One year

jessica25

Tittle   : One Year

Cast     : Jessica Jung & Tiffany Hwang

Genre  : Yuri, Romance, Drama.

Author: Coffee2MJ

Editor: Eternity Happiness

“Dalam satu tahun, apapun dapat terjadi. Begitupun kita, yang berubah menjadi kau dan aku.”

=== One Year ===

Malam ini begitu sunyi, malam ini begitu dingin, malam ini sangat terasa hampa dan sepi. Jessica berjalan menuju apartemennya setelah memarkirkan mobilnya. Hari ini sungguh membuatnya lelah. Dari Hongkong ke New York lalu kembali kekantor cabang Korea mengurus beberapa file untuk pengiriman barang keluar negeri, belum lagi banyak tawaran yang menghampirinya, walau beberapa acara selalu ditolaknya, apa lagi acara yang berada di  negaranya sendiri yaitu Korea. Jessica selalu menolak untuk menghadiri acara di Korea kare itu sudah menjadi perjanjiannya bersama agensi yang dulu ia tempati.

SM  yang membuatnya mengenal pahit, manis bahkan mengenal cinta. Jessica menghela nafasnya jika mengingat kisah cintanya disana, terlalu banyak kenangan manis disana bersama seseorang, yang kini telah menjadi milik orang lain. Namun kini Jessica pun telah memiliki seseorang dalam hidup nya setelah ia keluar dari sana. Jessica berjalan tanpa assisten disamping nya sehingga jaket tebal, tas besar, kacamata dan masker melekat dalam tubuh mungilnya. Ia berjalan memasuki gedung apartemennya, sambil terus menatap handphone-nya untuk mengurus beberapa pesan yang masuk dari pegawainya di negara lain sehingga tanpa sadar tubuhnya menabrak seseorang.

“Aaah” Terdengar teriakan khas dari seseorang yang tak sengaja ditabraknya.

“Maaf… maafkan aku.” Jessica berucap sambil terus membungkukan badannya, pertanda bahwa ia benar-benar menyesal.

“Tidak apa-apa.” ucap orang itu.

“Aku benar-benar minta maa…” Kata maaf itu hendak Jessica katakan lagi tapi terhenti ketika matanya melabuhkan pandangannya pada wanita dihadapannya.

“Omo! Sica..” Yuri tak bisa menyembunyikan keterkejutannya essica hanya diam karena melihat seseorang yang ada disamping Yuri dan tangan Yuri mengengam tangannya.

Tanpa make up, rambutmu diikat satu dan dalam keadaan lelah, lalu menggunakan masker. Kau nampak semakin kurus, matamu… aish mata itu kurang tidur” ucap Jessica dalam hati.

“Sica.. hai.” ucap Yuri sekali lagi.

“Aah ya Yul, bagaimana kabarmu dan Tiff?” Pertanyaan itu terdengar begitu aneh bagi. Bahkan orang asing pun tahu bahwa kecanggungan itu terasa begitu kuat dari Yuri dan Jessica yang entah mengapa seperti orang yang baru saja bertemu untuk pertama kalinya.

“oh shit ini awkward” rutukan itu kembali bersuara dalam hati Jessica.

“Hahaha kau kenapa Sica? Terasa canggung sekali menanyakan kabar kami.” ucap Yuri sambil memegang pundak Jessica.

“Memangnya kenapa jika aku menanyakan kabar? aku merindukan kalian.” ucap Jessica mencoba mencairkan rasa kakunya dengan tawa keringnya.

“Benarkah? Apa kau baru pulang kerja? Aish pengusaha kita ini nampak sangat sibuk, pantas saja kekasihmu selalu menyibukkan diri” Pundak itu kembali Yuri tepuk seakan itu adalah hal yang biasa mereka lakukan.. dulu.

“Yaps, kalian jagalah kesehatan, jangan bekerja terlalu keras, kalian sudah tua” ucap Jessica.

“Kami sudah terbiasa bekerja keras” ucap Tiffany akhirnya membuka suaranya.

“Aah kau benar” ucap Jessica kembali canggung.

“Sica kau mau mampir minum teh atau kopi di apartemenku?” ajak Yuri.

“Ah tidak yul, nanti aku menganggu kalian hehe, lagipula aku sangat lelah, besok pagi aku harus pergi lagi” ucap Jessica.

“Heumh.. kita lihat siapa yang bekerja keras sekarang” ucap Tiffany ketus.

“Oh kalian disini, apa aku terlambat?” ucap Yoong yang baru saja datang.

“Aah ini dia kekasih pujaannya datang” ucap Yuri.

“Hai Sayang, maafkan aku tidak menjemputmu, ohhhh sini sini aku bawakan tasmu ini, kau lelah bukan” ucap Yoong sambil mengambil alih tas Jessica. Tiffany memejamkan matanya, dan Jessica melihatnya, Jessica pun melakukan hal yang sama.

“Kajja kita pergi” ucap Tiffany.

“Yaa!!! Unnie kau jahat, aku baru saja datang” ucap Yoong.

“biarlah mereka akan qtime Yoong, kajja kita juga ke apartemen kita, Krystal sudah menunggumu, kami duluan eoh? bye” ucap Jessica.

“aah kami duluan yul tiff unnie” ucap Yoong sambil meninggalkan Tiffany dan Yuri.

Jessica berjalan dengan tatapan lurus, Yoong banyak bercerita namun Jessica asik dengan pikirannya sendiri, asik dengan apa yang ia kenang di masa lalu,  asik dengan merasakan yang dulu ia rasakan. Rasa itu masih ada, getaran itu masih ada, bahkan rasa sakit itu pun masih ada.

Sampainya di apartemen, Jessica langsung memasuki kamarnya kemudian membersihkan dirinya. Berendam adalah kegiatan favoritnya untuk melepas penat lelah, sedangkan Yoong di ruang tengah bersama Krystal.. bercanda dan bersenda gurau yang ditemani Sulli. Yoong akan benar-benar cocok ketika dia bersatu dengan Krystal dan Sulli. Mereka akan melupakan Jessica jika ada gadis bermarga Jung itu ada disana sedangkan Jessica hanya akan menatap laptop dan mengurus pekerjaannya.

Jessica menejamkan matanya sambil berendam di air hangat dan aroma terapi yang digunakan nya masih sama pada saat dia masih bersama dengannya, ya dengan Tiffany.

 

Jessica duduk bawah dan menyenderkan puggungnya di sofa, dan di meja terdapat laptop dan Jessica sedang merancang kacamata yang akan diluncurkan, dan Tiffany sedang membaca sebuah buku yang diberikan oleh Jessica, pada saat ia pulang ke LA tempo hari. Tiffany berbaring di bawah juga dengan kaki Tiffany di atas paha Jessica.

“Tiff” ucap Jessica.

“Kenapa Sayang?” tanya Tiffany.

“Kau datang kan dalam acaraku dan Krystal” tanya Jessica.

“Tentu saja. Ketika manager oppa menanyakan siapa yang akan datang tanpa di tanya aku langsung mengangkat tanganku hahaha, Hyoyeon juga, karena yang lainnya sedang sibuk jadwal individu, dan comeback TTS-ku kan masih beberapa bulan lagi Sayang” ucap Tiffany sambil merubah posisinya menjadi duduk menghadap ke Jessica,  mengecup pipi kekasihnya.

“Yeyeyeye, bagus tidak Sayang?” ucap Jessica sambil menunjukan kacamata rancangannya.

“Biasa saja” ucap Tiffany.

Tiffany beranjak dari tempat duduknya dan belari ke arah dapur, dan mengambil jus yang ada disana dan meminumnya habis. Ia membawakan juga untuk sanga kekasih lalu masih diam tidak menoleh padanya. Melihat respon kekasihnya seperti itu,  Tiffany segera duduk di sofa kesayangannya, paha sang kekasih. Tiffany angkat kepala kekasihnya itu  menghadap ke atas, kearahnya. Tiffany turunkan kepalanya lalu mulai mengecup bibir manis sang kekasih yang malah meremas kedua tangannya. Kecupan itu perlahan berubah menjadi ciuman yang berujung pada cumbuan yang memabukkan bagi siapapun yang melakukannya.

“Eemhh” desah Jessica.

Keduanya melanjutkan romasa cinta ini begitu panjang dan lama, keduanya menikmati posisi ini, sampai akhirnya Tiffany melepaskan ciuman tersebut dan mengecup singkat bibir Jessica, Tiffany membackhug Jessica.

“Aku hanya bercanda tadi Sayang” ucap Tiffany masih membackhug Jessica sambil menaruh kepala nya di bahu Jessica.

Jessica tidak menangapi ucapan Tiffany, melainnya hanya tersenyum, dan menarik sedikit meja yang tadi di dorong nya, dan melanjutkan pekerjaannya, Tiffany tetap sama dalam posisi tadi, namun kini sedikit bergerak menoleh kebelakang untuk mengambil jus yang tadi ia taruh di sofa, dan membuka kan tutup nya dan memberikannya kepada Jessica.

“Minumlah, kau belum makan bukan, setidaknya jus sayuran ini menganjal perutmu sayang, aah kemarikan handphone itu, kajja kita pesan makan calon ceo dan designer ini belum makan hehe” canda Tiffany, dan Jessica meminum jus yang diberikan Tiffany.

“Ish jika bukan kesukaanmu aku tidak akan memelihara minuman ini di lemari esku” keluh Jessica sambil terus meminum sisa jus.

 

Jessica menengelamkan seluruh tubuhnya, itu yang akan ia lakukan ketika mengingat semua kenangan manis yang terlintas dalam pikiranya. Pikirannya dan hatinya selalu Berharap ketika ia selesai mandi Tiffany menyambutnya. Namun berbeda dengan kenyataan yang ada kerena yang akan menyambutnya bukan Tiffany melainkan Yoong. Lim Yoona kini berada dalam pengisian ruang kosong setelah dirinya dan Tiffany berpisah.

Jessica sudah menyelesaikan mandinya, harum tubuh nya sudah tidak bisa diragukan lagi, Jessica keluar dari kamar mandi dan berjalan ke arah lemari, dan membawa bajunya ke arah kasur, dan memakainya, Jessica tidak langsung keluar kamar melainkan membuka pintu ruang kerja nya disebelah kamarnya, dan tanpa disangka disana ada sebuket bunga dan teh panas yang masih mengepulkan asap nya ke atas, Jessica tersenyum dan berjalan ke arah meja nya. Ada note di atas bunga

Jika hatimu sakit melihatnya dengan yang lain

Maka hatiku lebih sakit melihatmu tersakiti

Tersenyumlah walau itu sulit

Karena aku akan elalu berusaha menyembuhkan rasa sakitmu

 

Jessica hanya menghela nafasnya. Yoong, dia memang selalu menyelamatkan hatinya ketika sedang hancur. Sejak perpisahannya dengan Tiffany, membuatnya dekat dengan Yoong, terlebih lagi ketika pertengkaran besar itu terjadi. Jessica dekat dengan Yoong karena setiap smtown konser Yoong akan selalu membantu Krystal dan selalu berada di samping Krystal, bahkan ketika Krystal pingsan Yoong lah yang merawatnya, namun dia tahu jika Tiffany lah yang pertama kali menolongnya, karena Krystal bercerita jika ketika ia setengah sadar dia mendengar suara Tiffany berbicara dan berdebat dengan menager fx untuk membawa Krystal secepatnya kerumah sakit, namun ketika matanya full melihat dan sadar yang dilihat hanyalah Yoong.

Dari situlah kedekatan Jessica besama Yoong. Dan ketika itu Jessica mendengar jika Tiffany mulai dekat dengan Yuri, entah benar atau tidak, Jessica masih berharap pada sosok Tiffany. Dan kini ditahun 2015 mereka akan comeback, dan kabar Tiffany putus dengan nickun memang sudah Jessica dengan sejak lama, akhirnya hungan pura-pura di depan publik dengan nickhun berakhir, semua perjanjian dating member adalah hitam diatas putih, yang sudah ditentukan kapan di puliblikasi dan kapan berakhir, baik Taeyeon, Yoong, maupun Tiffany, hanya saja jika Sooyoung dia memilih untuk serius bersama kekasihnya.

Jessica mulai menatap laptopnya namun tidak ada ide yang bisa ia tuangkan, Jessica hanya memandang laptop nya dan menutup nya , lalu beranjak dari tempat kerja nya keluar kamar mencari Yoong. Jessica sedikit berlari dan menemukan Yoong sedang bersama Krystal dan Sulli. Yoong sedang berdiri sambil tertawa melihat Krystal sedang memukul Sulli. Jessica berlari dan memeluknya, lalu menumpahkan air matanya  pada Yoong yang kaget dan mengusap punggung sang kekasih.

“Sayang ada apa?” ucap Yoong.

Jessica tidak menghiraukannya dan terus memeluk Yoong. Yoong membawa nya ke kamar Jessica lagi lalu duduk di sofa yang berada di dalam kamar Jessica sambil terus memeluk Jessica, menandakan semua nya baik-baik saja.

“Sayang, aku tahu ini sakit, lebih baik kau jika pulang ke apartemenku saja jangan kesini, untuk menghindari kejadian ini” ucap Yoong yang sangat paham dan tahu bahwa sang kekasih masih belum bisa melupakan masa lalunya bersama Tiffany meskipun hubungan mereka  terjalin hampir satu tahun.

“Maafkan aku Yoong, maafkan aku, aku tidak bermaksud membuatmu sakit” ucap Jessica.

“Tidurlah Sayang. Lupakan kejadian hari ini, dan kau jangan menyakiti dirimu lagi dengan mengenang masalalu yang membuatmu sakit, aku mohon kejadian ini selalu berulang ketika kau bertemu dengannya, kau tahu itu” ucap Yoong.

“Maafkan aku” ucap Jessica.

“Aku tidak ingin maafmu, aku hanya ingin kau segera terbebas dari masa lalu yang menyiksamu. Ada aku disini. Ini sudah hampir satu tahun, tapi kau tetap sama, tidak bisa melupakannya. Aku sangat mengertimu dengan keadaanmu, Sayang. Tapi aku hanya tidak ingin kau terus merasa sakit. Heumhbesok aku ada jadwal sepertinya pagi sekali aku sudah harus pergi, kajja kita tidur ini sudah larut kau pun lelah” ucap Yoong.

Jessica tersenyum dan mengambil posisi tidur dan Yoong disamping nya. Yoong memeluk dan mengusap kepala Jessica.

“Andai saja aku datang lebih cepat kau tidak akan merasakan sakit nya lagi, maafkan aku, dan bisakah kau sedikit saja menoleh ke arahku.. sica harus sekeras apa lagi usahaku untuk menyembuhkan luka hatimu” lirih Yoong sambil mengecup puncak kepala Jessica.

 

=== One Year ===

Keesokan paginya

“Makan yang benar Krys” ucap Jessica kepada adiknya.

Krystal terus memainkan nasi goreng kimchi buatan Jessica tanpa memakannya, Jessica hanya menghela nafasnya sambil terus menatap laptopnya untuk mendesign dan memilih kacamata yang akan ia launching di B&E nya. Krystal beranjak dari tempat makan nya menghampiri Jessica, dan mengambil handphone milik Jessica, Jessica hanya diam dan fokus kembali kepada laptopnya. Krystal duduk di sebelah Jessica, sambil memainkan handphone nya Jessica. Jangan tanya Yoong dan Sulli kemana, Sulli sudah kembali ke apartemennya sejak semalam, dan Yoong dipagi buta sudah keluar dari apartemen untuk menjalankan aktivitas jadwalnya, maka kini pagi yang hampir sianglah jungsis sedang berada di ruang santai bersama.

{Percakapan dalam telepon}

“Yoong, kau dimana?” ucap Krystal, membuat Jessica menoleh dan menghembuskan nafasnya secara kasar kedua kalinya.

“….”

“Bisakah kau datang kemari? Aku bosan” ucap Krystal dan mendapat pukulan dari Jessica .

“Aaah unnie sakit” erang Krystal.

“……..”

“Baiklah aku menunggumu jika sudah selesai latihan dan jadwalmu bilang aku oke?” Krystal menutup telfonnya dan menaruh handphone Jessica di sebelah laptop Jessica.

{Percakapan dalam telepon berakhir}

 “Yaa!!! Apa maksudmu menyuruh dia datang, dia pasti lelah Krys, aissh, kemana Sulli!!!” ucap Jessica.

“Biarkan saja unnie, hmm kau sedang kenapa?” tanya Krystal.

“Apa maksudmu Jung?” ucap Jessica ketus.

“Jangan memaksakan dirimu Unnie. Jika kau memang tidak mencintainya, maka tinggalkan dan gapailah kebahagiaanmu yang sebenarnya.” Krystal berucap dengan santainya sebelum berlari meninggalkan sang kakak yang sempat tertegun mendengarnya.

.

.

.

“Krys aku pergi dulu, ada beberpa pekerjaan di kantor pusat, dan aku akan kembali malam atau sore hari ne, bye” ucap Jessica meninggalkan Krystal.

Jessica berjalan dengan tas di tangan kanan nya dan syal di lehernya, sambil menunggu lift sampai di lantainya Jessica terus fokus kepada handphonenya menerima pesan masuk seperti biasa. TING bunyi lift Jessica masuk, Jessica terdiam, harum ini… harum seseorang. Jessica masih tertunduk kepada handphonennya dan menangkis perasaan yang mengatakan bahwa harum ini benar harum pemilik hatinya. Jessica berusaha dengan keras agar benteng pertahanan nya tidak roboh, Jessica berusaha untuk tidak menangkat kepalanya dan menoleh kepada sumber harum cinta ini.

“Tif” lirih Jessica, roboh sudah benteng pertahanan hanya karena harum cinta yang Jessica rindukan selama ini.

“Tiff please..” lirih Jessica lagi namun orang itu tidak bergeming, pemilik harum cinta itu masih diam seperti patung didalam posisinya.

“Maafkan aku, maafkan aku mencintaimu sampai detik ini Tiffany hwang” ucap Jessica.

TING bunyi pintu lift, dan perlahan terbuka, Jessica bergegas keluar dari lift dan berusaha membekap mulutnya sendiri agar tangis nya tidak pecah dan terdengar oleh orang lain, Jessica berlari keluar dari gedung apartemennya, berlari menuju parkiran dan masuk kedalam mobilnya, tangisnya pecah, dadanya sesak, Jessica terus memegangi dada nya yang sakit menahan sesak. Tiffany tidak bergerak sedikitpun dari tempat nya, di dalam lift.

Tiffany masih tertegun di dalam lift, tidak bergerak bahkan tidak mengeluarkan sepatah katapun. Pintu lift pun tertutup lagi, Tiffany menekan tombol semua lantai, perlahan cairan hangat itu tumpah juga mengalir ke pipinya yang mulus, Tiffany mengigit kecil bibirnya untuk menahan tangisnya semakin jadi, ponsel Tiffany berdering, ternyata supirnya sudah menunggu di parkiran sejak tadi, Tiffany menghapus airmata nya dan kembali ke lobi menggunakan lift.

Sesampainya dilobi Tiffany berjalan ke arah luar dan menunju parkiran, ternyata mobil nya bersebrangan dengan mobil Jessica, Tiffany melihat dengan sangat jelas ada sosok orang yang tadi mengungkapkan cinta kepadanya terhalang oleh stir mobil, orang itu tertunduk, pundaknya bergetar. Tiffany berlari masuk kedalam mobilnya dan menyuruh supir untuk segera berangkat. 4 jam Jessica masih dalam posisi yang sama, dalam keadaan yang sama, air matanya tidak kunjung reda, bahkan air mataya sudah dalam titik penghabisan, namun entah kenapa rasanya masih saja sakit.

-27 September 2014-

Hari sudah larut malah hampir tengah malam, hanya desiran suara angin dan gemerlap lampu taman saja yang menghiasi perjalanan Tiffany menuju apartemen Jessica. Ia baru saja menyelesaikan jadwalnya bersama TTS untuk comeback album baru mereka, Holler. Tiffany harusnya menuju apartemen Jessica bersama Seohyun yang kebetulan satu lingkungan dengan sang kekasih.

Namun malam ini Seohyun bersama Taeyeon dan Hyoyeon di dorm, karena Sunny sakit. Tiffany tidak bisa disana karena Tiffany sangat khawatir kerena Jessica tidak menjawab teleponnya, sejak 2 hari kemarin Tiffany sibuk dengan kerjaannya, dan tidak bisa bertemu dengan Jessica, dan Jessicapun sama sedang sulit untuk dihubungi karena sedang mengurus impiannya, Tiffany selalu mendukung urusan impian Jessica, bahkan ketika KCON in LA.

-28 September 2014-

Tiffany secara gamblang menjelaska kesibukan kekasihnya yang akan menjadi seorang designer. Bahkan ketika itu Tiffany menginap dirumah Jessica bersama yang lainnya, tidak menyewa hotel, Tiffany bertemu dengan daddy dan mommy jung, begitu sebaliknya pada pagi hari sebelum konser, Tiffany dan Jessica datang ke pemakaman mommy hawang dan pergi kerumah Tiffany untuk bertemu keluarga Tiffany.

Tiffany sampai di parkiran apartemen Jessica dan masuk menuju lantai apartemen Jessica, dan menekan tombol kunci nya, Tiffany sudah mengira jika Jessica tidak ada di apartemennya karena semuanya gelap, lampu otomatis menyala ketika Tiffany datang, Tiffany menaruh tasnya di sofa dan pergi kedapur, Tiffany mengerutkan alisnya ketika melihat secangkir kopi berada di pantry, Tiffany sangat kenal betul dengan Jessica yang tidak terlalu menyukai kopi.

Tiffany berjalan ke arah kamar Krystal dan dibukanya kamar Krystal, karena Tiffany menyangka ada Krystal namun tidak ada siapa-siapa disana, Tiffany mendengar percikan air di kamar mandi Jessica, Tiffany tersenyum dan berlari kearah kamar sebelah, Tiffany kaget, Tiffany tertegun melihat sosok pria yang sedang tertidur di kasur king size Jessica hanya menggunakan bathrobe, Tiffany tidak percaya apa yang sedang dilakukan Jessica dengan pria itu, ya siapa pria itu selain insvestor tunggal yang sedang digosipkan dengan Jessica. Tiffany diam tidak berbicara apapun, Tiffany masih di posisi sama dekat dengan pintu masuk kamar Jessica, pria itu sedikit terusik tidurnya, dan membuka matanya perlahan.

 “Sica, apa kau sudah membersihkannya, ouchhh” ucap pria itu.

Tiffany tidak bergeming dia tetap diam entah kenapa tubuhnya bagaikan dipaku di tempat itu. Beberapa menit berlalu, akhirnya seorang yang Tiffany tunggu keluar dari kamar mandi menggunakan bathrobe juga dengan rambut masih basah dan sedang di keringkan oleh handuk di tangannya, Jessica tersadar ada yang memperhatikannya, Jessica melihat ke arah pintu, handuk itu jatuh begitu saja.

“Omoo kau mengagetkanku Sayang.. kapan kau sampai” ucap Jessica.

“Hei kau kenapa diam saja Sayang? Kau lelah? Kau ingin aku buatkan makan?” tanya Jessica lagi.

“Eeerrgg si..ca ouucch” ucap pria tersebut, Jessica tersadar dan kaget, Jessica baru menyadari jika ada pria itu di kamarnya.

“Oh shit what are you doing tyler di kasurku, shit pasti Tiffany salah paham” runtuk Jessica dalam hati.

“Good night Jessie” suara berat Tiffany terdengar, Tiffany langsung berlari dan mengambil tasnya dan meninggalkan kado yang ia bawa untuk Jessica di ruang santai.

Jessica berlari mengejar Tiffany namun apa daya dia hanya menggunakan bathrobe yang menghalangi larinya, Jessica meruntuk dirinya sendiri. Tiffany mengeluarkan air matanya didalam lift, dan liftpun terbuka di lobi Tiffany tertunduk menghapus air matanya dan..

“Ouch” ucap seseorang.

“Omooo Tiff, hei kau kenapa?? Apa kau bertengkar? Oh my, kau ikut aku ke apartemenku, now” Yuri memeluk Tiffany dan balas pelukan oleh Tiffany, Yuri memberikan topi nya kepada kepala Tiffany agar tidak terlihat oleh orang lain

Disisi lain Jessica tersenyum pahit ketika mendapati Tiffany dalam pelukan Yuri, Jessica menghela nafasnya dan kembali masuk kedalam lift.

 

-29 September 2014-

Sejak selaman Tiffany berada di dorm bersama member lain Taeyeon, Hyoyeon, dan Sunny. Tiffany memilih untuk diam di kamar nya semalaman tanpa tidur dan air mata terus mengalir, Sunny Taeyeon dan Hyoyeon tau apa yang terjadi karena Yuri semalam mengantarkan Tiffany ke dorm. Karena Tiffany tetap bersikeras ingin pergi ke dorm. Sampainya pagi hari Taeyeon masih bingung harus melakukan apa, karena hari ini ia ada jadwal TTS di Incheon untuk acara Asean Games 2014 bersama Tiffany untuk perfome, akhirnya Hyoyeon menghubungi Seohyun untuk ke dorm terlebih dahulu.

Sesampainya Seohyun disana Taeyeon menghubungi manager oppa untuk menjemput mereka bertiga 3 jam lagi, dan tidak perlu ke Sment terlebih dahulu. Sudah satu jam semuanya berdiam diri disofa membahas apa yang akan mereka lalukan untuk Tiffany dan selama satu jam pula Tiffany belum keluar, Sunny mencoba menghubungi Jessica, namun tidak ada jawaban darisana, akhirnya Seohyun mengetuk pintu kamar Tiffany dengan hati-hati, dan Tiffany keluar menggunakan baju santainya dan mengenakan kacamata, semuanya menghela nafas lalu tersenyum.

“Unnie, apa kau baik-baik saja?” tanya Seohyun

“Tentu. kajja kita berangkat, kita akan terlambat jika terus berdiam diri disini” ucap Tiffany.

“Fany-ah jangan memaksakan dirimu, makan lah terlebih dahulu, kau belum makan apapun sejak semalam bersama yul, kita akan berangkat 1 jam lagi, tenanglah” ucap Taeyeon.

“Taeng, bisakah kau menganti jadwalku?” ucap Tiffany.

“Setelah perfome aku ada pemotretan dior bersamanya, aku sedang tidak enak badan, jadi bisakah kau mengganti jadwalku?” pinta Tiffany membuat Taeyeon menelan ludahnya, semuanya pun tegang karena sangat jarang seorang Tiffany Hwang meminta memindahkan jadwal.

“Fany-ah makan lah dulu, aku yang memasakan ini untukmu, aaaa” ucap hyo sebari menyodorkan makanan ke Tiffany, Tiffany tersenyum dan melahapnya, setengah jam berlalu kini semuanya duduk diruang santai, dan Tiffanypun datang setelah menyelesaikan makannya

“Sudah aku cancel jadwalmu hari ini, gantinya dua hari lagi, dan Jessica baru saja ketempat pemotretan dan besok dia akan menyusul kita ke sanghai secara langsung tidak bersama kita terlebih dahulu, dan latian hari ini minus dirinya, namun susunan lagu dan perfome kita sudah dia bawa untuk dihafalkan, jadi aku tenang walau dia tidak ikut latihan” ucap Taeyeon

“Thank you Taeng, aku merasa lelah” ucap Tiffany, membuat semuanya tersenyum sedu, karena cerita Yuri bahwa Tiffany bertengkar dengan Jessica dan tidak tahu masalahnya apa karena sampai detik ini Tiffany tidak memberi tahu siapapun.

Akhirnya ketiganya pergi untuk menghadiri acara yang mereka hadiri, mereka menyanyikan Only You.  Mata Tiffany terlihat sangat lelah namun berkat make up yang baik menutupi mata sembab nya dan banyak fans disana dan itu adalah energi tersediri bagi Tiffany, dan akhirnya senyum itu terukir dengan sendirinya. Namun senyum sedikit memudar dan sakit itu menjalar keseluruh tubuhnya, hatinya sesak lirik part bagian ini membuatnya sesak karena lagu ini lagu kesukaan

Jessica.. ketika Jessica mendengarkan semua isi album nya, Only You adalah lagu favorit nya. Setelah selesai perfome, semua nya pergi untuk latihan, beberapa jam setelah latihan, Taeyeon mendapatkan sms untuk mengumpulkan semua member agar hadir dalam rapat dadakan yang dilakukan oleh para insvestor, semuanya datang ke ruang meeting yang masih diSment, semua member sudah hadir disana dan minus Jessica, Tiffany mengenakan kacamatanya, dan duduk disamping Yoong.

“Baik saya akan membuka meeting hari ini, aku tahu ini berat untuk kalian dan kita tahu jika Jessica sudah sangat sibuk dengan peluncuran brand nya bulan kemarin, dan kita tahu jika dia tidak bisa melakukan keduanya secara bersamaan, queen dior Tiffany dan Jessica, dior menginginkan pergantian queen menjadi yoona dan Tiffany dari girls generation, karena menurut mereka jika Jessica tetap menjadi brand ambasador dior akan membawa pengaruh yang cukup buruk, bagaimanapun ini adalah persaingan bisnis, mana ada brand salah satu produk memiliki produk lain, dan dengan berat hati, kami meminta kalian untuk melepaskan Jessica jung dari grup kalian, terhitung hari ini” ucap kepala Kim, semuanya bungkam, Tiffany yang tadinya hanya menunduk kini melihat kearah kepala Kim, disusul member lain, Tiffany mengeratkan gengaman tangannya.

“Maafkan aku aku tidak bisa berbuat banyak untuk kalian, aku sudah berusaha sekuat tenagaku untuk melindungi kalian semua anak-anakku namun apa yang aku bisa lakukan ketika kepala tertinggi menginginkan ini, maka dari itu aku harap kalian mengerti jika terhitung hari ini Jessica bukan lagi bagian kalian di grup girls generation” ucap Soo man.

“Tidak, aku tidak setuju” ucap Yoong, diikuti helaan nafas oleh semuanya.

“Aku juga, apa kalian gila?!” ucap Sunny sedikit meninggikan nadanya.

“Aku setuju” ucap Taeyeon dingin.

“Aku setuju” diikuti Sooyoung.

“Aku setuju” Yuri pun membuka suara.

“Aku tidak setuju” ucap Hyoyeon. semua nya hening, kini suara seimbang 3 tidak seutuju dan 3 setuju, semua nya melihat ke arah Tiffany.

“Aku tidak setuju” ucap Tiffany.

“Aku setuju” ucap Seohyun.

“Bagaimana kalian bisa melakukan ini? apakah kita bisa dengan 8 orang saja?” ucap Yoong.

“Apa kalian sedang memainkan keputusan ini dengan setuju tidak setuju, come on, unnie kita tidak bisa menyiksa Jessica unnie, dengan kegiatannya yang double, aku yakin dia tidak akan kuat dan akan absen banyak bersama kita, menjalankan bisnis perlu keseriusan unnie, dan kita tidak bisa menghalangi mimpinya menjadi seorang designer dan ceo perusahaannya” ucap Seohyun.

“Bulan kemarin, kita memperpanjang kontrak kita sebagai grup, lalu untuk apa? Hah? Jika ending nya belum saja satu bulan, kau mengeluarkannya! Kau! CEO disini, bukankah kau setuju dengan jessie, ketika dia menghadap dan meminta persetujuanmu? Mana mungkin dia berani launching brand nya jika kau tidak menyetujui nya? aku memiliki hak disini, aku investor ketiga untuk girls generation, hargailah keputusanku” ucap Tiffany membuka kacamatanya dan memperlihatkan matanya yang masih sedikit sembab.

“Fany-ah” lirih Taeyeon.

“Aku benar-benar minta maaf, keputusan sudah dibuat, kalian hanya akan melanjutkan dengan 8 member saja, hubungi Jessica bilang jika girls generation hanya akan melanjutkan kegiatannya dengan 8 member saja, dan di tidak perlu datang ke event fanmeet” ucap salah CEO sment.

“YA!!!!” teriak Tiffany.

Semua keluar dan kini hanya tersisa member snsd didalam ruangan tersebut, Tiffany menitihkan air matanya, semuanya bagaikan pukulan yang berat baginya, sebuah pukulan yang bertumpuk atas semua kejadian 2 hari berturut-turut dalam hidupnya. Yoong memeluk Tiffany dan mengusap punggungnya, begitupun Sunny yang ditenangkan oleh Hyoyeon. Sikap dingin Taeyeon tidak bisa digambarkan, bagaimanapun keputusan masing-masing member hanya ingin yang terbaik untuk Jessica.

“Aku bisa gila atas kejadian ini” lirih Tiffany.

Tiffany tidak tidur, Tiffany tidak bisa tenang, semua pikirannya terhadap Jessica. Handphone Jessica tidak bisa dihubungi sama sekali membuat Tiffany frustasi.

 

-30 September 2014-

Akhirnya hari ini tiba, kabar mengejutkan jika Jessica jung bukan member girls generation sudah beredar sejak kemarin malam, Tiffany mengenakan kacamata hitamnya saat dibandara matanya sangat lelah dan hatinya sangat sakit, semua member nampak terpukul atas semua kejadian ini, terlebih lagi Jessica, hingga member mengetahui jika Jessica memposting kebenrannya lewat akun sns, pembelaan untuk dirinya, dan diikuti oleh tyler, membuat Tiffany muak. Tiffany tidak bisa berkata apapun, karena dia ingin membela Jessica juga namun apa daya dan kuasanya.

.

.

.

Tiffany turun dari mobil van nya dan sedikit berlari, topi dan masker nya masih dipakai untuk menutupi wajah nya, Tiffany menghampiri sebuah mobil dan mencoba membuka pintu mobil dan ternyata tidak terkunci, Tiffany menghela nafas nya lalu masuk dan duduk bangku samping pengemudi, mengusap puncak kepala seseorang yang berada disebelahnya.

“Wake up” ucap Tiffany.

“Hei.. ini sudah hampir 6 jam dan kau masih disini, aigoo kau memang putri tidur”keluh Tiffany dan Jessica menangkat kepala nya perlahan dan mengucek matanya dan mengalihkan pandangannya kesamping dan samar-samar melihat sosok Tiffany di sampingnya.

“Tiff..” lirih Jessica dengan suara seraknya.

“Aigoo, kau menangis sekuat tenaga? matamu dan suaramu, kajja kita ke apartemenmu.” ajak Tiffany dan memasangkan topinya kepada Jessica.

Sepanjang perjalanan kedalam apartemen tidak ada suara yang dikeluarkan oleh keduanya, Tiffany fokus dengan handphonenya, Jessica dengan pikiran kosongnya, sampainya di apartemen Jessica, Jessica masuk kedalam kamar dan Tiffany duduk diruang santai, Tiffany tersenyum mengenang kenangan indah yang ada diapartemen ini, dan matanya tertuju pada sosok Jessica ketika keluar kamar setelah menganti baju, Jessica melewati Tiffany pergi ke arah pantry dan mengambil dua minuman, yang satu sparkling water dan yang satunya adalah jus aneka sayuran dan buahan yang dijadikan satu, Jessica masih ingat kesukaan Tiffany adalah jus yang selalu ia simpan di lemari es nya, padahal Jessica sangat membenci minuman itu.

“Dimana soojung?” tanya Tiffany sambil menerima botol jus dari Jessica.

“Dia pergi bersama Yoong, aku baru membuka pesannya” ucap Jessica singkat lalu duduk disamping Tiffany.

“Khaahhh sudah lama jess..” ucap Tiffany, membuat Jessica menoleh kearahnya.

“Banyak yang ingin aku bicarakan, namun… aku hanya akan mengatakan ini sekali saja tiff, ‘apa yang kamu lihat dan dengar belum tentu kebenaran yang sebenarnya tiff, dan aku selalu mencintaimu dulu, kini dan mudah-mudahan sampai nanti’ entah kau mengerti atau tidak maksud ucapan aku tadi, namun hanya itu yang akan aku ucapkan untuk menjelaskan semua yang telah terjadi selama di hari-hari berat kita” ucap Jessica membuat Tiffany menghentikan tegukan minumannya dan menoleh kearah Jessica.

“Jess” ucap Tiffany lalu menaruh jusnya dan meraih tangan Jessica dan mengenggamnya.

“Tiff maafkan aku” suara berat Jessica, sambil menundukan kepalanya dan perlahan cairan itu kembali mengalir dan menetes ke tangan Tiffany dan Jessica.

“Ssssttttt hei sudahlah jess, ini sudah berakhir, hari itu detik itu jam itu menit itu, aku telah memaafkanmu juga, aku tidak bisa membencimu, aku yang harus meminta maaf, karena tidak bisa mempertahankanmu bersama kami, percuma aku bekerja keras tanpa mengenal waktu nanum tetap saja posisiku tidak bisa mempertahankanmu disana, aku tidak pernah membencimu, aku tidak pernah marah, aku hanya kesal kepada diriku sendiri, aku tidak pernah menemuimu karena aku takut, aku takut akan rasa bersalahku kepadamu, kau menumpahkan semua amarahmu di media sosial, aku membacanya, aku merasa sangat tidak berguna” ucap Tiffany sambil mengeratkan gengaman Jessica.

“Aku sudah mengetahui semuanya dari Yoong, aku tidak menghubungimu karena aku takut kau masih marah dan kecewa, kau sangat berguna untuku Tiff” ucap Jessica.

“Jadi, bagaimana hubunganmu dengan Yoong?” tanya Tiffany.

“…” tidak ada jawaban dari Jessica.

“Jess” panggil Tiffany lagi.

“Hmm…. Kau ingin aku menjawab apa Tiff?” tanya Jessica.

“Kau masih sendiri” jawab Tiffany sambil memberikan senyum bodohnya.

“Sayangnya aku tidak sendiri” ucap Jessica, membuat Tiffany mengerutkan alisnya dan senyumnya perlahan hilang.

“Heummh…” hanya deheman yang dijawab oleh Tiffany lalu melongarkan gengaman tangannya kepada Jessica.

Tiba-tiba tifany meraih jus yang ada dimeja dan meneguk nya hingga habis, Jessica tersenyum melihatnya, lalu menarik tangan Tiffany sehingga tubuh Tiffany kehilangan keseimbangan dan terjatuh di atas Jessica, Jessica mendekatkan bibirnya kepada bibir Tiffany, semakin dekat dan semakin dekat dan bibir lembut itu bertemu, Jessica menicumnya perlahan, bibir yang saling merindukan, aroma tubuh yang dirindukan kini menjadi satu, ciuman itu semakin panas dan semakin menjadi..

“Wait” ucap Tiffany.

“Jadi siapa orang bersamamu kini Jessica jung?” tanya Tiffany sambil melepaskan lumatan bibir Jessica.

“Jadi bagaimana hubunganmu dengan Yuri” tanya Jessica sambil mendorong tubuh Tiffany pelan.

“Jangan mengalihkan pembicaraan, jawab aku terlebih dahulu baru aku akan menjawab pertanyaanmu” kesal Tiffany.

“Aku maasih dimiliki orang yang tidak bertanggung jawab meninggalkanku begitu saja tanpa memberi penjelasan tentang hubungan kami, satu tahun lalu” ucap Jessica dengan lantang, membuat Tiffany binggung dan kaget.

“Who?” tanya Tiffany.

“Bodoh” jawab Jessica sinis.

“Yaa! Siapa dia siapaa?” rengek Tiffany.

“Menurutmu siapa lagi? siapa lagi? Yang setaun kebelakang memiliki hatiku dan sampai detik ini juga?” tanya Jessica kesal.

“Oooh hahahhaha jadi itu aku” tawa Tiffany pecah membuat Jessica kesal dan memukul tangan Tiffany.

“Jawab pertanyaanku bagaimana hubunganmu dengan Yul? Kau harus memberi kejelasan atas hubunganmu yang satu taun lalu itu Tiffany hwang” ucap Jessica.

“Aku hanya berteman dengannya, aku tidak memiliki hubungan dengan siapapun” jelas Tiffany.

“Teman apa?teman makan, teman tidur? Itu maksudmu? Tiff kita sudah 10 taun bersama semuapun tau kita semua berteman” tanya Jessica sinis.

“Aigoo hahaha aku tidak memiliki hubungan apapun dengan yul, tanyakan saja kepadanya, aku malas tinggal di dorm karena tae dan Sunny selalu mengumbar kemesraannya” ucap Tiffany.

“Aku pulaaang” teriak Krystal.

“Omoo Soojung-ah kau mengagetkanku” ucap Tiffany.

“Kau? Bagaimana bisa dia disini unnie?” tanya Krystal.

“Hmm aku bertemu dengannya saat pulang kantor” bohong Jessica.

“Kau menangis lagi”ucap Krystal.

“Tiffany unnie??” susul Yoong yang kaget.

“Hai Yoong” sapa Tiffany.

“Kau menangis Sayang?” ucap Yoong sambil menghampiri Jessica dan mengusap pipi Jessica, Tiffany terkejut melihatnya dan menahan amarahnya.

“Yaa!!!” teriak Krystal.

“Kalian dari mana?” tanya Jessica.

“Hanya berkeliling bersama Sayang jung, apakah kalian sudah menyelesaikan masalah kalian? Butuh satu tahun hanya untuk ini, akhirnya, aku senang” ucap Yoong.

“Maksudmu Yoong?” tanya Jessica.

“Sekeras apapun aku mencoba menyembuhkan lukamu itu, namun pada akhirnya hanya yang menorehkan luka itu yang mampu menyembuhkannya” ucap Yoong sambil menatap mata Jessica.

“Yoo..ong” ucap Jessica terbata-bata.

“Ssstt, aku tidak apa apa, aku bahagia jika kau bahagia, ingatlah apa yang aku katakan padamu, aku akan merasa tersakiti jika melihatmu sakit, maka jika melihatmu bahagia, aku tentu lebih bahagia, dan hmmm aku…. aku dan soojung telah resmi memulai semua nya dari awal, karena aku tau memaksakan bersamamu itu tidak baik untuk aku maupun dirimu” ucap Yoong membuat semua melihat kearahnya.

“Hampir saja ku bunuh kau disini karena menyentuh kekasihku” ucap Tiffany.

“Tunggu! Bagaimana bisa kau dan Krystal? Sulli?” tanya Jessica.

“Malam kemarin adalah akhir dari semuanya, aku dengannya sudah selesai, aku lelah. Dan pada pagi buta itu, Yoong bangun dari tidurnya melihatku dengan mata sembab dan aku melihatnya dengan mata sembab hahaha ternyata kami memiliki kesamaan, yaitu menjadi orang yang tersakiti, menyedihkan bukan? Maka dari itu aku tadi pergi dengannya, dan bicara banyak hal, dan memutuskan untuk memulainya dari awal” jelas Krystal.

“So sweet, kajja jessie hahaha” tawa Tiffany, mendapatkan tatapan sinis dari Jessica.

“Wae? Kau menatapku seperti itu ?” tanya Tiffany lagi.

“Kau menyebalkan” ucap Krystal.

“Kau sudah dewasa Soojung-ah, aku bahagia atas kalian. Yoong maafkan aku terlalu banyak menorehkan luka bagimu. Kau adalah yang terbaik dalam segala hal, aku terlalu bodoh tidak pernah melihat kearahmu. Aish bagaimana mungkin aku mencintai babi itu, aku lega ternyata Soojung bersama dirimu, aaahh aku merasa iri padamu adikku.” ucap Jessica.

“Yaa!!!! Kau memiliki aku aish, cukup satu taun aku menjadi orang bodoh” ucap Tiffany.

“Hahahahahahahhaa dia sangat bodoh, Taeyeon unnie sering memarahinya” ucap Yoong mendapatkan tatapan mematikan dari Tiffany.

“Aaaaa ampun , kajja krys kita ke kamar” tarik Yoong dan berlari bersama Krystal sambil tertawa.

Tiffany memeluk Jessica dengan erat, membuat Jessica tersenyum, kedua nya berjalan kearah balkon, dan memandang kota soul di malam hari.

“Jangan pernah tinggalkan aku lagi Nona Hwang” ucap Jessica.

“Kau juga jangan meninggalkan aku lagi Nona Jung” ucap Tiffany.

“Mulai saat ini jika ada masalah apapun selesaikan ditempat itu juga jangan sekalipun kau lari dan menangis, jika ingin menangis, menagislah ditempat itu juga, aish untuk hal ini saja kita menunggu satu taun lama nya Tiffany hwang, kau membuatku gila” ucap Jessica.

“Ya aku berjanji. Jess aku akan memutuskan oppa, aku lelah, biarkan kontrak itu habis, aku tidak mau memperpanjangnya, biarkan publik mengira aku jahat atau bagaimana, aku lelah, dan aku sudah bersama dirimu lagi, itu yang terpenting” ucap Tiffany

“Tiff, aku dan Tyler hanya sebatas rekan kerja dan dia investor tunggal diperusahaanku, perusahaanku adalah anak cabang dari perusahaannya. Dan Tiff aku akan melakukan debut soloku, kajja kita lakukan bersama, aku ingin denganmu bersama-sama mengeluarkan album agar aku tidak merasa resah, Sayang. Aku mencintaimu, Tiffany Hwang.” ucap Jessica

“Aku juga mencintaimu. Apapun untukmu akan aku lakukan, kenapa dadakan sekali pembuatan album tidak cukup 1,2 bulan jessie” keluh Tiffany.

“Kau bilang apapun, aish” ucap Jessica.

“hahahahaha Aku mencintaimu, Sayang” ucap Tiffany sambil mengecup bibir manis Jessica.

.

.

.

.

:THE AND:

Author Note:

Hallo

20160902121008_lhj_8587

Coffee2MJ here 🙂

Trimakasih banyak sekali untuk Eternity Happiness yang sudah membimbing dan mengkoreksi ff buatan ku, aku sangat senang bisa mencurahkan dan menorehkan semua yang ada dalam pikiranku saat ini, ini sangat jauh dari kata sempurna bahkan sangat jauh dari kata seru atau baik, karena aku masih pemula dan butuh bimbingan,saran bahkan kritik dari kalian semua pembaca. Mohon bantuannya.

Editor Note:

Hai semua 🙂

abvsu6xr

Aku hadir membawa cerita baru dari penulis baru kita, Coffee2MJ.

Beliau adalah salah satu pembaca yang punya selera lain dari biasanya, sama seperti aku. Mungkin karena itu juga aku ingin dia bisa membagi imajinasi yang beda dari biasanya pada kalian terutama Jeti Shipper yg mungkin kesulitan cari stok FF si fashion couple itu.

Mungkin gaya tulis Coffee2MJ beda dari aku. Mungkin ada beberapa dari kalian yang menyadari bahwa tulisan beliau berbeda dan punya ciri khas tesendiri.

Saran dan kritikan dari kalian mungkin sangat dibutukan oleh Coffee2MJ karena ini adalah ff debut dia.

Jadi kalian sebisa mungkin harus komen ya. Kemukakan pendapat kalian.

Kalau aku sih udah jalur pribadi ngasih komentarnya wkwkwkwkw

Ayo komen ya biar penulisnya semangat.

Selalu sehat, bahagia dan bersyukur 🙂

See You!

c2wujbuvqaal8wn

Iklan

75 pemikiran pada “One year

  1. Jeti . jeti . jeti.. Ini langka banget dapatnya.. Gue baca jeti tuh punyanya author F, well pairing itu trgntung dr authornya, gue suka bca ff straight, Tp dulu bngt gk sngja baca ff genre yuri cast yulsic, nah krena ffnya tuh alurnya bgus bgnt jd dpet feelnya. Siapapun pairiny klo alurnya bgus, pemaparan ide cerita yg dikemas dg bhsa yg sedemikian rupa enak dibaca tuh suka.. Terserah mau yulsic yoonsic jeti taeny atau siapa, hhee

    Ini ff bgus kok, ada flashback yg nyinggung 30 september, tp momentny kurang sweet.. Hhehe agak kcepatan alurny.. Mungkin krena OS kli yah.. Ditunggu jeti yg laenn.. Btw gmna sih agar bisa nulis ff genre yuri dpet feelnya ??

    Dan ini juga first comment gue thor, kalau ada waktu , dn kuota tentunya.. Ijin ngubek2 yah thor

    • Hahaha sama kok saya pembaca setia author F juga.. Disana seru seru semua ffnya dan tulisannya sangat keren sekali..

      Moment nya kurang sweet ? Jangan terlalu sweet tar jadinya pait. Percayalah sesuatu yang berlebihan gakan enak wkwkwk boong deng haha nanti diusahan lbh manis yaaa. Makasih untuk sarannnya yang membantu hehehe

      Feel buat nulis gendre yuri ? Hmm coba kayanya bisa di jawab sendiri. Ini sama aja pertanyaan kenapa lu gak suka sayur asem? Misalnya. Yang tau kan cuma diri sendiri kalo aku ksh jawaban blm tentu sama jawaban dan rasanya.
      Tapi aku jawab ya nih: Coba aja nulis dan jangan pernah mikir kalo mrka gendre nya yuri cukup inget aja pairing km jessica dan tiffany ..

      Silahkan ubak ubak jgn lupa komen buat yang lainnya ~

  2. Ceritanya lumayan menarik……😉😉bwt author yg baru salam kenal dan semangat buat nulis cerita cerita yg lebih menarik lagi..😀☺☺
    Cinta itu perjuangan…….
    Berjuang untuk mempertahankan atau meninggalkan……
    Cinta itu bodoh…….
    Kadang tidak punya etika karna hanya mementingkan logika….
    Cinta itu egois …….
    Karena bisa menangis…..
    Dan……
    Cinta itu tau……
    Kemana rasa itu akan tertuju…..

  3. Woohoo jeti Aqooooh suka.. Jeti Kira Kira Siapa yg mendominasi yak.. Behahahha.. Salah paham kn fany.. Lah bijimana kga salah paham coba orng sikon ny kaya bgno jelas lah salah paham.. Yoong berjiwa kesatrian bgt dah ah

  4. Hehe authornim ff nya good tapiii ya gituu aku kalo jeti gak pernah ngefeel 😭😭😭😂
    Karena mereka itu menurutku cucoknya yak jadi mamih rempong ㅋㅋㅋㅋㅋ
    Baca ff ini terselamatkan karena kehadiran yoonkrys ehehehe 😄😄😄
    BTW selalu mangat Thor yak untuk bikin ff Yang beda dari Yang terbeda *halahapasih 😂 aku kasi cunnnn nih biar mangat always😘😘😘😘😘😘

    • Makasih komennyaaa 😊

      Hahaha intinya jangan pernah baca kalo pairing nya yg kamu gak suka.. Karena nanti bakal bikin mood kamu kesel sendiri karena tidak pas dengan hati.. Aku pun gitu kalo pairing yg ga aku suka ga aku baca wkwkwk

      Tapi aku makasih banget kamu baca dan komen padahal pairing nya km ga ngefeeel huhu

  5. bener, ff jeti stok nya dikit banget. aga sulit. 😁😁 kirain akan sad ending. haaaa.. … senang nya jadi happy ending. tapi….. jadi baper…. huwa…… 😭😭😭 #nangisdipojokan.
    kenangan yg menyakitkan 30 september jadi ke ingat kembali. andai mereka ” 9 angel ” bisa bersama lagi. seperti di ff. #sangatberharap.

  6. Salam kenal buat para author disini ya hehe ini pertama kalinya mampir disini wkwk karena nemu ada Jeti disini lol. stok epep jeti emang terbatas jd kuharap author bakalan ngehasilin epep jeti yg bagus lainnya ya semangat author 😀

    jalan cerita bagus cuma ada yg sedikit mengganjal soal penggambaran waktu nya yg sedikit kecepatan ya tp tak apalah ya kan. semangat terusss. rata2 author jeti bahasa kek gini sih. puitis2 gitu wkwkwk

  7. duh bkin baper inget 30septmbr nih mah 😢
    kembalikan jessie ke patini 😭
    suka ma cerita’a apalagi pas momen jessie bilang masih cinta ma patini
    ngomong” tu si laler g ngapain d kamar jessie?
    mudah”an di real jga mrka masih ttp akrab, trutama jeti+yoonsic. susah ya cri ff jeti, ada beberapa ff jeti yg crita’a seru tp muncul’a ska lama bgt ampe brbulan”. lnjut trs ya bkin ff jeti’a. semangat!! 👌

  8. Wow ff jeti bner tuh stock ff jeti bner2 tpis q yg penggemar jeti smpek berasa ptus asa nyari ff jeti yg baru, yakin nih ff debut napa bagus gni, q harap next msh mau bwt ff jeti lg

  9. Akhirnya ketemu jeti couple 😉😊
    Sedikit membuka luka lama..ha..ha..abaikan 😂
    Benar tuh kata jessie selesaikan di tempat jangan berlarut larut..jangan nunggu bertahun tahun …😉

  10. slm kenal author,, wlpun debut baru tp udah ckup bgus kok nyampeinnya critanya. yaa,, aq pkir jeti langka ff nya. wlpun aq lbh suka taeny, aq ttp baca tulisan laen wlpun beda tokoh asalkan alur crita, cara nyampeinnya enak. semangat thor buat debutnya, brp pun komen ttp semangat nulis sllu 🙂 cobain bkin crita lucu2 thor, kykna author bisa yg comedy

  11. Ceritanya bikin baper, mengingat kenangan masa lalu :’ Benar, aku salah satu Jeti Shiper yg susah nemuin ff mereka, welcome thor ^^ Ceritanya bagus, fellnya dapet sampe ikut nyesek, walau alurnya agak kecepatan maklum oneshot dan ada beberapa typo. Overall saya suka ^^

    • Hehee untuk alur karena oneshoot jadi kalo terlalu cepat mohon di maklumkan ya, dan untuk typo mungkin jarinya kepeleset jd nulis huruf sebelahnya..
      Tunggu ff selanjutnya ada yg lbh…….
      Hehehehehe

  12. Wewww gw pikir ini ff author biasa ternyata bukan ya.. Pantesan gaya nulisnya beda..
    Sori ya klo gw ngomong kaya gini karna ada beberapa author yg ngomongnya bisa nrima saran dan apapun itu tp setelah dikasih saran ada yg ga suka jadinya kan gw jadi bingung..
    Disini ada beberapa yg typo 😂
    Jadi mereka pisah karna cuma salah paham aja tp karna salah paham itu jadi nyakitin yoong

  13. endingnya maksa banget buat end, harusnya ini twoshot bukan oneshot hihi. banyak typo jg, jd sedikit ke ganggu pas bacanya. harusnya baca ulang sebelum post 😂, dr awal jg udh nebak. kalau yg nulis bukan ka risma, eh di bawah ada pin. ooooooo ternyata emang bener 😊

    udh seneng di awal YoonSic, karena gagalnya JeTi. eh endingnya maksa buat YoonKrys dan berakhir di jeti lg, ternyata move on itu sulit ya hahahaha

    • Makasih komennya 🙂
      Setiap manusia belajar dari pengalaman atau masa lalu jadi mohon maaf jika banyak kesalahan di waktu pertama kali debut bikin ff.
      Segala kritik merupakan kekurangan yang akan menjadi bahan intropeksi diri bagi aku sebagai penulis baru yang masih belajar buat menyuguhkan sebuah cerita 🙂
      Kalo buat memaksakan ending buat pasangannya, itu jelas no karena emg aku bikin cerita buat jeti bukan yoonsic jd jelas alur nya seperti itu walau temponya terlalu cepat

  14. yesss..akhirnya bisa baca jeti juga
    di sini..
    bagus ceritax klu bisa nulis jeti lagi ya krn stok jeti mmg udah kurang..
    intix aq suka smua couple2 d SNSD lah..
    semngat ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s