ya gimana lagi kalau caranya dia emang sedikit salah.. dan taeyeon juga salah, kenapa sih dia ga jujur aja sama perasaannya, emang apa susahnya, terus juga gak ada halangan sama sekali kan??.. lebih bagus lagi kalo sekertaris nya taeyeon itu seolhyun wkwk biar greget gitu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s