Missing my Happiness

1012611_663304327017858_1790237755_n

written by Coffee22MJ

“Hey aku merindukanmu..”

“…”

“Kenapa kau diam saja?”

“…”

“Apa kurangnya pengorbananku untuk dirimu?”

“…”

“Apa hubungan kita akan berakhir seperti ini?”

“…”

“Jangan diam saja. Diammu bukan jawaban untukku saat ini”

“…”

“Hey! Jangan membuat diriku kesal”

“…”

“Tiffany Hwang.. aku mohon jangan lakukan ini kepadaku. Jangan siksa aku dengan sikap diammu”

“…”

“Aku mohon luapkanlah semuanya kepadaku jika membuatmu lebih baik. Jangan diamkan aku seperti ini, makilah aku agar membuat diriku lebih baik. Aku akan selalu belajar dari kesalahan Tiff”

“…”

“Taukah kau berbulan-bulan sejak kejadian itu aku tersiksa? Kau bilang kau hanya akan meninggalkan mereka. Namun nyatanya? Kau juga meninggalkanku! Dan kini aku hanya ingin penjelasan darimu namun kau pun tetap diam saja?”

“…”

FLASHBACK

On the phone

“Jessiee”

“…”

“Jessie.. apa kau disana? Hallo?”

“Ya aku disini Tiff.. ada apa menghubungiku malam-malam seperti ini?”

“Haha tidak apa-apa aku hanya ingin menanyakan sesuatu kepadamu”

“Tentang?”

“Tentang Taeyeon..” *DEG* Jessica sedikit menelan ludahnya ketika mendengar Tiffany berbicara

“Ada apa dengannya?”

“Dia bercerita apa saja kepadamu?”

“Hmm banyak..”

“Apa saja?”

“Kenapa? Kau menyukainya?”

“Tentu Tidak Jessie!!! Jangan gila! Umurku dengannya berbeda jauh!”

“Haha.. kau terlalu memberinya harapan kalo begitu?”

“Harapa apa sih Jess? Aku hanya baik kepada semua orang?”

“Oh ya? artinya hanya dia yang berharap lebih padamu?”

“Yaps kau benar hahaha”

“Lalu mengapa kau meresponnya berlebihan?”

“Berlebihan bagaimana?”

“Hmm anjing yang dia berikan? Kau selalu mempostingnya”

“Itu sebagai tanda ucapan terimakasihku”

“Hmm”

“Lalu? Apa dia bercerita jika dia menyukaiku?”

“Ya aku pikir malah kalian sudah resmi jadian”

“GILA! TIDAK AKAN PERNAH!”

“Wow?”

“Jessie jangan bicarakan yang tidak mungkin, asal kau tau saja daddyku tidak akan membiarkan aku memiliki kekasih. Dan aku bukan tipe orang yang mudah menyukai seseorang. Aku lebih senang lajang”

“Oooh.. oh ya dia mengajakmu bertemu? Dia mengajakku jalan dan dia mengatakan jika kau ada juga. Apa itu benar?”

“Ya kau harus ikut Jess..”

“Baiklah”

“Jess.. aku mohon bantu aku untuk menjauhkan dirinya dariku. Beritahu secara perlahan jika aku tidak bisa bersamanya”

“Oke akan aku beritahu besok.. sekarang saatnya tidur bukan?”

“Hmm kau benar. Selamat tidur Jessie muaaah”

“Jih hahahaha”

On the phone end

.

.

.

“Jessie tolong jangan biarkan aku diantar pulang terkahir bersamanya.. aaaa aku mohon kau pulang terakhir setelah aku”

“Bagaimana bisa Tiff? Jalurnya aku terlebih dahulu yang sampai”

“Aaahhh!!! Kau kenapa segala harus ke acara ulangtaun Yuri!”

“Hahaha aku tidak bisa tidak hadir karena sudah janji hehe maafkan aku”

“Ah pokoknya kau harus bilang untuk mengantarkanku terlebih dahulu kerumah!”

“Hmm baiklah.. asal kau duduk disampingnya saat nanti didalam mobil ya?”

“Baiklah..”

Sesampainya didalam mobil benar saja Tiffany duduk disamping Taeyeon. Dan Taeyeon yang mengendarai mobilnya

“Tae antarkan dulu Tiffany. Baru antarkan aku ke acara ulangtaun Yuri”

“Hmm mutar? Aku rasa lebih baik kearahmu dulu baru kita ke Tiffany”

“No.. aku ingin cepat pulang Tae..”

“Baiklah Tiff”

Mobil mulai melaju dijalanan dan memasuki Tol, namun siapa sangka jika ternyata..

“Aaah nampaknya kita harus ke acara dulu Yuri karena ini jalanan memang searah. Bagaimana ? aku mengantar Jessica lalu mengantarmu pulang?”

“Baiklah tidak apa..”

Sesampainya di acara Yuri, Jessica langsung pamit untuk segera masuk kedalam dan meninggalkan mobil Taeyeon. Namun tanpa ia sadar jika kado yang sudah ia persiapkan tertinggal didalam mobil Taeyeon.

“Oh shit!!!” runtuk Jessica

On the phone

“Tiff!! Dimana? Oh my! Kau lihat ke samping kananmu. Ada box kecil?”

“Yaa?”

“Itu kado Yuri… dan ada coklat untukmu”

“Oke aku akan memutar balik!”

“Tidak.. tidak.. tidak untukmu saja semuanya”

“Sungguh?”

“Yaa untukmu saja… bye”

On the Phone end

.

.

.

On the chat

T : Hiii.. apa kau besok sibuk atau free?

J: Why?

T: Temani aku pergi bersama Taeyeon dan teman-temannya

J: Kenapa harus aku?

T: Mau tidak mau kau harus menemaniku

J : Tidak

T: Ayolah

J: TIDAK

T: Bye

J : Aku memiliki jam kuliah pukul 8 sampai 10 pagi

J: Pukul berapa acaranya?

T: Siang atau sore

T: Jadi kau akan ikut besok?

J: Mobil pasti penuh jika aku ikut

T: Teman Taeyeon menunggu disana

J: Akan aku pikirkan lagi, jangan berharap banyak

J: Apakah aku boleh mengajak teman?

T: Terserah

J: Baiklah itu jawaban Tidak boleh hehe

T: Aku bilang terserah bukan Tidak boleh

J: Jadi aku boleh membawa temanku?

*No opened chat*

Gadis itu menghela nafasnya ketika Pesan teks yang ia kirim tidak mendapat tanggapan bahkan tidak dibuka. Kemudian ia membuka pesan kembali dan mengetik salah satu nama temannya

J          : Taeng

TY      : Ya?

J          : Apakah besok kau akan pergi bersamanya?

TY      : Ya.. apa kau mau bergabung?

J          : Ya dia mengajakku

TY      : Oh baiklah bergabung saja

J          : Baiklah aku akan menyimpan motorku di stasiun lalu aku menggunakan kreta untuk bertemu dengan kalian, hmm apakah boleh aku ikut bersama dimobil kau saja?

TY      : Tentu. Aku akan menjemputnya terlebih dahulu

TY      : Mungkin aku akan bertamu kerumahnya juga

J          : Apa kau yakin?

TY      : Ya.. apa kau lupa jika aku memberikannya surprise tengah malam

J          : Oh ya.. see you.

On the chat END

Jessica mencoba untuk tenang namun tetap saja hatinya gundah karena perbuatan bodohnya untuk mengajak salah satu temannya, ia tau jika Tiffany tidak menyukai ini dan pasti mood Tiffany sangat buruk. Sudah pukul 4 pagi namun ia belum juga bisa memejamkan matanya sampai pada akhirnya ia memaksakan untuk tidur karena 2 jam lagi ia harus bangun untuk membersihkan diri dan bersiap pergi ke kampus. Alarm pun berbunyi pukul 6 pagi, ia langsung bergegas mempersiapkan dirinya untuk pergi kekampus. Pukul 7 pagi ia sudah siap untuk pergi kekampus karena perjalanan menuju kampus hanya membutuhkan waktu 1 jam perjalanan, ia mengendarai sepeda motornya karena ia tidak bisa menggunakan mobil milik orangtuanya sebelum ia menyelesaikan kewajibannya untuk lulus dari universitasnya. Sesampainya dikampus ia segera membuka handphonenya sambil berjalan menuju kelas

ON THE CHAT

J : Hey bangun lah

J: Hmm maafkan aku nampaknya aku tidak akan bergabung

J : *tear*

On the chat END

Jessica sampai dikelas nya suasana kelas sudah ramai dan bangku sudah terisi penuh hanya tersisa satu bangku kosong didepan tepat di depan meja dosen, iapun mengambil bangku tersebut untuk duduk dan mengeluarkan handphonenya kembali.

On The CHAT

J          : Taeng aku akan membawa temanku

TY       : Mobilku tidak cukup

J          : What?

TY       : Ya teman-temanku ikut bersamaku dimobil mobilku hanya cukup untuk 6 orang

J          : Baiklah aku tidak akan berangkat. Kalian saja

TY       : Bergabunglah, Tiffany sudah meminta kepadaku agar kau ikut bergabung bersama kita. Aku menunggumu di mall S

On the chat END

Tanpa membalas chat Taeyeon, Jessica langsung menaruh handphonenya karena dosennya sudah memulai pelajaran untuk hari ini. 2 jam pelajaranpun berakhir dengan berat hati ia melangkah bersama teman kampusnya untuk menemani mereka makan siang, walaupun belum waktu makan siang namun 2 jam cukup menguras pikiran sehingga mereka memutuskan untuk pergi ke tempat makan. Dengan langkah lunglai Jessica berusaha dengan sebaik mungkin untuk memperbaiki moodnya yang kacau

“Kau yakin akan pergi bersama mereka?” Tanya Yuri

“Cepatlah pesan makanmu. Aku pesan satu lemon tea” pinta Jessica

“Sica.. sudah keberapa kali kau harus menahan sakitmu dengan berpura-pura setuju dengan hubungan mereka?”

“Ya aku harus bagaimana lagi selain menjadi yang terbaik untuknya?”

“Cukup menolak satu permintaannya tidak akan membuatmu buruk dimatanya”

“Yul.. kau tidak mengerti”

“Buatlah aku mengerti”

“Aku berangkat, bye!!!” ucap Jessica sambil beranjak dari tempat duduknya

“Ya!!! aku belum menyelesaikan makanku Jessica Jung!!!” teriak Yuri

Jessica hanya tersenyum sambil sedikit berlari kecil menuju sepeda motornya, ia memakai helm dan jacket yang ada di bagasi motor dan mulai menyalakan mesin motor. Yuri hanya menatap kepergian temannya tersebut dengan tatapan yang sulit diartikan, karena Yuri sangat tau pengorbanan sahabatnya tersebut untuk orang yang selama ini ia idolakan. Dengan pikiran yang tidak menentu Jessica membawa motornya menuju parkiran stasiun yang ada dikotanya, ia sangat kesal karena rumahnya berbeda kota dengan Tiffany dan Taeyeon yang memiliki rumah di wilayah pusat kota sedangkan ia di pinggiran kota yang mewajibkan ia harus menggunakan kreta sebagai transportasi paling cepat untuk sampai di pusat kota. Sesampainya parkiran stasiun ia melepaskan jacket dan helmnya lalu menyimpannya dengan rapih dan mulai berjalan menuju antrian pintu masuk kedalam, ia sesekali melirik jam tangannya karena waktu hampir menujukan siang bolong, ia mulai memasuki gerbong dan memilih tempat duduk paling nyaman untuk dirinya sampai akhirnya ia menemukan bangku yang cocok untuk dirinya tempati, ia merogoh saku celananya untuk mencari mp3 player yang ia bawa untuk menemaninya selama 1,5 jam dalam perjalanan kepusat kota. Kretapun berangkat, hari ini cukup sepi walau hari kerja karena ini adalah jam dimana para pekerja sudah didalam kantor dan sibuk dengan pekerjaan mereka, namun ternyata sudah beberapa stasiun dilewati kretapun semakin padat sedikit demi sedikit yang akhirnya memaksa hati nurani Jessica untuk memberikan tempat duduknya kepada nenek yang lebih membutuhkan dan ia memilih untuk berdiri sambil mendengarkan music. Tidak terasa 1,5 jam pun terlewati, ia turun dari kreta tersebut dan berjalan menuju angkutan selanjutnya untuk bertemu dengan taeyeon disalah satu mall yang sudah dijanjikan, ia menggunakan taxi yang hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk sampai ke tempat tujuan, ia menyimpan mp3 nya dan mengcheck handphone miliknya dan memberi tau Taeyeon bahwa ia hampir sampai ditempat tujuannya. Jessicapun turun dari dalam taxi dan berjalan menuju tempat yang sudah di janjikan, ia memasuki mall tersebut dan mencari Sb untuk menemui Taeyeon, tidak butuh lama akhirnya ia sampai. Taeyeon bersama ketiga temannya yaitu Sooyoung, Hyoyeon dan Sunny, Jessicapun memperkenalkan dirinya kepada ketiga temannya tersebut. Beberapa kali Jessica sering mendengar nama Sooyoung karena ia lah yang mengetahui jika Taeyeon menyukai Tiffany.

“Kau mengendarai mobil apa?” tanya Jessica

“Hmm mobil yang kemarin” ucap Taeyeon

“Apa? Kau yakin? Itu mobil hanya untuk 4 orang Taeyeon. Jangan bercanda” panik Jessica karena ia tau jika Tiffany tidak akan menyukai ini

“Cukup Sica, aku pernah membawa 4 orang dibelakang dan itu memiliki porsi tubuh 2 kali lebih besar dari pada kalian” elak Taeyeon

“Aku akan menyewa mobil online saja jika seperti ini. kita bertemu ditempat yang telah dijanjikan” pinta Jessica

“Sudahlah Sica jangan berlebihan, kau harus ikut kerumah Tiffany” ucap Taeyeon

“Taeng.. Tiffany tidak akan menyukai ini” eluh Jessica

“Sudahlah, kita berangkat 10 menit lagi, Tiffany baru bangun dari tidurnya” jelas Taeyeon

“Hmm”

“Kau tidak membalas pesanku tapi kau membalas pesannya Tiff” ucap Jessica dalam hati

Taeyeon sibuk memainkan handphonenya, sedangkan ketiga temannya sedang asik mengobrolkan hal-hal yang mereka ketahui, sedangkan Jessica hanya diam memperhatikan semuanya disana, ia mencoba untuk bergabung mengikuti arah obrolan ketiga teman Taeyeon namun gagal. Akhirnya Jessica hanya diam untuk menjaga moodnya, sampai akhirnya Taeyeon mengajak pergi menjempu Tiffany. Membutuhkan waktu setengah jam untuk sampai kerumah Tiffany, sesampainya disana Tiffany belum terlihat keluar rumahnya, rumah Tiffany bukan rumah biasa, ini merupakan perumahan mewah di sana, rumahnya bak istana yang megah dan dihalamannya terparkir 4 buah mobil yang sedang terparkir, Sunny, Sooyoung dan Hyoyeon karena pengap didalam mobil, disusul oleh Taeyeon yang menunggu didepan pintu garasi mobil, ternyata didalam garasi ada 2 mobil lagi, sudah dapat dibayangkan betapa kaya rayanya seorang Tiffany dan dia harus berdesak-desakan bersama ketiga teman Taeyeon didalam mobil, raut wajah Tiffany sulit diartikan ketika ia keluar rumah dan memasuki mobil

“Apakah kalian janjian untuk memakai pakaian sama hari ini?” tanya Taeyeon memecahkan keheningan

“Tidak” jawab Jessica singkat

“Bagaimana jika aku memesan kendaraan online saja?” tawar Jessica

“Hmmm” tidak mendapatkan respon dari Taeyeon yang hanya mengdehemkan suaranya

Tiba-tiba tangan Tiffany memegang pundak Jessica dan meremasnya, yang mendandakan jika ia tidak suka dengan  ide yang diberikan Jessica. dan Jessicapun menyerah karena mencoba yang terbaik untuk Tiffany namun gagal

“So kita akan kemana?” tanya Jessica

“Tanyakan kepada Tiffany” jawab Taeyeon namun tidak mendapat respon dari Tiffany yang sedang sibuk memainkan handphone

“Tiff” panggil Taeyeon sambil melihat kearah belakang menggunakancermin yang disediakan untuk melihat ke kursi belakang, sangat terlihat Jelas jika Tiffany sedang sibuk denga handphone nya

“Tanyakan saja kepada wanita yang sedang memainkan handphonenya dibelakang. Bisakah kau menaruhnya dulu Tiff?” pinta Taeyeon

“Kau posesif sekali Taeng” ucap Jessica

“Tiff!” panggil Taeyeon

“Terserah padamu saja Tae” ucap Tiffany singkat

Suasana didalam mobil sudah tidak enak dan hawanyapun sangat kaku karena kejadian tersebut. Jessica mencoba untuk senyaman mungkin untuk tidur didalam  mobil karena suasana yang sudah tidak enak, selama perjalanan terdengar dengan samar-samar jika suasana sudah mulai mencair dan Jessicapun terbangun dari tidurnya dan melihat kearah jendela matahari sangat terik, ac didalam mobil sangat tidak terasa sangat terbayang bukan bagaimana kondisi Tiffany dibelakang. Sesampainya ditempat yang dituju, Taeyeon memarkirkan mobilnya dan semuanya turun, Jessica menghampiri Tiffany

“Raut wajahmu jangan seperti itu” bisik Jessica

“Badmood”

“Yaa aku tau kau badmood tapi kontrol raut wajahmu itu” ucap Jessica lagi

“Jadi kita akan makan dimana?” tanya Taeyeon

“Hmm aku ingin makan ice cream” pinta Tiffany

Akhirnya semuanya memasuki kedai ice cream namun sayang karena yang diinginkan oleh Tiffany tidak ada disana, icecream sold out akhirnya semuanya keluar dari sana. Tiba-tiba Tiffany mengandeng tangan Jessica

“Hmm aku badmood saat ini untung saja kau ikut” ucap Tiffany sambil tersenyum

“Haha apa maksudmu?” tanya Jessica

“Hari ini adalah hari terakhir aku bertemu dengan mereka aku tidak ingin bertemu lagi kecuali ada event pekerjaan” ucap Tiffany

“Apa???!” sepontan Jessica kaget

“Sttttttt”

“GILA” ucap Jessica keras

“Jessiee!!! Shut up!” pinta Tiffany sambil mengandeng terus tangan Jessica

“Apa kalian ingin minum?” tanya Jessica

“Soju sound good” ucap Taeyeon yang sudah mulai badmood

“Kajja!!!” ucap Tiffany

Semuanya memasuki kedai beer dan mulai memesan, namun Tiffany tidak memesan minuman hanya memesan air mineral dan salah satu menu dessert icecream karena memang ia menyukai icecream. Posisi duduk dipojok dekat sebuah kaca besar dan ternyata semakin siang matahari semakin menyinari dan menuju kearah bangku Jessica, Taeyeon dan Hyoyeon. Di hadapan Jessica ada Sunny sebelah Jessica ada Taeyeon dan dihadapan Taeyeon ada Tiffany, sedangkan dua pojok ada Hyoyeon disamping Tiffany dan di hadapan Sooyoung.

“Bagaimana pekerjaanmu Tae?” tanya Tiffany

“Ya aku masuk shift malam”

“Oh aku kira kau bolos hanya demi aku haha” canda Tiffany

“Aku akan membeli rokok” ucap Hyoyeon

“Aku join” ucap Sooyoung

Keduanya pergi membeli rokok dan mulai menyalakannya, Tiffany mengeluarkan vaping nya karena Tiffany tipe orang yang tidak menyukai rokok, ia lebih menyukai vaping dengan rasa mint stoberi. Taeyeon tidak merokok maupun vaping karena tuntutan pekerjaannya dan sepertinya dia tidak menyukai, sedangkan sunny masih belum cukup umur dan tidak melakukan itu karena orangtuanya yang sangat protective

“Kau tidak mau Jess?” tanya Sooyoung

“Aku tidak merokok” ucap Jessica

“Serius?” tanya Tiffany tidak percaya

“Sungguh?” timpaal Hyoyeon

“Ya aku tidak suka karena bau” ucap Jessica

“Aaah aku akan pindah duduk disamping Sunny, aku tidak menyukai matahari” ucap Jessica

Jessicapun pindah tempat duduk disamping Sunny yang otomatis hanya terselisih 1 orang dengan Tiffany. Jessica menyenderkan Tubuhnya disofa tersebut dan memainkan handphonenya, tiba-tiba Tiffany menyondorkan vapingnya kepada Jessica

“WHAT ARE U DOING TIFF, ITU BEKAS MULUTMU” runtuk Jessica dalam hati yang masih melirik kearah tangan Tiffany yang memberikan vaping

Tanpa mengeluarkan satu kalimatpun Jessica menolak vaping tersebut dengan mengeserkan vaping yang diberikan Tiffany menggunakan tangannya, namun siapa sangka Tiffany malah menjatuhkan vapingnya dan memegang tangan Jessica, dengan sekuat tenaga Jessica mengkontrol hatinya dan detak jantungnya yang mulai tidak terkendali, perlahan tapi pasti Jessica melepaskan tangan Tiffany namun Tiffany mencolek Pinggang Jessica sambil tersenyum dan meraih tangan Jessica kembali dan menariknya di balik punggung Sunny keduanya bertemu dan bertatapan

“Aku tidak menyukai penolakan Jessie” bisiknya sambil tersenyum

“Sorry” lirih Jessica

Tiffanypun melepaskan tangannnya di Jessica. Taeyeon sangat terlihat jelas termakan oleh api cemburu dengan melihat adegan tersebut

“Hmm Tiff antarkan aku kekamar mandi” Pinta Jessica

“Tunggu sebentar lagi aku juga ingin kekamar mandi” jawab Tiffany

Beberapa menit menunggu namun Tiffany masiha asik menghisap vaping yang ia miliki

“Aku ingin kekamar mandi, ada yang ingin ikut?” ucap Sooyoung

“Aku” ucap Sunny

“Aaah tadi bukannya ada yang ingin kekamar mandi juga?” tanya Sooyoung

“Aku? Tunggu sebentar” ucap Jessica lalu mempesiapkan tisu yang akan dibawa olehnya

Jessica akan beranjak dari tempat duduknya namun tangan Tiffany mencegahnya

“Jess nanti saja bersamaku, kalian duluanlah” pinta Tiffany

Dan Jessicapun duduk kembali dan memainkan handphonneya sampai keduanya kembali dari toilet namun Tiffany tidak mengajak Jessica ketoilet juga padahal Jessica sudah tidak tahan

“Yaa Hwang apa kau tidak ingin kekamar mandi sekarang?” tanya Jessica kesal

“Hmm kajja haha” ucap Tiffany

Keduanya sampai kedalam toilet

“Aaah aku badmood, apakah bisa kita pulang ?” ucap Jessica

“Baiklah” ucap Tiffany

“Ah ya Jessie besok aku akan pergi bersama Yoong rasanya seperti kupu-kupu berterbangan di perutku” ucap Tiffany

“Sungguh? Aaah kau sungguh beruntung”

“Aku kadang menyesal menolaknya pada saat itu dan saat ini aku rasa aku menyukainya” lirih Tiffany

Keduanyapun memasuki toiletnya masing-masing

“Tiff apakah kau tidak takut gelap? Ini cukup gelap dalam toilet”

“Hmm aku lebih suka gelap-gelapan” canda Tiffany

“Apa kau sudah selesai?”

“Yaa sudah”

“Cepat sekali Tiff”

“Tiff”

“Yaa Jessie aku disini”

“Wait”

“Okay”

Jessicapun keluar tiba-tiba pintu masuk kedalam toilet terbuka dan seseorang berlari masuk kedalam toilet

“Siapa?”

“Sooyoung” ucap Tiffany

“Soo apa kau ingin kami tunggu?” tanya Jessica

“Kajja Jess biarkan saja” ucap Tiffany sambil meninggalkan Toilet

Berbeda dengan Jessica yang menunggu Sooyoung keluar dari dalam Toilet namun tidak keluar juga akhirnya Jessica meninggalkan Sooyoung juga. Ia menghampiri Taeyeon yang sedang berseda gurau bersama Tiffany, Jessica memilih duduk disamping Taeyeon dan berhadapan dengan Tiffany. Posisi duduk nya yaitu Hyoyeon, Sunny, Tiffany lalu Sooyoung yang baru saja datang dari toilet, kemudian dihadapan mereka ada Taeyeon dan Jessica.

“Aku lapar. Bagaimana jika makan suop kimchi dipinggir jalan? Aku tau tempat yang enak” tawar Taeyeon

“Aaaah benar, sepertinya Kimchi Soup enak” ucap Tiffany

Jessica nampak kaget dengan respon yang diberikan Tiffany, ia langsung melihat kearah Tiffany dan menatap nya.

“Kajja, aku akan meminta Bill dulu” ucap Taeyeon

“Aaaah aku rasa aku akan langsung pulang, antarkan aku pulang lalu kau makanlah bersama yang lainnya” ucap Tiffany lagi

“Ini billnya” ucap salah satu pelayanan memberikan billnya

Taeyeon membuka Billnya dan 650.000 rb yang harus dibayarkan, namun tidak mendapatkan respon dari Hyo, Soo dan Sunny mereka fokus kepada obrolan mereka. Taeyeon nampak kebinggungan dengan Bill yang sudah ada di tangannya

“Bagaimana ini Jess?” tanya Taeyeon

“Apa nya yang bagaimana?” tanya Jessica lagi

“Hyoo maaf tolong ambilkan tasku” pinta Jessica dan mengambil dompet didalam tasnya dan mengitung jumlah yang harus ia bayarkan

Namun tiba-tiba ponsel Jessica berdering

YURI CALL

Jessica tersenyum dan segera beranjak dari tempat duduknya

“Mulai lah orang sibuk” ucap Tiffany

Jessica meninggalkan teman-temannya dan menjauh untuk menjawab panggilan masuk dari Yuri. Beberapa menit ia berbincang dengan Yuri, Jessicapun kembali namun siapa sangka jika Bill nya belum juga di bayarkan oleh Taeyeon. Entah kenapa pada hari itu Taeyeon tidak mampu membayar Bill yang jumlahnya hanya setengah harga dari yang biasanya ia keluarkan ketika ia membayar makanan untuk teman-temannya.

“Jess bagaimana jika Bill ini kita bayar bagi dua?” tanya Taeyeon

“Apa?” tanya Jessica

“Ya bagaimana lagi” ucap Taeyeon

“Baiklah” lirih Jessica

Ia mengeluarkan beberapa uang dan memberikannya kepada Taeyeon, Taeyeonpun langsung beranjak dari tempat duduknya dan membayar bill tersebut

“Kemana Taeyeon?” tanya Tiffany

“Kasir” jawab Jessica singkat dengan raut wajah yang sulit di artikan

Sesampainya Taeyeon kembali, Jessica langsung mengambil tasnya dan beranjak dari bangku untuk pergi pulang. Tiffany menyusul dari belakang namun tidak ada percakapan selama berjalan kearah mobil. Hanya beberapa kali penyelamatan yang Jessica lakukan ketika Tiffany berjalan ke arah tengah dan hampir terserempet oleh mobil. Sesampainya didalam mobil semuanya hening, Taeyeon mengendarai mobil dan disampingnya ada Jessica

“Jadi kita kemana?” tanya Jessica

“Makan” ucap Taeyeon

“Tidak. Antarkan aku pulang dulu” tolak Tiffany

“Aku lapar Fany-ah” ucap Taeyeon

“Tidak! Pokoknya antarkan aku pulang terlebih dahulu!” tolak Tiffany lagi

“Fany-ah ini sudah masuk jalanan menuju tempat makan tersebut aku tidak tahu kita bisa putar arah atau tidak” kesal Taeyeon

“Aku tidak mau tau” ucap Tiffany

“Sudah sudah. Lihatlah maps mu Tae kita pasti bisa putar arah” ucap Jessica yang menyadari bahwa kondisi keadaan didalam mobil sudah memanas

“Ya kau benar. Ada namun jauh” ucap Taeyeon

Tidak ada percakapan selama perjalanan dan sampai ke pintu gate keluar untuk Tol

“Jess, uang recehku habis”

“Aaah pakai saja card-ku”

Jessica memberikan card miliknya untuk membayar exit tol, namun ternyata Taeyeon memilih memasuki Tol lagi untuk kerumah Tiffany. Namun ternyata kesalahan fatal karena putar arah tadi membuat jalur menuju kearah rumah Tiffany menjadi panjang dan beberapa kali Taeyeon meminjam card milik Jessica. Tiffany terlelap tidur dibangku belakang. Sampai akhirnya exit pintu Tol terakhir, Taeyeon memilih jalanan kecil untuk memotong jalan.

“Ini dimana?” tanya Tiffany

“Jalan memotong, tol sangat padat jam pulang kantor” ucap Taeyeon

“Serius? Aah ini jauh! Kapan sampai?” tanya Tiffany

“30 menit paling lama” jawab Taeyeon

Tidak ada percakapan lagi sampai akhirnya Tiffany tertidur lagi. Jessica mendengarkan music dan hampir semua yang berada di dalam mobil tidur kecuali Jessica dan Taeyeon. Sudah hampir 20 menit berlalu namun masih belum juga menemnukan jalan besar, ini masih didalam jalanan yang sempit dan tidak dikenal.

“Antarkan saja aku ke butik kakakku, aku akan dijemput supirku disana” pinta Tiffany

“Hmm baik tuan Putri” ucap Taeyeon

Sesampainya didepan Butik kakaknya Tiffany langsung turun dan pergi kedalam, sepertinya ia akan menemui kakaknya terlebih dahulu. Taeyeon nampak menghela nafas dan sedikit kesal. Ia melanjutkan perjalannya menuju stasiun untuk mengantarkan Jessica.

Suara handphone Jessica berdering menandakan chat masuk yang begitu banyak

Suara handphone Jessica berdering menandakan chat masuk yang begitu banyak

On the Chat

T: Terimakasih untuk hari ini

T:Hati-hati dijalan

T: Hubungi aku jika kau sudah sampai rumah

T: Banyak yang ingin aku ceritakan

T:Jangan beritahu siapapun

T: Jess

T: YAA!!!

J: Iya

T: ok

On the chat end

Jessica tersenyum membalas chat Tiffany dan menaruh Hanpdhonenya. Dan ia mencoba Tidur untuk menyiapkan dirinya sebelum pulang menggunakan Kreta. Sampai akhirnya tidak terasa ia sudah sampai distasiun, ia langsung turun dari mobil Taeyeon dan permisi kepada yang lainnya, lalu segera mengisi card yang akan digunakan untuk top up perjalnan pulangnya ke rumahnya, namun siapa sangka jika mesinnya sedang rusak yang membuat ia tidak bisa top up kartunya. Dengan kesal Jessica mengutuk kebaikannya hari itu. Ia terus berpikir bagaimana jika disana ia tidak bisa exit parkiran karena saldo card nya tidak mencukupi. Selama 1.5 jam perjalanan ia terus memutar kepalanya dan ini sudah hampir tengah malam, ia bisa di marahi habis-habiskan oleh daddy nya karena melanggar aturan yaitu melebihi jam yang telah ditetapkan untuk pulang larut malam. Sesampainya distasiun ia langsung menghampiri petugas untuk menanyakan apakah ia bisa keluar atau tidak, jika bisa ia akan mengunakan uang cash saja dan keberuntungan berpihak kepadanya walaupun harus menunjukan kartu identitas dan kartu kendaraan kepada petugas namun ia berhasil keluar dengan membayar cash. Dengan menancap gas yang cepat ia berusaha untuk sampai kerumahnya dengan waktu 30 menit saja, padahal ia bisa sampai rumah dengan waktu 1 jam. Jessica sudah tidak memikirkan keselamatannya lagi, ia lebih memikirkan omelan daddynya dirumah tentang dirinya yang terlambat pulang. Jalanan rusak ia terobos dengan sangat baik, walaupun tubuhnya terasa terbang karena ia sangat kencang membawa motornya, helm yang ia pakai hampir saja terbang namun ia tidak memperdulikannya. Akhirnya iapun sampai rumah dan mencoba mengendap-ngendap masuk namun tetap saja hasilnya nihil, daddynya berada diruang tamu sedang menunggunya pulang. Tamatlah sudah riwayatnya, ia membungkukan tubuhnya kepada ayahnya namun tidak mendapat respon dari ayahnya tersebut, ia langsung berlari menuju kamarnya dan segera membersihkan diri untuk bersiap-siap menelfone Tiffany.

On the Phone

Jessica calling…

Tidak ada jawaban dari Tiffany, Jessica menghela nafasnya dan menyangka jika Tiffany sudah tertidur lelap. Namun beberapa menit kemudian

Tiffany Calling

On the Phone

“Kau pasti badmood” ucap Tiffany

“Ya sedikit”

“Aku tidak menyangka dia akan memakai uangmu”

“Ya aku juga”

“Apa dia memakai cardmu sampai habis juga?”

“Hampir habis”

“Maafkan aku”

“Lupakanlah”

“Hmm bagaimana jika aku besok memposting aku bersama Yoong, bolehkah?”

“Ya tentu, kenapa kau bertanya”

“Hmm benar?”

“Ya”

“Serius?”

“Yaa! masa aku melarangmu? Lagipula itu hakmu” ucap Jessica

“Agar Taeyeon melihatnya”

“Hm baiklah”

“Jadi boleh?”

“Iya Tiff”

“Yes”

“Baiklah kau tidur sana”

“Ya aku akan tidur, bye”

On the phone end

Sudah larut hampir pukul 3 pagi, Jessica mencoba memejamkan matanya.

.

.

.

Keesokannya Tiffany benar-benar memposting momentnya bersama Yoong. Membuat Taeyeon benar-benar patah hati.

On the chat

J          : R U OKE? 

TY       : NOT REALLY

J          : I’M so sorry J

TY       : ITS OKE SICA

J          : lepaskanlah dia jika membuatmu sakit Tae.. maafkan aku sekali lagi. Dan aku harap kau tidak membencinya karena aku yakin dia tidak bermaksud sama sekali untuk menyakitimu

TY       : OK

J          : berjanjilah kepadaku untuk tidak berbuat macam-macam kepadanya?

TY       :Ya aku bukan kriminal Sica.. tenanglah

On the chat end

Jessica menghela nafasnya ia terus berpikir jika permasalahan Taeyeon dengan Tiffany selesai maka iapun tidak akan bisa membahas apapun bersama Tiffany. Karena selama ino topik pembicaraan mereka hanya seputar cinta Taeyeon kepada Tiffany. Padahal Tiffany tau dengan sangat jelas juga jika Jessica mencintai dirinya namun Tiffany berpura-pura tidak mengetahuinya atau memang benar-benar mengetahuinya.

On the chat

J:Tiff…

T:Yaa?

J:*SEND PHOTO*

T:Oh my god..

T:Terimakasih Jessieeeee^^

J: Clear oke?

T: Ok hehe terimakasih Jessie

J: Oke..

On the chat end

FLASHBACK END!!

“Khaaaahhhhh” helaan nafas Jessica sangat di paksakan

“…”

“Baiklah jika kau masih tidak ingin bicara denganku. Pertemuan kebetulan kitapun kau tidak meresponnya. Aku tidak mengerti apa salahku kepadamu”

“…”

“Jika kau tergangu dengan rasa suka yang aku miliki kepadamu. Kau tenang saja aku tidak akan pernah memaksakan itu kepadamu”

“…”

“Lets be a good friend Tiff”

“…”

.

.

.

Beberapa bulan kemudian

On the chat

J: hei

J:Apa kabarmu?

J: Hmm janga  terlambat untuk datang kesekolah oke?

.

.

J: hei..

J: semangat menjalani hari

.

.

J: Hei..

J: Apa aku benar-benar kehilangan diamond terindah di dunia ini?

J: aku merindukanmu..

J: aku hanya ingin tau bagaimana kabarmu?

J: hmmm aku bersyukur pernah mengenalmu Tiff. I cant say goodbye but…

.

.

J: aku akan belajar melupakanmu hehe

J: aku akan belajar tidak menganggu hidupmu

J: After a day, a month and a year

J: I missing my happiness J

J: I will always miss my diamond

J : Your my happiness

 

The end

.

.

.

Author Note:

Galau ga sih abis bacanya cerita si kopi susu MJ?

Aku sih sakit bgt kalau jadi si Jessica disana.

Tapi ya.. aku pernah ko melakukan hal sebodoh itu buat seseorang yang bahkan sampai hari ini belum tahu kalau aku sayang atau bahkan mungkin cinta sama dia.

Gimana sih ya.. aku sendiri gamau mempertaruhkan persahabatan dan hubungan baik yang selama ini udah kami bina.

Jadi pilihannya antara diam dan terus sayang atau…

bilang yang sebenernya lalu menghadapi kemungkinan terburuk dimana dia akan meninggalkan kamu.

Aku pribadi belum siap ya jauh dari dia.

Dia adalah seseorang yang aku tuh gak bisa bilang “Ngga” sama dia.

Aku udah kenal sama keluarganya, kedua kakaknya.

Papahnya ganteng hahaha sama kaya anaknya.

Cuma ya begitu.. strata kami berbeda jauh.

Dia tuh kaya ada di level 7 sedangkan aku masih di level 1

Dia mau temenan sama aku aja rasanya udah syukur deh 🙂

Orang selalu bilang dia adalah seseorang yang sombong, cuek dan dingin.

Dulu aku juga mikir gtu

Cuma ya cuma.. pada akhirnya aku tahu siapa dia yang sebenarnya.

Aku seneng bgt pas dia mulai membuka diri sama aku.

Dia mulai nunjukin dia yg sebenernya kaya gimana.

Aku sering baper 🙂

Bayangin dong  gimana ga baper kalau dia cuma manja sama aku doang?

pokonya dia itu kaya ngelepas topengnya kalau lagi sama aku.

Dia skrg sedang meniti masa depan lebih baik.

Setiap hari aku hanya bisa mendoakan yang terbaik buat dia.

Jadi ya cerita aku itu kaya FF atau FTV gtu wkwkww

dia sekelas kan pas ujian ke univ sama kaka tingkat aku.

Nah deket trus dia nanya” gtu ke aku tentang si kaka tingkat yg lagi deket sama dia.

Ya aku jawab aja sejujurnya.

Dan mereka akhirnya pacaran.

Oh ya kata kopisusuMJ, EX akan Tamat di next part jadi kalian harus menyiapkan hati ya dengan segala kemungkinan.

Bisa jadi Taeyeon sama Tiffany

Bisa jadi Yuri malah sama Tiffany

Bisa jadi Yoonan sama aku 🙂

Siapa yang gamau coba sama abang seganteng ini?

b

Oh ya btw ini foto editan aku ya, jadi kalau mau pake sih gpp cuma kalau bisa ijin dulu soalnya ngeditnya juga lumayan makan waktu karna aku blm mahir pake software editing begitu.

Maklum.. anak teknik biasanya ketemu 0 dan 1 di teknik digital, gambar teknik, pengontrolan sama micro controller.

eh tapi ngga deh, skrg udah murtad jadi anak ekonomi, kembali ke kodrat sebagai calon manajer perusahaan “rumah tangga” wkwkkww

Jadi ya kalau mau pake gambar editan aku silakan tapi harus email dulu ke rismalocksmith@gmail.com

soalnya ya kapan gtu aku nemu orang yang pake foto editan aku tapi ga bilang dulu.

ini nih fotonya yang dipake sama siapa gtu ya aku lupa namanya hahahaha, dia nulis taeny sih dan kayanya author baru juga.

375050_10151587755844941_330385475_n

Ya Allah itu kocak sih ya aku ngeditnya, amatir bgt.

Di gambar itu si taeyeon jatohnya jadi konyol gambarnya gak ganteng kaya ini hahahhaa

3

aku juga pinjem kepala si taeyeonnya dari salah satu ff di aff, tapi udah ijin sih kalau aku.

Mari kita saling menghargai aja ya.

Doi nulis di WP sih cuma aku lupa dia username di wp-nya apa.

Kasarnya gini loh, udah mah baca diem” eh ngambil fotonya juga diem”

kan ga enak, jadi agak kesel gtu liatnya 🙂

Oh ini si Kopi susu torabika STMJ juga baru ngechat aku katanya dia gakan bales komen kalau komennya belum sampai 50 wkkwkwkw

jadi ya kalau mau dibales doi kalian harus komen yang banyak.

Maklum aja kopi susu MJ itu orang yang sangat sibuk, apalagi hatinya wkwkwkw.

oh ya ini kalau kalian mau add LINE Coffee22MJ

ini ID-nya: @kgx8808v

Okay.. selamat pagi dan semoga Tuhan melancarkan semua aktivitasnya hari Jumat yang berkah ini 🙂

See you soon and Gob Bless You!
1402072404509

PS: kalau mau chat aku jam 10 malem- 1 malem ya pas aku pulang dari kampus jika kalian ingin aku balas cepat di hari kerja. Kalau sabtu minggu sih aku biasanya mem-free kan diri wkwkwkw jadi kalian bisa chat kapan aja.

Tiffany IJWD Making Film

c2ftsyvveaisyen

Iklan

46 pemikiran pada “Missing my Happiness

  1. Keren ceritanya thor, mungkin jessica lebih mementingkan persahabatan karna gk mau ada yg berubah antara dia dan fany. Cuma aku masih binggung tiffany kenapa menjadi diam sama jessica….?
    Apa gk ada kelanjutanya thor…?

  2. Fany disini jahat ya, gue yakin dia pasti tau jessica suka sama dia tapi dia kaya gak mau ngelepasin jessi gitu sih. Dan pada akhirnya gak tau fany kemana ya thor? Poor jessi 😢
    Taeng yg sabar yak

  3. jessica memilih diam karena takut persahabatan dia sma tiffany bermasalah
    mungkin saja tiffany cuma nguji kepekaan jessica..ingin melihat reaksi jessica..
    jessica terlalu byk berpikir..gimana begini..gimana begitu
    hai..cinta itu tdk bisa menunggu..klo nanti fany pergi baru deh nyesel*toyor

      • gk ada yg salah..
        jessica memilih untuk diam krna dia takut merusak semuanya.ya persahabatanya ya cintanya..
        ada tp mungkin blm terlalu besar…buktinya dia rada tdk menyukai ketika sicca bicara di tpln dg yuri..

        jujur sih klo keduanya memilih diam ya sampai kapanpun tdk akan bakal ada ujungnya…
        salah satu harus berhenti(ngomong)
        kalo sama-sama jalan kapan ketemunya…
        begitulah kira-kira

  4. dsni patini’a kampret bnr mainin prasaan org. itu atang jga ga modal bnr dia yg ngajak tp ga mampu bayar. kasian bnr kamu jessie udh mah uang dikuras atang eh cinta ditolak patini.

    • Ga mundeng ya ? Hehe
      Itu falashbacknya yg di sajikan cuma penggalan cerita-cerita moment aja jd kaya maju cuma mundur gt alurnya.
      Dan abis flashback itu lanjutan dr cerita diatas

  5. Sequel dunk.. Crta-in tentang fany ny.. Jd selama ini tu fany ga suka sama Tae.. Fany Minta bantuan sama Jessie buat jauhin fany dri Tae.. Fany suka ny sama Yoong Jessie.. Jessie ga ad harapan lg.. Y udin c Jessie sama yul ajj

    • Tar suka sm fany. Jessica tau. Sooyoung dan taeyeon itu temen. Dan sooyoung yang ngsh tau kalo taryeon suka sm fany ke tiffanynya. Trs fany blg sm sica pdhl sica udh nyangka fany jadian sm taeyeon karena postingan anjing dr taeyeon itu. Namun ternyata tidak.
      Dan jessica menjadi penengah agar tiffany jauh dr taeyeon
      Namun ternyata sica jg suka sm fany.

      Cuma fany gatau… Karena sikap dia yg hilang setelah taeyeob menjauh..

      How ? Apa menurut km perasaan fany ke jessie?

  6. tadinya gk mudeng sm skli,habis gk ada pnjelasanya sih . tp stelah bc cuap2 nya yg punya wp ini “oh jd sprti itu .. klo itu mah gue jg pernh jhaaah ^ ^ diem2 memndam rasa :D.

  7. Inginku,bukan hanya jadi temanmu….,
    atau sekedar sahabatmu….,
    yg rajin dengar ceritamu.
    Tak perlu hanya kau lihat ketulusan…..,
    yg sebenarnya tak ku sangkal….,
    kadang ku hilang kesabaran.

    Cieee cieee yg punya rasa terpendam tpi gk bisa di ungkapin….🙈🙈😆

  8. Hai semuanya makasih yang sudah komen di ff jeti..
    Maaf ya banyak yang binggung sm alur nya..
    Jadi aku akan sedikit menjelaskan:
    jessie teman tiffany dan taeyeon
    Taeyeon teman soo hyo dan sunny
    Tiffany sedikit mengenal sooyoung karena taeyeon curhat ke sooyoung
    Nah sedangkan jessie itu temab tiffany dan taryeob yang mendengat cerita keduanya
    Sampe akhirnya jessie nyangka kalo fany dan taeyeon sudah jdian namun ternyata blm. Fany minta bantuan ke jessie buat bantuin dia blg ke taeyeon kalo dia ga suka. Namun setelah usaha nya di jalankan dan endingnya taeyeon ngejauh dr fany
    Fany pun ilang kontak sm jessie entah kenapa.
    Flashback itu isinya penggalan cerita momemt taenysic.. Setelah flashback end itu cerita lanjutan dr atas yg sblm ada flashback
    Pdahal sikap fany pas terakhir ketemu itu manis bgt sampe ngsh vaping nya ke jessie kan.. Eh sampe pd akhirnya mreka ketemu lg gak sengaja fany cuma diem aja dan ga pernah bls cht jessie juga

    Aku lg ada waktu free hari ini kebetulan sakit ajdi bisa diem diumah dan bls komen kalian
    Tp untuk ex aku tdk bls sampe 50 komen. Dan 50 org itu akan mendapat free pass untuk next part ending EX. Syarat untuk free Cukup kirim email ke karisma atau add line aku kasih id kalian pas komen biar kami sesuaikan:) .
    Sedangkan yang komen ke 51 bakal ada rules lain untuk membaca ending part EX hehe see u guys. Makasih byk buat komennya

  9. Teye Nyesekkk, njesss nyesek, 😢💔

    paniii aku pernah ada di posisi mu dan itu bikin aku jauhan sama dia temenku hiksss

    duhhh aku jadi inget someone dulu yang suka sama aku sampe rela chatan mpe tengah malem, makan bareng, jalan bareng, tapi awalnya aku pikir dia cuman nganggap temen aja tau nya dia bilang suka dan sayang
    Namun apa daya aku nganggap dia kek abang sendiri 😭😭

    Aihh kok malah curcol maaf thor 😂😂😂😂😂

  10. Terlalu nyesek untuk memendam rasa 😥ini namanya derita membawa kebahagiaan..kebahagian untuk org lain derita untuk sendiri..tergantung dr masing2 nya sih 😂
    (Komennya mulai ngaco he..he..)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s