.

Sejujurnya.. aku tidak pernah siap dengan hal ini

Hidup selalu membuatku melakukan hal yang sebenarnya tak ingin kulakukan.

Bahkan detik ini.. aku masih terbangun dengan berbagai skenario yang bermain di kepalaku.

Aku harus memilih dua hal yang tak ingin kupilih pada nyatanya.

Di pilihan pertama.. aku tak ingin bertahan

itu adalah sebuah kesalahan yang menjadi tangis dalam doaku hingga hari ini

bukankah sudah kubilang bahwa hidup dalam penyesalan itu menyakitkan?

Hatimu selalu berat

pikiranmu tak bisa kembali jernih

bangun dari tidurmu setiap pagi adalah sebuah beban yang tak ingin kau alami lagi

malammu adalah sesuatu yang tak ingin berakhir

rasanya biar malam selalu menjadi malam

biar pagi itu tak pernah datang menjemputmu kembali ke rutinitas sama, hal yang tak kau sukai bahkan hatimu menolak untuk bekerja sama denganmu dalam mengerjakannya

Dulu.. kau pikir semuanya akan sesuai dengan rencanamu

dulu kau pikir semua ucapan manis akan terlaksana dengan baik

Ekspetasi hanyalah sebuah ekspetasi

dimana kenyataan mengkhianatimu dengan ingkarnya.

menamparmu untuk kembali menyadari bahwa manusia tak ada yang bisa dipercaya

Hanya Tuhan yang harus kau percayai sepenuhnya.

Statusmu sebagai keluarga tak merubah apapun

bahkan meskipun darah mengikat kalian begitu kentalnya

Tahu apa yang paling menyakitkan?

saat kentalnya darah itu terlupakan oleh pasangan hidup yg lebih menguasai kakak kandungmu sendiri

saat kau hanya terlihat sebagai bayangan yang tak pernah terlihat

saat kau hanya menjadi benalu yang ingin dibasmi orang

saat status keluargamu mati karena bisnis dan uang

saat semua harus diperhitungkan meskipun kau adalah adiknya

sungguh ini adalah pembelajaran berharga untuk tetap meminta bantuan Tuhan dalam setiap keputusan yang akan kalian buat

cukup aku yang telah membuat keputusan bodoh ini

cukup aku yang tenggelam dalam sesalku

cukup aku

cukup hari ini

di pilihan kedua…

itu bukanlah hal yg baru untukku

hal itu adalah sesuatu yg selalu ingin kukuasai

sesuatu yang begitu sulit dan menanggung beban besar

sesuatu yang jika aku bisa menguasainya adalah sebuah bekal dalam hidupku kedepannya

Tapi batinku bertanya

Apa aku bisa?

Apa aku sanggup?

Ini bukan hal yang main-main

kita bermain ratusan bahkan miliaran rupiah

nyawa pun menjadi taruhannya

sungguh ini adalah sesuatu yang sulit

Tuhan.. tolong aku

tolong beri aku petunjukmu

pilihkan aku yang baik untuk agamaku, ibadahku, penghidupanku dan kehidupanku..

Berkahi aku dengan apapun yang kau pilihkan untukku

bantu aku untuk ikhlas menerima apapun yang kau pilihkan untukku

karena bisa jadi apa yang tak kusukai adalah baik untukku

atau yang tidak baik untukku adalah yang kusukai

Tolong aku Tuhan.. Tolong

Sungguh hanya Engkau yang mengetahui apa yang tak kuketahui

Hanya Engkau satu-satunya penolongku

Hanya Engkau tempatku mengadu

Hanya Engkau yang mampu mengubah kekacauan ini menjadi sesuatu yang indah pada waktunya

Sungguh hanya Kau Tuhanku.

Iklan

2 pemikiran pada “.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s