How

How can i expect you and people love me when i didn’t love myself properly?
How can i want your tender loving care me while i seldom done it to myself?
How can i trust you when i find out that it is hard to trust myself?
How can i wish you’re perfect when i am not?

How can i think the questions above?

Honestly, i don’t know but suddenly the realization hit me hard and i know now.. it’s not about how i think people treat me harshly, it’s all about how i treat myself very worst till people give me bad feedback.

The point is… Jangan tanyakan kenapa orang berlaku seperti itu pada kita.
Tanyakanlah pada diri sendiri, apa yg sudah kita lakukan sehingga orang memberikan feedback yg tidak kita harapkan.

My Random Talks 12 April 2017
-Eternity Happines-

Iklan

13 pemikiran pada “How

  1. Menohok sekali kata-katanya 😒😒😒
    Bagaimana aku berharap orang lain dapat mencintaiku jika aku belum bisa mencintai diri sendiri dengan baik? Ini aku banget…
    Mesti belajar mencintai diri sendiri dulu, mesti belajar menerima kelebihan & kekurangan diri sendiri, lebih percaya diri, supaya orang lain juga berlaku demikian kepadaku.
    Sometimes I wonder if you can read my mind 😁😁😁

    • ini hasil renungan sehabis solat ashar tadi sore to be honest.
      Entah knp aku tiba” kepikiran hal itu.
      Kalau km mau tahu, saat ini, no.. dari kmrin” aku selalu ngerasa ga nentu.
      Tapi yg pasti ada perasaan kosong dan sesuatu yg bikin aku selalu mikir kalau aku ga kuat
      bahkan sampai aku bilang gini “udahan aja gtu ya? tapi.. aku masih banyak dosa dan aku takut masuk neraka.”
      Apapun yg aku tulis pada dasarnya ada pengingat untuk diri aku sendiri.

      • Pantes dari kemarin random talknya bikin galau
        Tulisan kayak gini nggak cuma buat pengingat diri sendiri, tapi juga buat orang lain
        Yah, kalau boleh jujur, aku juga berada pada titik “hampir menyerah”

      • But, we are strong, right?
        Tuhan nggak akan ngasih ujian yang melebihi kemampuan hamba-Nya
        Semangat terus!
        *ps selama ini buka wp cuma buat hiburan, tapi thanks banget udah ngasih sesuatu yang lain, yang lebih bermanfaat tanpa aku merasa adanya paksaan πŸ˜„

  2. Bener juga sih apa yang kamu bilang thor. 😞😞
    Hmm……. Ngebaca apa yg kamu posting ini sedikit menyadarkanku dr kesalahan dimasa lalu.
    yahh….. Mungkin cukup Tuhan aja yg tau. Dan aku setuju bahwa ada baiknya kita mencoba utk mencintai diri kita sendiri sebelum kita ingin dicintai oleh org lain. Tp disisi lain aku jg berusaha utk mencoba mencintai banyak org krn dgn bgt kita jg akan mndptkan bny Cinta dr merekaπŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ.

    Thanks buat tulisan bermanfaatnya thor. 😁😁. U r the best. 😝😝

  3. kata-katanya nyess bgt dan emg bener adanya kaya gitu.
    Tulisan kamu bagus dan bisa buat orang merasa terhanyut membacanya.
    kata2 yg paling aku suka,bagian ini ” how can i expect you,and people love when i didn’t love myself properly? ” – setuju 100%, karena apa ? soalnya bagaimana kita bisa mencintai orang lain ,kalau kita tidak tahu cara mencintai diri kita sendiri ? Karena dgn kita mencintai diri sendiri,otomatis kita bakalan bisa dicintai org lain . Intinya sih koreksi diri sendiri dulu ,apakah kita telah berbuat yg terbaik thdp org lain ? Karena apa yg kita dapat, itulah hasil dari usaha/sikap kita/? . Yah walaupun terkadang disaat kita berbuat baik , gak semuanya memberi respon yg baik pula . Tapi itulah ujian dari berbuat baik πŸ˜πŸ˜€
    makasih thor udah bikin post-an yg bermanfaat seperti ini, jadinya bikin kita lebih bisa belajar koreksi diri dan menghargai org lain ^^

  4. setiap org brusaha melakukan yg terbaik dgn caranya, pengalaman yg mengajarkanya, manusia hanya belajar sllu berusaha untuk dpt hidup dengan sesamanya dan untuk Dia. kata temenku gitu,, pada saat apapun jika merasa belum dipantaskan,, maka pantaskanlah,, hargai dirimu sebelum belajar menghargai org lain. betul kata risma πŸ™‚ ttg menghargai diri sendiri. Dan aku pernah dgr dari temenku, manusia itu hidup dgn standar, nah mo liat dari manusia dan bisa pilih standar hidup dari Nya. Yang penting ttp sllu berusaha semaksimal mungkin lebih baik dari sebelumnya, terkadang semua perlu proses, mo paham diri kita klo masih di pandang belum lulus ujian perbaikan diri mungkin bisa remidi klo kata temenku, asal mau aja proses mengertinya. proses memantaskan, bisa yg sempit coba diluaskan, wadah yg isi dikosongkan, wadah yg kosong diisikan, yg kelebaran sedikit dipaskan, tempat kan pada wadahnya, proporsinya. kayak bercerminnya seseorang ya gtu juga bayangannya πŸ™‚
    agak melenceng critanya, maaf tp yg jelas setiap pertemuan itu pembelajaran. mksh,, udh sering ngingetin dari semua tulisannya, semoga jd manfaat, manusia ga sempurna yg sempurna Dia pemilik semua.

  5. krn perasaan” spt itulah manusia seringkali menciptakan topeng dirinya sendinri..baik yg di sengaja ataupun tidak di sengaja..
    lama kelamaan topengnya smakin banyak,,sampe” klo ketemu si A make topeng A klo ketemu si B make topeng yg menyerupai B…
    hal” spt ini tanpa disadari membuat si manusia lupa dgn dirinya sendiri,,udah ga tau lagi si manusia ini sbenernya spt apa??siapa sbenernya manusia ini??apa yg dia inginkan ato butuhkan??
    nahh klo si manusia yg mengalaminya aj ga tau,,,gmna manusia lain bisa paham???
    klo si manusia ini ga menghargai dirinya sendiri,,gmn manusia lain mau memberikan penghargaan???
    klo si manusia ini ga sayang dgn dirinya sendiri,,gmn manusia lain mau ato bahkan tergerak utk menyayanginya???
    Love “YOU” first, it makes the love you give and the love you are willing to accept much greater..
    Heal yourself first and the rest will come later..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s