Berawal dari…

IMG_20160101_031015

 

Tak terasa gelap pun jatuh

diujung malam menuju pagi yang dingin

ya.. hanya pada saat inilah akalku mampu menulis sesuatu

sesuatu yang tak pernah ada jika pagi dan siang itu menyapaku

Mengapa?

entahlah.. aku pun tak tahu

yang pasti hanya ada satu

satu

satu alasan mengapa aku mulai menulis seperti ini

kamu

kamu

ya, kamu.

 

 

hari ini hari baru

tapi mengapa kau tak pernah baru

kenapa kau selalu jadi no satu

yang mengganggu pikiranku

hatiku

hidupku

semestaku

 

seseorang pernah berkata padaku “hati-hati, awalnya penasaran nanti lama-lama jadi suka beneran loh!”

dan ya.. ya.. ya..

itulah yang terjadi.

aku menyayangimu dan yang kutahu hanya itu

itu

itu

itu

 

menyayangimu menyenangkan

ini adalah sesuatu yg baru untukku

karna dari beberapa org yg pernah singgah, kan membangun tempat tersendiri yg tak membuatku jemu

kelihaianmu membuka dan menutup dirimu membuatku termangu

hatiku menderu

akalku menyeru

jiwaku memanggilmu

kamu.. kamu.. kamu.. ya kamu

 

kau adalah sesuatu yang selalu menarik diriku untuk menjelajahimu lebih jauh

mengenal dirimu bukan hanya untuk permainan belaka

Awalnya aku tak pernah menatapmu

namamu hanya beberapa kali muncul di tembok dunia baruku

ucapanmu tentang coretan penaku membuat intuisiku memaksa mengejarmu

membuatku selalu penasaran untuk menggali lebih dalam tentang dirimu

lama.. cukup lama bagiku untuk mengenalmu

biasanya begitu mudah bagiku untuk membuat seseorang mau mengenalku lebih jauh

tapi tidak dengan kamu

kau bagaikan sebuah gerbang logika yg sulit dipahami

bagai mikrocontroller yang menguras otak dan perhatianku

kau begitu teguh pada pendirianmu untuk menutup dirimu

kau begitu setia dengan ketertutupanmu

membuatku selalu bertanya dalam sendu

mengapa?

mengapa?

mengapa?

tapi kau tahu.. usaha tidak pernah mengkhianati hasil

dan itu yg terjadi padamu, padaku

setahun yg lalu adalah tahun yg tak bisa kulupakan

saat kunci itu mulai terbuka

gembok itu mulai terlepas

dan kau mulai membuka dirimu

ijinkan aku untuk mengenalmu lebih jauh

membuatku semakin yakin

selalu ada sesuatu di balik sesuatu

Beyond of beyond

segala sesuatu terjadi dengan alasan tersendiri

 

The Reason Is..

ya.. kau menjadi alasan mengapa aku menulis cerita itu.

kau membuatku mengibaratkan diriku bisa mendapat akhir yg bahagia karna kesabaran dalam cerita itu

kau yang membuatku terkadang merasa bukan diriku

karna aku.. selalu tidak sabar

aku selalu ingin segera mendapatkan apa yg seharusnya kudapatkan

apa yang seharusnya kumiliki

tapi kau… kau membuatku menahan diri

kau membuatku mencoba mencari sisi lain diriku yg bisa memahamimu

dan kau berhasil

karna kau telah mematikan egoku

kau padamkan emosiku

kau nyalakan sebuah keikhlasan yg tak pernah kutahu ada dalam diriku

kau membuatku mengerti betapa sakit ketika kau mencintai seseorang yang bukan milikmu

kau membuatku menjadi ingin lebih dekat dengan-Nya

karna aku terlalu lelah dan takut untuk mengunjungi hatimu.

 

kau tahu.. kini aku bisa mencurahkan isi hatiku pada-Nya

menangis karna dunia dan kamu pada-Nya

Hatiku menjerit.. aku terisak dalam kesakitanku

Aku tak bisa meminta bantuan pada satu manusia pun

karna aku tahu bahwa Dia adalah penguasa hatimu

hatiku

semua yang menapaki semesta ciptaan-Nya

di akhir doaku selalu ada ketenangan saat mengingatmu

tapi aku tak bisa bohong

aku harus jujur bahwa kerinduan dan kesedihan itu selalu menghantuiku ketika aku kembali mengingatmu

membuka akun media sosialmu

melihat kabar terbaru darimu yang masih terlihat bahagia dengan kebahagian palsumu

 

sampai hari ini aku masih bertanya

mengapa aku bisa begitu terbius dalam pesonamu

bukan menghina.. tidak bermaksud mencela

tapi jika fisik yang kita bawa

tentu aku jauh lebih darimu

kau hanya pria hitam manis yang tak terlalu tinggi dan tak terlalu menarik bagiku

aksen kedaerahanmu membuat suaramu tak terdengar begitu merdu bagiku

tak seperti milikku yg selalu lelapkan tidurmu

tapi memang.. jika kita lihat dari tingkat kecerdasan

kau memang jauh diatasku.

tapi.. bukan berarti aku bodoh.. hanya saja kau lebih cerdas dariku

kau jenius, kau humoris, dan aku menyukaimu

kau bagaikan pilar yg bisa menopang kegamangan hatiku

dan itu adalah kesalahan terbodohku

kau pernah berkata padaku bahwa dia adalah kebodohan terbesarmu

aku tak mengerti saat itu, ketika kau menceritakan betapa hancurnya hidupmu karna wanita egois yang selalu ingin memilikimu meskipun dia telah menduakanmu

sekarang aku mengerti..

Aku mengerti mengapa kau berkata seperti itu

aku tahu.. aku tahu.. aku tahu

mengapa?

karna kau adalah kebodohan terbesarkuΒ 

 

kau adalah kesalahan terbaikku

kebodohan terbesarku

karena mempercayakan hatiku padamu yang tak pernah menanam pondasi itu dengan selayaknya.

Tubuh kita saling bersandar dengan pandangan yang berbeda

kau dengan kebahagiaan palsu dan senyum terpaksamu

aku dengan tangis kejujuranku yg terjebak ilusimu

aku mencoba berbagai cara agar hati kita bersama

yang tersisa dari kisah ini Β .. hanya aku takut kau hilang

perdebatan dalam diriku selalu membimbingku menuju kata pisah

aku takkan memaksakan lagi hatiku

aku takkan lagi memaksakan dirimu untuk menggenggamku

mendekapku dalam hangatnya hatimu

 

izinkan aku beristirahat sejenak

pergi dulu darimu yang selalu menghentak hatiku

yang berubah hanya tak lagi ku mencintaimu

kau masih bisa melihatku

kau harus percaya aku tetap sahabatmu

 

 

Tuhan menguji manusia dengan berbagai hal

bisa berupa bencana, kesusahan dan kenikmatan.

Tuhan mengujiku melaluimu

Ya kamu.. yang torehkan sejuta cinta yang pilu dan mematikan dalam sanubariku

Indah.. tapi membunuhku perlahan dalam ragu

Aku menjadi tahu mengapa aku mengenalmu

mengapa aku menyayangimu

mengapa aku mencintamu

Ya kamu.. kamu.. kamu

yang sempat kuasai hatiku

Tuhan ingin aku mencintai-Nya melebihi aku padamu

Dia ingin aku menyandarkan diriku pada-Nya

Dia ingin aku menangis bukan karna kamu, tapi hanya karena-Nya

Dia ingin aku menyerahkan hatiku

hidupku

hanya untuk-Nya

Dia ingin memelukku

mendekap aku dengan cinta-Nya

tidak seperti kamu..

yang hanya timbulkan sejuta duka dan kecewa

 

 

Iklan

22 pemikiran pada “Berawal dari…

  1. Woahhh.. ini seperti hubungan Tuhan dengan manusia..
    Sudut pandang saya mengatakan, bahwa tiap ujian yg diberikan Tuhan dalam bentuk apapun dan kecil ataupun besar adalah bentuk Tuhan mencintai manusia.. selalu ada hal negatif, dan di sampingnya ada hal positif…

  2. BERAWAL DARI…….

    mengapa…. mengapa……. mengapa…..
    Aku tidak bisa berkomentar ?!.
    πŸ˜πŸ˜πŸ˜βœŒβœŒβœŒπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰

  3. “ucapanmu tntg coretan penaku mmbuat intuisiku memaksa mngejarmu mmbuatku slalu pnasaran untk mnggali lbih dlam tntg drimu” jelas sbuah rasa ingin tahu dan ingin lbih dekat, nmun stelh nenemukan sebuah hal yg mmbuat trluka mnjdi sbuah hal ” yg hnya mnimbulkan sejuta duka dan kecewa” wahh πŸ™‚ kren,
    krna kish yg mmbuat mnyadari sebuah hal yg lebih berhrga dn lbih dibutuhkn. y hnya DIA stu. pengungkapan yg indah.
    sya mnyukai ini… πŸ™‚

  4. Allah menciptakan manusia sdh dgn jodohnya masing2 jadi adek jgn mudah berputus asa krn jika adek mampu melewati ujian itu maka Allah akan meninggikan derajat ketaqwaan adek.
    Adek harus berbaik sangka thdp segala ketetapanNya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s