EX PART 3.5

EX PART 3.5

NOTE : HATI HATI DISINI perlu Fokus yaaa hehehehe alurnya dan jalan ceritanya sedikit membinggungkan apa lagi yang kemarin gak baca chap yang di kunci..

 

“Apa kau yakin akan melakukan ini?”

“Ya, tentu aku yakin. Buat dia celaka.. jika kau bisa bunuh dia ditempat.. aku akan memberikan uang lebih kepadamu”

“Baik.. apa jaminanmu?”

“Jaminanku? 100 juta cukup? Untuk perjanjian awal?”

“Hmm aku rasa cukup..”

“Jangan melakukannya dalam waktu dekat ini.. mereka bisa mencurigaiku. Oke?”

“Hmm baiklah.. aku akan melakukannya beberapa minggu lagi atau sebulan ini paling lambat”

“Oke.. deal. Jangan sampai berita ini bocor kemanapun. Lakukan hal ini dengan bersih tanpa ada jejak sedikitpun..”

“Baiklah sudah hampir pukul 8 malam.. Aku pergi dulu..”

.

.

.

Ruang ber-ac yang begitu hening hanya terdengar deburan hembusan nafas kesal..

“Dimana yang lainnya?” tanya direktur Lee yang baru memasuki ruangan meeting

“Entahlah..” jawab Seohyun yang sejak tadi menunggu semuanya datang

“Seo.. maafkan aku atas kejadian yang kemarin karena tidak sesuai dengan harapan.. aku harap Appamu tidak mencabut investasi di perusahaan ini..”

“Lupakanlah..” jawab Seo singkat

“Apakah hanya kalian berdua yang baru datang?” tanya Hyo yang baru saja memasuki ruang meeting dan membungkuk kepada direktur Lee, ia mengambil duduk disamping Seohyun

“Hyo.. apakah Sooyoung sudah bisa dihubungi? Pihak perusahaan sangat sulit menghubunginya”

“Tidak.. sejak kejadian yang menimpa kami, dia tidak memberi kabar apapun selain permintaan maaf. Ada apa? kau ingin merubah pikiranmu untuk pemecatannya mr Lee?” tanya Hyo sambil menatap sinis

“Bukan seperti itu.. aku akan menjelaskannya ketika semua sudah berkumpul”

Didalam ruangan keneningan kembali menyeruak, semuanya sibuk kedalam pikirannya masing-masing, ini tepat pukul 8 malam. Jessica memasuki ruangan meeting, ia hadir dengan mengembangkan senyum manisnya kepada direktur Lee, Hyo bahkan Seohyun. Ia menarik bangku untuk duduk di hadapan Hyo dan Seohyun.

“Hmm hanya Yoong yang belum datang..” lirih direktur Lee, kemudian ia mengeluarkan handphone miliknya

“Aku pikir jadwalnya sangat padat. Sica kau tidak menghubunginya?” Tanya Hyoyeon sambil menatap kearah Jessica

“Pesanku tidak dia balas Hyo, mungkin dia sedang dalam perjalanan” jawab Jessica.

Seohyun sedari tadi hanya diam dan mendengarkan percakapan disekitarnya. Sudah 15 menit berlalu Yoong masih belum juga hadir didalam ruang meeting

“Kita tunggu 15 menit lagi jika ia belum datang juga, kita bisa memulainya terlebih dahulu..”

“Aaah maafkan aku tadi jalanan sedikit padat..” tiba-tiba seseorang datang membuka pintu kemudian sedikit membungkuk kepada semua yang berada diruangaan, ia mengambil duduk disamping Jessica dan sedikit mengusap puncak kepala Jessica

“Baiklah semuanya sudah hadir disini.. silahkan buka map yang ada dihadapan kalian dan baca dengan seksama jika kalian setuju kalian bisa menandatanginya langsung”

1st concert “Please stay with me” 22 July 2016

Opening ceremony sing Complete all member Jessica Jung, Seo Joo Hyun, Kim Hyoyeon, Choi Sooyoung and Kwon Yoonan

Jessica Jung – Gravity

Kwon Yoonan – A little happiness

Kim Hyoyeon – My strery

Choi Sooyoung – Sailing 0805

Seo Joo Hyun –  Don’t say no

SHY – Push It

All member – Divine

All member MC perkenalan

Seohyun ft Jessica – Oppa nappa

SHY- Without u

Jessica Jung ft Choi Sooyoung – Starlight

Hyoyeon ft Seohyun –  I

Jessica Jung – Falling crazy in love

Dance solo performen Hyoyeon

Seohyun ft Yoonan –  Up and Down

MC SHY ON THE STAGE

Jessica Jung ft Kwon Yoonan – Deoksugung Stonewall Walkway

SHY – Lucifer

Seohyun – Magic

Jessica ft  Sooyoung –Sugar

Seohyun ft Yoonan – Mistake

Kwon Yoonan – Red bean

Seohyun ft Sooyoung – Love sick

All member – Promise

End

1st concert? Kau yakin Mr ? Bagaimana bisa diselenggarakan di tengah jadwal padatku? Kau tau bukan dua minggu kedepan promosi singelku bersama Seohyun” tanya Yoong setelah membaca deretan lagu diatas

“SHY? Apa kau yakin Sooyoung akan menyetujuinya?” tanya Hyoyeon

“Mr Lee.. aku rasa kau harus banyak mempertimbangkannya. Dramaku 1 bulan lagi selesai yang artinya setelah drama selesai aku langsung melakukan konser ini ? kau yakin ? Lalu kenapa Red velvet dan fx tidak berpartisipasi?” tanya Jessica

“Aku sangat yakin untuk menyelenggarakan konser ini.. aku harap kalian bisa bekerjasama dengan baik dan untuk masalah Sooyoung pihak perusahaan sudah berusaha menghubunginya walau tidak ada tanggapan. Jika memang dia tidak bisa mengakhiri karirnya dengan baik, kami tidak bisa melakukan apapun selain memecatnya secara tidak hormat. Hmm untuk Rv dan Fx kami sedang mendiskusikan salah satu project lainnya..”

“Aku tidak ingin featuring dengan Sooyoung Oppa..” ujar Jessica membuat semua melihat kearahnya

Love..” lirih Yoong sambil mengenggam tangan kekasihnya

“Mr Lee.. jika kau ingin mendapatkan suara dariku.. tolong alihkan featuring bersama Sooyoung kepada Yoong atau Hyoyeon Oppa” pinta Jessica

“Aku menyetujuinya.” Ucap Seohyun langsung menandatangani surat kontrak yang berada di hadapannya

“Good. Aku menyukai tindakanmu noona Seo. Hmm baiklah Sica aku akan mengabulkan apa yang kau inginkan. Jika memang Sooyoung bergabung dengan kita di concert ini”

“Okay.. aku menyetujuinya.” Ujar Jessica mantap

“Untuk jadwalmu aku rasa kau bisa melakukan latihan setelah kegiatanmu selesai. Kau hanya perlu menghafalkan beberapa lirik lagu dan koreografi dance Itu keahlianmu Yoong”

“Baiklah.. jika semua menyetujuinya aku bisa apa? Lagipula aku memang merindukan suasana konser hehe” lirih Yoong

“Hmm akupun begitu. Kajja kita buat kenangan indah bersama” ucap Hyoyoen sambil tersenyum

“Baiklah jika semuanya menyetujuinya.. kami akan mempersiapkan yang terbaik untuk kalian anak-anakku” lirih Mr Lee sambil tersenyum

“Ne..” jawab semuanya secara serentak

“Yoong.. rampungkan recording lagumu malam ini juga. Aku tidak ingin menunggu lagi, Kau tau bukan jika pembuatan lagu akan terhambat dalam prosesnya.. kau pikir membuat 1000 copy single lagumu itu mudah? Huh!” tiba-tiba Mr Lee menatap kearah Yoong

“Kau pikir tamparan itu tidak membekas?” Yoong beranjak dari tempat duduknya dan menatap tajam ke arah mr Lee dengan pandangan yang sulit diartikan, Hyoyeon menelan ludahnya mendengar Yoong berkata seperti itu. Sedangkan Seohyun memilih tidak peduli dan keluar ruangan meeting terlebih dahulu

Love..” lirih Jessica yang ikut beranjak juga dan mengusap pundak pria disampingnya untuk menenangkan

“Aku ingin meminta maaf untuk kejadian itu..” ucap Mr Lee sambil berjalan meninggalkan ruangan tersebut

“Cih!” runtuk Yoong

Bad Boy!” panggil Hyoyeon sambil tersenyum kepada Yoong

“Hyung.. apa kau akan langsung pulang?” tanya Yoong sambil mengandeng dan melingkarkan tangannya di pinggang sang kekasih

“Hmm sebenarnya aku sedang menciptakan sebuah koreografi dance yang baik untuk comeback-nya Redvelvet, namun aku sudah sangat lelah. Sepertinya aku akan pulang duluan. Tidak apa?” tanya Hyoyeon

“Tidak apa Hyung.. hati-hati dijalan oke?” ucap Yoong sambil tersenyum kearah Hyoyeon yang berjalan meninggalkan Hyoyeon

“Selesaikanlah malam ini Boy.. tidak baik menunda pekerjan”

“Siap komandan.. bye Hyung

Yoong berjalan bersama Jessica menuju ruang recording, disana sudah ada manager Park yang menunggunya sejak tadi.

Love.. tidak apa menungguku? Atau kau ingin diantarkan pulang oleh supir?” tanya Yoong

“Aku menunggumu.. selesaikan ini dalam beberapa jam oke? dan jangan lupa berikan yang terbaik. Aku mencintaimu” ucap Jessica dengan menatap mata kijang indah milik kekasihnya, ia merapihkan rambut Yoong yang sedikit berantakan dan … mengecup… singkat .. bibir.. manis… Yoong

1 jam Yoong mencoba fokus untuk menyelesaikan recording untuk lagunya malam ini juga, sangat terlihat jelas diluar ruangan Jessica memperhatikan dengan seksama untuk menyemangati Yoong. 2 jam berlalu akhirnya ia merampungkan take lagu untuk malam ini akhirnya proses pembuatan lagu bisa berjalan dengan lancar. Yoong berjalan menuju ruangan dimana Jessica menunggunya, ia datang dengan memeluk wanitanya

“Akhirnya.. Aku bisa menyelesaikanya Love..” lirih Yoong

Keduanya berjalan menuju parkiran gedung SMent ini sudah hampir tengah malam, perusahaan sangat sepi dan hening berbeda dengan ruang dance member redvelvet yang masih melakukan latihan, perusahaan akan menjadi monster ketika sebuah grup akan comeback mereka di paksa untuk berlatih hingga tengah malam bahkan hingga pagi menjelang. Jessica menggunakan masker, jacket hoodie dan tidak lupa memakai topinya untuk menutupi identitasnya sedangkan Yoong hanya menggunakan topi. Jessica memasuki mobil van yang di bawa oleh manger Park

Hyung tolong besok ambilkan mobilku di rumah, aku akan menyuruh orang rumah memberikan kuncinya kepadamu”

“Hmm.. baik komandan..”

“Pukul berapa besok aku memulai kegiatan?” tanya Yoong

“Aku akan menjemputmu pukul 8 pagi besok..”

“Apa kau tidak memiliki jadwal libur Yoong?” tanya Jessica dari bangku belakang

“Tidak Sica, jadwalnya sampai 1 bulan kedepan sangat padat aku sampai binggung bagaimana nanti dia melakukan konser. Nampaknya kalian jarang latihan bersama..” ujar manager Park

“What? Hmm aku harap kau menjaga kesehatanmu love..” lirih Jessica sambil mengusap rambut Yoong dari belakang

Baby apakah boleh aku tidur? Sebentar saja.. rasanya kepalaku sangat berat” pinta Yoong

“Tidurlah sayang. Aku tau kau sangat lelah..” ucap Jessica

Yoong menyenderkan tubuhnya ke bangku mobil, sedangkan Jessica terus menatap layar handphonenya yang menandakan panggilan masuk kedalam handphonennya, panggilan tersebut berasal dari Yuri. Ia menghela nafas dan memejamkan matanya entah apa yang harus ia lakukan, terkadang ia memang merindukan sosok Yuri, namun tidak dapat dipungkiri jika saat berada didekat Yoong  rindu itu akan musnah. Bahkan kini ia bisa lebih gila jika tanpa pria yang berada dihadapannya. Handphone Jessica kembali bergetar kini menandakan pesan masuk, ia membuka pesan tersebut

From : Kwon Yuri

Hi selamat malam pricess..

Apa kau sedang sibuk? Aku baru saja menyelesaikan sebuah pekerjaan.. huh! Aku baru tau jika resort disini atas nama Yoong, untuk apa aku mengurusi miliknya haha. Oh ya Tiba-tiba aku merindukanmu hehe aku di Jeju saat ini.. hubungi aku jika kau sudah tidak sibuk.

To : Kwon Yuri

Tidak. Aku sedang bersama Yoong hehe.

From : Kwon Yuri

Oh tidak. Hatiku terasa sakit kekekekk jangan lupa untuk meminum vitaminmu Princess.. aku akan ke apartemenmu besok.. bolehkah?

To: Kwon Yuri

Tidak boleh hehe

From : Kwon Yuri

Hmm baiklah.. selamat malam. Sleep well~

Jessica menghela nafasnya ia benar-benar sangat merasa bersalah dan tidak ingin seperti ini terus. Ia harus segera memutuskan kemana hatinya akan berlabuh, namun sulit untuk menolak Yuri, ia akan lebih baik jika Yurilah yang meninggalkan kembali dirinya. Bagaimanapun ia masih memiliki perasaan untuk tidak menyakiti siapapun termasuk pria dihadapannya.

“Kau ada masalah?” tanya manager Park kepada Jessica

“Tidak Oppa.. aku hanya sedikit lelah..”

“Apa dia terus berusaha mendapatkanmu?” tanyanya lagi

“Maksudmu?” tanya Jessica tidak paham

“Lelaki tadi pagi.. apa dia masih berusaha mendapatkanmu?” tanya manager Park lagi

“Hmm”

“Sica.. jika kau memang sudah tidak mencintainya lepaskanlah. Bagaimanapun juga pria disampingku ini adalah kekasihmu, dialah yang menemanimu dikala kau terpuruk. Aku sangat mengerti jika kalian berdua  pernah mengalami masa sulit bersama ketika ingin saling melepaskan diri dari bayangan masalalu, dan kini ketika kalian berhasil terlepas apa kalian apa masuk kedalam masa lalu itu lagi? Untuk apa?”

“…”

“Jangan memikirkan perasaan orang lain terlalu dalam.. pikirkanlah perasaan dan kebahagiaanmu..”

“…”

“Apa kau masih mencintainya? Jika aku lihat kau memang masih memiliki cinta itu Sica.. Jangan bohongi perasaanmu. Seberapa besar kamu menolaknya itulah seberapa besar kamu mencintainya.. tanyakan pada hatimu. Jika kau ingin kembali masuk kedalam masalalumu tinggalkan apa yang kau dapat saat ini.. waktu berjalan dengan sangat cepat nak”

“Op..pa..”

“Khaaahhh akhirnya sampai.. Bad Boy bangunlaaah” tepuk tangan Manager Park kepada lengan Yoong

“Ouch…”rintih Yoong

Tidak butuh waktu yang lama keduanya bergegas turun dari dalam mobil. Raut wajah Yoong sangat lelah, sedangkan bagaikan kaset kusut yang terus berputar di kepalanya perkataan manager Park terus terngiang-ngiang di dalam pikiran Jessica. Keduanya memasuki Lift, tidak ada pembicaraan, mereka terjerumus kedalam pikirannya masing-masing. Sesampai di lantai apartemen Jessica ia langsung turun dan menekan tombol password pintu apartemennya

“Yoong kau langsung istirahat saja, akupun sama. Sampai bertemu besok” ujar Jessica langsung masuk kedalam kamarnya, Yoong mengerutkan halisnya ia menatap binggung kearah pintu kamar Jessica yang sudah tertutup. Yoong berjalan masuk kedalam kamarnya dan segera membersihkan dirinya. Beberapa menit kemudian Yoong keluar dari dalam kamar mandi ia berjalan menuju tempat tidurnya dan menghempaskan diri..

To : Jessica Jung

Selamat malam semoga mimpi indah.. aku mencintamu~

.

.

.

“Apa yang merubah pikiranmu Taeng sehinga mengajaku bertemu tengah malam seperti ini? Kau sudah yakin akan menandatangani harta kepemilikan bagianmu?” tanya Sunny

“Aku yakin Sunny-yaa”

“Apa kau bertengkar dengannya? Jika dilihat dari luka diwajahmu sepertinya kau tidak baik-baik saja”

“Hahaha ternyata darah tidak selama nya kental Sunny-aah”

“Apa maksudmu Tae?”

“Aku hanya tidak menyangka jika darah yang kental didalam tubuhku ini bisa cair dan dingin”

“Demi tuhan aku tidak mengerti arah pembicaraanmu. Tapi apapun yang membuatmu terluka aku mohon jangan jadikan ini satu alasan untuk membuat saudara kandungmu menderita..”

“Kau betul Sunny-ah! Aku bisa menjadikan ini sebagai alasan!!! Tunggu aku akan kembali”

Taeyeon sedikit menjauh dari Sunny dan merogoh handphone miliknya yang berada disaku celananya. Ia menekan nomer dan manaruh handphone ditelinga kanan miliknya ia tidak berhenti tersenyum. Namun sayang panggilannya tidak di gubris oleh pemiliknya. Ia memutuskan untuk kembali ke Sunny

“Aaah aku akan meminjam kertas ini, akan aku kembalikan besok? Bagaimana?” Tanpa mendengarkan persetujuan Sunny, Taeyeon langsung mengambil kertas tersebut dan pergi meninggalkan Sunny

“Yaaaa! Kwon Taeyeon! Kembalikan!” sedikit berteriak Sunny memanggil Taeyeon yang semakin jauh

“AISH! aku harus memberitahu Yuri..” desis Sunny

.

.

.

Keesokan paginya ketika matahari masih malu-malu untuk bersinar dan kabut masih menyelimuti kota Seoul di luar sana, seseorang tengah duduk di bangku pantry sambil menyeruput segelas coklat panas.

“Tumben sekali kau sudah bangun baby” lirih Yoong sambil memeluk Jessica dari belakang

“…”

“Apa sebenarnya yang menganggu pikiranmu?” tanya Yoong sambil mengecup puncak kepala Jessica

“Jujurlah kepadaku apa yang sebenarnya kau sembunyikan dariku?” tanya Jessica

“Maksudmu? hmm tunggu biar aku buatkan roti panggang kesukaanmu” Yoong melepaskan pelukannya dan berjalan menuju lemari es untuk mengambil bahan-bahan makanan tersebut dan mulai membuat roti panggang

“Jangan menghindar.. ceritakan apa yang kau sembunyikan dariku Kwon Yoonan”

“Memangnya apa yang aku sembunyikan?” tanya Yoong sambil memasukan roti kedalam oven

“Tanganmu.. matamu..  apa yang kau sembunyikan dari Yuri tentang Ayahmu? Jangan menyimpan bebanmu sendiri Yoong”

“Hmm..” Yoong masih belum menjawab ia menatap panggangan roti dihadapannya

“…” Jessica menghela nafas panjang

“Jess..”

“…” tidak ada jawaban dari wanita yang ada didekatnya

“Ap..pa”

“Bicaralah..” Jessica menatap lelaki dihadapannya, Yoong membawakan Roti panggang coklat susu kesukaan Jessica dan sebuah orange juice kemudian menaruhnya di meja makan. Yoong mengambil posisi duduk dihadapan sang kekasih.. wangi aroma roti panggang sangat menyengat di hidung keduanya

“…” Yoong tidak bergeming pandangannya kosong. Jessica menyentuh lengan Yoong

Baby..”

“Appa menderita penyakit keras.. ia sedang di rawat serius disalah satu kediaman rumah milik keluarga kami.. kemarin pagi kondisinya semakin memburuk Jess..” Jelas Yoong kemudian ia menghela nafas. Jessica menatap tidak percaya

“Oh my God.. Dan hanya kau yang mengetahui ini?” tanya Jessica

“Ya. Appa melarangku memberitahu Yul maupun Tae Hyung..” ujar Yoong

“Yoong.. kau harus membawaku menemui appa-mu bagaimanapun ia harus mendapatkan perhatian khusus Yoong. Aku libur hari ini, berikan alamatnya biar aku menjaganya Yoong..” pinta Jessica

No baby.. appa tidak akan menyukainya”

“Yoong.. please..” mohon Jessica

“Ini masih kurang dari jam 5 pagi.. bagaimana jika kita menemui appa hari ini? hanya1 jam perjalanan dari sini”

“Ide yang bagus.. aku akan menganti bajuku terlebih dahulu”

Yoong tersenyum menatap pergi wanitanya, ia memang seharusnya tidak menyimpan beban ini sendiri dan tidak ada salahnya berbagi sedikit beban pikiran yang menganggunya kepada wanita yang kini ada disampingnya. Ia memesan taxi untuk mengantarkan mereka berdua, beberapa menit kemudian Jessica telah siap dengan pakaian casualnya. Keduaya meninggalkan apartemen milik Jessica, karena hari ini Yoong tidak membawa mobil miliknya maka sangat terpaksa mereka mengambil resiko untuk memakai jasa taxi. Didalam perjalanan wanita yang berada disamping Yoong menyenderkan tubuhnya kedalam pelukan hangat pria disampingnya. Yoong memaikan puncak kepala Jessica dengan mengusap-ngusap puncak kepalanya bahkan beberapa kali ia mengecup puncak kepala Jessica

“Entahlah Jess… rasanya aku sangat beruntung bertemu denganmu saat ini, bahkan sempat memiliki wanita sepertimu benar-benar anugrah terindah didalam hidupku. Maka tidak heran jika Yuri Hyung tidak mudah melepaskanmu meskipun harus menyingkirkan saudara kandung nya sendiri” lirih Yoong dalam hati

Satu jam berlalu kini mobil taxi yang membawa mereka berada dihadapan pagar yang menjulang tinggi dan beberapa penjaga terdapat didalamnya

“Tuan maaf.. kita sudah sampai..” ucap sang supir kepada Yoong

Seorang pria bertubuh tinggi besar dan tegap menghampiri mobil taxi yang dikendarai Yoong. Bapak supir yang mengantar Yoong pun membuka jendela dan memperlihatkan Yoong yang berada di kursi penumpang. Bodyguard itupun langsung mempersilahkan mobil taxi tersebut memasuki halaman kediaman rumah mewah tersebut.

“Ini.. ambil semuanya pak. Dan aku hanya meminta satu hal darimu, apapun yang kau lihat kau dengar hari ini anggap saja semuanya angin lalu. Anggap saja kau tidak mengenalku atau wanita disampingku ini. Terimakasih banyak.. semoga tuhan selalu memberikanmu rezki..” ucap Yoong

“Ini te..rla..lu ba..ny..ak T..uan..”

“Anggap saja tuhan memberikan rezki lebih untukmu hari ini melalui diriku.. oke?”

“Ter…imakas..ih Tua..n”

Love bangunlah..” bisik Yoong dengan seduktif

“…”

Love.. kita sudah sampai” bisik Yoong lagi dan berhasil membuat wanitanya membuka matanya

“Oh..”

Keduanya turun dari dalam mobil taxi tersebut, Jessica yang masih setengah sadar menapakan kakinya dihalaman rumah milik keluarga Kwon. Betapa kagumnya ia terhadap rumah mewah yang ada dihadapannya, ini melebihi apapun yang pernah ia lihat sebelumnya. Design rumah ini sangat sederhana namun tiap sudut yang dibuat menampilkan kemewahan yang memiliki seni luar biasa. Ia benar-benar kagum dengan apa yang dimiliki oleh Kwon Grup. Yoong tidak pernah menceritakan apapun tentang keluarganya kepada Jessica, namun kini ia mengerti kenapa Yoong tidak pernah menceritakannya, karena sampai tujuh turunanpun kekayaan dan status keluarganya tidak akan pernah bisa untuk dideskripsikan hanya dengan sebuah kalimat. Yoong menggenggam erat tangan milik Jessica dan mulai melangkahkan kaki memasuki rumah mewah tersebut, beberapa pelayanan dan bodyguard menyambut kedatangan Yoong dengan penuh senyuman.

“Pagi tuan Muda..” sapa paman Kim dengan membungkukan tubuhnya kepada Yoong dan Jessica. Keduanyapun membalas salam paman Kim

“Paman.. bagaimana keadaan Appa?” tanya Yoong

“Keadaannya masih sama seperti pertama kali anda meninggalkan mansion ini tuan.. tidak ada perkembangan yang signifikan. Dan..”

“Dan?” tanya Yoong sambil mengerutkan halisnya

“Beberapa kali ia mengigau namamu tuan..”

“Apa tidur nya tidak terjaga semalaman ini?” tanya Yoong lagi sambil berjalan menuju ruangan rawat tuan Kwon

“Tidurnya terjaga namun.. ya itu yang aku sebutkan tadi beliau terus mengigau namamu..”

“Aaah baiklah.. tolong siapkan sarapan untukku dan wanita disampingku paman. Oh ya.. mungkin 1 jam lagi ada managerku datang tolong beritahu penjaga dipintu untuk mempersilahkan dirinya masuk. Dan siapkan sarapan untuknya juga? Oke ? aku akan keruangan appa terlebih dahulu”

“Baik siap laksanakan tuan Muda..”

Yoong dan Jessica memasuki kamar rawat tuan Kwon, pria paruh baya tersebut masih terjaga didalam tidur lelapnya dengan berbagai alat di tubuhnya sebagai alat bantu pernafasannya dan untuk mengkontrol detak jantungnya. Jessica menatap miris ketika ia melihat pemandangan yang ada dihadapannya

“Kau boleh keluar sus..” ujar Yoong sambil memberikan senyum kepada suster yang sedang berjaga diruangan tersebut. Suster tersebut nampak kaget ketika melihat kearah Yoong maupun Jessica, tanpa basa basi ia langsung meninggalkan ruangan tersebut dengan tangan yang sedikit bergetar. Yoong berdiri disamping tempat tidur tuan Kwon ia meraih tangannya dan menggenggam tangan tuan Kwon yang dirasanya sangat dingin dan pucat pasi. Jessica mengusap punggung milik Yoong, ia tau jika kekasihnya sangat menyayangi ayahnya terlebih lagi setelah Yoong kehilangan Ibu tercintanya. Tuan Kwon membuka matanya perlahan, dan melihat dengan samar-samar terdapat pria tampan dengan tinggi semampai dihadapannya membuatnya tersenyum. Jessica sedikit membungkukan tubuhnya untuk memberi salam kepada tuan Kwon.

“Selamat pagi appa.. bagaimana tidurmu? Aku senang bisa menyempatkan diri untuk datang menjengukmu..  oh ya.. aku bersama Jessica dia memaksaku untuk membawanya kemari hehe tidak apa bukan?” tanya Yoong

“…” Tuan Kwon hanya mengedipkan matanya menandakan ‘YA’

Annyeonghaseyo tuan Kwon.. ah maksudku Appa, maafkan aku menganggu pagimu. Aku hanya benar-benar mengkhawatirkan kondisi dirimu maupun putramu ini..”

“…” Tuan Kwon memberikan senyuman indah kepada Jessica

Appa.. apa kau haus atau ingin memakan sesuatu? Hmm Bagaimana jika aku kupaskan buah aple?” tanya Jessica

“Hmm akupun mau Jess hehe” jawab Yoong dan mendapat pukulan tepat di lengannya oleh Jessica. Membuat tuan Kwon tersenyum kembali

Appa.. apa aku boleh merawatmu sehari ini saja? Kebetulan jadwalku sedang kosong hari ini” lirih Jessica sambil terus memotongkan buah apel

“….” tuan Kwon mengelengkan kepalanya

“Aku sudah memberitahunya untuk tidak menemanimu disini karena kau pasti tidak menyukainya namun anak ini tetap saja tidak percaya padaku..” jawab Yoong sambil menatap kearah Jessica

“Hmm aku mohon appa.. izinkan aku merawatmu hari ini saja..” pinta Jessica

“..” tuan Kwon tetap memberikan gelengan kepala kepada Jessica membuat Yoong tersenyum geli

“Yaaa~~” rengek Jessica membuat Yoong menghampirinya dan mengusap puncak kepala Jessica, pintu kamar rawat tuan Kwon terbuka

“Permisi tuan.. managermu sudah datang dan menunggu dimeja makan..” ujar paman Kim

Appa.. aku harap kau lekas pulih. Sepertinya waktuku tidak banyak disini, aku memiliki jadwal yang sangat padat..” ucap Yoong sambil melahap apel yang telah Jessica kupas

“Yaa! itu untuk ayahmu Yoong! Anak nakal!” kesal Jessica kembali memukul lengan Yoong

“Ouchhh.. appa tidak diperbolehkan memakan apapun sebelum meminum obat pertamanya Jessica..” ujar Yoong sambil mengusap lengannya

“Aish lalu mengapa kau tidak memberitahuku?! Hah! Menyebalkan!” runtuk Jessica

Appa.. kami akan sarapan terlebih dahulu.. jangan lewatkan jam makan obat mu. Aku mencintaimu” ujar Yoong sambil mengecup kening tuan Kwon. Jessica dan paman Kim yang berada disana menyaksikan kejadian tersebut tersenyum bahagia

Appa.. aku pergi dulu. Padahal aku berhadap kau mau aku temani untuk hari ini saja huh! Sekali lagi aku berhadap kau lekas sembuh tuan.. aku tidak ingin melihat kau terus seperti ini. aku menyayangimu~” ujar Jessica sambil mengusap tangan Tuan Kwon

“…” tuan Kwon memberikan senyum nya kembali

Keduanya meninggalkan ruangan tersebut dan berjalan menuju ruang makan yang telah menyajikan menu sarapan disana. Manager Park yang sedang duduk di sana benar-benar tidak bisa berkata apapun selain menatap kagum apa yang ada di hadapannya saat ini.

“Apa lagi ini Kwon Yoonan? Sebenarnya siapa kau? Huh!” ucap manager Park saat melihat Yoong dan Jessica hadir

“Ini? rumah ku bersama calon ibu dari anak-anakku nanti” santai Yoong sambil menarikan bangku untuk Jessica duduk seketika membuat manager Park membelakan matanya

“Hahahaha” tawa Yoong puas

Oppa.. kenapa kau selalu serius seperti itu. Kajja kita sarapan” ajak Jessica sambil menungu maid menuangkan teh kedalam cangkir cantik dihadapannya

Ketiganya tidak mengalami perbincangan apapun didalam sarapannya, mereka fokus terhadap makanan yang sedang mereka halap. Yoong beberapa kali tersenyum kepada Jessica, entah kenapa hatinya kini sedikit menjadi lebih lega dibanding sebelumnya. Setelah menyelesaikan sarpannya mereka beranjak dari tempat duduk dan berjalan menuju halaman luar

“Paman.. aku pergi dulu. Tolong jaga appa untukku. Jika ada hal apapun sekecil apapun tolong hubungi aku oke?”

“Baik tuan muda.. hati-hati dijalan”

Yoong-pun memasuki mobil mewah miliknya yang sudah di ambil oleh manager Park dari mansion Kwon utama.

Aigoo.. sekaya apa dirimu Yoong” lirih mangaer Park sambil melajukan mobilnya untuk keluar dari mansion tersebut

Hyung.. tolong bantarkan Jessica terlebih dahulu”

“Baik komandan~” ujar manager Park

Suasana didalam mobil pribadi Yoong kembali hening, Jessica fokus dan menatap kosong ke arah jalanan yang ada disampingnya. Suasana kota Soul pagi ini cukup ramai. Yoong menghela nafasnya ketika ia membuka pesan masuk yang ada di handphonenya

From : Kwon Taeyeon Hyung

Mari kita bicara. Temui aku jam makan siang nanti di cafe milikmu..

Hyung.. apa jam makan siang aku memiliki jadwal ?” tanya Yoong sambil menoleh ke arah manager Park

“Tidak, kebetulan kau memiliki jeda waktu untuk makan siang hari ini, selanjutnya kau harus berpindah tempat untuk  jadwal selanjutnya”

“Baiklah jam makan siang kita di cafeku oke?”

“Kenapa disana?”

“Jangan banyak tanya, dan pastikan tidak ada yang memasuki cafeku ketika aku didalam”

“Ada apa Yoong?” tanya Jessica

“Taeyeon hyung memintaku menemuinya”

“Tidak. Kau tidak boleh pergi!” larang Jessica membuat Yoong menghela nafas

“Ada apa sebenarnya?” tanya manager Park

“Bagaimanapun aku harus menemuinya love.. aku harus membicarakan masalah ini secara baik-baik agar tidak ada salah paham antara aku dengannya”

“Baiklah aku ikut”

No. Big NO! Jess..  aku janji tidak akan melakukan hal bodoh apapun. Lagipula itu tempat umum dan Park Hyung berada disana”

“Terserah kau saja” ujar Jessica sambil turun dari mobil milik Yoong.

“Aish.. hyung tunggulah sebentar” Yoong turun dari dalam mobil dan berlari mengejar Jessica yang akan memasuki lobi apartemen miliknya. Ia meraih tangan Jessica dan menahannya untuk melakangkah kini keduanya saling berpandangan

“Tenanglah.. ini akan baik-baik saja. Aku mengerti kau khawatir, namun aku benar-benar berjanji tidak akan terjadi hal apapun. Hmm aku akan mengabarimu jika aku sampai saja dan jika aku telah selesai aku akan mengabarimu juga? Bagaimana?”

“…” Jessica hanya diam menatap Yoong

“Dia tidak seburuk yang kau pikir baby.. tenanglah. Aku pergi dulu oke? bye.. aku mencintaimu” ujar Yoong sambil megecup puncak kepala Jessica lalu berlari meninggalkan Jessica kembali kedalam mobilnya

“Sebenarnya ada apa?” tanya manager Park

“Aku harus bertemu dengan kakak tertuaku dan Jessica mengkhawatirkannya. Kau tau? Kakak tertuaku adalah kekasih dari mantanku yang kemarin bersama Yuri Hyung. Dan Yuri hyung adalah mantan Jessica. Hyung kadang ini membuatku sedikit frustasi”

“Ommooo~  mendengarnya saja aku sedikit gila hahaha bagaimana bisa?”

“Apa yang tidak bisa didunia ini Hyung..”

.

.

.

“Sunny-aah.. Apa benar Taeyeon mengambil surat itu?” Tanya Yuri kepada Sunny saat di kantornya

“Ya benar.. Entahlah kenapa raut wajahnya sangat berbeda Yul”

“Aish.. Apa dia ada diruangannya sekarang?” Tanya Yuri

“Tidak. Aku belum melihatnya sejak pagi ini”

“Hubungi aku jika dia sudh di kantor.. Aku harus kembali ke kantorku lagi”

“BaikYul.. Hati-hati dijalan”

Yuri tidak menjawab apa yang di lontarkan oleh Sunny, ia langsung pergi meninggalkan salah satu perusahaan milik keluarganya tersebut. Baru saja memasuki mobil miliknya tiba-tiba handphone Yuri berdering..

.

.

.

“Ada apa tuan memanggilku?” Tanya paman Kim kepada tuan Kwon yang kini masker oksigennya telah di lepas dan di ganti oleh alat pernafasan yang di masukan kedalam hidungnya

“Apa keadaan kedua putraku baik?” Tanya tuan Kwon sambil terlihat sesak ketika berbicara

“Jangan memikirkan hal-hal lain tuan.. Aku mohon fokuslah untuk kesembuhanmu”

“Bagaimana surat kepemilikan harta itu? Apa sudah selesai? Aku tidak mendapatkan kabar apapun dari Sunny..”

“Tuan.. Istirahatlah. Ini baru beberapa jam saja masker oksigenmu dilepaskan.. tuan muda Yoong tidak akan menyukai ini jika mengetahui kondisimu lebih baik dari sebelumnya namun kau malah memikirkan hal lain selain kesehatanmu”

“Bagaimanapun mereka adalah salah satu hartaku yang paling berharga. Aku hanya tidak ingin mereka terpecah belah karena pembagia  harta warisan ketika aku tidak berada di dunia ini lagi Kim..”

“Tuan.. Aku mohon jangan berbicara seperti itu…”

“Tadi Yoong membawa kekasihnya datang.. Aku senang melihatnya. Aku rasa Yuri sudah mulai menerima jika Yoong adalah kekasih Jessica..”

“….”

“Kim.. Kumpulkan anak – anakku 1 bulan lagi. Aku rasa sudah saatnya….”

“Ba…ik tuan”

“Kau boleh pergi..”

.

.

.

“Kalian pergilah. Kosong kan tempat ini. kembali 1 jam lagi ” lirih Yoong yang baru saja datang

Tanpa basa basi Yoongpun duduk dihadapan Taeyeon, dan beberapa pekerja yang berada di cafe tersebut meninggalkan tempat kerjanya.

“Maafkan aku soal kejadian kemarin.. aku benar-benar menyesal karena lepas kontrol memukulnya, hmm emosiku membuat semuanya kacau..”

“Kau seharusnya tidak melakukan itu kepada wanita yang kau cintai Hyung..” ucap Yoong sambil meneguk minuman yang ada dihadapannya

“Sabarku ada batasnya Yoong, ketika dia selalu mengucapkan kata perpisahan, dan selalu mengungkit tentang mantan kekasihnya itu membuat diriku sesak dan merasa sakit yang luar biasa. Dia tahu dengan sangat jelas aku menerima kurangnya sebagaimana aku mencintainya selama ini..”

“Kau bilang menerima kurangnya? Lalu apa yang kau lakukan? Membahasnya terus menerus? Membuat lukanya yang belum kering itu semakin bertambah?”

“Aku membahasnya agar dia tahu batasan dirinya Yoong. Sudahlah kau tidak perlu membahas tentang kejadian yang sudah berlalu. Aku hanya ingin membicarakan ini..” Taeyeon mengeluarkan lembaran surat kepemilikan harta miliknya, Yoong mengangkat satu halisnya

“Apa?”

“Surat kepemilikan harta.. Appa menyuruhku untuk menandatangani ini dan disini tidak tertulis bagianmu sama sekali. Aku bisa membagi dua kepemilikan harta ini, asal kaumelepaskan Tiffany kepadaku, biarkan aku memulai kembali bersama dengannya dengan lembaran baru, aku berjanji akan memperlakukannya sebaik mungkin. Aku akan menebus semua kesalahanku dan.. menjaganya dengan baik Yoong.. ak..u tidak ingin kehilangan sese..orang yang aku sayangi kedua kalinya untuk saudara kandungku sendiri” ujar Taeyeon sambil menghela nafas panjang dan menundukan kepalanya

“Apa mak…sudmu Hyu..ung????” Tanya Yoong terbata-bata sambil menatap Tidak percaya ke arah Taeyeon

“Park Shin Hye.. dia adalah mantan kekasih-ku saat aku berada di Senior High School. Kami sudah berkencan sejak kami memasuki sekolah tersebut hingga pada akhirnya aku harus terbang keluar dari negara ini dan menjalani hubugan jarak jauh dengannya. Tapi siapa sangka? Appa menjodohkannya dengan Yuri. Betapa hancur hatiku saat itu mengetahui selama ini wanita yang aku cintai berpindah tangan ke saudara kandungku sendiri namun aku tidak bisa berbuat apapun selain merelakannya? Dan kau tau kenapa aku tidak menyempatkan diri pulang ke Korea ketika aku memiliki waktu senggang? Karena aku tidak ingin mengingatnya kembali. Itu benar-benar menyakitkan, dan beruntung aku bisa menemukan sosok Tiffany didalam hari-hariku. Sebelum kami datang kesini semuanya indah namun ketika datang ke negara ini? entahlah apa yang terjadi dengan diriku. Ketakutan menyelimuti setiap hari-hariku bersamanya, aku takut dia pergi meninggalkanku tanpa permisi seperti masalalu Yoong” jelas Taeyeon sambil menatap lurus ke langit-langit cafe sambil sesekali mengepulkan  asap rokoknya

“…” Yoong tidak mengeluarkan sepatah katapun selain menatap iba seseorang yang ada dihadapannya

“Dunia ini benar-benar sempit.. ketika aku mengetahui jika Tiffany adalah mantan kekasihmu Yoong. Apa aku harus merelakan kekasihku lagi untuk saudara kandungku sendiri untuk kedua kalinya?” tanya Taeyeon sambil mengisap cerutu Rokok yang berada di tangannya

“Hy..ung untuk apa kau meminta izin ku jika kau ingin bersama Tiffany” panggil Yoong terbata-bata

“Aku tau kau mempertahankan Jessica walaupun sebenarnya hatimu memilih Tiffany hanya karena kau tidak ingin melakukan kesalahan kedua kalinya, maka Kau tidak ingin melepaskan kekasihmu begitu saja seperti dimasa lalu? Begitupun dengan diriku Yoong. Pertahankanlah apa yang kau miliki saat ini dari pada kau kehilangan keduanya” jelas Taeyeon

“Hyung.. aku tidak bisa membahas ini terlalu lama. Langsung saja pada intinya. Apa yang kau inginkan?” tanya Yoong to the Point

“Jadi apa kau mau menerima sebagian kepemilikan hartaku hanya dengan menyerahkan Tiffany kepadaku? Dan membiarkan aku memulainya kembali? Lalu aku harap kau membatuku untuk mendapatkan kepercayaannya kembali? Dan hiduplah berbahagia dengan Jessica..”

“Kau memang gila Taeyeon-shi”

“Yul Hyu…ng. Bagaimana kau bisa tau kami disini” tanya Yoong

“Jessica menghubungiku dan memintaku untuk datang kemari. Jangan dengarkan orang gila ini Yoong. Khaaah pergilah bekerja” ucap Yuri yang baru saja datang

“Kenapa? Kau takut jika kau kehilangan Jessica? belajarlah sekali saja untuk merasa kehilangan Yul.. hidup ini tidak seindah kota Soul”

“Kwon Taeyeon!” ucap Yuri sedikit meninggikan suaranya

“Hyuung.. come on. Sudahlah masalah ini tidak selesai jika kita tidak berpikiran dewasa. Biarkan wanita – wanita itu saja yang menentukan pilihannya” ujar Yoong mengengahi situasi ini

“Kau lah yang diperebutkan disini Yoong.. lalu kami? Harus menunggu keputusanmu memilih wanita yang mana haha” ujar Taeyeon membuat Yuri menatapnya dengan tajam

Hyung.. aku mohon. Khaah!khaaaah! pergilah jika kau memang ingin mendapatkan Tiffany kembali dan buktikanlah jika dirimu memang layak untuk mendampingi Tiffany. Dan kau juga Yuri Hyung buatlah Jessica kembali kepadamu. Aku benar-benar lelah dengan semua ini.  Apa cinta membutakan mata kalian atas darah yang mengalir didalam tubuh kita ini?”

“Yo..ong” panggil Yuri

“Stop Hyung.. aku benar-benar lelah dan aku akan pergi bekerja. Taeyeon Hyung ambilah semua harta tersebut aku tidak membutuhkannya. Dan kau juga Yuri Hyung..” ujar Yoong sambil meninggalkan kedua kakaknya didalam cafe miliknya

Yoong memasuki mobilnya kembali selepas bertemu dengan Taeyeon dan Yuri, Wajahnya sedikit kusut dan sangat frustasi.

“Ada apa sebenarnya? Ceritakan kepadaku dari awal secara perlahan.. kau tau aku hanya mengetahuinya secara singkat dan terpotong-potong bagaikan drama yang terus bersambung haha”

Hyung…”

“Yoong… semua rahasia ditanganku aman. Kau tau itu bukan? Aku hanya tidak ingin kau menanggung beban itu sendiri”

“Hmm.. aku dan Tiffany menjalani kisah cinta dimasa lalu, dia meninggalkanku karena aku sibuk menjalani masa traineeku, oh tidak. Ketika masa trainee dia sangat setia menemaniku hingga dimana memasuki tahun kedua aku debut bersama SHY dia tidak bisa lagi bersamaku dan memutuskan untuk meninggalkanku. Kau tau beberapa kali aku menghilang saat latihan? Karena aku kabur ke rumahku dan mengurung diri disalah satu tempat haha. Aku mengerti kenapa jika Sooyoung hyung membenciku..” Yoong menghela nafasnya dan membuka botol minum yang berada dihadapannya dan meneguknya

“Jangan membahas apapun tentang Sooyoung” pinta manager Park

“Lalu aku dan Jessica mencoba menjalani suatu hubungan ketika kami merasa apa yang kami miliki dimasalalu ada dihadapan kami berdua. Konyol bukan? Kami menjalani nya hanya untuk mengisi ruang kosong dihati ini, eh tunggu! Bukan ruang kosong lebih tepatnya adalah ruang yang hancur berkeping-keping. Ternyata seseorang yang Jessica rindukan adalah kakak kandungku sendiri haha yaitu Yuri Hyung, dan bagaikan karma untukku ternyata seseorang yang aku rindukan adalah kekasih dari kakak ku sendiri juga yaitu Taeyeon Hyung. Yuri Hyung sendiri sebenarnya sudah memiliki calon isteri yaitu Park Shin Hye noona”

“Apa Park Shin Hye? The top drama artis????” tanya manager Park kaget

“Ya benar.. Dan kemarin saat Yuri Hyung bertemu dengan Jessica, dengan meminta kepadaku secara baik-baik untuk membuktikan dan mendapatkan Jessica kembali kepelukannya, aku tidak bisa menolak walaupun sejujurnya aku sedikit sesak hehe. Tiffany tidak bisa melupakan bayanganku didalam hidupnya, maka sepanjang perjalanan cintanya dengan Taeyeon Hyung dia sulit melepaskan bayanganku. Dan baru saja kemarin Taeyeon Hyung mengetahui jika  akulah mantan kekasih dari Tiffany dan membuat dirinya kehilangan kendali maka terjadilah pemukulan ini Hyung. Semua berada disana pada saat kejadian ini berlangsung. Maka dari itu Jessica tidak mengizinkan aku bertemu dengannya. Dan yang lebih gilanya lagi ternyata Park Shin Hye adalah mantan dari Taeyeon Hyung… aaarrrgggghhhh”

“Oh god.. cerita drama macam apa itu” ujar manager Park polos

.

.

.

2 minggu setelah kejadian tersebut Yoong lebih disibukan dengan kegiatan individunya masih belum sempat untuk latihan konser yang akan berlangsung. Tiket konser sudah terjual habis saat dibuka kemarin, hanya membutuhkan 8 menit untuk menyapu bersih semua tiket yang di jual. Hubungannya dengan Jessica sedikit terganggu karena jadwal padat masing-masing, mereka hanya menyempatkan mengirimkan kabar lewat ponsel milik keduanya.

“Hi pincess.. kenapa wajahmu sangat murung?” tanya Yuri yang baru saja datang dengan membawakan ice bingsu kesukaan Jessica

“Tidak.” Jawab Jessica singkat

“Aigo.. aigoo~ aku datang jauh-jauh kemari hanya untuk melihat wajah jelekmu ini?” canda Yuri sambil membuka ice patbingsoo

“Hmm apa sulit nya jika kau kembali lagi ke kantor? Lagipula aku tidak menyuruhmu untuk datang”

“Jinjja? Kau mengusirku? Khaaaaahhh hatiku benar-benar sakit ooohhh tolong” ucap Yuri sambil memegangi dadanya

“Cih! Khaaahhh pergilah~”

“Baiklah aku akan pergi noona Jung”  ujar Yuri sambil membawa kembali Ice bingsu nya

“Yaaa! Tinggalkan ice itu disana Kwon Yuri”

“Ommooooo~” ucap Yuri sambil mengampiri Jessica kemudian memegang kedua pipi Jessica dan mencubitnya dengan gemas

“Yaaaa~~~~”

“Kau mengemaskan sekali nona Jung~ Jja kita makan patbingsoo ini” ajak Yuri

“Berikan aku sendoknya Yul~”

“Aaaaaaaaa” ujar Yuri sambil memberikan sesendok ice patbingsoo yang akan diberikan ke Jessica

“Aku bisa sendiri Yul~” ucap Jessica

“No.. kau harus menerimanya. Bagaimanapun ketika dulu kau selalu ingin aku suapi karena malas makan hahaha”

“Jangan memulainya” ujar Jessica sambil menerima suapan ice patbingsoo dari Yuri

“Hahahaha cih kau berusaha melupakannya? Oh teganya dirimu baby

“…” Jessica mengabaikan ucapan Yuri dengan melahap sendok kedua ice miliknya

“Sica-yaa..”panggil Yuri membuat Jessica terdiam sedikit mengatur hatinya tidak dapat dipungkiri panggilan ini salah satu yang ia rindukan ketika kehilangan Yuri

“Ya?” jawab Jessica singkat sambil menatap ke arah Yuri

“Masih saja seperti anak kecil huh!?” lirih Yuri sambil membersihkan sisa ice di sudut bibir Jessica, yang berhasil membuat wanita dihadapanya bulshing

.

.

.

Disisi lain..

“Tiff aku mohon biarkanlah aku masuk dan bicara sebentar denganmu..” lirih seorang pria didepan pintu sebuah apartemen milik wanitanya

“Pergilah Tae..” ucap Tiffany

“Aku mohon Fany-aah..”

“Tidak Tae..”

“Fany-aah maafkan aku..”

“Aku sudah memaafkamu”

“Aku tau.. selama ini sikapku tidak baik dalam memperlakukan dirimu. Maka mulai saat ini aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi Fany-aah”

“Untuk apa sebuah janji jika kau mengingkarinya Tae..”

“Fany-aah aku mohon..”

“Berikan aku waktu untuk sendiri Tae..”

“Baiklah aku akan menunggu hingga kau siap kembali kepadaku Fany-ah.. bagaimanapun juga status kita masih terikat satu sama lain”

“Jangan kembali ke apartemenku untuk waktu dekat ini Tae..”

“Maafkan aku jika dalam 2 minggu ini menganggu waktumu ketika kau berada di apartmenmu ini Fany-aah. Jjaa baiklah aku akan menunggumu.. aku.. ak..u hanya tidak ingin kehilangan apa yang aku miliki untuk kedua kalinya..”

“…” Tiffany hanya diam dibalik pintu tersebut, sesungguhnya ia tidak tega jika melihat usaha Taeyeon yang hampir 2 minggu ini selalu mengunjunginya dan menuggu dirinya untuk bicara. Terkadang Taeyeon menuggu hingga waktu hampir menjelang larut malam dan keesokan paginya sudah berada di depan pintu masuk apartemen Tiffany

“Fany-yaa aku pulang dulu, jaga kesehatanmu. Aku tidak ingin kau sakit. Dan beberapa menit lagi sepertinya pengantar makanan datang, jangan lupakan makanmu” ujar Taeyeon

“…” air mata Tiffany kembali mengalir ketika mendengar suara Taeyeon yang begitu lembut dan penuh cinta, ini sama seperti pertama kali mereka menjalani kisah cinta. Tidak dapat dipungkiri Taeyeon pernah membuat hari-hari Tiffany bahagia dan berwarna.

“Haruskah aku memaafkanmu kembali Taeng?”

.

.

.

.

TBC

HOW? Rumit? Yes pasti. Aku Cuma mau bilang…

Aku sulit mengakhiri cerita ini karena bagaimanapun sosok masalalu selalu membayangi kehidupan kita saat ini bahkan mungkin sampai masa depan. Hahaha apaseh ya.

Kenapa gak aku kunci? Karena ini bonus buat kalian. Disini banyak penjelasan juga loh. Beruntung lah kalian. Masih gamau komen masa udah gak di protect? Kalian emang good reader wkwkwkwk.

Yoong calon jomblo niihh wkwkwk siapa yang mau????

Ada yang binngung atau mau ditanyain? Line aja yaaa hehehe bohong deng haha tanyain di komennya. ASAL JANGAN NANYA KAPAN ENDINGNYA?!SIAPA SIH PASANGANNYA? W GAK AKAN UPDATE LAGI KALO PADA NANYA KAPAN ENDING ATAU NANYA SIAPA PASANGAN ENDING NYA! ahahaha

Terimakasih sudah mau menunggu..

Dan.. aku gatau mau bilang nya gimana.. I cant say goodbye. but..

 

lets see.

Iklan

46 pemikiran pada “EX PART 3.5

  1. Wkakakaka spam comment mohon di maafkan
    Wkwkwkkss
    Aishh gregettt bngtt wahai para2 author
    Wkakakakkaa
    Grrr
    Np gni semua sih
    Tae licik dkit sih
    Tpi yoong kyk tertekan bngt
    Yul jg ksian sih
    Jdi gimna dong
    Wwksksk
    Dh lah jomblo kan saja semuanya
    Jdi aman
    Mending ikat tali persodaraan 😂😂😂😂😂
    Itu siapa lgi yg mo di bnuh
    Wkwkwkwkw
    Grget tingkat dewa (?) *lebay
    Lanjut deh
    Wwkwkwkw

  2. ka MJ jgn pensiun dong
    masa km melangkahi aku sih? huhuhu
    i blame on you~
    aku patah hati di chapter ini
    fany aku masa sama taeyeon lagi ih?
    kan aku maunya sama yoong
    tapi gamai ah
    si yoong labil
    masa mesra”an sama jessica tapi masih ngelirik fany
    lelaki macam apa coba wkwkwkwk
    udahlah fany sama sooyoung aja hahahaa
    kalau ga sama akuuuuuuuuuu wkwkwkwk

    ih konfliknya makin rumit yaaaaa meskipun mau tamat wkwkwkwkkw
    aku yg bacanya greget sih
    pengen bunuh semua karakter kecuali fanyku wkwkwkw

    duh siapa itu yg mau dibunuh coba?
    kamu? wkwkwkwk
    sini aku bunuh dgn cinta dari mas yoonan hahaha

    dududuh kusuka kalau ada bunuh”an gini
    nanti ada yg forever alone dong yahhh
    siapa coba?
    taeyeon? jessica? yuri? tiffany?

    ka kopi don’t leave me ihhhhhh~~

  3. Yayayaya~
    Cerita makin rumit ..

    Siapa yang bakal di bunuh? Tell me wkwk makin asik aja nih pakek bunuh² an segala

    Yoonan jomblo? Biar sama aku aja deh wkwkwk, tapi biarin lah dia jomblo orang dia uda punya jessica tapi masih aja mikirin fany, manusia macam apa itu wkwkwk

    Hey kak author, jangan main pergi² lah, aku kasih semangat deh biar gk pergi wkwkwk

    FIGHTING!! 💪💪

  4. cm mw nanya aj si siapa y yg mw d celakain ? hmmmmmmm
    yoona calon jomblo ? huummm ama akoh aj yoong mending ahahaha
    duhhhh mkin rumit aj nih critanyahhh

  5. Kenapa jadi tambah rumit??
    Yoong berkorban lagi buat kakak2nya.
    Yoong kalo jomblo sini tak temenin…
    Hahaha…
    Itu siapa yg punya niatan jahat diawal2??
    Jangan bilang itu sooyoung ya…

  6. critanya tmbh ribet aja kak,
    yah msak yoong clon jomblo gak asik lah kak…. ( nawr )
    kira2 siapa yng mau di bnuh??? aku jdi pnsaran
    sbuln lgi kwon brsaudra akn kmpul sma mr.kwon wow kyknya mau bhas mslh yng srius…
    Hwaiting trus kak

  7. Wahhh part pertama nya agak seram juga ya .. siapa itu ? Apakah tae .. sepertinya dy merencanakan sesuatu .. benar krna sifat tempramental nya tinggi .. sama kyk yul … mgkin krna itu mr kwon kirim mrrka ke US .. rumit sih berharap yoonfany bakal back together again .. sepertinya jg mr kwon lebih suka sama yoong ama fany keliatan tdi si paman bahas sica ke mr kwon .. tpi diam ajh … buat sica bingung jg sama perasaan nya seneng jg sih pd akhir nya sica jg milih yoong hehehe yg penting babang yoong gk jomblo … hehehe .. yah nih pic bakal semkin rumit hahaha kyk nya yakin msih agak lama end nya … habis buat gregert sih sama penasarann .. hehehe good job thor thanks udh updte hehhehe ^^

  8. Ini gimana jadi tukar tukaran mantan hehe
    Ribet juga kalau kejadian di dunia nyata haha
    Sama kaya manager park gak tau harus gimana jadinya kok bisa tukar tukaran pasangan haha
    Yoong dari pada ribet, mendingan sama aku aja deh hahaha
    Tiffany biar sama yuri aja dehh hehe

  9. woho yoonsic mah sama” bimbang ga bisa ambil keputusan, bnr kta taeng dsni yoong yg jd rebutan tp yoong jga yg paling ngenes haha
    siapa tu yg mau dibunuh?
    tae knp ga balikan ma mantan’a kan yul lbh milih jessie
    trs biarkan fany ma yoong dah nah jessie ma yul

  10. Udahlah yoong tinggalin aja jess ama fany trus lo bareng gua deh akakak jadi yoong ada enak sama engganya jga yah, enak diperebutin 2 cewe dan ga enak karna 2 kakaknya suka ama 2 cewe itu. Duh knp semuanya jadi makin rumit serumit rumus aljabar. But I hope yoong sama jessica sampe akhir yeh thor tapi yoong ama fany jga cocok,,,kampretlah gua gabisa milih jadinya

  11. Kak mau tanya… ini masalah kalo kita pakek rumus terus dihitung dan ketemu masaahnya dan dending nya juga bisa nggak? Wkwkwkwkwk… duh, siapa itu? Berani2nya mau ngapa2in yoong oppa. Taeyon kah? Atau sooyoung? Ohh myyy…. suka banget kalo YoonSic pas moment sweet gitu :-*

  12. Poor Yoongie calon jomblo sni sma aku aja😊😊, ohh jdi shinhye mantan taeng, tdk trduga sblumx, dunia trlalu sempit untuk k3 kwon brsaudara, fany luluh jga sma ketulusan taeng, jessi juga, huhuhu lbih complicated aja nih cerita, udh trserah author aja mau ending siapa, kapan, yg pnting happy ending dan ngk ngantung 😆😆

    update soon 😉😉
    keep hwaiting author kece2

  13. Author mah suka gitu bikin pusing terus, jangan bilang yoong mau dibunuh kayaknya itu perintah dari mr lee deh gara gara seohyun gagal dapetin yoong yg notabenenya ayahnya seohyun itu berpengaruh buat perusahaannya mr lee. But jangan bikin yoong gue jomblo dong kayaknya taeyeon – park shinye, yoonfany, yulsic is better then yoong yang jomblo wkwkwk but disini aku rada sedih sama yoongnya karna kayak gak bisa ngelawan kakaknya padahal dia Cinta sama salah satu orang itu tapi masih disuruh buat berjuang yah, so future husband ajd

  14. Siapa yang ngomong kayak gini “Ya, tentu aku yakin. Buat dia celaka.. jika kau bisa bunuh dia ditempat.. aku akan memberikan uang lebih kepadamu”
    Terus siapa yang mau dibunuh??

    Makin rumit ya

    Yoong kamu sama aku aja lah😄

  15. Rumit gak karu”n , jangan pisah kan YoonSic thor manis bnget mreka klo lg berduaan ,
    Jadi gedeg sama taeyeon, mentang” dpat warisan dari appa nya sok mau nuker setengah warisan nya dg tiffany sama adik nya sendiri
    Yoong calon jomblo daftar lah spe tau cocok haha,,

  16. I just can say SO COMPLICATED 😖😖😖😖

    bisa bayangkan Jessica nyanyi starlight feat sooyoung? Kkkkk
    Ahhh gimana klo jadi soosica aja kakthor? 😂😂😂😂😂
    Nah tanda yul dan njess balik nih?
    Tae balikan ma pani? duhhh gustiii aku takut soalnya teye labil
    Dan yoong mblo? Yauwess jodohkan lah denganku kakauthor*plak di getok author ²nya 😂😂😂😂😂😂

  17. itu kalimat pembukanya, mengerikan bgt ya 😰
    kira2 siapa tuh yg mau dibunuh?dan siapa pembunuhnya? penasaran~
    yupss bener bgt disini tuh yoong yg dikerebutin sama cewek2,tapi knp malah yoong yg paling menderita?
    Sepertinya taeng,gak akan semudah itu yaa melepas tiff buat yoong,dan aku juga baru tau kl shin hye itu mantannya taeng Kalau udah kayak gini mah jadi bingung mau kasihan sama siapa. Karena mereka bertiga hampir mempunyai masalah yg sama,yaitu tidak bisa melupakan mantan,terkecuali taeng.
    Di ff ini berasa dunia ini sempit ya,masing2 saling berhubungan satu sama lain.
    Wah yoong calon2 jomblo nih? bisa kali,aku daftar jadi calon 😂. *wkwkwk
    untuk taeng,semoga kamu bisa membuktikan omongannya yaa ,dan bukan omdo.
    kl untuk yuri, yaa ampun kayaknya semangat 45 bgt yaa,gak ada kata menyerah gitu dalam hidupnya,padahal udah dicuekin tapi masih aja berusaha buat dapetin jessica.
    Ayoo buat semuanya tentukan pilihanmu mulai dari sekarang,dan pastikan itu adalah pilihan yg terbaik ,untuk masa kini,dan masa depan.
    Terima kasih banyak buat kak coffe yg udah mau update ff ini ,aku berharap kakak gak pensiun dan masih mau menulis ff lagi ^^

      • aku sih cuma beri kesimpulan aja,soalnya kak coffe di akhir ff ini ,ada tulisan ” Dan.. aku gatau mau bilang nya gimana.. I cant say goodbye. but..
        lets see ” – itu kalimat berasa kaya kalimat perpisahan gitu, makanya aku nyimpulin kl kk coffe mau vakum . Tapi gatau juga deh, mungkin perasaanku saja . hehehe

  18. Makin rumit aja kisah cinta kwon family wkwk
    Benar kata tae disini yoong yg di perebutkan tpi disini yoong malah mau mengalah aja. Waduh yoong jomblo? Jgn thor biarin yoong jdi sma fany aj. Biarkan semua kembali pda masa lalu thor. Yoong sma fany, yuri sma jessica, teayeon sma shin hye hahaha 😂😂

  19. Makin ribet+complicated banget ya critax.
    Tu yoong orangx sabaran+ ngalahan banget ya dsaat kk” nya pda berusaha ngdapetin cintax kmbali dy malah nglah dg kk nya. Tu pikiranx tae picik banget ya mau ngsihin sebagian harta yg dy punya k’yoong tpi dtuker dg fany, blum tau aja dy xlo punyax yoong lbih besar dri kk nya+dy udh tau hal itu. Penasaran dg klanjutanx, gmna dg kisah perjlnan cinta segi banyak ni.!? Hhe… Dtunggu klanjutanx

  20. sm gue aj si yoongny..
    haha..
    rumit ye..
    g ada tanda2 the end ya thor,, smkin pnjg deh kykny ..wkwkwk..
    ayo jess tentukan pilihan mu si yoong.. haha
    rapat aj deh yoonsic, tae, fany,yul, sm shin hye br nemu solusi ny.. wkwkwk

  21. Yess akhirnya ni wp bisa gw kunjungin lagi hohoho
    Dari kemarenan bikin gw kaget aja karna ga bisa huftt 😤
    Sumpahh ih gw greget banget bacanya, rasanya pengen nampol tp bingung mau nampol siapa secara yoong, fany, sica, taeng & yuri kesayangan gw semuanya tp sekarang ni lagi kecewa banget ama sica setelah baca interview dy beberapa waktu lalu yg ditanya perihalnya kesan dy setelah udah ga di SNSD lagi, yahh walopun itu hak dy sih 😰 apalah daya gw yg seorang fans yg sangat memuja mereka..
    Sebenarnya gw agak takut ama omongan taeng yg bilang klo darah tidak selamanya kental, maksudnya apa coba dy ngomong kaya gitu.. Gw ga mau berpikiran salah 1 diantara taeng ama yuri bakal mau nyakitin yoong secara fisik dan siapa lagi itu yg mau siapa bunuh siapa 😱 bikin gw penasaran abis coyyyy

  22. Sangat dapet pencerahan di capture iniiiii 😍😍😍

    Gue bakal cabut komen gue di chao kemaren wkwkwk yg gue kira yuri bakalan cocok sama fany wkwkwk

    Omg yuri beneran tipe bad boy banget yaaaa, ngejeeeerrrrrr terus
    Tapi gue baca berasa jadi fany banget deh. Gimana gak bingung galau ya dia pasti tau taeng tulus sama dia tapi kalo inget taeng bakal ngomong kasar lagi gimanaaaa 😩😩😩 bener kata pepatah besok itu misteri gak ada yg tau hhuhuhu kasian fany really bakal lama deh bakal lama pasti dia mutusinnya. Kecuali yoong yg ngeyakinin mungkin kalo dia bakal bisa bahagia tanpa yoong. Omggggg gak ada yg lebih baik apaaaa buat fany 😭 aaahhh jessica juga apaan sih masih blushing gitu digodain yuri kirain dia bakalan nolak semua perhatian yuriiiiii

  23. Ya,, nih jesnya plinplan,,mo yoon tapi masih seneng ma yuri juga.
    Hehe,,lucu pas baca bagian, shinhye mantan tae juga,,sempit dunia nya mereka, cabangnya banyak. tambah masalah pula bunuh2an? Itu nyangkut yoo nolak hyuni kali ya? Ini kan dah panjang dan sayang klo dicepetin selesai, Ya udah,, ga sah bilang goodbye aja Hehe,, 🙂 semoga kebahagiaan menyertai author disini semua, met aktifitas..
    Oy, thor,, ini kok ex 3.5, kmrn perasaan 3.1. Apa ada yang aku lewatin bacanya chaptnya ya, maaf aku lupa?

  24. Sudah yoong sama aku aja biar adil.
    kalau tiff gimnaa tae. Low sica gimana yuri. Low aku paling di tipuk yang lain 😂😂😂😂

    Konflik makin seru… makin nyesss ke hati ini. Makin jengkel sma tae.. makin pengen cipok yoong.. makin pnegen benturin keplaa yuri 😂😂😂😂 ohhh maafkan aku….

    Jess ko labil sie.. yong kasian tau….

    Udah fiz ini mah yoong sama aku aja biar damai 😅😅😅😅😅

  25. Sp itu yg mo pake bunuh2? Hadeehh rempong bngt nih hubngan mereka, lha trnyata shin hye mantannya tae, gak tau deh mo kasian sm sp?bneran bingung, sica jg sih dengerin tuh kt manajernya yoong, kl emng msh cinta sm yuri ya udah bilng jujur sm yoong, kasian tuh anak orang

  26. Klo ceritanya makin serumit ini, menurutku yoong, taeyeon dan yuri sebaiknya tdk usah saja dimiliki oleh Jessica atau tiffany, tp carilah wanita lainnya. Ahhh……. Bener2 Nyesek deh ama hubungan kayak begini thor. Aku jd bingung mau berpihak kesiapa????
    Tp entah knp diantara semuanya aku lebih kasihan sama taeyeon. Bukan krn taeyeon biasku lohh…. Tp mungkin krn aku lebih bisa masuk dalam karakternya taeyeon disini. Hehehheh….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s