Don’t Mind It (Jangan Dibaca, ini curhatan authornya πŸ˜‚)

NP: Balada Romansa-Soulvibe

 

Hari ini aku membuka sesuatu yang tak seharusnya kubuka

Aku menyapa kau yang telah lama menjadi halaman akhir di bukuku yang tak ingin kubaca

Tak ingin kubaca tapi rindu kurasa

Tak ingin terluka tapi enggan berpaling

Kau semakin bagus

Setiap aku membaca rangkaian kata yang tertulis, aku tahu hidupmu bahagia tanpaku

Menyakitkan… tapi aku ingin bahagia untukmu.

Kau baik.. dan kau pantas mendapatkan yang terbaik.

Semua kisah yang kau utarakan begitu menyenangkan.

Hidup begitu indah jika aku ada dalam fantasimu.

Tapi fantasi akan selalu menjadi fantasi

bermain dalam imajinasi yang menjadi ilusi

Dan aku.. lebih memilih hidup dalam realita dibanding ilusimu.. ilusiku.

 

Lupa.. sempat aku lupa

Untuk beberapa waktu kau tak mengkeruhkan pikiran ini

Tapi entahlah.. hari ini aku tergelitik untuk melihatmu lagi

Heumh.. aku rasa.. aku tak bisa merasa.

Semuanya terlalu aneh dan sulit bagiku.

Hidup sedang senang bermain denganku

Tuhan sedang begitu merindukanku sehingga ia kirim berbagai hal yang membuatku harus selalu dekat dengannya.

Bukankah harusnya aku bersyukur karna Dia ingin dekat denganku, hambanya yang tak pandai mengingat atau mencurahkan hatiku hanya untuk-Nya.

Menjauhkan aku denganmu mungkin adalah cara-Nya mencintaiku

Ini bukan berarti aku tak baik untukmu ataupun sebaliknya.

Hal yang selalu kupercaya adalah.. selalu ada pelangi setelah Hujan

Selalu ada sesuatu di balik sesuatu.

Tuhan adalah penulis terbaik di semesta ini hingga sang semesta selalu Bertasbih padanya.

Hanya manusia dan aku yang kadang melupakan-Nya.

Kehidupan di dunia begitu memabukkan termasuk kau.

Aku mempunyai waktu yang baik bersamamu.

Tapi ini tidak baik untuk kita.

Kau dan duniamu aku dan duniaku.

Memilih untuk bertahan atau pergi.

Doaku.. aku selalu meminta diberikan yang baik untukku, agamaku, ibadahku, penghidupanku dan kehidupanku di dunia ini.

Mungkin ini adalah jalan Tuhan yang baik untukku.

Sungguh.. Tuhan mengetahui apa yang tak kuketahui dan aku ingin dalam setiap langkahku, ada berkah yang Ia sertakan.

Semoga kebaikan itu selalu menyertai aku, kau, kalian dan kita.

Ikhlaskan aku untuk menerima apapun takdir yang telah kau siapkan untukku.

Menjadi manusia yang berguna.. itu adalah harapanku.

Aku masih mencari jalanku agar setiap detik yang berlalu tak menjadi penyesalan dimasa lalu.

Hidup penuh penyesalan itu berat

semoga kau tak pernah mengalami itu

untuk hal ini.. aku pun meminta Tuhan untuk membimbingku.

Memberikan ketetapan hati agar apa yang kuputuskan nanti adalah baik segalanya untukku.

Agar keputusan ini tak membuatku hidup terbalut penyesalan untuk kesekian kalinya.

Aku tahu.. menyesali hal yang lalu adalah salah satu bentuk pengingkaranku akan nikmat-Nya

Maafkan aku.. tapi aku hanya manusia yang cenderung berbuat kesalahan

Dan untuk kali ini.. aku tak ingin berbuat itu.

Tuhan.. tolong aku.

Tolong pilihkan aku yang terbaik dari yang terbaik.

Beri aku ketetapan hati.

Izinkan aku mempercayai diriku lagi

Buanglah pergi kegundahan ini.

Biarkan aku berani

Biarkan aku menjalani kebahagaiaan yang ingin kuraih lagi

Iklan

2 pemikiran pada “Don’t Mind It (Jangan Dibaca, ini curhatan authornya πŸ˜‚)

  1. semangat thorr,
    jan sedihh.. anggap ini sebuah batu sandungan,
    ketika kau terjatuh dan merasa sakit. dan jadikan sakit itu menjadi sesuatu yg mampu membuat mu menjadi lebih dan lebih dari sekarang..
    karena tanpa rasa sakit kita gk tau apa itu air mata, tanpa air mata kita gk tau apa yang akan terjadi selanjutnya, nah kan gue juga bingung sendiri:p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s