My Wife Taeny Version

31746918391_02b2af1aff_o

“Sayang.. ahhh nikmat sekali rasanya seperti ini!” tubuhnya seketika menjadi santai ketika dia mengetahui bahwa akulah wanita yang sedang memeluknya saat ini. Kueratkan kalungan lenganku di perutnya, membuat tubuh ini semakin menyatu dengan miliknya. Dagu ini kusenderkan di bahunya yang lebih rendah dari milikku, membuatku sedikit menundukan kepalaku untuk berada dalam kenyamanan ini. Aroma buah terhirup dari rambut coklat hitam keemasannya yang jatuh tergerai sedikit bergelombang di bagian akhir. Kusesap harum rambutnya itu dan senyum segera muncul karena ini adalah aroma buah yang kusuka, Kiwi.

“Aku sengaja menggunakannya karena kau menyukainya.” Tanpa melihat wajahnya aku tahu bahwa senyuman indah itu kini sedang menghiasi wajah cantiknya ketika menyadari bahwa hidungku sedang menyesap aroma rambutnya dan bibirku sedang mengecup belakang kepalanya dengan lembut. Genggaman tangannya semakin kuat pada lenganku yang bersender di perutnya. Kehangatan itu semakin menyebar saat dia mengelus kedua tanganku dengan lembut dan penuh cinta.

c0wrk3rucaav9qh

“Bagaimana kau tahu aku menyukainya, Sayang?” tawa itu hadir sesaat setelah pertanyaan itu kulampirkan. Tubuhnya masih belum dia balikkan untuk berhadapan denganku namun aku tahu bahwa senyum bahagianya masih hadir mengiringi tawanya yang merdu ini, musik bagi telingaku yang lemah untuknya.

c0kooaavqaafe0h

“Aku tahu kau menyukainya karena suamiku ini tidak bisa melepaskan bibir dan hidungnya dari kepalaku saat itu.” Masih ada tawa dalam ucapannya dan aku tidak bisa memberikan respon lain selain semakin menelusupkan wajahku di kepalanya, menikmati aroma menyenangkan dan kelembutan dari rambutnya yang membuatku nyaman dan ringan menjamah salah satu bagian tubuhnya yang kusukai. Kuhirup rambutnya sekali lagi sebelum bahunya kembali kusenderi dengan nyamannya.

c0wrk3ruqaaqdqy

“Kau memang istriku.” Ucapku masih belum melepas pelukanku dari belakang tubuhnya. Tanganku masih erat mengunci perut  ratanya yang seksi, salah satu bagian tubuh yang tidak pernah bosan kujelajahi dalam malam-malam kami.

c0s6fatuoaauwux

“Aku memang istrimu, Sayang.” Mendengar dia berkata seperti itu, tidak ada kebahagiaan lain yang kuminta pada Tuhan. Cukup seorang wanita sepertinya menjadi istriku, maka aku sudah merasa menjadi wanita paling bahagia di dunia ini.

Bagaimana tidak? Setiap hari aku bisa melihat wajah polos indahnya yang baru terbangun di pagi hari. Siang hari aku dapat melihat wajah cantiknya yang dirias seminimal mungkin karena riasan wajah itu hanya alat untuk memperindah kecantikan alami yang dibawanya. Di sore hari aku bisa merasa seluruh lelahku hilang saat wajah bening dan putih merona itu menyambut kedatanganku ke rumah kami, melupakan semua kepenatan yang pekerjaan dan kantor berikan selama seharian. Malam harinya, wajah itu selalu menemaniku untuk bersantai dalam keheningan malam yang membuatku tak bisa berhenti untuk mengagumi keindahan Tuhan yang telah dititipkan padaku. Ditengah malam, wajah itu yang meneriakan sebuah cinta serta kepuasan ketika tubuhku berhasil menjamahnya. Cinta itu menemani aktivitas kami hingga badan ini tak sanggup digerakan lagi karena kelelahan itu tak bisa lagi mendukung nafsuku untuk mencintainya lebih dan lebih dalam sentuhan-sentuhan yang tak pernah bosan aku berikan pada tubuhnya yang selalu ingin kujelajahi.

c0htbpkw8aedjv8

“Sayang…” panggilan itu terputus dan aku tahu dia ingin aku bertanya padanya.

c0wrk3rviaalztc

“Heumh?”   ucapku masih belum meninggalkan bahunya untuk kusinggahi. Kuhirup wangi lehernya dan aroma vanilla itu begitu memanjakan indera penciumanku. Dengan sendirinya bibir ini mulai mengecup bahu polosnya yang hanya tertutupi seutas tali tipis gaun malam putih transparannya yang membuatku dapat dengan mudah melihat pakaian dalam yang dikenakannya, sebuah pemandangan dimana hanya aku yang dapat melihatnya dalam kamar kami, atau harus kubilang sarang cinta kami karena ditempat inilah cinta itu selalu kubagi dengannya dalam berbagai aktivitas seksual yang tak pernah bosan aku untuk melakukannya. Di tempat inilah setiap jengkal dari tubuhnya bisa kunikmati dalam aktivitas yang membuatku selalu merasa menjadi manusia paling beruntung karena Tuhan telah mengirimkan salah satu bidadarinya untuk memuaskan semua kebutuhan dan keinginanku.

c0scdnwucaaaeuj

“Sayang, mengapa kau seperti ini?” pertanyaan itu tak menghentikan bibirku yang masih menjelajahi bagian-bagian bahunya yang kini telah beranjak menuju lehernya. Bahunya mulai bergidik ketika kecupanku berubah menjadi sebuah ciuman hangat disepanjang leher polosnya yang mengundang siapapun untuk berbuat sesuatu padanya.

c0nxnjrukaazjm6

“Taetae…” panggilnya mencoba menutupi desahan yang tidak dapat kabur dari pendengaranku. Aku tersenyum mendengar itu. Naluriku mulai menguasai sehingga leher indahnya itu mulai kutandai dengan gigitan-gigitan kecil penuh cinta yang nantinya akan menghiasi lehernya dengan warna yang selalu membuatnya merengut saat besok pagi dia melihatnya di kaca.

“Sayang…” ini adalah desahan murni, bukan sesuatu yang ditutupi lagi. Tubuhnya bergetar menerima setiap gigitanku. Ada ringis kesakitan darinya yang berhasil kuredam dengan jilatan serta hembusan ringan yang kuberikan untuk mengurangi rasa perih dan sakit dari gigitan-gigitanku. Namun aku tahu bukan kesakitan itu yang membuatnya meringis dan mendesah seperti itu.

“Taetae,,,” genggamannya di tangan kiriku yang berada di perutnya mengerat ketika tangan kananku mulai mengelus penggangnya ringan.

Yes.. Love?” ciuman dan gigitan itu tak henti aku berikan pada lehernya yang kini sudah tertandai menjadi miliku seutuhnya, sebuah bentuk posesi dari egoku yang ingin semua orang mengetahui bahwa wanita bernama Tiffany Hwang sudah menjadi istriku.

c0hhfj3uaaanfs6

“Tolong hentikan.. besok Umma berkunjung.” Istriku ini mencoba lolos dari cengkramanku, tubuhnya sedikit menggeliat, kepalanya bergerak ke kanan, menutup bahu dan lehernya yang sedari tadi menjadi korban keganasan birahiku yang menginginkan tubuhnya lebih dari apapun malam ini.

“Lalu?”tanyaku seakan tidak mengerti dengan maksud ucapannya tadi.

c0dw5wcviaawkiw

“Umma pasti akan bertanya kenapa aku menggunakan sweater turtleneck padahal sekarang kan sedang musim panas.” Kata-katanya itu masih dibarengi dengan getaran dari suaranya yang mencoba meredam desahannya yang begitu merdu bagiku.

“Yasudah, tidak usah memakai baju itu.” Balasku ringan sementara dengusan kesal menggemaskan itu keluar dari bibirnya.

“Taetae…” ucapnya manja diiringi dengan protes yang membuatku tak bisa menghindar dari keinginannya. Segera kubalikan tubuhnya agar kami bisa saling berhadapan. Nafasnya terdengar tercekat saat aku membawa tubuhnya dengan cepat untuk menyatu denganku. Pinggangnya ku kunci dengan tangan kiriku sementara tanganku yang lain membawa dagunya untuk mendekat padaku, membuat wajah kami menjadi sangat dekat sekali, seakan jarak itu tak ada.

c0pcecduuaa4ub9

“Apa Sayang?”  kedua mata hitam kecoklatannya itu mencoba menghipnotisku dalam pesonanya. Diam itu menjadi kawan kami namun aku tahu, sebuah ucapan sudah tidak perlu kami katakan lagi jika sedang seperti ini. Alih-alih menghipnotisku, kedua mata indahnya itu malah menjadi sebuah jendela bagiku untuk membaca apa yang sedang bermain dalam pikirannya. Jendela jiwanya itu selalu menceritakan sesuatu yang membuat senyum itu perlahan menghiasi wajahku tanpa inginku.

c0dw5wmuoaacaci

“Mengapa kau begitu agresif sekali malam ini?” tanya itu kubalas dengan senyuman lembut yang kuyakin bisa melumpuhkan praduganya.

“Taetae… jawab aku..” pintanya kali ini dengan wajah tegasnya. Kuanggukan kepala ini mengikuti keinginannya lalu kukecup bibirnya ringan sebelum ciuman menemani langkahku selanjutnya. Untuk sesaat dia seperti terlupa dengan ucapannya tadi, terbawa dalam permainan lidah kami yang menari merebut dominasi untuk memuaskan apapun nafsu yang ada dalam diri ini.

“Aku merindukanmu Fany-ah. Maka dari itu aku seperti ini.” Kukecup kembali bibirnya sebelum pelukan menyapa tubuhnya begitu lembut dan hangat. Untuk sesaat kunikmati pelukan ini seakan itu adalah kali terakhirnya tubuh ini dapat mendekapnya.

c0fcesxviaa1-ar

“Kau… tidak ada masalah atau sesuatu yang mengganggumu?” tanya itu sempat membuatku terdiam sebelum akhirnya kugelengkan kepala ini.

“Kau yakin tidak menyembunyikan sesuatu dariku?” bukan kata yang kuberikan padanya melainkan sebuah kecupan yang membuat ekspresi wajahnya berubah menjadi sedikit kesal padaku.

“Taetae..” ucapnya sedikit geram padaku.

“Maafkan aku Sayang, tapi bibirmu ini membuat bibirku tak bisa berhenti untuk mengecapnya. Dan untuk menjawab pertanyaanmu yang tadi, Tidak, jawabannya adalah tidak. Aku tidak menyembunyikan sesuatu darimu. Satu-satunya hal yang kusembunyikan darimu yaitu… aku… aku…..” rasanya bibir ini sulit bergerak saat hati ini siap mengutarakan sebuah kebenaran yang selama ini berusaha aku tutupi. Aku takut dia tidak akan percaya dengana apa yang akan kukatakan ini.

c0wrk3rveaa5cnf

“Aku.. Aku mencintai seorang wanita dan itu…” akhirnya kata-kata itu terucap dari mulutku juga. Diam menjadi bahasanya kali ini. Aku mencoba membaca pikirannya dan sebuah keterkejutan serta kekecewaan mulai nampak dari paras cantiknya.

“Taetae.. kau serius?” bibirnya mulai berbicara meskipun sedikit terbata-bata. Aku tahu ini adalah hal yang berat tapi semenyakitkan apapun Tiffany harus tahu kebenarannya. Kuanggukan kepalaku dengan serius untuk menjawab pertanyaannya yang tadi. Kedua jendela jiwanya itu segera tertutup, terlihat mencoba mencerna informasi yang kuberikan padanya.

“Siapa wanita itu?”dia kembali berbicara bahwa pengakuanku tadi bukanlah sebuah hal yang besar meskipun kedua matanya masih tertutup, entah itu untuk menahan tangis atau hal lainnya. Sungguh aku tidak tega melihatnya seperti itu namun dia harus tahu bahwa hati ini berdetak untuk seorang wanita selain dirinya.

“Apa kau yakin ingin mengetahuinya?” Kedua matanya perlahan terbuka setelah pertanyaan itu kuajukan padanya. Matanya menyendu berkilau sebuah air mata yang tak bertitik di wajahnya, hanya menyiratkan sebuah luka yang coba dia tutupi.

“Aku harus mengetahuinya Taetae. Aku harus mengetahui siapa wanita yang mampu membuat jantungmu berdetak lebih kencang selain bersamaku. Aku harus mengetahui siapa wanita beruntung yang dapat mencuri perhatianmu sehingga rasa suka, kagum dan cinta itu bisa menghampirimu. Aku perlu tahu Taetae, aku sangat membutuhkannya.” Ada desakan dalam setiap kata yang terucap dari bibirnya. Aku sepertinya mengerti mengapa ini begitu penting baginya karena jika aku berada di posisi istriku ini, maka aku akan melakukan hal yang sama.

“Sayang.. dia adalah wanita yang kau kenal.”

“Maksudmu?”

“Dia.. begitu dekat denganmu, bahkan dia sudah menjadi bagian dari dirimu sendiri.”

“Taetae.. aku tidak mengerti. Siapa wanita itu?”

“Dia adalah wanita yang begitu sempurna bagiku, sama sepertimu.”

“Taetae.. tolong sebutkan namanya saja. Aku ingin tahu.”

“Kau yakin? Aku takut..”

“Saat aku memintamu untuk memberitahukan namanya, maka aku sudah siap dengan semua konsekuensinya. Jadi.. sekarang sebutkan nama wanita itu!”

“Baiklah.. wanita itu… dia adalah…”

“Adalah??” Tanya itu Tiffany ucapkan supaya aku melanjutkan kalimatku yang terhenti tadi.

“Dia adalah Hwang Miyoung, istriku.” Mendengar jawaban itu, wajah Tiffany – istriku – terlihat seperti orang yang baru saja mendengar hal paling mengejutkan dan bodoh di dunia ini.

“YAAAHHH!!!!!! Kim Taeyeon!!!” tawaku hadir mengiringi lengkingan teriakannya yang membuat telingaku serasa akan pecah mendengarnya. Teriakan itu akhirnya teredam saat bibirku kembali membawa miliknya dalam cinta serta kehangatan yang diselimutin nafsu terselubung di belakangnya. Malam ini.. hanya ada aku, dia dan waktu yang takkan terasa karena kenikmatan itu membuat kami melupakan semua hal. Kecuali 1 fakta yaitu bahwa Tiffany Hwang adalah istriku yang selalu berhasil menyempurnakan hidupku.

Iklan

35 pemikiran pada “My Wife Taeny Version

  1. Aigooo sweet ya taeny, ku pikir si tae ada wanita lain eh ternyata wanita tiffany wkwkwk lucu juga si taeyeon tapi keren ceritanya sweet😉

    Thanks Thor ditunggu karya selanjutnya semangat😃

  2. Laahhh..tae iseng nih ngerjain fany, gua jg kena jebakan batman..gua sempet mikir masa udh so sweet gini si tae nya malah selingkuh;(
    trnyata itu cuma recehan si tae wkwk.. langgeng terus taey yaapss!! ^^

  3. Waaaaa sweetnyaaaaaa….diabet ..diabet..ha..ha..(amit2 jangan dech)😂
    Agresif tae ini mah..ha..ha..😕😅
    Kirain ada wanita lain ternyata nama lain dr pathini 😅
    We miss you to fany-ah
    (Tp seneng ig nya fany udah updet har ini)
    HAPPY NEW YEAR thor 🎆🎇🎉

  4. Pengen ta sumpel tu mulut ny c Tae biar diem gto.. Bsk Emak ny fany dtg Emng knp klo Emak ny tao klo bnyk kiss mark d leher fany.. Ad laki ny ini..

  5. Akhirnya nembus jg dari beberapa kali ganti clue ,ya taeny selalu memliki cerita sendiri ,aku selalu suka saat mereka brrtatapan rasanya ada sesuatu yg tidak bisa diungkapkan ,,makasih sdh membuat taeny vers. Btw mau nanya kenapa thor suka memilih pairing yoofany?apa bias nya

    • mungkin alasan aku hampir sama kaya km knp km suka taeny.
      Tapi kalau aku, sebenernya aku lebih ngefeel nulis yoonfany dibanding taeny. Gatau knp. Aku lebih dapet aja bayangannya saat aku nulis sesuatu. Mungkin karna aku udah punya sosok Yoona buatan aku yg aku kasih nama Yoonan.
      Km liat aja, Yoonfany pasti selalu genderbender kan?
      karna kalau girlxgirl aku blm bisa bayanginnya. Masih aneh😂
      Sebenernya bkn karna yoonfany bias aku sih. Tapi karna aku sudah dibuat jatuh cinta berkali-kali dgn ff yoonfany di aff. Menurut ak ide cerita mereka lebih fresh. Dan Yoona pada dasarnya ganteng, jadi lebih mudah bayangin jadi cowonya. Tae juga sih tapi ya beda feelnya.
      Pada dasarnya ak ga terlalu suka yg udah banyak suka. Contohnya Taeny. Kalau baca aku suka tapi nulis ga terlalu. Karna aku mikirnya penulis cerita taeny itu udah banyak. sedangkan Yoonfany, mereka itu jarang. Trus ya tipikel pembacanya beda. Kalau pembaca yoonfany itu lebih legowo, mereka lebih nerima sama apapun yg akan authornya bikin. Maaf, beda sama pembaca taeny. Mereka menurut aku ya aga egois sih trus kalau udah taeny kekeh maunya taeny gamau yg lain.
      Jujur nih, sbg penulis kadang ak ngerasa gagal bgt dan ga dihargain kalau pembaca aku hanya baca cerita aku karna si pairingnya aja.
      Trus apa kabar dgn ide dan jalan cerita yg aku bikin?
      Makanya aku lebih suka Yoonfany karna biasanya yg baca mereka tuh lihat dulu jalan ceritanya. Emang sih ya ga semua locksmith kaya gtu tapi KEBANYAKAN kaya gtu.
      Kaya gini aja contohnya ya.
      Ada satu pembaca yg baca yulti version. Dia ga lanjut baca karna ga ngefeel. Trus pas baca yg taeny, komennya panjang luar biasa. Emg ya ini balik lagi ke selera cuma aku pribadi kadang ya ngerasa kecewa aja gtu soalnya yg yulti version juga aku bikinnya ga ngasal, aku tumpahin semua yg aku bisa. Tapi pembaca… apa coba? hanya karna aku ga bikin taeny trus mereka gamau baca? bahkan sebagus apapun ceritanya?
      aku suka kesel sih kalau kaya gtu. Mungkin itu alasan aku rada males nulis taeny, karena pembacanya. Ga semuanya tapi adalah beberapa pembaca yg kaya gtu.
      Km baca deh komen dari ‘teloleter’ di post PILIH. Dia adalah pembaca yg aku benci bgt. Aku bilang aja jujur sama km disini. aku gasuka pembaca yg nuntut authornya buat bikin taeny kaya gtu. Mana aku dibilang bikin taeny cuma buat caper aja lagi. Coba siapa yg ga kesinggung dibilang gtu? Aku nulis ff tuh bukan karna ak gada kerjaan. Aku kerja. Aku kuliah. Aku punya kesibukan lain di dunia nyata selain itu. Sesibuk apapun aku sempetin nulis karna aku suka sama tulisan. Aku mencoba untuk adil sama locksmith karna selama ini aku kebanyakan bikin yoonfany atau couple selingkuhan lainnya. Tapi niat baik aku dinilai seperti itu sama dia. Makanya tadinya nih aku gakan bikin taeny lagi. Cuma ada satu temen deket aku suka taeny. Dan aku nulis taeny version juga karna aku pgn dia baca, katanya dia lagi kangen taeny karna taeny ngingetin dia sama mamah dan papahnya.
      Pas aku nulis ini. Aku awalnya bikin yg Yoonfany version dulu. Pas udah beres ceritanya, baru deh aku replace nama Yoong jadi Taeyeon. Awalnya taeny version mau ak bikin gender bender cuma akhirnya aku bikin girlxgirl biar beda tapi scriptnya sama ko kaya yg yoonfany version.
      Setelah baca ini, semoga km ga kesinggung dgn ucapan aku. Aku seneng bgt pas km bilang apa yg aku tulis di my lady yulti version lebih bagus dari taeny version. Karna memang yg yulti version itu aku niat bgt bikinnya. Kalau yg taeny sih aku bikinnya biasa aja. Makanya mungkin alurnya ga sedetail dan gereget yulti version. aku seneng km bilang gtu karna berarti km baca ceritanya, bkn pairingnya aja meskipun di beberapa komen km aku tau km pgn taeny.

      • Gue salut sama loe thor yaa gue tau penulis itu tidak mudah dulu banget pas aku pertama kali baca ff itu genderbender jg tapi diluar dari snsd pas aku ngeshare eh banyak pairing taeny girlxgirl dan aku suka dan ga mau baca ff yg lain selain taeny tapi itu ga berlangsung lama aku disadarkan oleh satu author yg menginspirasi aku utk membaca pairing selain taeny awalnya gue ga ngefeel banget mungkin bukan bias gue tapi pas dia membuat satu karya cerita yg waktu itu kryber ,disitu gue berpikir ada hal atau cerita yg lebih baik lagi dari taeny entah kenapa gue saat itu langsung dapat feel nya eh gue tanya kenapa bisa gitu?semua author memiliki imajinasi dan cara penyampain sendiri utk membuat satu cerita mungkin kalo aku lebih menceritakan kisah nyata dan pasti semua penulis ingin memberika suatu pelajaran yg dapat diterima itulah yg dijawab oleh dia. Jadi utk sekarang gue mencoba utk lebih membaca pairing diluar taeny dan utk menyukai taeny ga salah sih kalo memang minta pairing taeny tapi disini kita jg punya batasan karna yg nulis bukan kita cobalah utk menyukai apa yg tidak disukai oke👌 aku juga sekarang mulai bosan dgn cerita taeny yg gitu- gitu aja mau cari pairing yg lain dan btw gue jg “new reader” utk di wp ini dan ngena banget pas baca balasan dari komen kamu so buat fans locksmith buka hati dan pikiran anda diluar dari taeny ada kok yg lebih baik dan utk bisa menghargai usaha sang penulis ,author akan baik jika readernya pun baik jaga sikap dan tutur kata biarpun ini bukan dunia nyata tapi setidaknya lebih baiklah (jangan dianggap serius gue hanya memberi kritikan yg mungkin dapat diterima) dan buat author hanya saran buat ff yg lebih ngefeel ga perduli mau pairingnya taeny kek atau yoonfany kek yg penting apa yg ingin kamu tulis bisa tersampaikan kepembaca.semangat terus utk menulis btw ga ada rencana utk bikin novel kayanya yg yulti kemarin greget kalo bisa dijadikan novel😊😄

      • Duh makasih bgt ya 🙂
        Senang dan terharu deh kalau ada pembaca yg seperti ini.
        Tulisan aku ada bukan hanya untuk menghibur tapi mengedukasi meskipun outputnya aku kembalikan lagi kepada pribadi masing-masing tentang bagaimana mereka menginterpretasikan pesan yang aku bawa untuk mereka.
        Pengen sih tapi blm sempet, masih sibuk kerja dan kuliah juga, kehidupan nyata memanggil 🙂
        Yang LOVERS itu rencananya mau aku bikin novel, doain aja jadi ya 🙂
        Makasih chippa
        I love you from Bandung 🙂

  6. Haha sweet tapi agak sensual gimana gitu tapi aku tetep suka, suka banget malam pokoknya author jjanb tapi lebih baik apa bila gender bender 😁

  7. Lu tau g sih thorr,. Gue udh was was waktu si tae beritahu cwe yg berhasil ngerebut hatinya selain ppany..
    Pas di beritau ternyata… malah si ppany itu sendiri..😂
    Gue jadi merasa di permainkan(?) Wkwkwkkw😂😂😂
    Semangat buat ttp bikin ff yg kece badai kek gini 👊👏👌

  8. ah taeyeon bikin deg degan aja..kirain ada wanita selain fany kyk sica gitu hehehe
    syukurlah d sni tae orgx gak selingkuh..
    😁😁😁😁😁

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s