My Honest Talk 2

Lagi.. Ini bukan postingan ff ya.

lebih ke curhatan gtu hahaa.

karna pada dasarnya penulis ga bisa cerita secara langsung ke orang.

Okay… kita mulai?

Pasti udah baca kan kalau aku ingin pensiun dari dunia fanfic snsd.. secepatnya sih kalau bisa.

Kenapa?

Banyak hal yg terjadi baik di dunia maya atau nyata yang terlalu berat kalau aku harus ceritakan detailnya.

Yang pasti.. aku dapat banyak pelajaran yg berharga dari semua masalah kemarin.

Masalah ini kaya bola salju yg semakin lama semakin besar. Bahkan sekarang udah menggunung.

Ini bukan salah dia dan mereka.

Ini lebih ke aku.

Nah.. udh ya curhat yg itu.

Pasti tau kan kalau aku sempat menghilang dari peredaran beberapa waktu.

Selama masa hiatus itu aku bener” lupa sama fanfict, snsd, ataupun orang-orang yang aku kenal dari sana.

Aku sempet mikir loh kalau fanfict itu berbahaya.

Knp? karna itu bikin aku ketagihan.

Dan aku beberapa kali hilang kontrol karna fanfic.

Hilang kontrol gimana? Ya lupa waktu aja, kebablasan gtu sampai kadang kalau libur seharian di rumah baca fanfict doang.

Lupa ke pasar, lupa masak, lupa nanti siang ketemu teman atau nanti malam dijemput si calon😂.

Keluarga aku, temen aku, mantan” aku juga gada yg tau aku nulis beginian😂.

Ya jadi begitulah.. aku cuma bisa diskusi ttg fanfic ya sama yg suka fanfic lagi. Itu sebabnya dulu aku kaya yg maksa bgt kalian buat komen hehehe.

Tapi seiring berjalannya waktu dan akibat penuaan yg terjadi aku bisa maklum dengan banyaknya siders yg berkeliaran.

aku ngerti ga gampang mungkin bagi sebagian orang untuk mengutarakan ala yg ada di hati dan pikirannya.

Mungkin mereka cuma bisa bilang “bagus, gw baca lagi kalau dia update.”

atau

” Ahh gapunya akun mau komennya. Biarin ajalah, yg pasti semoga dia cepet update.”

atau hal lainnya yg ga memungkinkan mereka untuk meninggalkan jejak berupa komentar.

Setelah beberapa bln hiatus, ada seorang pembaca yg nge-private message di akun aff akun.

Dia berulang kali kirim pesan ke aku ternyata dan aku ga sadar hehehe.

Soalnya untuk beberapa waktu aku ga berani nyentuh aff atau apapun yg berbau taeyeon dan tiffany di dalamnya.

Nah pas aku baca pesan dia rasanya gimana gitu.

Bahagia.. ya mungkin itu kata yg bisa menggambarkan semuanya.

Why?

Karena ternyata masih ada yang inget aku, lebih tepatnya fanfict yg aku buat.

Dia ternyata masih nunggu kelanjutan ff yg sebenernya udah gamau aku lanjutin.

Berulang kali dia bujuk aku dan akhirnya aku mau lanjut nulis lagi tapi bkn ff yg dia mau wkwkwkw.

Dia pengen aku lanjut nulis Love itself yg mana berat aku lakukan karna… ak ga sanggup baca lagi semua chapternya😖.

Tau di post aku kmarin ttg penulis di aff yg aku kasih komentar pedes karna dia pemilihan bahasanya kurang nyaman?

nah love itself juga gtu buat aku.

Tapi dia setuju aku lanjut The Reason Is.

The Reason Is atau kita singkat TRI.

TRI ga pernah aku kira bisa jaring pembaca yg cukup banyak. Karna dari dulu pembaca aku lebih suka aku nulis Taeny, Yulsic atau couple royal family lainnya yg sayangnya jarang aku tulis.

Awalnya aku masa bodo nulis TRI, ga peduli reader banyak atau ngga. Tapi makin kesini banyak yg suka. Ya aku jadi nambah semangat. Tapi ada satu moment dimana aku buntu gatau mau nulis apa lagi tentang TRI.

Komunikasi aku dengan pembaca di aff yg bujuk aku nulis itu berlanjut di media sosial lain yg lebih nyaman. Disana kita banyak diskusi tentang kelanjutan TRI. Aku tanya banyak pendapat dia ttg TRI. Dan banyak pemikiran kita yg sama. Lanjutlah aku nulis TRI sampai akhirnya tamat dengan bantuan dia.

Yang My Lady pun sama.

Sebelum aku posting, aku selalu tunjukin dulu ke dia draftnya. Dan banyak komen dia yg membantu aku mengembangkan ceritanya.

Tapi di My Lady.. kita beda pendapat. Dia pengen aku nyatuin Yulti sedangkan aku inginnya Taeny heheehe. Tapi akhirnya aku nemu jalan keluarnya dari kemauan dia sama aku😁.

Upss.. jadikan bocor ya My Lady endingnya gimana😌.

Ya tapi itulah indahnya sebuah diskusi, sebuah perbedaan yg pada akhirnya jadi harmoni yang saling melengkapi.

Yang asalnya cuma reader biasa, sekarang jadi temen cerita kehidupan nyata juga.

Oh ya dia lebih muda dari aku😁

Aku gakan bilang siapa tapi dia salah satu pembaca aku disini juga.

Oh iya… kemarin ak baru nemu lagi pembaca yg kaya dia.

Dia baru sih baca fanfict disini tapi anaknya asik, enak diajak diskusi meskipun lagi lagi dia lebih muda dari aku😌.

Nasib banyak temenan sama yg lebih muda kalau ga lebih tua👀

Kemarin dia kasih review Earned It yang pada akhirnya membuat aku penasaran lagi dengan ff itu.

Kemarin aku iseng baca lagi dan ya.. aku penasaran dengan chapter selanjutnya akan seperti apa.

Kemarin kita sempet brainstorming Earned It dan ya.. ada sedikit pencerahan.

Aku rasa aku tahu cerita itu mau dibawa kemana.

Untuk kalian semua yang masih membaca cerita aku, aku gabisa bilang apapun selain Terimakasih.

Terutama mereka yang selalu memotivasi aku lanjut FF.

Terimakasih.

Ya.. cukup segitu.

Sampai jumpa di Earned It?😉

 

Iklan

3 pemikiran pada “My Honest Talk 2

  1. Halo kak, wah wah aku malah suka baca curhatan kamu, dan blm sempat baca ff2 kamu, tapi tenang udah aku save 😂😂 Sama bener2 sama deh kakak sama aku, aku tuh tipe orang yg suka lupa waktu klo baca ff, sebenernya karna aku sekarang lagi banyak urusan buat dunia akhiratku dimana pengen halal dan nikmatnya menikah #halah kekekeke kakak semangat yaaa, ya klo bisa jadi penulis terus.. Entah itu menulis apapun, buat hidup enjoy aja, jangan mikir yg jelek2.. Kalo bimbang atau kalut, bisik2 sambil sujud, pasti didenger langit kok, kita punya Tuhan dan semua masalah pasti ada jalannya.. Semangattt 🙌🙌🙌

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s