Ex Part final 4

15535378_226749844433710_7983628507093663744_n

Noted : apapun hal negatif yang ditimbulkan dari membaca Fanfict ini kami tidak bertanggung jawab. Dan jangan skip sana sini yaaa guys hehe. I will miss you guys.

 

Satu bulan berlalu.. satu minggu ini Taeyeon kembali tidak pernah absen untuk menemui Tiffany walaupun seperti biasa ia hanya sekedar bicara sendiri didepan pintu apartement milik Tiffany, dan terkadang hanya diam memandangi pintu apartement yang tidak pernah terbuka milik kekasihnya tersebut.  Kini pria yang memiliki wajah baby face sedang berjalan menuju sebuah kedai Coffee

 “Sunny-yaa..”

“Huh! Kau berjanji akan mengembalikannya satu hari setelah kau mengambilnya! Namun kenapa hampir 1 bulan setelah kejadian itu kau baru menemui kembali. Padahal kita satu kantor Taeyeon!”

“Maafkan aku hehe banyak pekerjaan yang membuatku harus meninggalkan kantor” elak Taeyeon

“Maksudmu mengejar cintamu?” tanya Sunny

“Hahahaha you know me so well Sunny-yaa”

“Hahahaha.. Taeng-aah”

“Ya?” lirik Taeyeon sambil menyeruput ice americano miliknya

“Jadi bagaimana?”

“Hmm aku akan mengambil semua bagianku Sunny-ah.. aku sudah menandatangani ini.”

“Ta..eng. Apakah aku boleh menanyakan sesuatu?” tanya Sunny perlahan

“Bicaralah..”

“Sebenarnya ada apa dengan kalian bertiga? Apa yang merubah pikiranmu..” tanya Sunny ragu sambil memperhatikan raut wajah pria di hadapannya

“Ceritanya panjang Sunny-ah. Namun aku hanya ingin mengikuti apapun yang Appa perintahkan kepada kami..”

“Apa kau yakin?” tanya Sunny lagi

“Apa aku terlihat ragu?”

“Tidak. Hmm maksudku apa kau tidak akan mempertimbangkannya lagi? Karena aku harus memberikan ini kepada Appa-mu hari ini juga. Dan Yuri masih tidak mau menandatangani suratnya. Bagaimana menurutmu?”

“Biarkan saja. Berikan itu kepada Ayahku..”

“Taeng.. apapun yang menjadi beban pikiranmu saat ini aku harap kau tidak memendamnya sendiri. Bagaimanapun itu akan menumpuk dan menjadi sebuah penyakit hati yang tidak akan ada obatnya selain menyakiti diri sendiri atau orang lain. Maka aku harap kau tidak menyimpannya sendiri saja Taeng..”

“Terdengar sedikit memaksa.. namun aku hargai usahamu untuk peduli kepadaku mrs Sunny” ujar Taeyeon sambil memperlihatkan senyum manis nya kepada Sunny

“Hmm aku benar-benar peduli padamu pendek!” kesal Sunny

“Yaa! kau juga pendek bodoh!”

“Hahahaha” tawa Sunny

“Tiffany mantan kekasih Yoong, dan bodohnya wanita itu masih mencintai Yoong.”

“…”

“Kenapa kau kaget? Akupun sama. Selama ini kisah cintaku benar-benar tragis bukan huh! Shin Hye dulu kekasihku walaupun hmm.. dulu aku sempat menyukaimu hahaha tapi kini Shin Hye bersama Yuri, dan Tiffany? Memilih Yoong dibanding aku”

“Taeng..”

“Sudahlah Sunny-aah aku tidak butuh kalimat mutiara ataupun belas kasihanmu hahaha”

“Kwon Taeyeon!”

“…” suara lantang Sunny membuat Taeyeon menatap kearahnya

“Biarkan aku memelukmu..” ujar Sunny sambil beranjak dari tempat duduknya membuat Taeyeon berdiri dari kursi miliknya kemudian Sunny memeluk Taeyeon dengan sangat erat

“Sun..ny-aah”

“Biarkan aku seperti ini sebentar saja Taeng..”

.

.

.

“Yoong.. Jessica tadi menghubungimu dia memintamu untuk kembali ke apartementnya malam ini, kebetulan memang besok jadwalmu seharian berlatih bersamanya dan member yang lainnya satu hari sebelum konser berlangsung”

Hyung.. aku benar-benar lelah. Huh comeback-ku kali ini tidak semenarik biasanya..” keluh Yoong yang baru saja menyelesaikan stage nya bersama Seohyun, ia melangkah kembali keruangan tunggu miliknya dari paanggung musicbank dan berhasil membawa piala ke empat kalinya

“Yoong Oppa.. jaga kesehatanmu, selamat bertemu besok di tempat latihan oke” ucap Seohyun yang baru saja turun dari panggung sedikit berlari menghampiri Yoong

“Oke Seo.. jaga kesehatanmu juga”

Hyung.. aku mana handphoneku. Apa jadwalku selanjutnya? Dan kapan kita akan melakukan  goodbye stage ?” tanya Yoong

“Hmm tidak ada. Hanya seperti biasa jadwalmu sebagai pembawa radio hehe sepertinya setelah konser berlangsung” ucap manager Park sambil tersenyum kearah Yoong lalu memberikan handphone milik Yoong.

“Baiklah.. kajja kita cari makan terlebih dahulu Hyung.. aku benar-benar lapar”

Yoongpun meninggalkan tepat kerjanya tersebut, sepanjang jalan ia tidak pernah lelah memberikan senyuman kepada setiap junior maupun senior bahkan staff crew yang ada disekitarnya. Beberapa girlsband benar-benar kagum kepada ketampanan Yoong yang benar-benar mengikat. Sesampainya didalam mobil, pesan masuk kedalam handphonenya membuat Yoong tersenyum.

“Hyung setelah dari radio biarkan aku yang membawa mobil ini oke. Kau pulanglah tidak usah mengantarku..”

“Satu bulan ini kau sering sekali menyuruhku untuk pulang terlebih dahulu. Apa yang kau sembunyikan?”

“Tidak ada. Aku hanya kembali kerumahku.. kau ingat rumahku yang kau kunjungi bersama Jessica?” tanya Yoong

“Hmm.. jangan menyembunyikan apapun dariku!”

“Siap komandan~”

.

.

.

“Siapkan tiket konser untuk melihat anakku dan setelah konser kumpulkan mereka semua aku ingin berbicara kepada mereka” ujar Tuan Kwon

“Tuan.. kondisi anda masih belum pulih seutuhnya..”

“Yaa! Kim! Jangan membantahku! Aku ingin melihat dia diatas panggung!”

“Tiketnya sudah terjual habis Tuan..”

“Baiklah aku akan memintanya kepada Yoona”

“Tuaan..”

“Kau boleh keluar..”

“Tuan.. Tuan muda Taeyeon terus menghubungiku menanyakan dirimu”

“Aku sudah bilang kepadamu.. jangan ada komunikasi dengan anak –anakku terkecuali Yoong”

“Tap..”

“Tidak ada kata TAPI dalam hidupku!”

“Maafkan aku tuan..”

“Kau boleh pergi! Dan katakan pada Sunny untu segera menemuiku malam ini juga”

“Baik tuan.. aku permisi..”

.

.

.

Disisi lain kedua orang sedang melakukan pertemuan rahasianya ditempat private yang sangat sepi

“Bagaimana? Apa sudah menetapkan tanggal eksekusinya?”

“Sudah.. kau lihatlah tanggal mainnya”

“Tidak ada yang terluka selain dia!”

“Serahkan semuanya kepadaku..”

“Dan..”

“Dan?”

“Bunuh dia ditempat aku benar-benar tidak peduli dia seorang artis atau penyanyi. Dan jika kau tidak bisa melarikan diri atau kau tertangkap. Kau tau bukan harus melakukan apa? Aku akan menjamin semua kehidupan anak dan isterimu setelah kau mati”

“Ba..ik”

“Namun aku harap kau menyelesaikannya tanpa jejak sedikitpun. Oke?”

“Baik ..”

“Kau boleh pergi”

.

.

.

Setelah Tiffany meminta Taeyeon memberikannya waktu untuk sendiri Taeyeon benar-benar menghilang selama satu minggu tidak pernah hadir di apartemen milik Tiffany. Membuat wanita tersebut bernafas lega. Namun kini Taeyeon kembali hadir untuk meminta penjelasan kepada Tiffany. Tanpa Taeyeon ketahui jika setiap malam hampir menjelang pagi terdapat seorang pria yang selalu menemani wanitanya didalam apartement mewah miliknya.

 “Hai.. bagaimana harimu?”

“Seperti yang kau lihat Yoong, aku akan selalu baik-baik saja jika kau ada disini hehe.. Hmm aku senang kau selalu datang mengunjungiku akhir-akhir ini..”

“Entahlah kenapa aku sering memikirkanmu dan mencemaskanmu.. aku hanya takut jika Taeyeon Hyung menyakitimu lagi. Apa kau akan datang kekonserku?”

“Tentu Yoong aku akan hadir. Bahkan Yuri telah memesankan tiket untuku dengannya”

“Baguslah hehe. Oh ya nampaknya aku besok harus menemani Jessica diapartemennya.. kami akan berangkat bersama”

“Yoong..”

“Hmm?”

“Apa kau benar-benar tidak menginginkan diriku lagi?” tanya Tiffany dengan menatap Yoong secara intens

“…”

“Kau bilang kau akan menyerahkan Jessica kepada Yuri secara perlahan namun apa yang kalian lakukan? Kalian semakin menggila setiap harinya. Layaknya pasangan remaja yang sedang di mabuk kasih..”

“Apa wanita dihadapanku sedang cemburu?” ledek Yoong dengan senyuman jahilnya kepada Tiffany

“Yoong aku sedang tidak mood bercanda”

“Hmm Tiff..”

“Yuri memperjuangkan cintanya kepada Jessica. Namun kau? Ah aku harusnya sadar diri jika kau tidak mencintaku lagi” lirih Tiffany

“Jika memang  kau ingin seperti itu..  baiklah kali ini aku  akan memperjuangkanmu. Satu bulan ini cukup untukku.. Aku ingin kau dan aku menjadi kita. Aku ingin bukan hanya kau yang berjuang namun kita berdua yang akan memperjuangkan kebahagian ini. Aku tau jika Yuri Hyung benar-benar mencintai Jessica, apakah menurutmu aku akan tega untuk melukai saudara kandungku sendiri yang mencintai seorang wanita setulus hatinya? Kau tidak perlu khawatir, aku akan berbicara dengan Jessica besok diapartementnya dan aku akan bicara kepada Taeyeon Hyung besok siang? Bagaimana ? aku rasa itu adalah waktu yang tepat”

“Tidak, jangan dulu Yoong. Biar aku memutuskan hubungan kami dulu. Bagaimanapun hubunganku dengannya masih resmi sebagai sepasang kekasih, kami masih terikat satu sama lain. Walaupun berkali-kali aku memutuskannya. Hmm mungkin setelah aku membicarakan baik-baik dengannya baru kita mulai menjalin hubungan ini dengan diam-diam, hingga akhirnya di waktu yang tepat.. kita akan memberitahukan semuanya termasuk pada public.”

“Apa kau yakin?”

“Maksudmu?” tanya Tiffany binggung

“Maksudku adalah.. apa kau siap menjalani hubungan seperti ini lagi. Bertemu di tempat rahasia. Ingin mengatakan pada dunia bahwa kau mencintaiku namun tak bisa. Harus menahan rasa cemburu dan kesal jika melihat pasangan kita bersama orang lain karena orang-orang tidak tahu bahwa aku adalah kekasihmu, priamu. Apa kau siap dengan itu semua, Tiff? Aku tidak ingin kejadian seperti dulu terulang lagi.”

“Yoong…”

“Tiffany Hwang.. aku mencintaimu, sangat mencintaimu sejak dulu, kini dan mudah mudahan sampai nanti. Namun aku tidak yakin hati ini akan siap untuk terluka kesekian kalinya jika kau sampai meninggalkan aku lagi”

“Jadi.. kau…”

“Aku tidak mau menyembunyikan hubungan kita lagi pada publik. Aku tidak ingin kita hanya jalan diam-diam. Aku ingin dunia tahu bahwa kau adalah milikku. Maka dari itu aku akan menunggu hingga urusanmu dengan Taeyeon Hyung selesai. Baru setelah itu aku bisa serius menjalani hubungan ini denganmu. Aku tidak ingin berkencan lagi denganmu. Aku ingin sebuah hubungan yang akan berakhir dengan pertukaran janji kita dihadapan Tuhan untuk hidup selamanya penuh dengan cinta baik dalam suka maupun duka. Aku ingin menjadi suamimu.”

“Yoong..kau.. serius?”

“Aku tidak pernah seserius ini. Jadi.. lebih baik kita bersabar menunggu semuanya tenang terlebih dulu. Aku akan membereskan urusanku dengan Yuri Hyung dan Jessica, lalu kau… dengan Taeyeon Hyung. Kau tahu… entah mengapa aku selalu percaya jika kita memang ditakdirkan untuk bersatu, tak peduli selama apapun kita terpisah.. pada akhirnya kau dan aku akan menjadi kita yang menyatu dan tak terpisahkan.”

“Baiklah. Karena aku percaya bahwa kau adalah pasangan hidupku, maka aku akan melakukan semuanya yang kau bilang tadi.”

Senyum indah penuh dengan harapan itu merekah di paras cantik Tiffany yang terlihat bahagia sekali mendengar keseriusan pria yang selama ini selalu menjadi cinta dalam hidupnya.

Untuk sesaat Yoong terdiam tak berkata apapun karena pesona Tiffany kembali membius dirinya dalam nostalgia akan keindahan yang selama ini telah menghilang dalam hidupnya. Keinginannya untuk memiliki Tiffany seutuhnya semakin menjadi. Tapi ia tak mau emosi dan nafsunya mengalahkan akal sehatnya. Dia ingin cintanya bersama Tiffany menjadi sebuah keabadian yang pada nyatanya tak pernah ada. Hanya menjadi sebuah persepsi dan rasa yang unik karena tidak semua orang bisa memahaminya. Hanya ia, Tuhan dan Tiffanylah yang mungkin akan mengerti rasa itu. Sebuah rasa yang terbangun karena penantian, kesabaran, kepercayaan dan keikhlasan bahwa Tuhan akan memilihkan kita insan terbaik-Nya sebagai pasangan hidup.

“Syukurlah kau mengerti karena aku tidak mau menusuk kakakku sendiri dari belakang. Aku tidak ingin kau menjadi orang jahat dengan menyelingkuhi kekasih orang lain. Kalaupun kau dan aku harus bersatu lagi, kebaikan dan kejujuranlah yang menjadi pondasi awal hubungan kita. Aku tidak ingin diakhir nanti, kita memetik keburukan yang kita tanam diawal. Karma dan kausalitas itu pasti berlaku. Tuhan tidak pernah tidur.” Lirih Yoong membuat wanita dihadapannya menatap secara kagum kepadanya

“Semoga ini adalah jawaban dari doa yang selama ini aku panjatkan kepadamu tuhan, namun jika pilihanku masih keliru tolong berikanlah jawaban yang terbaik untuk jalan cintaku. Aku tidak ingin menyakiti siapapun, dilubuk hatiku paling dalam entah siapa yang memiliki yang pasti hanya engaku yang tau, engkau yang mengetahui jalan takdirku tuhan.. maka siapapun jodohku nanti aku hanya ingin bersamanya sepanjang hayat sampai kedua mataku ini tertutup, denyut nadi tidak berdetak dan hembusan nafas tidak terdengar lagi” lirih Yoong dalam hati.

“Kajja kita tidur Tiff..”

.

.

.

Rembulan malam kini telah berganti menjadi matahari terik yang menyinari kota Seoul dengan sangat cerah

 “Apa kau tidak lelah memiliki libur satu hari saja? kali ini harus kembali bekerja lagi?” tanya Yuri sambil mengemudikan mobil mewah miliknya dijalanan kota Seoul

“Tidak haha. Lagipula ini bukan bekerja tapi berlatih”

“Hmm sama saja Jung!”

“Terimakasih untuk sarapan pagi ini hehe”

“Jangan terlalu sering datang menjemputku ke apartement. Kau hanya membuatku sulit! Huh! Kau tau jika aku sarapan pagi hari Yoong yang mempersiapkan semuanya! Namun jika kau yang datang aku yang melakukan semuanya huh! Menyebalkan!”

“Yaa!yaa! baiklah mulai besok biarkan aku yang menyiapkan semua kebutuhanmu Princess”

“No!”

“Yaa! kau yang bilang sendiri jika ingin aku buatkan sarapan Jung!”

“Aish! bukan seperti itu Yul!”

“Lalu apa?” tanya Yuri

“…”

“Yaaa! Nona Jung?”

“Hmm.. Yul terimakasih selalu menemaniku hampir dua bulan ini hehe aku tidak tau jika tidak ada kau. Yoong benar-benar sibuk dengan pekerjaannya, bahkan tadi malam aku meminta nya untuk kembali ke apartement dia tidak datang” eluh Jessica

“Hmm apa hari ini kau berlatih bersamanya?” tanya Yuri sambil mencuri pandangan kearah Jessica

“Tentu. Banyak sekali laguku bersamanya hahaha”

“…” Yuri hanya diam tidak merespon ucapan dari Jessica. Membuat wanita tersebut melirik kearah Yuri

“Hahahaha. Apa kau cemburu?” tanya Jessica

“…”

“Yaa! Kwon Yuri aku bicara padamu aaaaa”

“…” Yuri terus memfokuskan dirinya menyetir tanpa menghiraukan Jessica

“Khaaah.. baiklah jika kau memang seperti itu. Hmm Yul.. aku rasa.. ak…” ujar Jessica.

Tiba-tiba Yuri menepikan mobilnya dan mencium wanita disampingnya. Jessica sangat shock dengan apa yang Yuri lakukan, ia mencoba mendorong lelaki tersebut namun sayang kekuatannya tidak sekuat Yuri. Pria dihadapannya terus melumat bibir mungilnya dengan penuh gairah, membuat Jessica kewalahan menerimanya. Beberapa menit berlalu, kini dikecup singkat bibir manis milik Jessica

*PLAK* sebuah tamparan berhasil mendarat di pipi milik Yuri. Tamparan itu bergitu keras sehingga meninggalkan bekas memarah di wajah pria hitam manis tersebut. Yuri memegangi pipi miliknya, sedangkan Jessica tidak bisa lagi menahan air mata yang jatuh dari pelupuk matanya..

“Brengsek!” runtuk Jessica sambil menahan air matanya keluar

“Si..ca..”

“…” tidak ada jawaban dari wanita di sampingnya, Jessica berusaha membuka pintu mobil milik Yuri namun sayang pintu mobil itu di kunci oleh Pria disampingnya.

“Biarkan aku mengantarmu sampai tempat latihan..” ucap Yuri kemudian ia melajukan mobil miliknya

Jessica tidak bisa menahan kekecewaanya, ia benar-benar terluka dan sakit. Ia bagaikan wanita murahan yang akan menerima apapun pria lain lakukan tanpa ada status apapun. Isak tangisnya begitu pilu membuat pria disamping nya benar-benar merasa bersalah

“Yul… kenapa kau melakukan ini kepadaku…kini sikapmu membuat diriku kembali kecewa” lirih Jessica dalam hati sambil terus menangis

“KWON YURI BODOH” RUNTUK YURI DALAM HATI

Beberapa menit kemudian mobil mewah milik Yuri memasuki parkiran basement milik gedung SMent Jessica langsung membuka pintu mobil milik Yuri namun ternyata masih terkunci membuat dirinya melirik tajam kearah Yuri.

“Maafkan aku Sica.. aku tau.. aku benar-benar bodoh melakukan hal yang tidak sepantasnya…”

“…”

“Sica-yaa… kini aku mengerti apa jawabanmu selama ini. Terimakasih untuk segala kesempatan yang telah kau berikan untukku memperjuangkan cintaku dan maafkan aku atas apapun luka yang aku torehkan kepada hatimu.. aku.. mencintamu..”

“….” isak tangis Jessica pecah kini ia benar-benar tidak bisa menahan rasa sesaknya

*Klik* kunci pintu mobil tersebut terbuka. Yuri menundukan kepalanya dan membenturkan kepalanya beberapa kali kepada Stir mobil miliknya. Jessica terus menangis dan manahan sesaknya. Ia merogok kacamata yang berada di tasnya lalu memakainya dan keluar dari dalam mobil Yuri. Sekencang mungkin ia berlari menuju lift di hadapannya. Beberapa staff yang menjaga pintu lift nampak binggung melihat kondisi Jessica seperti itu, pintu Lift pun terbuka. Jessica memasuki Lift dan memencet tombol lantai miliknya, sesampainya di lantai tersebut ia langsung berlari masuk kedalam ruangan. Yoong melihat wanita nya langsung memeluk Jessica dan mengusap punggung milik kekasihnya tersebut mencoba menenangkan Jessica, namun sayang isak tangisnya semakin jadi. Yoong memutuskan untuk membawa Jessica keruangan pribadinya, keduanya berjalan sambil terus saling berpelukan.

“Ssssttttt…. jangan menangis lagi” ucap Yoong sambil menatap wanitanya binggung

“…”

“Ada apa sebenarnya..”

“…”

“Apa dia mengetahui apa yang akan aku sampaikan? Kenapa rasanya begitu pilu Jess.. aku.. khaah” rutuk Yoong dalam hati

“Ssssttt ada apa sebenarnya? Hmm?” tanya Yoong sambil memberi duduk kepada Jessica lalu Yoong berlutut dihadapan Jessica

“…”

“Diamana rasa sakit itu?” tanya Yoong

“…”

“Disini?” tunjuk Yoong kepada dada bidang miliknya

“…”

“Baiklah.. kau istirahat dulu disini. Aku harus menyelesaikan beberapa recordingku terlebih dahulu. Oke?” ucap Yoong sambil menyerka rambut milik Jessica dan mengusap air mata yang berada di pipi mulus milik Jessica, ia mengecup singkat puncak kepala Jessica. kemudian ia beranjak dari hadapan Jessica namun tiba-tiba tangan yang dingin menyentuh lengan Yoong, iapun membalikan posisi tubuhnya dan.. wajah Jessica hanya beberapa inch dari wajah Yoong, dengan sedikit berjinjit Jessica mengecup perlahan bibir pria dihadapannya. Yoong tidak bisa menolak apa yang dilakukan Jessica, hingga dikecup nya bibir manis milik sang kekasih

.

.

.

Disebuah caffe sederhana, seorang pria terus menatap lekat wanita dihadapannya yang sedang mengaduk ice coffee miliknya.

“Fany-aah… aku mohon.. kembalilah kepadaku..” lirih Taeyeon sambil menatap dengan kesungguhan kepada wanita dihadapannya

“Aku tidak tahu bagaimana.. Tae kau yang mengatakannya kepadaku jika kau memang seperti itu, namun sadar atau tidak itu menyakitiku Tae..”

“Hal yang terjadi dimasalalu tidak akan terulang.. aku berjanji Fany-aah”

“Bagaimana kau bisa mengatakan hal itu?”

“Fany-aah.. aku mohon..”

“Kau tidak merasakan rasa sakit yang kau lakukan.. sifat kasarmu itu masih ada didalam dirimu”

“Aku sedang berusaha..”

“Berusaha untuk apa?”

“…”

“Maafkan aku Tae.. mari kita akhiri semuanya sampai disini. Aku benar-benar sudah tidak bisa melakukannya Taeng. Aku yakin kau menemukan wanita yang lebih baik dariku bahkan yang bisa mengerti dan membuatmu bahagia..”

“Fany-aah..”

“Sadarlah Tae.. kita tidak akan berhasil jika memaksakannya”

“Ternyata Yoong benar.. cinta bukan paksaan… sekeras apapun aku berusaha kau tetap akan memilihnya bukan? ”

“Ya. Maafkan aku.. aku tau ini menyakitimu sangat dalam.. tapi kau harus melihat sebuah kenyataan bahwa cinta bukan sekedar saling mencintai, memahami, atau menyayangi tapi harus saling menjaga.. kau? Apa pernah ada dibenakmu sendiri kau menjagaku dengan rasa cinta? Kau menjagaku dengan rasa takutmu Taeng..”

“Kau benar.. aku mengerti jika Cinta bukan paksaan. Tapi aku selalu memperjuangkannya.. Aku akan selalu menunggu hingga saatnya tiba kau kembali kedalam pelukanku” lirih Taeyeon

“Terimakasih Tae.. aku pergi dulu.. jaga dirimu baik-baik”

“Fany-aah.. apakah kita benar-benar selesai sampai disini?”

“Ya.. maafkan aku Taeng..”

“Baiklah.. jaga dirimu dan orang yang kau cintai Fany-aah.. aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu bahagia”

“Terimakasih Tae.. You too

Tiffany meninggalkan cafe tersebut. Taeyeon benar-benar hancur, hatinya benar-benar sesak menahan rasa sakit. Akhir cinta yang tidak bisa diduga ketika ia selalu memperjuangkannya menahannya bahkan kini ia harus melepasnya. Ia selalu berusaha memperbaiki dirinya selama satu bulan ini menjadi yang lebih baik, namun hasilnya tetap sama. Air matanya mengalir, ia mencoba menahannya namun sayang tetap saja rasa sakit itu menjalar keseluruh tubuhnya secara lekat.

.

.

.

Yoong menyelesaikan recordingnya dengan sangat baik dan cepat, kini hari sudah hampir malam. Yoong dan Seohyun sedang diruang latihan mempersiapkan semua hal untuk esok hari, sedangkan Jessica masih berdiam diri diruangan pribadi milik Yoong. Semua staff bahkan Mr Lee tidak bisa berbuat banyak untuk membujuk Jessica menjalani latihan hari ini, karena bagaimanapun kondisi Jessica memang tidak memungkinkan untuk melakukan latihan. Besok pagi masih terdapat GR Bersih untuk konser. Hyoyeon masih belum menampakan batang hidungnya sampai saat ini, padahal sudah waktunya untuk jam latihan.. pintu ruang latihan terbuka

Hyung!!” teriak Yoong dengan girang

“Hai boy.. apa kabarmu?” tanya seorang pria yang baru saja memasuki pintu latihan

“Hehehe seperti yang kau lihat. Huh maafkan aku jika aku tidak pernah latihan Hyung.. aku baru memiliki waktu kosong hari ini, namun aku selalu melihat ipad untuk gerakan dance kita bertiga. Omoo~ aku merindukanmu” ujar Yoong sambil memeluk pria tersebut

“Huh! Bukannya memang dari dulu kau selalu begitu? Latihan bersama kami memang bukan prioritasmu bukan?” sindir pria tersebut

“Tidak! Tidak! Kalian prioritasku Hyung…”

“Apa kalian akan bertengkar lagi?” tanya Hyoyeon yang baru saja datang

“Aigooo.. my buddy baru saja datang..” peluk Sooyoung kepada Hyoyeon sambil melepaskan pelukannya kepada Yoong

“Apa aku tidak di ajak?” tanya Yoong

“HAHAHAHA” membuat ketiganya tertawa lepas

“Maafkan aku soal kejadian kemarin Yoong.. selama ini aku menghilang benar-benar memikirkan semua hal yang menjadi penyakit di kehidupanku. Tidak sepantasnya aku memiliki penyakit hati yaitu rasa dengki. Aku benar-benar meminta maaf…”

Hyung.. aku benar-benar telah melupakan kejadian tersebut. Percayalah..”

“Kau memang pria baik Boy.. hehe aku ingin memiliki kenangan yang benar-benar indah bersama kalian dikonser terakhir untukku ini..” ujar Sooyoung membuat suasana hening.

“Tidak. Tidak ada konser terakhir untukmu Hyung.. ini adalah awal yang baik untuk kita memulainya kembali.. oke?”

“Maafkan aku Yoong.. aku tidak bisa lag..”

“Jangan kau lanjutkan Soo. Kami membutuhkanmu.. kami tidak bisa tanpamu. Project dance atau promosi dua member tidak akan pernah berjalan, bahkan kami tidak pernah baik-baik saja semenjak kau pergi menghilang. Kami benar-benar berjalan masing-masing. Aku merindukanmu, merindukan kita bertiga bukan hanya aku dan Yoong. Maafkan sikapku kemarin..”

“Hyoo..”

“Kajja kita latihan..” Ajak Yoong sambil menepuk pundak Sooyoung

Ketiga nya berlatih dengan penuh semangat, ini bagaikan hari dimana mereka menjelang debut dihari pertama mereka sebagai sebuah boyband, penuh dengan canda, tawa dan ceria disetiap melakukan gerakan per-lagunya. Seohyun melihatnyapun benar-benar merasakan kebahagiaan yang mereka sebarkan, ia terus menatap ketiga pria yang terus saja melakukan lelucon pada saat latihan, sesekali Seohyun masuk kedalam lelucon tersebut pada saat bagian ia melalukan latihan bersama Hyoyeon, ia benar-benar dibuat tertawa tidak tertahankan. Kedua member yang melihatnya melakukan perjodohan antara Seohyun dan Hyoyeon. Malam menjelang, kini sudah 3 jam mereka melakukan latihan, semua part hanya miss dibagian Jessica, jam sudah menunjukan pukul 10 malam, tiba-tiba pintu latihan terbuka menampilkan seorang wanita dengan memperlihatkan senyuman manisnya kepada semua orang yang berada diruang latihan, Yoong menghampiri Jessica yang masih menggunakan kacamata hitam dan masker untuk menutupi wajahnya

“Apa sudah lebih baik?” tanya Yoong

“A little.. but I will try..”

“Good girl..”

“Hi Sica..”

“Hai Soo..”

“Apa kau sakit? Memakai kacamata diruang latihan?” tanya Sooyoung

“Hanya sedikit lelah..”

“Aku menyukai drama yang kau mainkan. Sepertinya itu akan sangat menarik jika kekasihnya mati karena di bunuh oleh seseorang yang menaruh dendam kepadanya hahaha banyak yang membenci sosok lelaki didalam drama tersebut aish!”

“Terimakasih Soo.. hehe benar itu akan menarik namun.. tidak sekejam itu juga.. hm  Baiklah kajja kita latihan bersama”

Latihanpun dimulai kembali, mereka hanya melakukan bagian part yang bersama dengan Jessica, ada yang berbeda ketika Jessica menerima untuk melalukan featuring bersama Sooyoung membuat Yoong bernafas lega. Walaupun  tidak semua lagu, hanya 1 lagu selanjutnya ia meminta Yoong yang mengantikan posisi Sooyoung.

“Baiklah hari ini kita cukupkan disini.. dan ini adalah list lagu terbaru untuk lagu kalian” ucap salah satu staff

1st concert “Please stay with me” 22 July 2016

Opening ceremony sing Complete all member Jessica Jung, Seo Joo Hyun, Kim Hyoyeon, Choi Sooyoung and Kwon Yoonan

Jessica Jung – Gravity

Kwon Yoonan – A little happiness

Kim Hyoyeon – My strery

Choi Sooyoung – Sailing 0805

Seo Joo Hyun –  Don’t say no

SHY – Push It

All member – Divine

All member MC perkenalan

Seohyun ft Jessica – Oppa nappa

SHY- Without u

Jessica Jung ft Kwon Yoona– Starlight

Hyoyeon ft Seohyun –  I

Jessica Jung – Falling crazy in love

Dance solo performen Hyoyeon

Seohyun ft Yoonan –  Up and Down

MC SHY ON THE STAGE

Jessica Jung ft Kwon Yoonan – Deoksugung Stonewall Walkway

SHY – Lucifer

Seohyun – Magic

Jessica ft  Sooyoung –Sugar

Seohyun ft Yoonan – Mistake

Kwon Yoonan – Red bean

Seohyun ft Sooyoung – Love sick

SHY – THIS IS LOVE

All member – Promise

End

Setelah membaca semua list baru yang dibawakan oleh staff. Kini jam sudah menunjukan pukul 11 malam, semua member berpamitan untuk kembali kerumahnya masing-masing. Begitupun dengan Jessica dengan Yoong, keduanya memasuki mobil mewah milik Yoong dan meninggalkan gedung SM, sepanjang jalan Jessica memfokuskan dirinya kearah jalanan disampingnya sesekali Yoong melirik kearahnya. Yoong mengusap puncak kepala Jessica, sesampainya di apartement milik Jessica keduanya Turun dari mobil mewah tersebut dan berjalan menuju Lift, Yoong membawa Jessica kedalam pelukannya. Didalam lift Yoong terus memikirkan apa yang harus ia lakukan dan bagaimana membicaraknnya dengan Jessica ketika keadaanya wanita dalam pelukannya tidak baik. Keduanya memasuki apartement Jessica. Jessica langsung menghempaskan dirinya ke sofa sedangkan Yoong berjalan menuju pantry

“Ada apa sebenarnya Jess?” tanya Yoong

“…”

“Jess..”

“Tidak ada..”

“Jangan berbohong kepadaku.. ada apa?” tanya Yoong dari pantry sambil memperhatikan wanita yang sedang duduk disofa.

....”

“Jess..”

“Yoong..” tiba-tiba panggil Jessica

“Yes love?”

“Sudah hampir 1 bulan terakhir ini Yuri selalu menemaniku dilokasi syuting.. bahkan dia selalu mengantar jemputku”

“Lalu? Hmm Jadi itu yang membuatmu menangis?” jawab Yoong sambil tersenyum kepada Jessica

“Maafkan aku Yoong..”

Seketika pikiran Yoong teringat dengan kejadian dirinya bersama Tiffany kemarin, rasanya sangat tidak pantas ia melakukan hal dibelakang Jessica tanpa memberitahu wanitanya. Penyesalan dan rasa bersalah tiba-tiba hadir didalam dirinya walaupun ia tidak melakukan apapun selain menemani wanita lain di apartement kenangan mereka tapi tetap saja itu sebuah kesalahan karena tidak adanya kejujuran seperti yang Jessica lakukan. Jessica meminta maaf hanya karena ia bersama Yuri, sedangkan dia selama satu bulan ini bersama Tiffany? Yoong benar-benar tidak tega untuk mengungkapkan keputusannya kepada Jessica, Namun ia harus mengatakannya kepada Jessica hari ini juga karena janjinya kepada Tiffany. Ia terus menatap lekat kekasihnya, Yoong mencoba berpikir kalimat apa yang ia harus berikan sebagai penjelasan apa yang sedang terjadi dengan hati, pikiran bahkan raganya kepada Jessica, tentang hubungannya bersama Tiffany. Apakah ia akan tetap menyembunyikannya. Jessica yang sedang duduk memperhatikan Yoong sedang memasak pasta kini beranjak dari duduknya dan menghampiri pria bermata kijang tersebut dan memeluknya dari samping, Yoong tersadar dalam lamunannya kemudian membalas pelukan sang kekasih.

Jess..” lirih Yoong sambil mengusap puncak kepala Jessica sedangkan tangan kanannya terus mengaduk-ngaduk saus pasta yang sedang ia buat

“Biarkan aku seperti ini sebentar saja Yoong..” pinta Jessica sambil terus memeluk Yoong

Yoong hanya tersenyum sambil terus mengaduk-aduk pasta, ia terus berpikir apa yang harus ia lakukan terhadap hubungannya bersama Jessica. Sudah hampir satu bulan ini ia dengan Jessica sibuk dengan urusan pekerjannya dan jarang sekali berkomunikasi, bahkan terakhir mereka bertemu Yoong hanya menyempatkan untuk membawakan kopi untuk Jessica kelokasi syuting. Tidak dapat dipungkiri ia lebih sering mengabiskan waktunya bersama Tiffany.

Baby..”

“Tunggulah sebentar aku harus memindahkan pasta ini kedalam piring love..” Yoong melepaskan perlahan pelukan yang Jessica berikan

“Baiklah”

Jessica berjalan menuju lemari es mengambil dua botol air mineral dan satu botol wine kesukaan Yoong bersama lalu berjalan menuju tempat duduk dimeja makan yang berada tepat didepan tempat memasak Yoong. Yoong menghidangkan satu piring pasta kesukaan Jessica.

“Ada apa denganmu love? Aku baik-baik saja, jangan merasa bersalah seperti itu” tanya Yoong yang memperhatikan wajah kekasihnya yang benar-benar buruk dengan mata sembab

“Jujur kepada diri sendiri itu sangat sulit Yoong…”

“Maksudmu?”tanya Yoong sambil menerima gelas yang berisikan wine yang diberikan oleh Jessica

“Entahlah apa yang terjadi dengan hubungan kita selama satu bulan terakhir ini, aku merasa kita semakin jauh..” lirih Jessica sambil menengguk habis wine didalam gelasnya

“…” Yoongpun mengengguk habis wine yang berada didalam gelasnya kemudian menatap lekat kepada wanita yang berada di hadapannya

“Sebelumnya sesibuk apapun kau selalu menyempatkan mengunjungiku ke lokasi syuting atau dimanapun aku sedang melakukan pekerjaanku, namun entah apa yang terjadi dengan dirimu selama satu bulan ini kau bersikap dingin. Kau selalub terlihat baik-baik saja, padahal kau tidak bertemu denganku selama satu bulan. Bahkan komunikasipun tidak berjalan dengan baik. Kenapa selalu Yuri yang menemaniku ketika aku mengharapkan dirimulah yang hadir didalam hidupku?Apa kau menyerah?Apa kau memberikan celah kesempatan kedua untuk diriku memilih dirinya? Apa sulitnya jika pulang latihan kau kembali ke apartement ini. Sadar atau tidak kita hanya memiliki waktu seharian ini untuk melakukan latihan bersama untuk beberapa lagu featuring! Dan malam kemarin? Kau tidak datang menemuiku..”

“Jess..”

“Aku lelah Yoong.. aku ingin membersihkan diriku terlebih dahulu” Jessica beranjak dari tempat duduknya

“Jess..” Yoong beranjak dari tempat duduknya lalu menarik pelan Jessica kedalam pelukannya, isak tangis Jessica terdengar sangat jelas di telinga Yoong

“Maafkan aku love.. sssstttttt” lirih Yoong sambil mengeratkan pelukannya kepada Jessica, kedua mata Yoong terpejam ia tidak bisa mendengar tangis wanita yang didalam pelukannya, bagaimanapun dia lah yang mengobati luka yang ada didalam hatinya beberapa waktu lalu

“Aku tau.. aku..” isak tangis Jessica semakin meledak rasanya sesak sekali untuk melanjutkan kalimat yang sudah berada di ujung lidahnya

“Jangan bicara lagi.. aku mohon.. maafkan aku Love..” ucap Yoong sambil terus mengusap punggung wanita yang berada dipelukannya.

“Apa perlahan cinta itu memudar lagi dihatimu Yoong?” tanya Jessica didalam isak tangisnya

“Aku bilang jangan bicara lagi Jung.. maafkan aku” sesal Yoong sambil terus mengeratkan pelukannya

“Apa sangat sulit untuk membalas pesanku?” tanya Jessica lagi sambil terus menangis

“Ssssttt maafkan aku.. aku benar-benar minta maaf Jess. Kajja kita tidur, tidak baik memiliki mata sembab untuk konser besok. Aku akan menemanimu malam ini..” ujar Yoong sambil membawa wanitanya masuk kedalam kamar, ia menyerka rambut milik Jessica dan mengusapnya lembut

“Aku akan membersihkan diriku terlebih dahulu.. makanlah pasta yang kau buat” ujar Jessica dengan suara paruhnya sambil meninggalkan Yoong memasuki kamar mandi

Yoong berjalan menuju kamarnya untuk membersihkan diri hanya butuh beberapa menit untuknya membersihkan diri. Kini ia melangkahkan kakinya menuju pantry, nafsu makannya sudah hilang. Ia tidak bisa lagi memakan pasta yang telah ia buat, ia memutuskan untuk menaruhnya kedalam kulkas untuk dibawa bekal esok hari. Ia menuangkan lagi wine dalam botol ke gelas miliknya, lalu menengguk habis dalam satu kali tegukan.

“Apa yang harus aku lakukan tuhan?! Kenapa aku tidak bisa melepaskannya?! Kenapa aku tidak bisa mengambil keputusan saat didekatnya?! Kenapa aku begitu mencintai keduanya?! AARRRRRGGGGG” runtuk Yoong dalam hati sambil memejamkan matanya

Yoong berhasil menghabiskan satu botol wine yang ada dihadapannya. Membuat dirinya sedikit mabuk. Namun ia tidak benar-benar mabuk, kepalanya hanya sedikit berat. Ia melangkahkan kakinya menuju kamar Jessica kembali, di lihatnya wanita yang sedang meringkuk terbaring di tempat tidur miliknya membuat Yoong sedikit tersenyum dan mengambil posisi disamping wanita tersebut untuk tidur. Yoong menatap lekat wajah indah Jessica, kini butiran cairan hangat timbul dari mata kijang indah miliknya

“Maafkan aku Jess.. sikapku membuatmu terluka..” lirih Yoong dalam hati

“Tiff.. aku tidak bisa mengatakannya hari ini.. aku rasa aku benar-benar akan melukainya jauh lebih dalam jika aku mengatakannya setelah konser hari ini. Maafkan aku mengingkari janjiku kepadamu untuk pertama kalinya”

“Apa yang harus aku lakukan tuhan? Maafkan aku jika aku membuat umat ciptaanmu terluka. Wanita bukan untuk dilukai bukan? Maafkan aku tidak bisa mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Aku tau ini akan membuat luka semakin dalam, namun aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan… tuhan… siapapun jodohku aku hanya mau dia selalu bersamaku sampai akhir hayatku. Jangan biarkan aku salah memilih Tuhan.. aku hanya ingin semuanya bahagia. Tuhan kau benar-benar mengetahui siapa wanita yang ada didalam lubuk hatiku dan jodohku dalam hidup ini semoga sampai maut menjemput..”

“Tuhan.. bisakah aku menitipkan salah satu ciptaanmu yang indah dan begitu aku cintai ini kepada Hyungku? Aku rasa aku akan benar-benar mempercayainya ketika dia bersama Hyungku. Aku rasa kau benar-benar mengetahui jalan dan takdir pasangan hidurpku nanti tuhan… aku mohon ” lirih Yoong dalam hati

“Jessica.. Tiffany… kalian benar-benar wanita yang paling sempurna yang pernah aku cintai sepanjang hidupku setelah eomma.. Namun kenapa kini aku menjadi pria yang tidak memiliki prinsip dalam mengambil sebuah keputusan.. Khaaakkk semoga rencanaku besok berjalan dengan baik”

Yoong mencoba memejamkan kedua matanya sambil memeluk wanita disampingnya.

.

.

.

“Oh my God! Yuriee. Ada apa denganmu?” tanya Tiffany panik melihat Yuri didepan pintu apartement nya wajahnya benar-benar kacau

“Bantu ak-u” ujar Sunny yang sedang menahan tubuh Yuri

“Ommo~~ ada apa yang sebenarnya?” tanya Tiffany lagi panik sambil membantu Sunny membawa Yuri masuk kedalam

“Perkenalkan namaku Sunny.. aku teman dan kuasa hukum keluarga Kwon”

“Tiffany Hwang. Bagaimana ini bisa terjadi? Apa dia mabuk berat?” tanya Tiffany

“Dia tidak mabuk berat Fany, dia benar-benar hancur. Dia hanya mengigaukan nama Jessica sedari tadi sambil menangis terisak”

“Whats?”

“Kau bisa menanyakan lebih jelasnya kepada Yuri.. aku harus segera pergi karena memiliki janji. Aku menitipkannya kepadamu karena Taeyeon….”

“Ada apa dengannya?”

“Dia tidak jauh berbeda dengan pria dihadapanmu ini” ujar Sunny membuat Tiffany merasa bersalah dan menundukan kepalanya

“Jangan merasa bersalah. Ini bukan salahmu. Jaga Yuri baik-baik” timpal Sunny

“Terimakasih.. To..long jaga Tae..yeon.”

“Tentu saja Fany-ah jangan khawatir”

Sunnypun meninggalkan apartement milik Tiffany. Tiffany langsung mengambil kompresan bersama kain untuk mengelap wajah Yuri yang benar-benar kacau. Air matanya sudah benar-benar mengering dan tidak bisa lagi keluar. Tiffany membersihkan wajah milik Yuri, namun pria yang  berada dihadapannya masih menatap kosong kearah Tiffany, sorotan matanya benar-benar menandakan terdapat luka yang sangat dalam.

“Tunggulah sedikit lebih lama untukmu bersamanya Yul.. aku yakin Yoong memberikan jalan keluar yang terbaik untuk kita” lirih Tiffany sambil mengelus wajah milik Yuri

.

.

.

Pagi hari yang cerah matahari diam-diam mulai menampakan sinarnya, membuat kedua insan yang sedang tertidur pulas harus sedikit terusik dengan dering alarm yang mereka pasang. Yoong mematikan alarm tersebut,  dan beranjak dari tempat tidur milik Jessica. Sama halnya dengan Yoong, Jessica beranjak dari tempat tidurnya dan mulai membersihkan dirinya. Satu jam kemudian Jessica telah rapih, ia keluar dari kamarnya dan melihat pria yang membuatnya semalam menangis telah duduk menunggunya di meja makan

“Hai.. aigoo matamu. Hari ini sepertinya styles-mu harus benar-benar membuat make upnya sedikit lebih tebal” ujar Yoong sambil menarikan bangku untuk Jessica

“…”

“Apa kau masih marah kepadaku?” tanya Yoong

“Tidak..”

“Hmm maafkan aku dan terimakasih. Kajja kita sarapan”

“Aku tidak nafsu makan..” tolak Jessica

“No! Kau harus makan. Kegiatan hari ini akan menguras tenaga kita! Palli!!!”

“Baiklah..”

Keduanyapun melahap sarapan mereka masing-masing, sesekali Jessica tersenyum kearah pria dihadapannya.

“Kajja kita berangkat..” ajak Yoong

“Aku mencintaimu Yoong~” ucap Jessica disela-sela langkah kaki mereka menuju van

“Hmm sepertinya kita harus bicara usai konser berlangsung.. bagaimana?” tanya Yoong

“Tentu..”

“Ya.. aku harap tidak akan terjadi kejadian seperti malam”

“Hmm”  jawab Jessica

Keduanya memasuki van miliknya, sepanjang perjalanan Yoong tidak henti melihat layar tab miliknya untuk menghafalkan koreografi yang akan ia bawakan, sedangkan Jessica memilih untuk tidur kembali. Sesampainya di tempat konser mereka langsung melakukan GR, nampak semua member kelelahan, mereka diberikan waktu istiraat 3 jam sebelum konser berlangsung.

On the phone

“Kau dimana?”

“Hmm aku sudah di vanue bersama Yuri Oppa~”

“Baiklah.. jaga dirimu baik-baik. Jika ada apa-apa cepat meminta bantuan kepada staff atau Yuri Hyung..”

“Goodluck deer. aku menunggumu di apartement milikmu oke?”

“Thankyou my Moon~”

“Yaa~ jangan lakukan itu kepadaku~~” rengek Tiffany

“HAHAHHAHA” tawa Yoong pecah

“Kau menyebalkan! Aish!”

“Apa rencana kita sudah kau beritahu kepada Yuri Hyung?”

“Tentu saja sudah, dia benar-benar senang Yoong. Kau tau semalam dia benar-benar kacau bahkan sebelum aku memberitahu rencana kita dia tidak mau menemaniku melihat konser ini”

“Dasar si hitam.. sekali lagi kau harus menjaga dirimu Tiff.. setelah konser usai kau datanglah terlebih dahulu bersama Yuri Hyung ketempatnya”

“Hmm baiklah.. aku akan menutup telfonenya bye..”

“Bye..”

On the phone end

Gemerlap lampu sudah mulai dipadamkan menandakan konser akan segera di mulai, kini sorot lampu menerangi stage didepan membuat beberapa fans teriak histeris. Muncul-lah 5 member yang berada di atas panggung membuat riuh penonton semakin bergemuruh. Penampilan SHY yang benar-benar menakjubkan dan beberapa candaan didalam Mc membuat suasana semakin riuh, beberapa kali pendukung Yoonsic maupun Yoonhyun meneriaki setiap mereka melakukan featuring bersama membuat seseorang mengecurutkan bibirnya. Yoong dan Jessica benar-benar serasi saat melakukan featuring didalam semua lagu mereka. Terlebih lagi pada saat lagu Starlight banyak terjadi gerakan koreografi yang mengundang riuh teriakan penonton yang melihat, beberapa kali Yoong memeluk Pinggang milik wanita di sampinnya. Disisi lain ada dua orang insan yang sedang menahan panas hatinya terbakar api cemburu. Suasana semakin memanas pada saat lagu terakhir dibawakan Yoong berjalan di tengah panggung bersama SHY. Kemudian Yoong berbelok kearah kanan untuk menghampiri Jessica, sedangkan Hyoyeon kearah kiri menghampiri Seohyun sedangkan Sooyoung ditengah-tengah panggung. Yoong dan Jessica maupun Hyoyeon dan Seohyun berjalan berkeliling panggung sampai akhirnya mereka dipusatkan di tengah panggung. Kelima member tersebut membungkukan tubuhnya sebagai salam perpisahan dan terimakasih. Konserpun berakhir. Semua member keruangan ganti, karena member sudah benar-benar kelelahan semuanya langsung bergegas untuk pulang. Pasangan Yoosic berjalan menuju lift untuk ke lobi bawah, mereka menungu pintu Lift terbuka disana terdapat manager Park, dua styles. Yoong meniupkan nafasnya kepada Jessica yang sedang memperhatikan dentingan suara lift tiap lantai.

“Yaaa~ aku sedang lelah Yoong”

“Aigoo Hyung dia galak sekali..”

“Yaaa kau menyebalkan~” runtuk Jessica lagi sambil mencubit pinggang milik Yoong membuat pria itu menahan tawa dan sekitnya sekaligus

“Emmm.. Jess” goda Yoong dengan mencolek pinggang milik Jessica kemudian Yoong mundur beberapa langkah untuk menghindari cubitan kedua yang sudah diarahkan Jessica kepada Yoong

“YAA! KWON Yoonan!”

“Hahahaha” tawa Yoong

*DOOOOR*

“Jessi!”ujar Yoong kepada wanita didalam pelukannya

*BRUUUUKKKK* Tubuh seseorang merosot ke lantai tubuhnya.. darah segar mengalir dibawah lantai tersebut

“Aaaaaaa”

“YAAAA!!!! SIAPAPUN TOLONG!!!!”

“YAAA PENJAGAAAAA”

“Yaaaa!!! Cepat hubungi ambulance!!!!”

TBC

Coffee22MJ Notes:

Ups! Sori.. hahahahhaha siapa yang ketembak? Sabar ya.

Gws-in deh biar cepet sembuh..

Luka sobek tinggal dijahit kering lalu sembuh walau ada bekasnya

Kalo luka hati? Diapain dong? Wkwkwk

Jadi Yoong bakal Fix milih Fany gak yaa? Yuri sama Fany dah seneng tuh Yoonfany bersatu wkwkwk dan Yuri sama Jessica

Tapi emangnya Jessica mau sama Yuri lagi?

Sama Taeyeon boleh lah ya? wkwkwkwk

Next part kunci jangan????

Terimakasih untuk siapapun yang memberikan komentar negatif maupun positif kepada saya selaku penulis. Hehe sy senang loh, apa lagi kalo sampai beneran detail..

Dan hmm kalo komen menggunakan sedikit bahasa yang baik boleh kali ya? yang enak di baca. Jangan yang nyakitin authornya wkwk gue udah  nulis cape lu komen gak enak.

Pasti pada bilang. Tadi suruh komen mau negatif juga gapapa tapi gak gamau bahasa yang nyakitin gak enak dibaca! Gimana sih author?!

Hahaha kalian itu komen negatif bisa memilih rangkaian kalimat atau membuat kalimat yang enak dibaca. Gitu loh mksdnya jadi kaya saran yang membangun.

ETERNITY NOTES:

Hai 🙂

Semoga selalu sehat ya hehehe aaaammiiiinnn

btw aku mau menjelaskan sesuatu nih.

kmrin banyak yg tanya sama aku ttg part EX

ada yg tanya kenapa dari 3.1 bisa loncat ke 3.5

disini aku yg salah nanggap arti dari KopisusuMJ 

jadi yg bener itu Part 3 lalu Part 3.5 dan skrg ini Part 4

jadi begitu sodara hehehehe

btw disini ada yg kerja jadi di apotek ga atau yg ngerti ttg obat-obatan gtu?

kalau ada tolong email aku ya 🙂

Iklan

47 pemikiran pada “Ex Part final 4

  1. Ini part yg benar2 menegangkan…
    Itu siapa yg tertembak?? Jessi atau yoong?? yakin dah kalau pelakunya ini si sooyoung..
    Deg2an nunggu part selanjutnya..
    Gmana nasib hubungan ketiga pasangan ini??
    Fany udh mantap buat berakhir sama taeyeon, yuri udh ikhlas ngasih jess ke yoona, nah yg menentukan ini pasangan yoonsic..
    Semoga aja berakhir dengan yoongsic..

  2. Aku,Kamu.
    Saling pandang,tanpa sapa.
    Aku,Kamu.
    Berjarak ruang.
    Diberi koma juga spasi.
    Aku,kamu.
    Saling menarik.
    Tanpa syarat.
    Aku,kamu.
    Ditengah batas.
    Mustahil jadi kita.

    Kwon yuri dongdong klw mau cium orang tuh minta izin dulu jangan mean nyosor kan jadinya dpt cap tangan dipipi😛😜

  3. Hdeh kacau
    Sad mlu
    Capcay
    Wkakakakakakaa
    Thorr ksian mreka
    Kpn bahagia
    Itu pke ad yg ketembak segala elah
    Wkakakakaka
    Tae sma sunny ya
    Liat yoonfany bahagia amat
    Dh la sica sma yul aja
    Wkwlwkwkwkww
    Au ah pusing
    Wkwkwkwks
    Smengt thorrr
    Terserah mau di protec apa engga
    Wwkkww
    Wooo

  4. Aaaaaaaaaaa eonniieee
    Kok jadi kesel ya sama yoong
    Kan udah ada sicca, yaudahlah ya jangan lirik panyy lagiiii huuuaaa😭😭😭 remuk hati dedek babang
    Fighting 💙💙💙

  5. Itu yg ktembak siapa?????? Entah knp aku mlah berharap endingx yoonsic. Mreka it sling mncintai cuma yoong blm sdar spenuhx akn perasaanx. Mkax sma sica aja dy gk bsa ngomong putus. Soalx dy mmg gk mw khilangan sica.

  6. Bacanya nguras emosi bnget,,, yoonfany akan bersatukah,, kasian taeyeon nya di tolak fany pdaha aku dukung bnget kalo mreka bisa kembali bersama, tp kputusan tiffany udah bulat mau kembali dg Yoong sbener nya gak rela klo yoong kmbali ke tiffany,

    Jessica udah bner” mentok ke yoong kek nya, yoonsic semoga bersatu sampe akhir hayat🙏🙏🙏
    Jadi kretek” sendiri pass bagian yoong berkaki.kali minta maaf ke jessica, mersa bersalah bnget yoong nya

    Yg di dooor yoong yah, dooh syalan yg nyuruh seseorang buat ngedooorin yoong,

  7. OMG OMG 😲😲😲 kagettt kirain End😂
    Yess masih lanjut lagi nih😉😉
    Kalau yoonfany jadian seneng nih, kasian thorr kalau gak jadi beneran. Sudah terlanjur naruh janji2 manis, kalau di ingkari rasanya gimana gitu hehehe
    Tapi kasian juga misal yoong milih fany, sica masih ragu sama pilihan hatinya. Kayanya masih panjang konfliknya, hehehe
    Taeng juga kasian, gak nyangka juga dia dulu suka sama sunny. Si yuri juga kasian udah memperjuangkan segitu lamanya tapi sica masih belum bisa nentukan pilihannya. Sebenarnya tinggal sica aja nih yg bikin riweh keadaan😂. Kan kasian yoonyulfany seh masih nunggu kepastian sica. Yoong udah terlanjur kasih janji2 manis ma si fany, setelah lihat keadaan sica jadi ragu kan mau jujur tuh. Yuri yg masih belom dikasih kepastian, jadi gimana nih thoor ikut bingung nih? Aku ngikut alur ceritamu thoorrr 🤔🤔😉

  8. No no no gue speechless bacanya lemes thor wkwkwk.
    Omg ini hati gue ikutan nyeri sih, galaunya yoong milih jessica dan fany. Duhbmana jessi bener bener suka sama yoong tapi yoong malah makin jauh, trus yuri juga malah ngelakuin kesalahan padahal jessi lagi naro hati ke dia.
    Itu soo parah banget udah ngasih kode banget kayaknua ttg drama.
    But, kalo jessica yg tertembak, omg yoong pasti lebih berat kesicaaaaa 😭😭😭
    Fany gimanaaaa ya Allaaaahhh.
    Yoong aja yg ketembak tpi jangan mati pliss 😭😭😭 aaaahhh tapi terserah authorlah kalo misalkan emang ujungnya bakal yoonsic. Huaaa lagi lagi fany kecewaaa. Tapi selain soo kok gue curiga sama taeng, takut dia stress dan dendam sama yoong. Omg jangan sampelaaahhh

    Aaaaakkkkk ini jadi kisut gini thor aku gak bisa nebak nebak loh 😭😭😭

    Suka sekali tulisannya gak ada yg aku skip😘

  9. Awal nya seneng sih yoong udh fix nentuin pilihan nya .. klu dy milih fany pada akhir nya .. but ada masalah lain .. sepertinya sica bakal pilih yoong soal nya ke yul sica nya kyk udh terlalu ya kecewa nya .. bgung jg sih jdi gimna .. ujung nya yoong jd baper hehhehe .. tapi yg kena tembak tuh siapa .. ?? Apa yoong ato sica ato yul … dalang dr smw nya apa kaitan nya sama tae ato soo … soal nya curiga nya pas soo blg ke sica klu dy seneng pada akhir nya kekasih nya mati .. uuuhhh bener penasarann siapa ???? Thanks ya thor udah updte .. ^^ ditggu buat next nya lgi hehehehe ^^

  10. sepertinya yoonfany akan bersatu kembali.Eh tapi gatau juga deng,keadaan bisa saja berubah.
    nahh kl yulsic?akankah mereka balikan?entahlah masih ngambang hubungannya,gatau bakalan bersatu kaya yoonfany atau engga . Taeng mendingan sama sunny ajaa ,cocok tuh kayaknya ,sama-sama kek unyil 😂. ,daripada lu ngarepin sesuatu yg gak pantes buat diharepin,mending sama yg pasti2 aja
    kok aku curiga deh ya ,yg ditembak itu yoong,dan yg nyuruh itu sooyoung. Kenapa aku bisa mempunyai dugaan seperti itu? Jawabannya sih simple sekali,soalnya ada kalimat yg menjurus kl sooyoung,otak penembakan itu , kalimatnya adalah : *“Aku menyukai drama yang kau mainkan. Sepertinya itu akan sangat menarik jika kekasihnya mati karena di bunuh oleh seseorang yang menaruh dendam kepadanya hahaha banyak yang membenci sosok lelaki didalam drama tersebut aish!”*, kalimat itu buat ku suudzon sama sooyoung.
    Disatu sisi kasihan sama taeng,disisi lain kasihan sama yul,tapi disisi lainnya juga kasihan sama yoong . Intinya sih kasihan sama nasib mereka bertiga,yg paling apes itu secara nyata itu taeng,karena gak ada cewe yg bener2 cinta ama dia,tapi kl secara kasat mata/? yg paling menderita itu udah pasti yoong,karena yaa gitu,dia harus rela membagi2 cinta kpd org2 yg dicintainya.
    Buat yoonfany,semoga kalian kl clbk,langgeng yaa,jgn sampai kejadian dimasa lalu terulang untuk kedua kalinya.
    untuk pasangan jess,siapapun itu nantinya ,semoga kamu bisa jaga dan cintai dgn tulus ice princess yg satu ini.
    Kl buat taeng dan sooyoung,udah jgn memaksakan sesuatu,karena pasti tiap hal yg dipaksakan gak bakal baik ujungnya. Hilangin penyakit hati dalam diri kalian,damai itu lebih indah broo *eaaa.
    Wah aku senang bgt ,akhirnya kak ris dan kak coffemj update ff ex ini,soalnya ff ini bener-bener gak ketebak jalan ceritanya.

  11. Gatau harus ngomong apa, part ini bener² bikin speechless

    Yoona sama fany.. balikan.. hmm, kayanya gak tau deh 😅
    Yoona sama sica.. masih pacaran.. hmm, semoga aja yah 😂 *yoonsicshipperdetect
    Yul sama sica.. balikan.. kayanya si sica nya gamau tuh, udah terlanjur kecewa sama yuri, tapi gatau juga sih, jalan ceritanya gabisa ketebak..
    Bisa aja yuri sama fany, taeyeon sama sunny, yoona tetep sama sica bener kan? Hehe

    Ngomong soal tembak menembak, aku sedikit curiga sama soo, tiba² kembali.. dan kata² nya itu loh “Aku menyukai drama yang kau mainkan. Sepertinya itu akan sangat menarik jika kekasihnga mati karena di bunuh oleh seseorang yang menaruh dendam kepadanya hahaha banyak yang membenci sosok lelaki didalam drama tersebut aish!”
    Yang tertembak siapa? Bisa aja yoona bisa dilihat dari hebohnya orang yang minta tolong, atau pun sica? Hmm gatau lah

    Aish, bener² authornya nih, bikin penasaran mulu buat kelanjutan ceritanya wkwkwk anyway fighting aouthor-ssi

  12. ga taulah di part ini bikin kesel jessicanya ehehehehe bikin yoong nya bimbang…
    trus kasian jg sih ma yuri … itu yg ke tembak siapa yahhhh .. part brktny klo bs jngn d kunci ,, pleaseee x.x

  13. ga taulah di part ini bikin kesel jessicanya ehehehehe bikin yoong nya bimbang…
    trus kasian jg sih ma yuri … itu yg ke tembak siapa yahhhh .. part brktny klo bs jngn d kunci ,, pleaseee x.x

  14. Kok kesel ya?? Yaelah kenapa sad mulu thor huft, aku kecewa sama yoong dimana sikapmu yang gentle yoong, kamu phpin orang terus membuatku ingin berkata kasar. Pasti tuh yang nembak orang suruhan sooyoung kan? Soalnya tadi dia bilang begitulah ih parah banget sih, dan kayaknya yang ketembak itu mbak Jessica deh soalnya pas door yoong langsung meluk sica gitu jika emang itu soo. Fix gue benci banget wkwkwk

  15. Wih…kok jad yoonfany sii.. Kan harus nya yonnsic.. Trus…. Fany sama yuri.. Tae sama sunny ajjah.. Wkwkwkw…

    Dr teriakannya kek nya jess yv ketembak…
    Trua siapa donk org yg nyuruh bunuh yoong??? Taeyeon kah??? Yg diem diem jd evi??

    Emang ellu butuh obat apa kk??

  16. Yoona pilih Fany nih? Okelah…. semoga bahagia ya kalian… Taeyeon sm Sunny aja,kan dia pnh suka tuh.
    siapa ditembak siapa? Kenapa? Kok bisa? Hahahahahaha…
    terserah author,mau dikonci mau engga, saya mah ngikut aja dah…

  17. Lanjut thor,, semangat,, 😀
    Suka2,, tuh critanya jadi banyak kejutan. Tapi ya bagusan jd yoonsic ya,,wlupun yoon dah bilang gtu ke fany. Tapi sebenernya kesannya klo liat ini yoon juga cinta ma sica, nyatanya dia Brasa slingkuh,,sebulan tuh e,,

  18. Haduhhh ojann bikin nahan napas mulu dari tadi baca ginian dr atas sampe bawah saking penasarannya gw..
    Gw gatau deh si yoong itu mikirnya gimana ama hub dy ama fany ama sica.. Emang sih hati ga ada yg bisa nebak tp seenggaknya pasti kita tau donk mana yg bisa bikin hati berdebar2 jadi agak emosi gw ama sikap yoong disini walo gw suka banget ama dy..
    Arghh gw penasaran nih siapa yg ketembak tuh.. Kayanya sica deh yg ketembak karna yoong nriakin nama sica sambil meluk dy tp bisa juga yoong yg ketembak berusaha buat lindungin sica dan didalam lift itu cuma ada soo, sica n yoong tp gatau deh hyo ada apa kaga karna kayanya tdi ga ada nama dy. Bearti yg nembak soo donk? 😰😱 omaygoddd makin tambah deg2an gw..
    Hmm btw gapapa kan klo gw komennya pake kata gw elo karna gw ga terlalu biasa ngomong aku kamu klo bukan ama pacar gw hehehehehe 😁😁 piss 😆🙏
    Dan gw sih jujur lebih milih endingnya yoonsic karna mereka bersama saling nutupin luka dr masa lalu dr pasangan mereka yg sebelumnya pengecut dan egois yg cuma mikirin kata2 dr orang lain tp ga memikirkan gimana pasangan yg mereka tinggalin walo bilangnya cinta banget dimana yuri yg pergi ninggalin sica karna harus kluar negeri suruhan bokapnya dan fany yg ninggalin yoong karna ga kuat dg posisi yoong yg jadi artis terkenal dg menyembunyikan hub mereka..tp balik lagi ke authornya terserah mau bikin endingnya kaya gimana hehehehehe

  19. Hallah.., hallahhh… piye to iki
    … tuh kan Soo dalangnya
    Oooo… bocah😑😡😡😡… Duh. Yoong kena Door ya💀💀… 💔kasian yuri… taeng… dua wanita m3milih bersama yoong dan yg ketiga aku😜😜… pengen Yoonsic da Thor.. kayaknya sica lebih ke Yoong😚😚😚… YoonSic aja ya💗💗 my love forever…😘😘

  20. Jadi beneran nih yoonsic bakalan putus. Klo kemarin gw kessalnya cmn sama jessica krn ngasih harapan ke yul sekarang gw jga jadi kessal banget sama yoong dia kya’ nggak ada usahanya pertahanin jessica malah udah berencana balikan sama tiffany.
    Aduh tpi siapa itu yg ketembak yoong atau jessica, trus yg nyuruh nembak siapa jangan jangan soo lagi krn dia tiba tiba jadi baik sama yoong.

  21. Seperti nya sunny menyukai taeng.😂
    Wah Yoong sama fany mau bersatu kembali
    Yuri oh yuri rasain tuh tamparan dari sica😂😂😂 wkwkwk✌

    Itu siapa yang tertembak? Apa jangan-jangan yoong yang tertembak.
    Tapi yang bilang ini siapa ya? “Bunuh dia ditempat aku benar-benar tidak peduli dia seorang artis atau penyanyi”
    Tapi kayak nya orang itu emang mau bunuh yoong, hmm kayak nya yang mau bunuh yoong antara sooyoung sama taeng. Tapi gak tau deh😂😂aku asal nebak aja sih😂

    Oke ditunggu next part nya thor

  22. Duh gemes bngt sma yoong jadi org yg gk beprinsip cinta keduanya. Maksud lo apa yoong? Ngajakin berantem bener lu haha 😂. Please yoong jdi org tu yg teguh pendirian kalo kyak gini trs kapan endingnya. Itu lagi siapa yg kena tembak? Moga aja yoong 😂😂😈. Biar sadar tu yoong abis udh di tmbak klo dia cinta sama siapa. Haha gak kebayang klo yg kena tmbak bukan yoong maupun sica melainkan org lain yuri atau tiffany gitu ngakak so hard 😂😂😂 soalnya semua org nebak yoonsic semua wkwk. saran thor banyak2 ada moment yoonfany dong soalnya bosan yoonsica hampir slalu ad moment tiap chapter. Moment manis2 lagi klo yoonsica eh pas momentnya yoonfany biasa2 aja 😧. Oke thor semangat ya buat ff nya. Fighting 😆💪💪💪💛

  23. Hadeh… Makin ribet aje ya kisah cinta kluarga kwon yg bersegi banyak ni. Yoonsica, yoonfany, yulsic!?
    Aduh.. Tu yg ktembak cpa lgi, yoong or sica? Mudh”n ngga knp” deh. Penasaran dg klanjutanx,dtunggu next chap. X segera

  24. Haduh gmn yoong mo ngomng soal janjinya sm ppany kl sikapnya sica kyk gitu, ya gak bakalan tega lah yoong nyakitin sica, tp nih sikapnya sica sbnernya gmn sih, bentar2 mikirin yuri eh bsk2 mikirin yoong lagi, kasian ppany donk kl trnyata yoong cm janji2 aja pdhal ppany udh putus sm tae, tp kyknya boleh tuh kl tae sm sunny😊eh sp tuh yg ketembak, kl yg ketembak sica, waduh yoong makin gk bisa lepas dr sica

  25. Awalnya seneng banget yoong akhirnya mau perjuangin fany dan milih fany cuma emang jago ya kalian buat kita para reader mikir hal apa yang ga kita pikirin ya twist gitu plotnya.. but i really hope in the end it will be yoonfany (hanya harapan) ga yoonfany juga ga masalah.
    Kalau disini sebenernya mungkin jessica masih cinta sama yoong ya cuma karena yoong ngebagi waktunya buat tiffany juga dan jessica ngerasa hubungan mereka ngejauh dan maybe yoong juga mau kasih kesempatan buat hyungnya biar bisa ngerebut hatinya jessica. Hufftt complicated banget yaaa…
    For taeyeon boleh sunny jadi pengganti tiffany ?
    Kalau menurut aku yang di tembak itu sih yoong (?) Bisa juga sih kalau jessica yang ketembak terus yoong jadi ngerasa bersalah (?) Terus ntr end nya jadi yulti haha but siapun pairing di akhir gamasalah sihh aku akan tetap baca.
    Sangat penasaran sama akhirannya..
    Di tunggu next updatenya.. Thanks for both of your hard work to make this ff..
    Kalau menurut aku sih ya jangan terlalu dipikirin comment negatifnya, ya anggap aja kita kayak artis ada yang suka dan mungkin ada yang ga suka. Cuma emang ga bisa di salahin sih mungkin terkadang kita commentnya negatif yang sebenernya mungkin ga bermaksud untuk comment yang buat nyinggung penulis. But pasti kita sebagai manusia ga luput dr kesalahan pasti ada saatnya kita buat salah #justsaying #gakbermaksudapa2
    Thanks for the beuatiful update as always.. Waiting for the next update ^^

    Buat ka eternity semoga selalu diberi kesehatan, dijauhkan dari segala hal buruk.

  26. siapa tu yg kena dor ? yoong ? sica ?🤔🤔
    ngk mau senang dlu, belum tentu ini yoonfany, tau aja author jadiin yg lain, di tnggu aja kebahagiaan mereka, mau yf or ys terserah ajalah yg pnting ceritax di update jgn kelamaan, msh byk yg blum trungkap 😶😶😶

    smgt truss 😊😊😊

  27. Ini part bikin greget banget..

    Pengenya yoona sama sica.. yuri smaa tiffany dan taeyeon sama sunny aja

    Yg ketembak itu sica atau yong yah. Tapi ko percaya kalau yg ketenbak itu sica sehingga membuat yoong sadar kalau dia cinta mati sica.

    Dan yg nyuruh nembak yoong ko feeling ke sooyoung…

    Akh makin seruuuuuu

  28. Ini part bikin greget banget..

    Pengenya yoona sama sica.. yuri smaa tiffany dan taeyeon sama sunny aja

    Yg ketembak itu sica atau yong yah. Tapi ko percaya kalau yg ketenbak itu sica sehingga membuat yoong sadar kalau dia cinta mati sica.

    Dan yg nyuruh nembak yoong ko feeling ke sooyoung…

    Akh makin seruuuuuu

    Selalu di tunggu kelnjutannyya

  29. Ga tau yah gue bingung di sini mau benci ama fany tapi salah taeyeon juga yg kasar ama dia.. yoong yg kayanya paling munafik dia diam2 deketin fany padahal dia tau kondisi taeny lagi ga beres.. yulsic kasian 😦

  30. Hallo.. Terimakasih reader.. Maaf ya gak di balas satu satu karena pertanyaan kalian mirip dan kecurigaan kalian juga mirip wkwkwk
    Makasih yang udah komen panjang lebar dan detail hehehe aku senang yang artinya byk yg bisa terbawa dengan cerita yg dibuat ini.. Semoga bisa update dalam waktu dekat.

    Sebenernya gamau di kunci karena akupun pernah jadi pembaca dan secara diam tp aku suka sm alur dan ceritanya mungkin SR dsini pun sama haha tp kalo di inget lg dr sudut penulis itu gak enak banget bagaikan udh ngeluarin waktu tenaga tanpa bayaran tp kalian ttp gamau komen itu rasanya….

    Penyeelsaiannya akan secara pertahap mungkin kalian bakal minggung di chap berikutnya karena byk penjelan di setiap moment , kaya miment yoonfany yg dalam 1 bln sring bareng, jessica sm yuri yg sering anter jemput, dan pengungkapan anak angkat dr tuan kwon dan tentunya…. Ending happy or sad.. Daan siapa pasangan nya wkwkwk

    See u gais bye bye bye^^
    Oh ya kalo yang punya link wp jeti yang bagus mau donk bagi hahaha
    Tp keknya jeti udh keubek semua wp nya wkwkwk
    Tp rindu banget baca ff dari ada nulis ff 😂

  31. Omg yang ketembak njess? 😨😨😨
    Kenapa perasaan ku gk enak yah setelah soo balik, dia agak nyindir yoong soal drama njess?

    Sunny memeluk tae? Apakah duo danshin itu akan berjodoh? Atau sunny diam2 suka mas ateng? Hmm klo di satuin gk ppa kali thor hehe

    Entah senang atau sedih stelah taeny break up begitu.. yaaaa ampun hatiku plinplan ihhh 😂😭

    Entah mengapa aku sangat kesal dengan yoong sekarang ini, kok bisa dia Cinta dua2nya? 😣
    Mantapkan hatimu bang yoong.
    Klo gak bisa milih antara pani atau njess, pilihlah aku bang yoong 😂😂😂😂😂

    Ok daftar list konser nya di ubah lagi… SHY bawain Lucifer kebayang kan kerennya mereka? 😍😍😍😄

    Soalp part selanjutnya di gembok gak di gembok akumah hayuk wae hehe tapi klo gk di gembok lebih hayukkkk lagi 😂😂😂😂😂

    Berharap nya yoonfany bersatu namun aku masih bingung dengan jalan pikirnya yoong yang belum bisa memilih salah satu dari jeti dengan benar dan yakin.
    Tapi klo yoonfany gk jadi lebih miris lagi soalnya mereka sudah memberikan janji2 manis haaaaaaaa bingunggggg akohhhhh 😭😭

  32. YAIISSSH kok gua jadi kesel yah ama yoong yg gabisa nentuin pilihan yah meskipun pilihan dia sama2menggoda(?) Tapi dia kan harus milih daripada keduanya jdi tersakiti. Tapi skrg gua bner2 berharap yoonsic akan ttp bersatu. Terus itu yg ketembak pasti yoong dan gua mohon jgn buat yoong mati di ending ceritanya yayaya. Gua setiap baca cerita ini mendadak jdi kek lagi nonton dramkor akakak

  33. duhh.. akhirny gw sempat baca lnjutanny ny ff lu thor,,..
    menegangkan ya ,,..
    jessi kykny beneran cinta tuh sm yoong,, yeaii
    akhirnya,, mdah2 an author ngabulin nnti ending ny yoonsic.. wkwkwkwk
    tp fany kasian ya,, tp di akhr2 ny kykny lbh kasian jessi klw ditggal si yoong.. arggh yoong kau sgt menyebalkan.. hatimu ke siapa sih??
    penasaran gw..
    jgn blg jessi yg ketembak thor?
    ywd lah yul, lu sm fany aje,, hahaha.. yoonsic dah sweet klw sama2

  34. Kirain blm update soalnya di “home” ga muncul update terbaru nya, akhirnya ketemu juga deh…

    Di part ini kok aku sedikit kesel yaa sama yoong 😡
    Duh siapa ya yg tertembak 😨😨

  35. Oke fix, di awal2 cerita kayaknya si sooyoung udh Kasih kode klo dia deh dalang dalam penembakan itu.😏😏 Dan satu lg.. Aku masih berharap bgt klo tiffany itu ttp sama taeyeon, krn bagaimanapun sakit bgt klo jd taeyeon, patah hati utk kedua kalinya. Sakiiiiit bgt. 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s