I’m Not The Only One Part II

PhotoGrid_1433500034927

 

Jeju, 1 Agustus 2009

“.. semuanya sudah siap?” seorang pria berbicara pada putrinya yang masih duduk menatap kaca besar di meja riasnya. Pria itu mendekati sang putri.. ikut mengamati refleksi sang putri yang tergambar begitu sempurna di hadapannya.

“Kau begitu cantik sayang.. no.. cantik tidak cukup menggambarkan kecantikanmu..” sang ayah tak kuasa menahan air matanya menatap sang putri yang sebentar lagi akan ia lepas menjadi istri seseorang. Gadis kecilnya.. kini telah bertransformasi menjadi seorang wanita yang cantik dan elegan percis seperti mendiang istrinya dulu.

“Daddy..” wanita yang masih menjadi gadis kecilnya itu menatap sang ayah yang masih memandanginya terpukau.

“Iya sayang? Ada apa?” sang ayah kini duduk di samping sang putri yang terlihat sedih meskipun dirinya terlihat begitu cantik saat ini.

‘Apa semuanya hanya akan berhenti disini? Apa aku membuat pilihan yang tepat?’ wanita itu terlihat bingung saat ini. Sang ayah menyadari hal itu. Ia membawa wajah putrinya itu untuk bertemu dengannya.

“Kau ingin berhenti?” ada keterkejutan di mata sang putri yang membuat si ayah tersenyum lembut padanya. Ia mengelus pelan kepala putrinya itu, mencoba membuat anaknya mengerti bahwa ia akan mendukung apapun keputusan yang akan diambil oleh putri tercintanya itu.

“Hatiku menginginkan apa yang ia inginkan Daddy..” air mata itu mengalir tak permisi. Sang putri berusaha menahan tangisnya dengan hanya diam sementara ayahnya tahu apa yang dirasakan oleh putrinya itu.

“Dan ini tentang calon suamimu kan?” sang ayah tersenyum lagi menghapus tangis yang bisa merusak keindahan putrinya saat ini. Ia bangkit dari duduknya, membawa tubuh sang putri untuk ikut berdiri dengannya.

“Ikuti apapun yang hatimu inginkan. Daddy akan selalu mendukungmu..” Dan lagi.. hanya senyuman penuh kasih sayang yang sang ayah berikan pada sang putri yang akhirnya berjalan menuju pintu keluar, mengejar cinta dalam hidupnya selama ini.

======== I’m Not The Only One ========

Tiffany POV

“Selamat pagi Nona Hwang..” seorang pria berjalan menghampiri aku yang masih sibuk merancang sesuatu dalam agendaku.

Aku tidak membutuhkan seseorang untuk menggangguku saat ini.

“Kau bisa simpan apapun itu di meja dekat sofa saja.. terimakasih.” Ucapku datar tanpa menatap pria yang pastinya hanya mengantarkan kiriman dari Siwon Oppa yang tak pernah henti mengirimiku makan siang atau apapun itu yang menunjukan perhatian dan sayangnya padaku.

“Baiklah..” pria itu segera menyimpan sesuatu yang ia bawa.

“Oke.. Terimakasih.. kau boleh pergi sekarang..” aku mengira akan segera mendengar suara pintu terbuka tapi pria itu sepertinya masih diam menungguku melihatnya.

“Taeyeon-ah?” aku berdiri menghampirinya yang masih terdiam cemberut terlihat seperti anak sekolah dasar yang kehilangan permennya.

“Kau jahat sekali mengira aku adalah kurir..” wajahnya ia gembungkan seperti ikan kembung membuatku sedikit tertawa melihat tingkahnya yang cute.

Kau masih Kim Taeyeon yang kukenal.

Cerdas

Tampan

Ramah

Cute dan berhati emas.

Apa yang telah kuperbuat padamu dulu.. takkan terulang lagi.

Aku akan memperjuangkanmu dan cinta kita Sayang.

Tunggulah… aku sedang merencanakan semuanya hanya untukmu.

“Fany-ah? Kau kenapa melamun seperti itu?” wajahnya kini sudah begitu dekat denganku. Mata indahnya itu menghipnotisku seketika. Aku seperti terbawa dalam kehangatan dan kenyamanan yang selama ini selalu ia berikan padaku dalam pernikahan kami sewaktu itu, sebelum ia pergi karena kebodohanku.

“Apa kau mau menemaniku?” ucapku bukan bertanya tapi memaksa dan memerintah.

“Kemana?” mata kami pasih beradu pandang, mencoba membaca apa yang sedang bermain dalam pikirannya. Aku terdiam untuk sesaat sebelum menyebutkan sesuatu yang membuatnya terdiam.

“Jeonju…” ucapku dengan senyuman kecil penuh harapan.

======== I’m Not The Only One ========

“Sayang.. berapa lama kau akan berada disana?” dari kejauhan aku bisa mendengar suara Jessica yang berbicara manja pada suamiku, euhm maksudku Taeyeon. Kami saat ini sudah tiba di resort yang sengaja kusewa untuk proyek kami.

Ya.. aku dan Taeyeon pergi ke Jeonju sengaja karena kami akan menyelesaikan proyek iklan terbaru dari salah satu perusahaan kosmetik ternama dari Amerika. Aku berangkat kesini hanya berdua saja dengan Taeyeon karena ceritanya kami sedang mengecek lokasi dan hal lainnya untuk proses pengerjaan iklan.

Namun bagiku.. ini adalah kesempatan bagus untuk membuat Taeyeon benar-benar kembali menyadari kehadiranku.

Menyadarkannya kembali bahwa akulah wanita yang dicintainya, bukan Jessica ataupun yang lainnya.

“Mungkin 2 hari atau 3 hari paling lama.. Aku dan Fany masih harus mengecek lokasi dan persiapan untuk syuting kami..” Taeyeon menjawabnya seraya menatapku.. meminta konfirmasi tentang jadwal kami yang segera kuiyakan. Ia tersenyum sebelum kembali berbicara dengan Jessica tentang hal tak ingin kudengar sama sekali.

“Syukurlah… kalau begitu kita masih bisa memilih cincin untuk pernikahan kita nanti..” balas Jessica dengan nada bahagianya. Suamiku mengangguk mengiyakan ucapan itu dengan senyum manisnya.

Apa kau sebahagia itu Kim Taeyeon?

“Tae.. kita harus pergi menemui pemilik resortnya.. sebentar lagi ia akan tiba..” ucapku mulai tak tahan dengan percakapannya bersama sahabatku. Taeyeon terlihat mengerti dan segera pamit pada Jessica.

“Sica.. aku telpon lagi nanti ya.. kami akan segera bertemu pemilik resort sekarang..” dengan itu ia menutup telponnya dan kembali memfokuskan dirinya padaku.

Bagus.. kau hanya harus focus padaku selama disini Sayang.

Selama disini hanya ada kita.

Tak ada Jessica maupun Siwon Oppa.

“Fany-ah… ayo!” pria dalam hidupku ini kembali menatapku dengan mata madunya, memberikan tangannya padaku untuk aku genggam. Aku terdiam melihat senyum manis kekanakannya.

“Aigo.. come on Princess! Apa aku harus menggendongmu?” aku tertawa melihat cara bicaranya yang berlebihan seperti ahjushi-ahjushi mabuk setelah pulang dari karaoke.

“Yes.. give me piggyback Dork!”dengan cepat aku naik ke punggungnya seraya tersenyum lebar memeluk tubuh kekarnya dari belakang, mengaitkan kedua kakiku di pinggangnya.

“Kau semakin berat..” Taeyeon bergumam kecil membuatku semakin mengeratkan kuncianku di lehernya.

“Arrgghh Fany-ah..” Ia terdengar kesakitan saat aku mencekik lehernya pelan. Segera kulepaskan dan kupukul bahunya pelan menyalurkan rasa kesalku padanya.

Apa aku memang bertambah berat Tae?

“Aww.. kau galak sekali. Bagaimana bisa Siwon Hyung jatuh cinta padamu..” gerutu pria yang kini terlihat merah bekas cekikanku tadi.

Aww.. poor thing.. maafkan aku Sayang.

Chu!

“Eh.. mengapa kau tiba-tiba menciumku?” Taeyeon terlihat kaget setelah aku mengecup pipi kanannya cepat. Aku segera menggumamkan lagu kesukaan kami dulu.. maksudku saat ini untuk menghindari pertanyaannya.

“Cih.. kau ingin menghindar eoh?” Tiba-tiba aku merasakan perasaan yang tak enak.

Tunggu!.. mengapa pegangannya di pahaku semakin erat?

“It’s gonna be fun Princess!” dan detik berikutnya aku bisa merasakan hembusan angin dengan keras menampar wajahku.

“Yah!!! Kim Taeyeon.. put me down!!” aku berteriak tak memperdulikan tatapan orang-orang di sekelilingku. Ada yang heran dan ada juga yang tertawa melihat pria yang paling kucintai dalam hidupku ini menggendongku sambil berlari begitu cepat seperti orang gila yang kehilangan kesadarannya.

“Hahahaha…” Tawanya yang renyah dan merdu membuat ketakutanku sekejap hilang.

Kapan terakhir kali kau tertawa seperti itu Sayang?

Aku baru sadar bahwa selama beberapa tahun pernikahan kami dulu.. Taeyeon tak pernah tertawa seperti ini lagi.

Rutinitas kami selalu sama.

Aku bangun tanpa pelukan atau dekapannya di pagi hari.

Aku sarapan hanya ditemani koran dan berita pagi dari TV atau bersama putri kami.

Dia yang terkadang tak pulang ke rumah karena banyaknya tugas yang harus diselesaikannya.

Aku yang terbawa kesibukan di kantorku.

Dan seperti itu.. selalu.

Mungkin.. hal itu yang membuatku terbutakan dengan perhatian dan kasih sayang yang Siwon Oppa berikan padaku dulu.

Mungkin

Tapi… itu semua bukanlah sebuah alasan yang tepat untuk mengkhianati cinta pria yang sampai akhir hayatnya masih mencintaiku begitu besarnya.. meskipun terkadang waktu dan kesempatanlah yang menjadi penghalang baginya untuk memberikannya padaku.

“Mengapa kau diam saja?” Aku masih terbawa dalam nostalgiaku sementara priaku ini.. Taeyeon sudah diam tak lagi berlari dengan gilanya.

“Fany-ah.. sayang.. kau baik-baik saja?” Lamunan itu hilang seketika saat ia memanggilku dengan lembut seperti dulu. Senyum penuh harapan itu perlahan muncul di wajahku.

Apa mungkin Taeyeon…

“Hahahaha.. kau harus melihat wajahmu tadi. Apa kau merindukan Siwon Hyung heumh?” Dia mendekatkan wajahnya yang awet muda itu denganku.. mencoba menggoda iman dan kesabaranku lebih jauh.

Taeyeon-ah.. seandainya saja kau tahu bahwa hanya kaulah yang selalu kurindukan selama ini.

“Fany.. kau kenapa?” aku terhenyak dengan kenyataan yang kuhadapai sekarang sehingga tak terasa air mata itu membasahi pipiku tanpa bisa kusembunyikan. Taeyeon mengelus.. menghapus air mata itu dari miliku dengan ibu jarinya.

“Jangan menangis.. kau terlihat tidak cantik jika menanggis seperti itu Fany-ah..” Air mata itu entah mengapa malah mengalir lebih deras setelah Taeyeon berkata seperti itu.

Bagaimana bisa aku tidak menangis menyadari bahwa kau bisa menghilang sekejap saja dari pandanganku.

Bagaimana aku tak menangis menyadari bahwa sebentar lagi kau akan menjadi milik sahabatku.

Bagaimana aku tak menangis mengetahui bahwa kau.. masih belum menyadari bahwa orang yang kau cintai selama ini adalah aku.

“You’re my princess.. so don’t cry infront your prince my pink princess..” ada sedikit tawa kali ini dalam tangisku. Ucapannya yang berusaha menenangkanku terdengar seperti ucapan yang diberikan oleh seorang ayah pada putrinya.

“Really?” Jawabku dengan suara sedikit sengau dan serak sementara ia hanya tersenyum dalam anggukan kepalanya.

“Oke.. kalau begitu.. kau harus mengabulkan beberapa permintaanku selama disini!” ucapku kembali dengan gaya bossy-ku, menghapus air mata yang masih berenang membasahi wajahku.

“Tentu.. apa yang tidak untukmu Nona Hwang..”

“My Lady.. panggil aku itu..”

Flashback

“Sayang.. aku tak percaya dalam 1 bulan lagi kita akan menikah..” Tiffany masih berbaring dengan nyaman di pelukan sang calon suami yang melamarnya 7 bulan lalu. Keduanya kini sedang berbaring di tempat tidur mereka, memandangi langit yang begitu indah malam ini.

“Kau benar.. waktu berjalan begitu cepat kurasa. Apalagi kau dan kesibukanmu menyiapkan semua persiapan pernikahan kita..” Taeyeon mengelus puncak kepala wanita yang begitu disayanginya itu. sudah beberapa tahun mereka berpacaran tapi baru 7 bulan yang lalu ia siap dan mantap melamar Tiffany menjadi istrinya.

“Apa semuanya akan berubah jika kita sudah menikah nanti?” untuk sesaat hanya keheningan malam yang menemani keduanya yang masih tenggelam dalam pikiran masing-masing.

“Apa kau ingin perubahan itu terjadi?”

“Maksudmu?” kini giliran Tiffany yang bertanya.. tak mengerti dengan pertanyaan kekasihnya itu.

“Setelah menikah nanti.. apa kau ingin aku berubah padamu?” Taeyeon berucap dengan nada seriusnya membuat Tiffany menatapnya heran dan bingung.

“Jika perubahan itu baik.. tentu saja itu yang kuinginkan. Aku ingin kau lebih menyayangiku.. mencintaiku dan selalu membahagiakanku.” Tiffany berbicara dengan nada dreamy-nya sementara Taeyeon masih intens menatapnya terlihat misterius.

“Baiklah.. jika itu yang diinginkan calon istriku yang cantik ini. Oh ya.. haruskah aku mengubah namamu di handphoneku? Let see.. hot mama?” Taeyeon sedikit tertawa mengucapkannya.

“Yah!” Tiffany menggertak tak mneyukai ide pria di sampingnya itu.

“Tidak mau? Oke.. jadi apa?”

“Tak tahulah.. kau yang harus mencarikannya untukku..” Tiffany berucap pura-pura tak peduli dan kasar dengan rona merah kemudaan di kedua pipinya yang mengatakan sebaliknya.

“Wifey?” Tiffany menggelengkan kepalanya.

Darling?” Tiffany memberikan tatapan ‘Apa kau bercanda denganku?’ pada calon suaminya yang masih berusaha menahan tawanya.

Taeyeon menjentikan jarinya mendapatkan ide. Ia segera bangkit mengambil handphonenya di meja dekat ranjang mereka. Ia mencari nama Tiffany dan mulai mengeditnya dan setelah itu menunjukannya pada Tiffany.

Tiffany tersenyum melhat nama itu, hatinya meleleh dengan kata-kata yang Taeyeon tunjukan tadi.

“Bukankah ini sempurna?” Taeyeon bertanya.

“Terimakasih” Taeyeon menutup kedua matanya menerima ciuman dari wanita yang kini bangun dan merangkak naik ke tubuhnya. Tiffany belum pernah sebahagia ini sebelum ia bertemu dengan Taeyeon. Bersama prianya itu, semuanya terasa begitu sempurna dan ia sudah tak sabar menjalani awal yang baru bersama cinta dalam hidupnya itu.

“Lebih baik kau berganti baju sekarang dan kita segera tidur, Taeyeon-ah..” Tiffany berucap dalam ciuman mereka. Ia mengecup pelan dan singkat bibir manis kekasihnya itu lalu segera berguling ke samping, membiarkan sang kasih berjalan ke kamar mandi mereka untuk mengganti bajunya. Detik kemudian ia buka lagi handphone kekasihnya itu, menatap layar dengan senyuman manis melihat nama baru di kontak calon suaminya itu.

“My Lady..” Dia membisikan lagi nama yang tertulis di layar itu.

End Of Flashback

“Baiklah.. Kim Taeyeon at your service.. My Lady..” Taeyeon membungkuk memberikan tangannya padaku untuk kugenggam seperti layaknya pangeran-pangeran di negeri dongeng. Kuterima tangan itu yang kemudian menggenggam miliku dengan hangatnya. Ia menarikku dalam pelukan yang tak pernah kuduga.

“Grant my wish..” Aku berbisik dengan pelan berharap ia tak mendengar itu.

=================================

=======================

===============

Pendek?

Well.. daripada gw panjangin tapi updatenya nanti tahun depan..

pilih yg mana hayooo??

well.. sekedar saran sih ya.. coba pahami timeline dari cerita ini ya.. soalnya semuanya berhubungan dengan waktu..

WAKTU ^_^

Iklan

78 pemikiran pada “I’m Not The Only One Part II

  1. Tae ama tipan jodoh nggk yaa? bawaannya tuh baper tau nggk kak kalo baca tulisan lo.. pengennya nyesekk aja, ntah kenapa u.u, semoga taexny dahh ntar mama jessi ama papa yul ato papi soo? btw yoonfany nya lamaaa kok nggak update kak? okedah ditunggu update an yang laiiiinnnn ^^

    • Sama.. Gtw knp ya gw klo baca cerita gw juga suka baper asli deh..
      Kadang gw suka nanya gini.. “Ko gw bisa nulis yg beginian?”
      Hahaha selamat berbaper ria ya baca update gw yg selanjutnya😁😁
      Yoonfany lagi istirahat dulu.. Lagi party time katanya hahahaha

  2. Bisa aja u thor ngancemnya 😂😂
    Fany kayanya bakal ngelakuin pa aja tuh buat bisa dapetin cinta taeng lg tp PERTANYAANNYA adl apakah usahanya bakal bjalan dg mulus karna pasti bakal banyak ada hati yg sakit tp gw salut dg perjuangan fany lakuin buat taeng 👍👍

  3. taeny dlunya pernah nikah sekrang udh jd mantan gtu tp koq bsa sihh dan knpa fany hrus nyesel dgn perpisahan mereka emhh bnyak tanda tanya ini mahh …
    Aku penasaran sma tae dia itu msih menyimpan perasaannya sma fany atau udh ga ada rasa abisnya dia sikapnya biasa” aja atau mungkin tae sedang amnesia thorr …

  4. mereka hub na saat ini sahabat kan ya thor tp kyk org pacaran ya thor hhe karna agresif fany haha..
    thor sorry ya klo w koment ga d semua ff u soalna w cuma baca yg main castna taeny or taengsic pokokna na yg taeyeon yg jd pemeran utama haha

  5. Aku lupa alur ceritanya menurut yg aku tangkap tiffany dan taeng berpisah tapi tiffany masih cinta dgn taeng ..apa taeng juga mencintai tiffany?? Jkia benar apa jessica hanya sebagai pelarian atau taeng juga suka jessica aish.. binggung tapi taeng perhatian banget dgn tiffany??kata kuncinya disitu aja sih

  6. Gpp lah pendek update ny yg PENTING update ny sering.. Drpd panjang kaya rel KA tp setaon skli update ny bisa berjamur nunggu ny..
    Makan tu Siwon Fany.. Ngapain jg lo harus ngedeketin Tae lg.. Lo lupa Fany dlu pernah mencampak kn Tae.. Sampe Tae metong Gara2 yey.. Skrng Tae udh bahagia sama Jessie lo mao rebut Tae dri tangan Jessie.. Mikir lo mikir.. Hahahah
    #esmosijiwaguebacaffini

  7. Haha yaudh mending pendek deh daripd ga update sama sekali ..
    Pany berjuang bgt nih , emang penyesalan tuh selalu dbelakang untung’a pany dksh kesempatan kedua ..

  8. lha jgn jg thn depan thor, iya deh mndingan pendek aja tp sering update hehe
    tuh yg di awal sp ya?yg ngobrol sm appanya, tippany kah?
    waduh kl panny agresif ntr bisa2 taeyeon trsepona nih, apalagi cm brdua ya di jeonju
    kasian sica kl smpe taeng trgoda sm panny
    lagian dlu ngapain panny tega nyakitin taeng, skarang taeng mo merid sm sica eh malah gangguin ckckck

  9. Okokok…lo imigrasi kemana thor???nih ff yg gw tunggu…gw kira lo bakalan sibuk ama ff selingkuhan..hah..ternyata dirimu masih peduli pada kami…
    Taeny oh taeny…si tae pasti sempat ada rasa ama ppany makanya dia kayak gitu…
    Dia dengan gampangnya ngabulin semua yang diminta ama ppany…kan kalo yemen gk segiti” nya jg.apalagi kali udh punya tunangan..astafiruwloh tae..ingat mommy jesjes gw…lo udh janji bakalan nikah ama dia…gw gk setuju lo balek ama ppany…oh ayolah..gw taengsic sipher…
    Haihaihai thor..apa kabar?? Gw kangen ff lo yg ini…tetep semangat thor…lanjutttt

    • Hahaha nama lo bule gw kirain org luar.. Taunya😂
      Gw lagi sibuk di kampus sama kantor makanya jarang update ff
      Gtw kmrin dengerin tvxq yg how are you dan gw langsung pgn nulis taeny.. Entahlah hahahaa soalnya galau beeuuudd lagunya… Bikin baper wkwkwkw
      Tapi gw lagi nyiapin diri buat bikin nc taeny bhaaakkk
      Lo masih mau taengsic? Tenang di ff ini kan taengnya banyak hahaha
      Ada taeng yg bisa sama taengsic ada juga taeng yg bisa sama taeny.. Perhatikan waktu dalam ff yg gw tulis

  10. Segitu manis nya dan perhatiannya taeng sama fany tapi fany tega ngeduain taeng..pffttt. Selalu kan penyeselan datang dibelakang..
    Padahal tae juga jarang kan dpt perhatian fany krn kesibukan fany tapi tae tetep setia…
    Semoga taeny cepet bersatu lagi, duhh kangen moment2 manis nya mereka

  11. anyeong thor. gw ngebet baca cz pnasaran ma krumitan kisah taeny. td udh komen di chap 1 tp kog kayagnya susah n gbs masuk. smoga yg ini masuk. ><!! gw bukan siders loh thor! XD
    di chap ini meski bingung makin tumbuh tp lumayan ngeh. plak!! paan sih mksud gw??? lol
    apa mgkin taeng calon swami panul dimasa lalu? truz siwon calon dimasa depan? kan katanya ini berhubungan ma waktu.??? oh nooo…!! #jambakrambutlagi
    next dah.
    mian klo gw kbanyakan komen thor~

  12. anyeong thor. gw ngebet baca cz pnasaran ma krumitan kisah taeny. td udh komen di chap 1 tp kog kayagnya susah n gbs masuk. smoga yg ini masuk. ><!! gw bukan siders loh thor! XD
    di chap ini meski bingung makin tumbuh tp lumayan ngeh. plak!! paan sih mksud gw??? lol
    apa mgkin taeng calon swami panul dimasa lalu? truz siwon calon dimasa depan? kan katanya ini berhubungan ma waktu.??? oh nooo…!! #jambakrambutlagi
    next dah.
    mian klo gw kbanyakan komen thor~
    komennya gg masuk lg. hiks T.T

  13. Yeeeee plan 1 berjalan lancar tiff,tae akan memanggil nama kesayangan kalian!!!!sya mendukungmu,miris sekali saat tahu alasan fanny selingkuh ma siwon,gara2 tae yg sibuk,

  14. Berhubung direkomendasiin. Nyepam dulu.
    Baca part 0 ouwh oke.. Part 1 i’m oke part 2, nih author nya ngajak berantem.
    Nyesek bacanya. Ntah knpa. Knpa harus ada perselingkuhan ketika sepasang manusia saling cinta

  15. Akan aq coba pahami.. waktu”?
    Sampai detik ini pun.. aq belum tau, knp tae meninggal? Huff😧.. tiba tiba dikejutnya sprti ini.. memang wktu sangat pending bagi manusia.. apakah waktu jg yg mengubah kehangatan cinta TAENY ^^ I don’t know?!! Msh blum jls

  16. Kira2 tiffany bsa ga yah ngebatlin pernikahan taengsic ?? Kalo btl prnkahn mereka gue jdi kesian sma sica, tpi kalo mereka jdi nikah gue jga kasian sma fany. Ga mungkin kan taeng mau selingkuhin jessica.. Aaahrrg, gue jdi bingung skrg thor mw belain siapa.. Mnding gue lnjut bca chap slnjuntnya deh 😁

  17. fany mau prbaiki keslahan tapi masa harus mngganggu hbnganx taengsic??
    haduhhh pngen taeny balikn tapi ntar kasian sama sicax..😃😃

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s