Throwback and future

16584044_1939113282986288_5161080964868210688_n

Maincast  :      Jessica jung

                        Tiffany hwang

                        Kwon yuri

                        Im yoona

                        Another snsd

                        Tyler kwon

Notif : hampir semua nya memakai POV disini dan banyak flashback

OH YA INI MERUPAKAN FF PERTAMAKU KETIKA AKU MENULIS FF SEBELUM BERGABUNG DISINI DAN MUNGKIN BEBERAPA ADA YANG MENGATAHUI ATAU PERNAH MEMBACANYA. MAKA DARI ITU AKU AKAN MEMBAWAKANNYA DISINI KARENA “EX” AKAN BERAKHIR NAMUN MASIH TAHAP DISKUSI DAN PEMBUATAN HEHEHE.

Jessica pov    

Pagi ini aku mulai melangkahkan kakiku, ya hari ini seperti biasa aku harus pergi ke kantor cabang di hongkong untuk pengecekan semua nya, padahal sudah lelah sekali beberapa hari ini aku kurang istirahat dan sudah lebih dari satu bulan aku tidak berjumpa dengan si kwon itu. Setelah aku sampai di airport seperti biasa banyak sekali wartawan yang selalu menungguku, padahal hari ini aku sangat lelah dan ingin tidak menyapa mereka tapi disana juga banyak fansku jadi aku tidak bisa menolaknya karena mereka adalah vitaminku dan apa boleh buat ketika kaki ini menapak di atas jalan dan aku mulai berjalan ternyata senyum itu tercipta dengan sendirinya, ya mungkin sudah kebiasaanku sejak dulu ketika masih di girlgrup yang menjadi keluargaku dulu. Mereka  selalu mengajarkanku tentang keramahan terhadap setiap orang walaupun terkadang aku malas dan selalu bersikap dingin, namun mereka selalu mengingatkanku agar menjaga sikapku, terlebih lagi tiff… tunggu!! Siapa ? tiffany… oh my aku teringat dia lagi..

“Khaaahhh” tanpa sadar aku menghela nafas karena ketika aku mengingatnya begitu banyak kenangan yang menyesakan di dalam hatiku ini.

Flashback

Aku turun dari mobil van yang membawa kami, bahkan saat ini kami beridiri di depan puluhan fans dan wartawan yang mengambil gambar kami dengan begitu antusias. Bahkan sampai aku tidak bisa melihat orang yang aku sangat rindukan karena mobil van kami terpisah, entah aku merasa aura dinginku kembali tidak terkontrol maka aku langsung mencari kacamataku dan memakainya. Kami menunggu waktu untuk menyebrang, aku bersama Yoong dan Yul yang sejak tadi berada di sampingku  karena kita satu mobil van dan sekarang waktu nya untuk menyebrang  tiba-tiba aku mendengar suara yang berlari kerahku, aku pikir itu Yoong…

“Jessie bisakah kau tersenyum sedikit aku suka ketika kau tersenyum” orang itu berbisik sambil mengandeng tanganku dengan erat

“Baik lah fany-ah demi dirimu aku akan tersenyum sekarang” dan akupun mulai tersenyum dengan memperlihatkan semua gigiku di hadapannya

 “YAAAAA! Pabo tidak seperti itu juga Jessie! Aku ingin senyum hangatmu bukan sepeti itu!!! Itu tidak hangat” sambil menjitak kepalaku…

“Bolehkah aku memelukmu sekarang Fany-ah, aku sangat merindukanmu bahkan kau baru muncul sekarang padahal sejak tadi aku menunggu di depan van mu! Kau tau acara onstyle ku sangat membuat kita terbatas karena selalu saja banyak kamera disana sini membuatku ingin mematikannya” sambil mengeratkan gandengannya dan memasang muka memohon, aku sangat tahu jika dia tidak bisa menolakku ketika aku memasang wajah seperti ini…

“Tidak sekarang Jessie. Bahkan ini masih dalam airport kita belum pengecekan ticket nanti saja jika sudah dipesawat. Oh wait kau harus duduk disampingku tidak disamping Yuri atau Yoong oke” kau mengerucutkan bibirmu dan itu sangat lucu fany-ah

Flashback end

Sampai nya didalam pesawat aku segera merebahkan badanku untuk beristiharat sejenak, tapi …. oh tuhan kenapa aku jadi terus mengingatnya lagi, biarkanlah aku beristirahat sejenak dan tolong fany-aah pergilah dari pikiranku sejenak. Mataku semakin  berat kemudian terpejam bahkan terlelap

30 menit kemudian…

“Jessie.. Jessie.. Jessieeeeee wake up hey pesawat sudah akan sampai beberapa menit lagi” panggilan itu yang sangat aku rindukan

“Biarkan aku tidur 5 menit lagi Fany-ah” Wait !!! runtuk ku dalam hati, ini perjalanan ku ke hongkong dan tanpa Tiffany… lalu siapa tadi yang memanggilku ? oh shit semoga bukan orang yang dekat si Kwon itu jika tidak bisa celaka.. perlahan aku membuka mataku dan untung saja, ternyata unnie Jeong Yeong, ya dia adalah styles ku sejaka aku masih disana dulu, dan hingga sekarang dia tetap di sampingku beruntunglah aku..

Yuri  pov

Sudah minggu hari ini aku tidak melihat nya di apartemen ini, walaupun kita beda lantai biasanya kita selalu berpapasan di lobi atau di jalanan ketika mobilku dan dia akan masuk ke parkiran atau satu lift, mungkin ini kerana jadwal akan comeback-ku dengan yang lainnya yang mengharuskan aku pulang larut dan tidak bisa melihat nya, namun aku pun tidak melihat mobil nya terparkir, apa perlu aku pergi apartemennya hanya sekedar pengecekan, atau ke pusat information? Ku pejamkan mataku ..

“Khaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh Aaarrrgggggg” runtukku yang sangat kesal dan gemas karena tidak tahu apa yang harus aku lalukan sekarang dan bagaimana ini aku selalu saja tidak bisa menghapus bayanganmu dari otakku padahal sekarang aku sudah bersama Tiffany dan bahkan nanti aku akan official dengan seorang oppa sebagai pelindungku dalam dunia public tapi tetap saja aku tidak bisa melupakanmu, walaupun kau sudah tidak bersama kami lagi disini.

Dan rasa sakit ini masih ada ketika kau lebih memilih Kwon yang lain dari pada aku yang selalu ada disini semenjak 10 tahun lalu, apakah aku kurang untuk kamu sehingga kau pergi meninggalkan kami.. tunggu bukan kami tapi aku. Semudah itukah kau menghapus semua nya dari kenangan mu dan kini kau selalu membanggakannya didepan public dan menjelek-jelekan kami di media sosial dan aku hanya bisa diam, walau aku tau kau tidak ini melakukan hal itu dan kau hanya bisa meluapkan kekesalanmu terhadap orang lain bukan kami tapi cara mu dengan menghapus semua kenangan kita di weibo mu membuat orang-orang berpikir bahwa kita tidak baik-baik saja, yaaa memang kenyataannya ini tidak baik-baik saja. Dan kini aku sungguh muak selalu meningatmu tiap hari…  tiba-tiba pintu kamar apartemenku terbuka

“Yuurrie…”

Jessica pov

Yaa kemana si rusa bodoh itu dia sama sekali tidak menghubungiku, kata nya ketika aku sampai di Hongkong dia menyuruhku untuk menghubungi nya, tapi aku sudah menghubunginya tapi tidak ada balasan sama sekali. Ku lemparkan handphoneku ke kasur lalu aku pergi ke kamar mandi untuk mempersiapkan air hangat untukku mandi, lalu ku mendengar dering handphoneku aku langsung berlari sambil megerutu

“Akhirnya kau menghubungiku juga eoh” sambil tersenyum penuh kemenangan..

ON THE PHONE

“ Yaaaa! Kenapa baru menelfonku sekarang pabo! Kau tahu aku sangat merindukanmu, bahkan kau tidak membalas semua pesan yang aku kirimkan kepadamu, apa kau sangat sibuk sekali sekarang ? sudah bisa melupakanku ?” aish si bodoh kenapa dia diam terus aku mengerutu dalam hati

“ Yaaa kenapa sekarang kau diam saja hei” masih tidak ada jawaban

“ Kau posessive sekali sekarang sica-ah, apa kau benar-benar merindukanku saat ini ? aku tidak menyangka kau seperti ini sekarang, kita hanya tidak bertemu 1 bulan, dan aku tadi tidak membalasmu hanya 2 jam yang lalu saat aku sedang rapat” ku dengar suara disebrang sana, mulutku tidak bisa berkata aku tertegun dan terdiam, dan ternyata aku salah orang, rasa sedih ini entah muncul dari mana

“Khaaahhhhhh” tanpa sadar aku menghela nafas dengan sangat panjang tanpa aku sadari jika telfone itu masih on

“Kau kenapa sica-ah, apa sekarang kau marah padaku ?” tanya  Tyler

“Bukan begitu oppa.. aku hanya sangat rindu padamu” bohongku dalam hati, ya Kwon Tyler kau menelfonku saat aku tidak mengharapkanmu  Oppa..

“Omooo, waiting me oke ? aku akan segera kesana, sicaa-ah i call you back again oke ? i really busy now, dont forget your lunch babe” kudengar nada nya begitu lembut dan sangat perhatian

“Baiklah oppa, palliwaaaa aku sangat bosan terus bekerja disini, kemarilah aku masih di hotel”. Klik ku matikan handphoneku tanpa menunggu dia menjawab terlebih dahulu, ku pergi menuju kamar mandi dan berendam dan menyalakan aroma terapi.

Yoong pov

Oh tuhan hari ini sungguh melelahkan sekali, jadwal untuk comeback membuatku gila, hampir tiap hari aku harus menghafalkan gerakan baru demi comeback kami, lalu aku harus beberapa kali pulang malam untuk mengisi acara jadwal individu ku, dan kini aku akan pergi ke SMent untuk latihan, sungguh ini sangat bosan apa lagi tidak ada dia disini… omoooo aku baru ingat jika aku berjanji untuk menelfonnya hari ini, namun aku sangat lelah sekali dan aku lupa dimana menaruh handphoneku.

Oppa, apa kau melihat handphone ku ?” tanyaku pada manager oppa yang selalu disampingku ketika kegiatan individuku

“Im Yoona sudah berapa kali kau melupakan benda ini, lihatlah beberapa pesan ini membuatku gila, banyak sekali yang merindukanmu eoh ? bahkan tadi Yuri menelfonmu menanyakan apa kau sedang bersama Tiffany atau tidak” huft aku tersipu malu, wait apa oppa melihat pesan jessica noona juga ? omoooooooooo panik ku dalam hati

“Palli mana handphoneku oppa” aku langsung menghampirinya

“This is for you Yoong, dont forget again oke” manager oppa menanggapi dan haha Yoona hanya tertawa mendengar aksen inggris nya yang sangat lucu,

aku mengingatnya lagi hahaha sungguh aku rindu padamu noonna . Aku langsung mengecek handphoneku dan aku langsung mengcek kakaoku dari nya, ternyata ada 5 message dan 3 call, hahaha pasti dia sangat marah padaku sekarang karena banyak sekali pesan dan call nya tidak aku jawab, aku langsung menghubunginya..

ON THE PHONE

“ Haloo nunna kau lama sekali menjawab telfonku, apa kau marah ?” suara ku yang serak, ya suaraku serak karena tadi ada adegan dimana aku berteriak..

“Noona ayolah aku tidak ingin kau maraah, nanti cantikmu hilang nunna, tadi aku banyak sekali perkerjaan yang membuatku hampir gila sehingga aku tidak bisa menghiburmu nunna dan sekarang aku akan pergi ke SM untuk latihan dan bertemu dengan yang lainnya tanpa ada dirimu huft aku rindu padamu” oke pasang suara memelas sekarang runtukku dalam hati …

“ Yoona-yaa its oke, no problem, sica with me in here, dont worry oke, thank for you because always beside sica” tyler menimpali

suara itu… aksen inggris yang baik dan fasih, nunna apa kau sedang bersama nya sekarang.. oh tuhan rasa nya… langsung aku terdiam, rasa nya sakit nunna…..

“Aaaaa-aah ne, dont say thanks oppa, because sica unnie always in my heart, oppa i back to my work now, sampaikan salamku pada nunna sica oke” dadaku terasa sesak saat ini, tiba-tiba rasa sesak ini menjadi butiran tetesan hangat yang ada dipipiku…

Tiffany pov

“Omoooo Yooong kau kenapa hei katakan padaku kau kenapa, apa ada pekerjaanmu yang membuatmu seperti ini, Yoong tell me” ucap Tiffany

ada apa dengan Yoong tidak biasanya dia seperti ini, apa ini karena Seugi oppa? Tidak, tidak mungkin karena dia, oppa sangat baik pada Yoong dan mereka pasangan yang sangat romatis dan harmonis, lalu ku lihat layar handphone nya yang masih menyala dan dia lemparkan ke sofa, omooooo log panggilan keluar nya “ J” apa.. apa… apa itu kau Jessie ? jadi selama ini kau masih berhubungan dengan Yoong dan tanpa menghubungiku sama sekali ? Jessie apa kau begitu marah kecewa padaku karena semua ini ? maafkan aku Jessie, aku tidak bermaksud untuk melukaimu, namun akupun sangat kecewa ketika aku tau hubungan kau dengan nya, mungkin aku egois karena aku masih dengan Nickhun oppa dan kau tidak boleh bersama siapa-siapa… terlebih lagi kau mendiamkanku secara mendadak dan menjauhiku menyapaku ketika ada kamera saja, Jessie ini sungguh sakit, aku merindukanmu Jessie, tunggu apakah kau dan Yoong ada sesuatu Jessie ? aku masih ingat ketika event mini konser di hongkong kau sebelah Yuri harus nya dan tiba-tiba kau berpindah disebelah Yoong dan mengabaikan minum yang Yuri beri padamu, kau tau Yuri sangat takut jika itu ada hubungannya dengan pembicaraanmu tempo hari yang ingin memutus kontrak dengan GG dan dia langsung memberi tahuku karena Yuri tahu kita sedang ada masalah maka dia menanyakan apakah moodmu baik atau tidak karena tadi kau mengabaikannya, namun di hongkong itu bukankah kita masih bercanda dan tawa di atas panggung Jessie? kini air mataku pun ikut menetes sama seperti Yoong…

“Oomoo unnie kau kenapa, kau kenapa ikut menangis?” suara Yoong kini mulai menyadarkanku bahwa aku pun ikut menangis lalu kudengar lagi pintu studio terbuka… dan disana

“Yaaaaaa!!! Apa yang kau lakukan padanya Yoong?”Yuri berteriak

kulihat Yuri datang dan menghampiriku lalu mendorong Yoona tanpa sengaja, lalu memeluk dan mengusap puncak kepalaku

“Aku baik-baik saja Yuriee” aku terus berusaha sebaik mungkin dihadapan mereka entah kenapa rasa sesak ini semakin bertambah karena aku harus membohongi Yurie orang yang selalu ada disampingku setiap hari setelah dia pergi … dan aku mendengar lagi langkah orang datang ternyata Taetaeku, Seohyun dan Sooyoung dibalakang nya ada Sunny

“Fany-aaahhh why you cry babe, tell me?” Taeyeon dengan suara khawatir, Taeku langsung memelukku mengambilku dari pelukan Yurie dan akupun menerima nya walaupun aku tau wajah orang sebelahku ini sedang menahan amarah namun ditahannya, hahaha tangan ku langsung meraih tangan nya untuk menandakan bahwa aku tidak ingin dia berajak dari sampingku

“No Tae, aku baik-baik saja, aku menangis karena Yoong tadi menangis saja, jadi aku terbawa suasana” jawabku sambil melihat kini Yuri sudah berdiri dan pergi dari hadapanku dan Tae, dia mangambil minum di pojok ruangan bersama Sooyoung

Yuri pov

Aku mulai memasuki studio sm hari ini ada latihan dance padahal ini sudah larut malam namun ya ini lah pertengahan waktu ketika semua member berkumpul karena sudah menyelesaikan jadwal individunya. Ku parkirkan mobilku di sebelah mobil Yoong, dan disana aku tidak melihat mobil Tiffany, apakah dia belum datang ? tidak mendapatkan kabar nya seharian ini, karena aku tidak bisa menghubunginya ketika dia sedang bersama dengan Nichkun oppa, ku langkahkan kaki menuju ruangan studio, dan aku melihat omoo Tiffany ku sedang menangis dan aku langsung menghampirinya..

“Yaaaaaa!!! Apa yang kau lakukan padanya Yoong?”tanyaku pada yoong, aku duduk disebelah Tiffanyku dan mendorong Yoona tanpa sengaja, lalu memeluk dan mengusap puncak kepalanya,sungguh pikiranku kemana-mana hari ini tuhan, banyak sekali kejadian yang tidak aku inginkan

“Aku baik-baik saja Yuriee” itu jawabmu, namun aku tidak mengerti kenapa kau dan Yoong menangis bersama, apakah kalian ada main dibelakangku Fany-ah? Sungguh aku tidak sanggup. Cukup aku menegtahui bahwa kaulah yang dulu merebut hatinya dariku hingga hari ini mungkin dia tidak bisa melupakanmu, bahkan ketika aku bertemu dengannya pun selalu menanyakan apakabarmu Fany-ah, tanpa dia tahu bahwa hubungan kita selama ini semakin dekat semenjak dia pergi…

Flashback

Aku melamun di mobilku, ya hari ini aku membawa mobil ku dari SM untuk pulang ke apartemenku, aku tidak menyuruh oppa mengantarkanku, karena seohyun malam ini menginap di dorm bersama Tiffany, Sunny, Taeyeon dan tentu nya hyoyeon, maka aku putuskan untuk membawa mobilku sendiri, ya ini tepat hampir 2 bulan kau meninggalkan kami dan kau selalu memutuskan kabar dan apapun komunikasi bersama kita, semua member murung terlebih lagi dia bulan sabitmu, dia selalu murung dan jarang sekali berbicara dia selalu menyalahkan semuanya kepada dirinya karena tidak bisa menahanmu pergi. Malam ini cukup sepi ketika aku memasuki parkiran dan terlihat disana deretan mobil dan mobilmu tidak terparkir di tempat biasa dirimu menyimpan mobil mewahmu itu, apakah kau tidak pulang lagi hari ini Jung Seoyeon ? aku merindukan melihat dirimu rambut blondemu… aku turun dari mobilku dan melangkah dengan sepoyongan karena aku sudah lelah sekali kini aku depan lift aku akan masuk kedalam lift namun aku tersadar bahwa aku lupa membawa tasku hahahaa bodoh sekali, lalu aku putuskan untuk pergi ke mobil lagi..

“Kau selalu saja lupa jika sudah lelah, istirahatlah jangan lupa minum vitaminmu Yul” suara itu… yaaa suara itu… suara yang aku rindukan, apakah ini mimpi ? tuhan tolong jangan biarkan aku mengingatnya lagi tuhan, kubalikan badanku lalu aku melihat sosok gadis blonde itu masuk ke pintu masuk, apa aku tidak mimpi ? apa benar itu dia ? aku lari dan kini tepat disebelahnya mengatur nafas dan pintu lift terbuka, kami masuk ke lift lalu aku memberanikan diri untuk membuka percakapan bersama nya

“Kau.. kau kemana saja Sica-aah?” suara serakku karena menahan rasa sesak yang kini kurasa, ingin sekali aku memelukmu

“Aku ada saja Yul. Maaf jika aku membuat ramai di media sosial aku hanya meluapkan amarahku” ucapmu sambil tertunduk demi tuhan aku ingin memelukmu sekarang juga Jung Jessica

“Aku mengerti Sica-ah maafkan kami juga eoh ? kau semakin berisi sekarang Sica, apa kau bahagia sekali dengannya sampai kau tidak pernah pulang kesini” pertanyaan itu terlontar begitu saja

“Aku bahagia karena kalian juga bahagia tanpa aku Yul, hehe bagaimana kabar bulan sabitku? Apa dia sehat Yul? Tetaplah disamping nya Yul. Dia membutuhkanmu selain si pendek itu haha, dia rapuh Yul ….  tolong jaga dia untukku Yul jangan sakiti dia eoh dan sebentar lagi kau ulangtahun, selamat Yul, semoga kau  selalu bahagia” kau berucap seperti itu, berati kau sudah merelakan diriku dengan nya ? kau tersenyum tanpa ada beban Sica.

*Ting*

Pintu lift terbuka itu tanda nya kau akan pergi duluan kan belum sempat aku menjawab dan kau hanya melambaikan tanganmu kepadaku.

Flashback end

Jessica pov

Akhirnya aku selesai juga membersihkan tubuhku ini, dan aku berjalan keluar kamar mandi, dan melihat pintu balkonku terbuka, apakah ada orang jahat ? dan tadi aku mendengar suara handphone ku berbunyi mana handphoneku ? lagi pula mana mungkin ada maling ini hotel lalu aku melangkah ke depan balkon untuk menutup pintunya

“Kyaaaaaaa!!!!” aku berteriak sekencang mungkin karena tiba –tiba ada yang membackhugku dari belakang

“Hey babe tenang ini aku oke ini aku” suara itu..

“Tyler oppa? Ya what are you doing in here ?! you tell me you busy and now yo..” kau menciumku oppa, aku tidak bisa menolaknya karena kau… ya kau kekasihku sekarang dan penanam modal terbesar dan tunggal dan membantuku dalam hal pemasaran di dunia bisnis ini, ku dorong perlahan si Kwon itu

“You ?  you wanna die ? hah? Kau menyebalkan oppa!” kau hanya tertawa aku pergi kekamar mandi untuk memakai bajuku, saat aku mengambil bajuku aku melihat handphone ku diatas meja dekat lemari, tunggu handphoneku ada di kasur tadi, apakah oppa melihat pesannya ? tidak aku lock handphoneku dan dia tidak tahu mungkin dia hanya memindahkannya dan aku membawa handphoneku ke kamar mandi untuk menghapus pesan-pesanku semua nya bersama dia agar oppa tidak tahu.. ku buka handphoneku setelah selesai memakai baju tidurku, aku tidak peduli dia menungguku lama atau tidak diluar sana, dan ku buka dan terlihat disaa pesanku yang tidak di reply sama sekali oleh si rusa  bodoh itu, namun ada notification at 30 minute ago ? omooo Yoong kau menelfonku ? dan ini panggilan masuk apakah oppa yang menjawabnya ? tuhan mati aku sekarang juga Yoong pasti sangat marah padaku saat ini, ku coba menghubunginya namun nomer nya tidak aktif

“Khaaah” aku lelah sekali hari ini aku keluar kamar mandi dan langsung saja pegi ke tempat tidur tanpa memperdulikannya..

“Hey kau marah padaku sampai segini nya eoh ?” tanya mu oppa padaku tapi aku tidak memperdulikannya dan aku tetap saja pura-pura tertidur

“Oke its oke babe kau pasti lelah, tadi Yoong menelfonmu dia lucu sekali eoh, sama seperti your little sister Krystal” tunggu aku mendengar kau bilang Yoong jadi benar kau yang menjawab telfonnya, matilah aku kau sungguh sotau oppa kau menjawabnya tanpa rasa bersalah! Semakin geram dan aku membuka mataku…

“Kau menyebalkan oppa, kau datang tanpa memberitahuku dan kau menjawab telfon Yoong tanpa menungguku, kau sungguh….” tunggu jika aku marah-marah oppa pasti curiga dia tidak suka aku berhubungan dengan memberku terlebih lagi sudah kejadian kemarin

“Kau sungguh membuatku merindukanmu oppa, aku lelah ingin tidur, menginaplah jika kau ingin oppa, Yoong tadi dia bicara apa?” semoga dia tidak curiga

“Aih ku sweet sekali babe, Yoong bilang noona ayolah aku tidak ingin kau maraah, nanti cantikmu hilang, tadi aku banyak sekali perkerjaan yang membuatku hampir gila sehingga aku tidak bisa menghiburmu noona dan sekarang aku akan pergi ke coex untuk latihan dan bertemu dengan yang lainnya tanpa ada dirimu huft aku rindu padamu noonaku dan ketika aku menjawabnya dia bilang dia akan kembali bekerja dan menitipkan salam kepadamu*chuu* ” ucap tyler

“Yaaa oppa kau mengambil kesempatan menciumku ketika keadaan seperti ini eoh, kau sungguh!!! Arrrggg aku akan tidur sekarang, GO AWAY!” teriak diriku,aku diam tertegun ketika aku membantak nya aku benar-benar kesal dan aku langsung tidur dan tertawa sambil pulang sepertinya.

.

.

.

Jessica pov

Hari ini adalah jadwal ku yang terakhir Hongkong dan besok pagi aku akan pulang ke California bertemu dengan appa dan umma sudah lama tidak bertemu dengan mereka, tapi aku benar-benar tidak tenang setelah kejadian kemarin malam,dan si rusa bodoh itu belum mengaktifkan handphone nya sama sekali, begitupun dengan oppa, dia belum memberiku kabar sama sekali padahal dia tahu ini adalah jadwalku terakhir di Hongkong, apakah dia tidak ingin bertemu denganku lagi ? cih dia sudah membuat keruh suasana dan tidak datang menemuiku lagi, runtukku dalam hati. Ingin rasa nya memaki oppa saat itu juga. Aku turun ke lobi dan disana sudah ada unnieku ya dia styles ku dan asistenku sudah aku anggap seperti kaka perempuanku sendiri, unnie berdiri dengan seseorang yang samar-samar aku kenal, badan nya mengarah ke pintu keluar yang otomatis membelakangiku, orang itu sama tingginya dari aku dan unnie, bahkan aku melihat  penjaga yang disiapkan oleh oppa, lalu aku menghampiri mereka..

“Unnie… kaaau?” suara ku memanggil unnie yang otomatis berbalik menghadapku dan orang disebelahnya pun ikut berbalik juga

“Hai, kau nampak buruk sekali hari ini  Unnie?  Apakah kau tidak merindukanku ?” aku masih tidak percaya dia ada disini sekarang

“Hara-yaa kenapa kau bisa disini ? hahaha aku merindukanmu” aku memeluk nya aku sangat rindu pada si kecil mungil ini

“Aaaaaaa unnie aku tidak bisa bernafas ini, unnie apakah kau malam ini sibuk ? ayolah kita berbincang sebentar setelah jadwal pemotretan ku selesai, aku akan menghubungimu, oh ya? Apakah id kakao-mu ganti ? nomermu ganti juga unnie ? aku sulit sekali menghubungimu, makannya aku menghubungi unnie jeong untuk memastikan kau benar di tempat yang sama denganku” ucap Hara

“Hahaha apakah kau ini sekarang wartawan yang sedang mengintrogasiku hara-ya ? haha eoh nomer dan id ku ganti semua, ini palli kau masukan semua yang kau butuhkan, aku tidak punya banyak waktu, agar bisa selesai dengan cepat dan bertemu denganmu nanti malam oke ?”  Jawabku

aku memberikan handphoneku yang hara minta id dan nomerku, yaaa semua nya sudah aku ganti ketika aku keluar dan tidak bersama dengan mereka lagi, sebenarnya bukan id dan nomer nya yang aku ganti tapi aku mengganti handphone ku dan otomatis memiliki nomer dan id baru karena handphone yang dahulu aku simpan di apartemenku di korea dan aku mematikan nya namun ketika aku rindu aku akan membuka semua isi yang ada di handphone itu banyak sekali kenangan disana.

“Ini unnie, aku pergi dulu. Aku lelah sekali ingin istirahat  1 jam lalu langsung pemotretan, kita bertemu lagi nanti malam disini yaa uniee” ucap Hara

“Baiklah Hara-yaa, aku pergi dulu eoh, semoga kau bisa istirahat dengan baik disini karena jadwalmu padat bukan, jaga kesehatanmu, kau nampak menambah kurus”

“iya unnie, thx oke… unniee *chuu*”

Aku sempat kaget ketika hara mengecup pipiku, namun ini sudah biasa kita lakukan selagi kita bertemu. Semua girlband-pun sama pasti menjalani hubungan dengan baik, karena persahabatan sama seperti Yuri yang berteman baik sekali dengan Hyonim bahkan ketika girlsband tersebut terpuruk Yuri selalu di samping nya, begitupun Taeyeon yang selalu berhubungan baik dengan IU karena mereka sering latihan vokal bersama dan sharing tentang music dan sama seperti dia dengan Bora, padahal Bora sudah bersama Dasom namun dekat dengan Tiffany, mereka selalu terlihat dekat karena mereka memang bersahabat apa lagi membicarakan tentang anjing mereka sangat serasi.

“Khaaaahhhhhhh” aku menghela nafas ketika sudah dalam van aku terus terpikirkan oleh nya rasa nya seperti rasa bersalah yang menumpuk sekali

“Kau kenapa sica-ah ? apa sesuatu mengganggu mu sehingga sejak kau sampai disini kau seperti orang yang frustasi ? bahkan malam Tyler ke kamarku untuk menanyakan kenapa dirimu dan Oppa bilang Yoong menghubungimu malam dan dia yang menjawabnya,ceritakan lah pada unnie mu ini, apakah garagara yong semalam dan oppa ?” tanya Jeong unnie

“Tidak apa-apa unnie aku baik-baik saja, dan bukan karena Yoong dan oppa, aku malam hanya kesal dengan oppa dia bilang sibuk tapi mendadak ada dikamarku unnie”

“Hmm I know, apakah ini ada hubungannya dengan Tif…fany?”tanyamu lagi

“Unnie-yaa jangan menyebut nama itu lagi, aku tii..daak bisa mendengarnya”

“Aku tahu kau sangat merindukannya, bahkan ketika aku membangunkanmu kemarin kau memanggil nama nya? Hubungi dia sica-ah dia pasti merindukanmu juga, apa perlu aku menelfon unnie Kim untuk menanyakan keadaan Tiffany dan member lain disana?”

“kau memberikan saran dengan mudah dan ingin sekali rasa nya aku bilang iya unnie” lirihku dalam hati

“Tidak perlu unnie, aku baik-baik saja, aku yakin ini hanya sementara saja unnie, jangan bahas dia lagi ok”

Sampai nya aku di kantorku dan langsung pergi ke ruanganku mengurus berkas launching produk baru dan mulai menghitung harga pokok produksi nya untuk menentukan harga jual nya. Aku mengambil semua berkas dan mulai melihat dan mencoba fokus pada perkerjaanku sekarang. Setelah semua harga pokok aku hitung dan menetapkan harga jual nya kini aku mulai membuat jurnal sendiri, untuk melihat situasi keuanganku saat ini. Walaupun suntikan dana dari oppa begitu besar tetap saja aku harus menghitung profit yang aku dapat dan laba untuk oppa, sehingga semua nya berjalan dengan sesuai rencana dan sesuai dengan yang harapkan. Aku mulai mengambil pensil dan kertas untuk mendesign yang baru untuk produk kacamataku namun apa yang kutorehkan saat ini hanya coretan nama mu di dalam kertasku..

From : Goo hara

Unnie kau dimana? Apakah sudah selesai? Palli aku menggumu di luxury ku oke? Bilang saja kamarku nanti pasti mereka memberitahumu, C U unnie :*

To : Goo hara

Aku di kantor Hara-yaa. Beberapa menit lagi aku akan segera pergi ketempatmu.. hmm I hope you make me crazy now hahahaha

Tidak terasa waktu sudah sore dan hampir malam, akhir nya aku memutuskan untuk pulang ke hotel dan bertemu dengan Hara. Karena tadi dia mengirimkan pesan kepadaku dan untung saja dia mengirimkan pesan jika tidak aku lupa untuk bertemu dengannya. Kini aku sudah dalam mobil dan berjalan menuju hotelku lagi. Sesampainya di hotel aku langsung menanyakan rungan luxury yang Hara maksud kepada resepsionis, dan mereka mengantarkanku sampai depan kamarnya.

“Annyonggggggggg” aku lari dan memeluknya

“Unnieee aku tidak bisa bernafas ini, aaah unnie kenal kan ini temanku Kang Min Kyun saat pemotretan tadi, tidak apa-apa kan jika dia bergabung dengan kita disini ?

“Tidak apa-apa Hara-yaa, bagaimana karirmu apakah kau akan debut solo”

“Iya unnie aku ada rencana untuk debut solo ku setelah Jiyoung dan Nicole pergi aku lebih menata kembali girls band ku ini unnie. Unnie apakah kau bahagia sekarang setelah berpisah dengan mereka ? aku kemarin ada acara dengan Tiffany, dia begitu ceria saat depan kamera tapi apa kau tahu unnie? Saat tidak ada kamera, saat adegan cut kami makan bersama dia nampak begitu sedih dan tidak makan sama sekali hanya saat ada take dia makan dan beberapa kali manager oppa memberikan obat tapi Tiffany menolaknya dia bilang dia masih kuat dan baik-baik saja. Namun saat jalan ke van dia hampir tumbang unnie aku begitu khawatir makannya aku ingin memeberi tahumu namun handphone mu tidak aktif”

“Aku bahagia sekarang karena mereka bahagia tanpa aku Hara-ya. Tiffany memang seperti itu dia jarang makan Hara-ya hahaha, kau berlebihan eoh? Mungkin dia terlihat kelelahan  dia memang workaholic”  jawabku dengan nada santai namun tahukan dalam lubuk hati ku kini gelisah mendengar dia hampir tumbang dan Yoong tidak menceritakan nya padaku, mungkin kerana tidak ada jadwal bersama.

“Mungkin aku berebihan unnie, tapi unnie aku tahu rasa nya bagaimana ketika di tinggal seseorang yang selama ini menjadi separuh perjalanan cerita hidupmu. Aku merasakan sakit yang luar biasa dan makan pun aku tidak nafsu.Terlebih lagi kejadian dirimu mendadak, lebih baik kau hubungi salah satu memebermu unnie untuk menannyakan kondisi mereka unnie tidak baik seperti ini terus”

“Iya iya nanti yaaa Hara-yaa mari kita minum lagi sekarang aku sangat haus dan ingin sekali melepas penat karena aku besok akan terbang ke California untuk bertemu dengan appa dan umma

“ Unnieee kau cepat sekali pulang. Bahkan jadwal ku masih 4 hari lagi disini, aku kira kau akan membawaku ke tempat kerja mu unnie, ini mari kita selca”

*cheerrrssssss klik klik creeekk*

“Unnie lihatlah ini sangat lucu bukan, aku tanpak muda sekali dari pada kalian berdua hahaha, aku akan upload ke instagramku, jeans party yeaaah jeans party my caption”

“Whatever, aku sangat merindukanmu fany-yaa”

“Omooo, unnie apakah kau mabuk sekarang? Hahaha unnie kau baru meminum 6 gelas kau sudah mabuk kau payah unnieeee, wait ? kau merindukan siapa unnie”

“Fany-aaahh aku merindukanmu sekali Fany-aah, aku ingin sekali berbicara denganmu menanyakan kabarmu semua tentangmu Fany-ah”

“Kajja unnie kau harus pergi kekamarmu right now, aku tidak ingin ada paparazi yang menangkap kita dan kau sedang mabuk”

“Fany-ah aku tidak mabuk tolong fany-ah biarkan aku melupakanmu Fany-ah….”

“unnie kau mabuk sekali unnie, aku harus membawamu pindah kamar”

Hara pov

Aku segera membopong Sica Unnie ke kamar nya dan meminta tolong unnie Jeong untuk membantuku. Sesampai nya di kamar benar-benar Sica unnie mabuk dia terus saja mengigau nama Tiffany unnie, aku harus menghubungi Tiffany unnie atau Yuri unnie saja ? bukankah sangat beresiko jika aku menghubungi Tiffany unnie, dia pasti sangat kepikiran, tapi Tiffany unnie berhak sekali tahu, namun Yuri juga… arrghhh ku pencet salah satu nomer

ON THE PHONE

Hallo, unnie kau sedang apa?”

“Ada apa Hara-yaa? Apa kau sedang ada masalah jarang sekali kau menghubungiku mendadak seperti ini Hara-ya?”

“Aniyo unnie apa kah tidak boleh aku menghubungi dirimu? Huft kau jaa..”  fany-aaah aku rindu padamu fany-ah dengarkan aku dulu aku tidak ingin seperti ini, dia mencintaimu fany-ah kau harus mengerti aku merelakanmu dengan… aku berlari ke arah pintu keluar kamar Jessica unnie karena teriakan nya bisa terdengar oleh orang yang sedang aku telfon saat ini

Hara-yaa, aku tahu kau sedang bersama nya, apakah dia baik-baik saja ? aku yakin dia sedang mabuk sekarang eoh?”

“Unnie, aku tidak tahu dan tidak sengaja mengajak nya minum aku tidak tahu jika dia akan menghabis kan 6  gelas lalu langsung seperti ini unnie, maafkan aku”

“Tidak.. tidak.. jangan meminta maaf, uruslah dia sekarang Hara-yaa beri dia air hangat dan selimuti dia dan lampu jangan kau matikan karena dia takut gelap”

“Gumawo unnie, kau sangat membantuku aku akan mengurusnya sekarang, aku disini karena tidak sengaja bertemu dengannya karena jadwal nya sama, dan besok dia akan pergi ke California bertemu dengan appa dan umma nya”

“Arraso aku ingin dia tetap disampingmu sampai pagi eoh, jagalah dia, ketika dia bangun besok berikanlah coklat panas untuk nya”

“Nee unnie, aku tutup telfon nya sekarang eoh? Aku akan mengkompres nya sekarang sepertinya dia gak demam”

“Gumawo Hara-ya”

ON TNE PHONE END

Semoga aku tidak salah menghubunginya, karena aku tahu dia pasti orang yang tepat untuk mengetahui keadaan unnie sica yang seperti ini. aku terus mengurus unnie sica sampai tengah malam baru mengigau nya berkurang dan kini ia terlelap tidur, aku pun segera tidur di samping nya. Keesokan pagi nya aku bangun pagi sekali kerana menager oppa membangunkanku karena jadwal ku jam 8 pagi dan kini masih pukul 5 pagi aku bergegas ke kamarku dan mandi lalu kembali ke kamar sica unnie pukul 7 pagi, dan kini aku membuatkan coklat panas dan membangunkannya. Sulit sekali di bangunkan huft jadwalku tinggal beberapa menit lagi karena perjalanan kesana memakan waktu setengah jam aku mencoba membangunkannya dengan lembut hingga kini aku menarik tangannya hahaha aku kesal karena dia benar-benar putri tidur.

“Bangunkan aku 5 menit lagi Tiff..”sampai saat ini pun kau masih mengigau nya unnie, kau benar-benar munafik unnie tidak berani menghubunginya.

“Aku bukan Tiffany Hwang, Jessica Jung! Palli bangun jika tidak you die” ku bisikan tepat ditelinganya, dan cara itu berhasil dia terperajat bangun, aku tertawa kemenangan

“Omoooooo kau mengagetkanku Hara-yaaa”

“Kau merindukannya sampai seperti itu unnie? Palli minum ini, selagi masih hangat dan hubungi dia jika kau rindu. Tidak baik bersikap keras kepala dan munafikmu terlalu besar, aku akan pergi sekarang, byeee sampai bertemu lagi, kabari aku jika kau sudah di California”

Pov end

Jessica membuka mata nya dan meninum coklat panas buatan hara tadi rasa nya menyegarkan sekali, dia tahu dari mana jika aku habis minum aku akan membuat coklat hangat, karena satu-satunya orang yang tahu jika aku habis mabuk coklat panas mampu membuat moodku kembali hanya dia. Aku beranjak dari kasur ku dan melihat handphoneku, ternyata banyak pesan menumpuk disana aku mencari nama Lim Yoona, kakao pun tidak ada namamu Yoong  namun tidak, ada hanya dari oppa yang paling banyak

ON THE PHONE

Haloo, yaa oppa aku baru bangun hehe”

“Kau semalam aku hubungi tidak menjawab eoh, apakau masih marah padaku babe?”

“Anyioo oppa, aku tidak marah aku hanya kelelahan dan pergi tidur dengan cepat, apakah kau akan kemari oppa? Aku akan pergi ke california hari ini untuk bertemu dengan appa dan umma”

“Ya aku akan kesana sekarang, bukalah pintumu aku tidak ingin kau marah karena aku masuk secara diam-diam lagi”

“YAAAA!!! Kau menyebalkan”

“Morning sweety i love you i miss you *chuu* ini bunga untuk pricessku ini”

“Sweet oppa, kajja masuk aku akan mandi dulu, duduklah dan bersantai lalu mari breakfast di bawah nanti oke”

“Yes princessku,  i waiting you”

ON THE PHONE END

Jessica berjalan kekamar mandi dan mempersiapkan semuanya. lalu ia mencoba menghubungi seseorang yang memiliki mata kijang yang indah namun tidak ada jawaban sama sekali, tapi akhir nya handphone nya aktif. Jessica benar-benar menyesal sekarang terjebak dalam dua lingkaran cinta yang benar-benar membuatnya gila. Yoong orang yang selalu ada disampingnya setelah Yuri dan Tiffany orang yang selalu ada dihati dan jiwanya. Tiba –tiba ia terdiam sejenak karena mengingat sesuatu ketika..

Flashback

Jessica pov

Setelah aku keluar dari grup itu dan melakukan aktivitas individuku, aku melihat siaran ketika fanmeet yang harus nya aku hadiri di Sanghai Cina, disana banyak sekali keharuan, semua lagu tidak berjalan dengan baik, aku menyesal meninggalkan kalian, namun itu juga adalah pilihan kalian bukan membuangku disini sendiri, kau menahan air matamu bulan sabitku menahan sesak yang kau rasakan kau banyak diam. Yoong sangat menahan amarah tangis nya dan sesak nya ketika seohyun menangis Yoong membantu nya padahal aku tahu dia juga merasakan sesak yang mendalam karena kau mengirimkanku pesan sebelum fanmeet itu memberi tahu bahwa kalian baik-baik saja, walaupun aku tidak pernah membalas pesan-pesanmu Yoong.

“Unnie, aku sekarang sendiri. Sulli masih belum ada kepastian dan kau juga out, aku takut disana unnie” ucap Krystal

“Ssssttt uljima aku akan selalu disampingmu Krys jangan takut oke, disana ada Yoona, Tiffany, Yuri, Hyoyeon yang akan selalu melindungimu, Victoria juga akan membantumu. Hmm bagaimana jika aku menitipkanmu pada Heecul, Leteuk dan Donghae oppa

“Unnie kau tahu lihatlah mereka.. mereka sangat tertekan tanpa dirimu. Seharus nya kau kemarin tidak kesini agar tetap disana dan bersama dengan mereka. Beberapa minggu lagi ada smtown di Sanghai unnie, aku tidak sanggup aku lelah” ucap Krystal

“kau bisa Krys kau bisa okeee tenanglah”

Aku tahu keputusan ku  ini membuatmu sakit. Semua sakit bahkan sone pun merasakan kesakitan namun inilah hidup. Hidup adalah pilihan, pilihan yang mengikuti kata hati. Aku mulai cemas ketika Smtown mulai, karena aku dengar kau tidak baik-baik saja Krys dan aku tidak disana, aku sedang banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan sekarang. Aku tidak bisa mengkontrol mu dari dekat. Maafkan aku Krys.. tiba-tiba handphoneku berbunyi, tapi handphone lamaku, yaa handphone lamaku yang berdering disana tertera sebuah nama

MY DEER YOONA CALLING

ON THE PHONE

Where are you ? please come here, krystal fainted now! After song she collapse”

“WHAT ?! OH god!! Aku sedang di Korea Yoong, please jaga dia yoong jaga dia untukku jangan biarkan dia merasakan kesakitan temani dia yoong, kau tahu dia sangat tidak bisa sendiri, aku mengandalkanmu yoong”

“Baiklah unnie jika kau tidak bisa kemari aku akan menjaga nya dengan baik eoh, jangan khawatir, dan jaga kesehatanmu juga, aku.. ” yoong come on, part kita hanya menunggu 3 lagu lagi, krystal sudah di tangani oppa,aku hampir jatungan mendengar dia pingsan, palli

Nuguya yoong?”

“Fanny unnie, dia sangat khawatir ketika mendengar krystal pingsan bahkan dia yang membawa krystal ke ruangan ini, dan memberi tahuku, karena aku sedang ganti baju”

“Aaraso aku akan kembali bekerja, datanglah bersaama Krystal ketika kalian sudah menyelesaikan acara smtown mu itu aku menunggumu di apartemenku Yoong, thank you my Deer”

Flashback End

Itulah mengapa hingga saat ini aku masih bersama dengan yoong. Tapi kini kau tidak menghubungiku sama sekali, apakah kau sangat marah padaku ? huft padahal tadinya aku yang akan marah padamu yoong. Dan kini aku harus bergegas untuk sarapan dengan oppa dan langsung pergi ke california. Tanpa jeong unnie karena harus meneyelesaikan peekrjaannya di korea.

Tap taptap terdengar suara derap langkah yang semakin dekat. Nampaknya semua baru saja sampai, padahal aku sudah sejak tadi pagi disini menunggu latihan bersama mereka.

“Hai Yooong, kau nampak buruk sekali sudah 2 hari ini, why ?” tanya Tiffany

“Ah Tidak unnie aku baik-baik saja. Apa kau tidak datang dengan Yul unnie, mengapa datang dengan Tayeon unnie?” Tanya Yoona

“Aah aku di dorm bersama Taeyeon semalam Yoong. Apakah yang lain belum datang? Hanya kau aku Seohyun sekarang disini”timpal Tiffany

“Aku tidak tahu unnie aku lupa menaruh handphone ku dimana jadi aku tidak membuka chat hehe” Yoong dengan polos

“Senyummu penuh luka Yoong, katakan padaku ada apa sebenarnya” kata Taeyeon

Maafkan aku unnie jika aku memberitahu kalian pasti kalian akan sangat terkejut dan terluka bukan, terlebih lagi kau tiffany unnie –Im Yoona

“Kkhaaaaahhh aku akan menganti baju ku dulu unnie, dan kau seo apakah kau tidak ingin menganti bajumu ?” ajak Yoona kepada Seohyun

“Baiklah unnie aku akan ikut bersamamu menganti baju, agar pergerakanku tidak terbatas” Seohyun menerima ajakan Yoona

“Tae kemana Yuri dia tidak menjawab telfonku semenjak semalam.. Apakah dia marah karena aku bersama denganmu terus ?” tanya Tiffany kepada Taeyeon

“I dont know Fany-ah.. lagi pula apa yang harus dia marahkan kepada kita, jadwal kita memang seperti ini selalu bersama hehehe Taeny Taeny *chu*” Taeyeon sedikit mencuri kesempatan

“Aku datang hahahaa, omoo kalian, Yul Tunggu” ucap Sooyoung

“Yaaa kalian mengapa diam saja!!! Fany-ah kejar Yul dia nampak buruk melihatmu tadi” bentak Sooyoung

“Soo apa dia melihat kami ?” tanya Taeyeon polos

“Ya menurutmu Tae untuk apa dia pergi jika tidak melihat kalian! Bodoh! lagipula apa yang kau lakukan” tanya Sooyoung

“Aku akan mengejarnya Fany-ah” tawar Taeyeon

“Tidak Tae biarkan aku yang mengejarnya” ucap Tiffany

Tiffany berlari dan melihat ke sekitar tapi tidak melihat sosok yang aku ingin temui… kemana kau Kwon Yuri.

“Hai fany-ah sedang apa kau disini?” tanya Sunny

“Hai Sunny apa kau baru datang? Kau kemana semalam tidak pulang ke dorm Pabo! Aaah Apa kau melihat Yuri?” Tiffany malah berbalik bertanya

“Aku menginap dirumah appa, apakah kau malam didorm? Tumben.. hmmm Yuri? Aku melihat nya bersama Hyo sedang membeli kopi di sebrang, ada apa Fany-ah ?” ucap Sunny

“Aniyo Sunny-ah, masuklah kedalam Tae, Soo menunggumu, mulai lah latihan duluan tanpa aku dan Yuri oke” pinta Tiffany

“Baiklah sepertinya masalah kalian sangat berat hahaha bye” ucap Sunny

Tiffany berlari kearah coffe shop yang ada disana, kulihat disana ada Yuri dan Hyoyeon sedang duduk berbincang, aku diam-diam menghampiri mereka yang duduk menghadap Kearah mesin kopi dan otomatis membelakangi pintu masuk, Tiffany melangkahkan kaki dengan perlahan dan mendengarkan apa yang mereka perbincangkan secara diam-diam

“Rasa nya sakit Hyo… aku tidak tahu apakah dia benar-benar bisa melupakan masalalu nya atau tidak. Aku tahu bahwa Sica dan Taeyeon lah yang ada dihatinya bukan aku” ucap Yuri

“Hei kau jangan berpikiran seperti itu… jangan melihat masalalu secara berlebihan Yul. kau ingat kita menjalani kehidupan dimasa kini di detik jam ini, tidak di masalalu, anggap saja mereka masalalu nya dan kau adalah masa depannya buddy” Hyoyeon mencoba menjawab dengan bijak

“Yaaa! kau tidak melihat apa yang aku lihat tadi Hyoo” Yuri sedikit membentak

“Aku mengerti lebih baik sekarang kita kedalam kita harus latihan bukan ?” ajak Hyoyeon

“Hyoo… malam Hara menelfonku dan membicarakan seseorang denganku” ucap Yuri

Tiffany kaget dan  berpikiran “Tunggu yuri di telfon oleh hara ? untuk apa ? apakah dia ada main dengan hara sekarang ? bahkan aku tidak pernah tahu jika mereka dekat” eluh Tiffany

“Sica… dia mabuk bersama Hara dan badan nya demam semalam dia menyebutkan nama Tiffany terus menerus dan aku mendengar dengan jelas Sica berteriak dia merindukan Tiffany dan Sica bilang ..  Fany-aaah aku rindu padamu Fany-ah dengarkan aku dulu aku tidak ingin seperti ini, dia mencintaimu Fany-ah kau harus mengerti aku merelakanmu dengan…    ketika Sica akan mengucap nama orang yang membuat Sica meninggalkan Fany Hara malah menjauh dari nya sial. aku kepikiran ini Hyo, apakah aku harus memberi tahu Fany atau tidak. Mengapa semua orang hanya bisa melihat masalalu tanpa melihat masa kini Hyo” penjelasan Yuri sangat panjang

Disisi lain..

What jessie mabuk dan menyebut namaku, jatungku rasa nya berhenti berdetak dan perlahan aku berbalik badan dan membuka pintu keluar rasa nya aku tidak bisa bernafas sama sekali mendengar semua yang tadai yuri katakan, aku harus bagaimana ini, aku tidak tahu, bahkan aku tidak tahu nomer nya yang sekarang, oh tuhan apakah aku harus meminta pada hara – tiffany hwang

“Fany-aah apa yang kau lakukan disini? Apakah kau akan menemui Yuri ?” tanya Hyoyeom

“Fany-ah Fany… hey Fany” hyoyeon menepuk bahu Tiffany

“Aaaaaah Hyoo iya aku akan menemui Yuri apakah dia ada di  dalam” pura-pura Tiffany tidak tahu

“Ne dia didalam tenangkanlah dia, aku tidak tahu apa yang kau lakukan dengan tatae mu itu hahaha kalian ini ada ada saja, palli kita sebentar lagi latihan” ucap Hyo

“Aku masuk dulu Hyo thx sudah bersama nya” Tiffany melangkahkan kakinya ke dalam berat rasa nya untuk berpura-pura tidak mengetahui semua nya

“Hei.. Yul maafkan aku, aku ti…” ucap Tiffany terbata-bata

“Sudahlah.. aku menegerti Fany-ah kalian hanya sahabat dan tidak bisa dipisahkan, jadwal kalian sering bersama dan membutuhkan feel yang kuat bukan ketika menjalani kerja bersama ? aku tidak marah Fany-ah aku hanya haus dan ingin minum kopi rasa nya lelah sekali dan tadi bertemu dengan Hyo di depan gedung lalu mengajak nya kemari” Ucap Yuri

“Yuull kaa..” Tiffany belum sempat menyelesaikan bicaranya sudah di potong oleh yuri

“Disini tempat umum Fany-ah jangan membuat scandal yang tidak bisa atasi oke.. kita masuk dan latihan palli, kau nampak cantik hari ini, apakah tae menjagamu dengan sangat baik? Haha aku harus berterimakasih kepada si pendek itu, kajja” ajak Yuri

Kau selalu menjadi pelindungku pendengarku penenangku yang baik yul, kau dan tae itu sama, tidak ada beda nya, namun dia selalu menang di hatiku yul, maafkan aku yul, aku akan berusaha untuk bersamamu dan melupakan dia – Tiffany Hwang

“Hehe thx for everything yul, sarangeeeeeeee ” ucap Tiffany

Kau matamu itu senyummu itu yang selalu membuatku tersenyum juga, membuat hatiku nyaman teduh fany-ah meskipun hati ini masih ada dirinya masih ada dia, maafkan aku fany-ah karena selama ini aku mencitai orang yang sama denganmu… tapi aku akan membuka lembaran baruku denganmu – Kwon Yuri

“Yaaa! Kau datang terlambat hyoo, kemana saja ? apakah kau tidak niat latihan huh ?” ucap Sooyoung

“Apakah kau sekarang mulai seperti ajhuma Soo?” timpal Hyoyeon

“Hhahahahaha aku rindu padamu buddy rasa nya suasana panas dan canggung ini harus segera di atasi” Sooyoung sedikit memeluk Hyoyeon

“I know.. Yuri dan Tiffany sedang jalan kemari, mereka sudah menyelesaikan urusannya” jelas Hyoyeon

“Kau memang pahlawan kami bung *chuu*” kecup Sooyoung

“Yaaaaa!!!! Unnie kau merebut yang aku miliki unnieeeeee” teriak Seohyun

“Hhahahaha tenang nya Seo makne ku tersayang hanya pipi saja” kata Sooyoung

“Uuuuuu Seokuu sudah lama tidak berjumpah, kau nampak sama saja hahahahha” ejek Hyoyeon

“Hhahahaha unnie ku kira kau akan memuji makne kita” timpal Yoona

“Tidak Yoong, pujianku terlalu mahal ba..” belum sempat Hyoyeon selesai

“Aanyyooong kami datanggg hehe maafkan lama, aku membawakan americano ice untuk kalian”

“woooowww thx Yuri uunieee aku sangat butuh ini aku lelah” ucap makne

“Sama-sama makneku, Yoong apakah kau tidak ingin coffee segar ini?” tanya Yuri

“Tidak, aku butuh makan bukan kopi itu hahahaha” ucap Yoona

“Telfon siapa itu yang berbunyi, angkat palli sangat berisik” ucap Taeyeon

“Kau galak sekali Taeyeon, ini kopi untukmu dan ini *plak* untuk kau tadi mencium Tiffanyku” Yuri menghampiri Taeyeon

“Yaaaa hitaam!!! You wanna die?! Hahahaha, aku hanya mencium nya sebagai tanda penenang karena mengkhawatirkanmu terlalu berlebihan” penjelasan Taeyeon

Disisi lain Yoong menjawab telfonnya jauh dari para member lain..

ON THE PHONE

“hallo, yes krys ada apa?”

….

“ani ani aku tidak sibuk, 3 jam aku latihan nanti aku kabari lagi oke ?”

….

“hmm di tempat biasa saja bagaimana?”

….

“oke aku akan datang tepat waktu krys bye”

ON THE PHONE END

Yoong menutup telfonnya dan berbalik badan untuk menghampiri yang lainnya

 “Kau masih berhubungan baik dengan Krystal eoh?” tanya Sooyoung

“Aaah Iya Soo unnie.. Krystal selalu bercerita tentang keluh kesa nya kepadaku karena sica unnie terlalu sibuk sekarang dengan urusan bisnis nya” ucap  Yoona berusaha dengan sangat santai menjawabnya

“Aku kadang kesal dengan Sica yang mengurus bisnis nya yang belebihan dan meninggalkan kita” timpal Sooyoung

“Unnie sudahlah tidak usah dibahas lagi akan membuka luka lama, Melihat kepada masalalu terlalu banyak tidak baik untuk kesehatan kita unnie kita hidup dimasa sekarang dan masa depan oke” jawab Yoong agak kesal karena Sooyoung sedikit membuka luka lama nya

“Aigoooo sejak kapan  kau menjadi bijak seperti ini, kajja kita latihan” ajak Sooyoung

DISISI LAIN

ON TNE PHONE

“aku menelfonnya tadi unnie dan kata dia dia sedang latihan, dan akan bertemu dengannya beberapa jam lagi di tempat biasa”

“ kau baik sekali krys hehe, aku sangat bersalah pada nya krys karena oppa menjawab nya mungkin dia marah sehingga tidak menjawab telfonku”

“anii unnie dia sedang sibuk karena jadwal nya jangan berpikiran yang tidak tidak lah unnie, unnie ku dengar yuri dan tiffany unnie semakin dekat sekarang, kemarin aku melihat nya sendiri saat di sm bulding”

“ bagus lah krys jika fany sudah bisa melangkah kedepan, aku bahagia jika dia bahagia” rasa nya sesak sekali mendengar ini tuhan, namun kini dia bersama yuri ?rintih jessica dalam hati

“unnie kau belum memberi tahu kepada siapapun tentang kau dengan yoong ? apakah ini bisa membuat keadaan semakin buruk unnie, apalagi yoong disana sendiri tanpa mu unnie?”

“belum krys lagi pula siapa yang akan tahu kami jauh, hanya kau yang tau”

“unnie kembalilah aku rindu padamu”

“yes dongsaeng, i know you miss me, but i miss she hahahaha”

“ yaaa! Kau menyebalkan” *klik* krystal mematikan percakapannya dengan jessica karena kesal

ON THE PHONE END

Diruang latihan SM

“Khaaaahhh lelah sekali ternyata, aku akan mandi terlebih dahulu unnie, tidak apa apa kan aku mandi pertama ?” ucap Yoona

“Baiklah tapi cepat Yoong aku ada jadwal juga hari ini jadi harus segera pergi, kau ada jadwal memang setelah ini ?” tanya Tiffany

“Ada Fany unnie makannya aku ingin duluan” timpal Yoona

“Yoong akan bertemu dengan Krystal hari ini guys hahaha” ejek Sooyoung

“Yaaa Soo unnie kau membocorkannya, awas kau!” ancam Yoona

“Oh ya, untuk apa?” tanya Taeyeon melirik tajam

“Aaaah i..ittuu unnie aku ada project iklan namun aku tidak bisa menghadirinya maka aku meberikannya pada Krystal dan membericarakan pertemuan kami menghadiri suatu acara dengan siwon juga” ucap Yoona

“Dari sekian banyak unnie mu kau memberikan pada krystal, daebaaak” jawab Sunny sambil melirik tajam juga padaku lalu tertawa jahil

“Hhmm karena aku tahu jadwal kalianpun sangat sibuk unnie dan kalian sudah mendapatkan bagian kalian masing masing” tandas Yoona

“Aaaah aku akan pergi mandi sekarang” ucap Yoona lagi

“Hhuft anak itu selalu saja seperti itu jika ingin bertemu dengan Krystal mengapa harus banyak alasan. Aku bahkan ingin ikut sebenarnya karena aku merindukan sosok Sica dalam diri Krystal” ucap Taeyeon

“Yaaa Tae kau mengambil kesempatan dalam kesempitan bukan, bahkan kau sekarang menjadi pedopil karena diam-diam mengincar Krystal” jawab Sunny sambil tertawa mengejek

“Haha kau bodoh pendek, jika ingin ikut kau pergilah dengannya dia tidak bisa menolakmu bukan?” Timpal Sooyoung

“Hey hey kalian itu urusan Yoong dan krystal kalian ributkan seperti tidak bertemu denganya lagi, padahal kita satu agency.. satu gedung, aaaissshh kalian berlebihan untuk menanggapinya” Hyoyeon pergi sambil menarik tangan seohyun pergi keluar

“Tiff apakau baik-baik saja? Apakah kau tidak ingin ikut bersama Yoong untuk bertemu Krystal?” tanya Yuri

“Tidak Yul, untuk apa,benar kata Hyo tadi dan aku sudah ada dirimu disini aku ingin dengamu saja hehehe” Tiffany tersenyum membuat mata bulan sabit nya  namun rintian hatinya berkata mulutku berbicara seperti itu beda dengan hatiku..

“Tiffany unnie aku sudah selesai silahkan, aku pergi sekarang eoh ? aku akan siap-siap di mobil saja. Bye bye *chuu*” Yoona mengecup Yuri

“Yaaaaa! Rusa kau mencium yurieekuuuuu!!!!!!” teriak Tiffany

“Anggap saja seperti tadi kau dicium oleh Taeyeon unnie hahahaha” ledek Yoona

“Yaaa Yoong kau membuatku mati dihadapan Tiffany !!!” Yuri memeluk Tiffany

“Hhahahaha kau pintar Yoong” saut Taeyeon

“I love you Tatae hahahaha” sambil menjulurkan lidah nya

“Yooong kau akan mati jika bertemu denganku lagi” Taeyeon berlari mengejar Yoong

“Apakah aku ditakdirkan bersama denganmu Soo untuk melihat adegan ini ?” lirik Sunny pada Sooyoung

“Hhahahaha aku akan mandi bye bye” Sooyoung berjalan dengan santai

“Yaaaa Soo kau menjengkelkan meninggalkanku melihat dua orang ini berpelukaan, aku ikut!”

Mobil Yoong berjalan menggunakan maps karena hari ini ia membawa mobilnya sendiri, karena ia tidak ada jadwal jadi tidak ada manager oppa yang menemani. Ia menggunakan pakaian yang biasa hanya celana jeans t-shirt putih lalu menggunakan jacket karena diluar lumayan dingin, tidak lupa topi dan kacamata. selama 1 jam ia perjalanan ia-pun menghubungi Krystal..

ON THE PHONE

“Hei kau sudah dimana? Aku 15 menit lagi sampai”

“Aku sudah sampai dari tadi unnie, palli hehehe jangan lupa kau harus wangi dan rapih oke?”

“Hahaha apakah kita akan dating krys? Kau sungguh menggemaskan, kau menggunakan warna baju  apa dan duduk dimana ?”

“Dating with you hahaha palli, warna putih dan duduk di pojok, aku membelakangi pintu karena aku takut ada paparazi hahaha ”

*klik matikan handphone*

ON THE PHONE END

Akhirnya sampai juga Yoong penasaran apa yang akan di katakan oleh Krystal semoga saja bukan tentang Jessica Karena ia masih tidak ingin membahasnya. Yoong menemukan tempat yang dimaksud oleh Krystal tadi kemudian ia menghampirinya

“Heeeiii Krys…..”

Tbc..

Note again:

WAAAH SANGAT PANJANG BUKAN ? HOW? HEHEHE PASTI ADA YANG BINGGUNG KARENA BANYAK POV? TENTU.. AKU JUGA BINGGUNG HAHAHHA

HATI-HATI ALUR NYA MAJU MUNDUR LOH..

LANJUT OR NO? JIKA SEDIKIT YANG KOMEN AKU GAKAN LANJUT. INI DI PUBLISH YA KARENA DARI PADA UDAH DITULIS TAPI GAK DI SHARE? HAHAHA.

Ini ngeditnya 4 jam full.. hehe karena aku nulis ini sebelum kenal sama karisma dan udah beberapa kali juga aku tawarkan ke beberapa wp, bahkan  ada yang  udah pernah di publish juga di wp orang dan aku makasih banget sama beliau yaitu mr F huhu yang sekarang udah gak kontekan lagi huhu. Tapi ini aku edit lagi walaupun gakakan sebagus tulisan dan seenak dibaca tulisnya karisma hehe dia jago banget yha gais hehehe aku belajar banyak sama dia walaupun kurangnyapun banyak..

Tapi.. sejujurnya aku ingin kalian membaca fanfict milik aku dengan gaya dan bahasa dari tulisan aku sendiri loh terlepas dari rasa nyaman engga nya untuk dibaca hehe..

Oh yaaaa EX bentar lagi udahan hehehe tinggal 1 atau 2 part final lagi nih hehehe. Tau gak? Aku sama karisma sampe debat hmm engga sih lebih tepatnya adu argumen tentang endingnya karena kan di final itu ada campur tangannya karisma jadi kaya pengabungan cerita dan ide aku sama dia hahaha. Terlepas dari itu kami baik-baik saja. Dan akan mencoba membawakan final EX sebaik mungkin. So stay tune gaisJ

Iklan

62 pemikiran pada “Throwback and future

  1. Lidahku kelu….,
    hatiku pilu…..
    Entah kapan ku harus menunggu….
    dan berada disisimu…..
    Kubutuh kepastian….,
    bukan kepura-puraan…..
    Kubutuh jawaban…..,
    bukan alasan…..
    Kamu yg kucintai…..,
    tapi kamu tak mengerti…..
    Hingga aku pergi…..
    dan mungkin tak kembali…..

    Alur ceritanya maju mundur maju mundur cantik cantik (syahrini kali ah)wkwkwk😅
    Kenapa ada mahluk namek yg bernama KONTENER sech di cerita ini,eh Salah Salah maksudnya KWON TYLER
    (Sengaja tuh nulis namanya salah biar klw ada yg baca coment gw bisa senyum,idih PD abis wkwkwk😃)✌

  2. Wahhh sprti nya flashback tntgg snsd dulu hehhehe .. bnyk couple nya tpi jdi bgung .. apa yoong dan sica couplean ato lain .. soal nya di trakhir krys bilng apa sica gk mw ngomongin hbgn dy sama yoong .. and ternyata yulti ada rasa sama sica … sepertinya sica jg bgtu .. tpi knp gk jadiian .. and trs knp bsa sica ama kwon kyk dating ajah … aduuhhh penasaran thor soal nya yoong gi ngambek sama sica heheheh di lanjutin ajh ya … ^^

  3. ehh,, lanjut thor 😀 hehe,, itu cabangnya banyak, sempet ribet cernanya tapi ahh,, suka. jd lucu klo inget sstu.. hehe jessi laris disini anpe bingung. berarti nih, jessi sempet ama yuri, tp jessi sempet ma fany juga, trz dket ama yuri skrg krn putus dr jessi, dlu fany pernah fan taetae, skrg dah ama yuri tp yuri msh inget jessi, fany juga suka rindu jessi. nah udh ma tyler kok jessi ama yoon juga. hehe,,, kyakna perlu lanjut thor sih bingung.
    yang lalu biar lalu,, ckup yg skrg jd masa depan aja. dari pd bingung toh msh akrab baikan semua ama mantan sebenernya wlupun ada jarak. gengsi ya kadang bikin ribet mo ngomong 🙂
    mksh,, buat semua author yg nulis disini.

  4. Lanjut thor lanjut thor seru banget nih ceritanya,
    Ini ada cinta segi berapa ya?? *banyak
    Udah lh pokok d lanjut ya thor ceritanya 😘😘😘

  5. Aaakkk yg ditelpon hara yurie ternyataaa 😩 kirain fany huh. Jadi jadi jadiii sica ini suka sama yuri sama fany? Tapi sekarang sama yoong? Omg dia kaya nyari cinta tapi sebenernya udah tau siapa pemiliknya. Eeerrr fany nomor satuuu

    Suka banget nih tiffany banyak yang sayang pricess akuuu 😘 tapi kok dia juga setengah sama yuriii duh ini harusnya bisa JeTi yaaa 😍 omg ingin sekali lanjuuuuttt jangan kasih kendor thor. Wkwkwk
    Agak bingung krna banyak cinta segitigaempatlima nya thor 😹 tapi tetep ngerti kooooo

  6. Boleh percaya atau enggak.. Ini ff pernah aq share di wp ku.. Waktu itu ada sseorang yg nitip ini ff… Dan udh aq update di wp.ku
    Ga nyangja skrg dia jdi author hebat yg tulisannya sllu aq tunggu.. Pdhal aq sendiri stop ga jalan”
    Siappun kamu.. Hy dde.. Selamat ya udh jd orang hebat skrg.. 🙂 km ketemu wp yg bagus yg siap nampung ff mu.. G kaya wp ku yg sepu pengunjung.. Jd ff mu ga jalan. 🙂 sekali lagi selamat ya.. 🙂 *bow biian oppa

      • Yepp itu d wp ku . waktu itu sama sama baru brlajar.. Jd aq buka wp baru dan dia nitip. Tp tryata dia malah yg sukses dluan ya.. Ahahahaha.. Salam kenal dah buat kamu 🙂 cz klo aq knal nya sama kk risma ajjah sii yg suka chat di email. Bilang ke MJ Dpt salam dr bii gtu ya…

    • Halo oppa.. Apa kabar? Hehe.. Makasih byk yaa. Emm ayo dong lanjutin nulisnya hehe jgn lelah buat komen yaa ttp tunggu juga cerita yg akan aku, atau author lain disini bWaka hehe
      Mhn bantuannya 😉

      • Baik dde.. Cieh cieh yg skrg udh jd author oke bin kece.. Oppa bagi pin donk. Kirim ke email oppa ajjh ya.. Atau no oppa 083804451723 ya .. Udh lama bgt kan g chat?? Mau oppa kepoin wkwkkw ceritamu kerren . cb kalo qm g update ini.. Aq g bakal tau klo ini kmu.. Yg diem diem sllu aq bca ff nya.. Wkwkwkkw 😀

      • cieee reunian wkwkwkwk
        kaka dedek ya kalian :p
        makanya mas F jgn baca dalam diam mulu, cukup mencintai aja dalam diam mah wkwkwkwk
        Ciee kopisusuMJ punya kaka.. dede emesh ya km kopisusuMJ? wkwkwkwkk

  7. Oh fanny sebenarnya siapa yg ada di hatimu ckck
    Sakit banget pas bagian yuri,😥 adakah cinta yg sebenarnya untuk yuri
    Poor yuri 😢

  8. Ceritanya menusuk banget, sumpah pengen tau kelanjutannya trus harapannya jeti couple bertemu, gue naik darah terus klo denger nama tyler apalagi klo deket ama sica, semoga sica ketemu ama fany dan berakhir dengan jeti couple…Klo bisa.😝😝

  9. Wuahhh daebakk cinta segi banyak, sica yg cinta ama fany tp berhubungan juga ama si jidat lengar dan juga ama yoong.yuri yg juga cinta ama sica tp tau klo sica cinta fany dan dy sendiri sekarang berhubungan ama fany. Cinta yg bikin rumit. Gw juga kurang yakin diawal cerita sica nyebutin nama kwon itu buat yuri apa buat si jidat lengar dan disini gw ngerasanya semuanya ngePHP-in orang lain aja wkwkwk

  10. Hhmmm tbvh agak membingungkan ya dgn pov dr tiap karakternya, terus aku sih ngerasanya tiap paragraf kurang berkesinambungan, alurnya terkesan buru2 ngejelasinnya.
    Pemilihan katanya jg msh kurang enak dibacanya padahal ceritanya sih fine2 aja, EYD nya lbh diperhatikan aja biar dibacanya lbh pas. Gitu aja sih kritik dr aku.
    Maaf ya kalau kebanyakan kritiknya. Intinya terus nulis. Bow~

  11. Banyak banget couplenya , bingung milihhh nya hehhehe . tpi suka banget pairingnya dsini . fighting !! Dtgg kelanjutannya ya . heheheh

  12. Apa tidak apa-apa aku mengatakan bingung thor? ㅋㅋㅋㅋㅋㅋ
    Yul masih ada rasa² luv gtu ke Sica?
    Sica ke Pani itu mantanan? ato bff biasa?
    Teye luv sica?
    pani luv ke teye plus sica? Tapi di satu sisi pani dan yul sudah berhubungan?
    Ok satu lagi yoong dan njess pacaran? Terus si mas teler? 😂😂😂😂😂

    Ok mungkin di part² selanjutnya kebingungan ku akan terjawab kkkkk

    Untuk ff EX i’m so excited awwwwww 😍😍😍😍
    Endingnya yoonfany happy end togedahh atuh lah 😂😂😂 *maksa

  13. Alur nya maju mundur cantik..agak bingung he..he..
    But its ok la..butuh “kefokusan” buat bacanya 😉
    Agak buka luka lama bacanya sedikit nggak rela 😢😖(apalagiadasilaler) 😤
    Tp bener kata si yoong kita hidup bukan di masa lalu,tp dimasa kini dan masa depan..(aduh si rusa bijak sekali kamu nak) 😊😉😋
    Jd intinya harus move on jangan liat ke belakang ..boleh liat ke belakang untuk jd pelajaran ke masa depan tp jangan kelamaan nnt “terperangkap” krn terlalu asik atau terlena (bingung juga komen apa ya aku he..he..)😊

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s