LOVE ITSELF Chapter 12

 1012611_663304327017858_1790237755_n

-Seoul, 31 Juli 2009-

     Sudah seminggu ini Im Yoong sibuk mengatur pesta kejutan untuk sahabatnya, Tiffany Hwang yang akan berulang tahun 1 Agustus nanti. Ia sengaja membuat pesta kejutan ini secara diam-diam karena ia tahu jika Jessica mengetahui ini, maka kejutannya akan batal, mengingat Jessica yang begitu terbuka pada Tiffany. Maka dari itu ia menyiapkan ini semua sendiri. Pesta ini ia jadikan juga sebagai bentuk apresiasinya terhadap gadis yang telah membantunya dari masa-masa tersulitnya beberapa bulan yang lalu.

     Tanpa pemuda itu sadari, semakin hari ia semakin dekat dengan sahabatnya itu. Tiffany begitu perhatian padanya, setiap pagi ia akan membawakan bekal untuk Yoong, mengingat bahwa pemuda itu jarang sekali sarapan di rumahnya. Setiap makan siang, Tiffany terkadang membawakan masakan buatannya untuk pemuda itu. Setiap selesai latihan ekskul, ia selalu pulang bersama Yoong, walaupun terkadang ia harus menunggu pemuda itu jika ia sedang tidak ada kegiatan di ekskulnya hari itu.

     Meskipun Yoong belum mengakuinya, tapi ia menikmati setiap moment yang ia habiskan dengan gadis itu. Kehadiran Tiffany di sampingnya perlahan mengobati luka hatinya semenjak IU pergi meninggalkannya. Gadis itu secara perlahan telah mengubah Yoong kembali menjadi dirinya, yang enerjik, ceria dan memiliki semangat hidup yang tinggi.Tanpa pemuda itu sadari, Tiffany juga telah membuka kembali pintu hatinya yang telah lama tertutup sejak kepergian kekasihnya itu.

“Apa kalian sudah selesai menyiapkan semuanya untuk malam nanti?” Ucap Yoong menelpon manager cafe yang disewanya malam ini.

“Persiapannya sudah mencapai 95% Tuan. Tapi kami bisa pastikan sore nanti semuanya sudah selesai.”

“Baiklah aku percayakan semuanya padamu ya…Terima kasih Mr. Oh” Ucap Yoong kemudian menutup teleponnya.

“Yoong kau menelpon siapa?” Tiba-tiba Tiffany muncul di hadapannya.

“Ak..Ak..Aku tadi menelpon Father…hhehe ia merindukanku Tiff…” Ucap Yoong berbohong pada gadis di sampingnya itu.

“Oh..baiklah…Nanti malam kau jadikan mentraktirku?” Ucap Tiffany dengan senyuman jahilnya.

“Tentu saja..aku ingin merayakan kemenanganmu di lomba yang kemarin..suaramu begitu indah Tiff..kau pantas menjadi juara!” Ucap Yoong dengan penuh kekaguman di matanya menatap gadis itu.

“Well thanks Yoong…Aku juga tak sabar menghabiskan uangmu malam ini haha..” Ucap Tiffany kemudian lari meninggalkan Yoong yang tersenyum melihat tingkah sahabatnya itu.

“Kau begitu Cute Tiff…Amazing Girl..” Ucap Yoong menatap Tiffany yang mulai menjauh dari pandangannya dengan senyuman yang selalu ia berikan dulu pada Jieun.

+++++++++++ LOVE ITSELF +++++++++++

Jam sudah menunjukan pukul 20.00 dan Im Yoong masih belum menjemputnya juga, padahal ia telah menunggu pemuda itu 20 menit yang lalu. Tiba-tiba terdengar suara klakson mobil di luar rumahnya. Saat Tiffany menghampiri mobil itu, ia begitu terkejut melihat Yoong berpakaian lengkap dengan tuksedo ungu tuanya. Yoong menata rambutnya dengan begitu rapih sehingga ia semakin terlihat tampan dimata Tiffany. Tiffany sendiri telah memakai mini dress cantik berwarna merah muda beserta high heels yang diberikan oleh Yoong padanya sore tadi.

“Selamat Malam Nona Hwang…Maukah Anda memaafkan keterlambatanku ini?” Ucap Yoong mendekati Tiffany.

“Well itu tergantung usahamu untuk bisa memuaskanku hari ini.! Ucap Tiffany dengan seringai jahilnya.

“Ok..lebih baik kita berangkat sekarang!” ucap Yoong membukakan pintu mobilnya untuk Tiffany kemudian berlari menuju kursinya. Selama hampir 45 menit perjalanan mereka berlangsung lancar dan penuh tawa. Yoong tak henti-hentinya meluncurkan lelucon dan kata-kata konyol pada gadis di sampingnya itu. Kini mereka telah sampai di sebuah cafe yang berbentuk rumah pohon itu. Dengan gentlenya, Yoong membuka pintu untuk Tiffany.

“Mengapa cafe ini begitu sepi?” Ucap Tiffany melihat seluruh penjuru cafe itu.

“Mungkin kaulah penyebabnya…” Ucap Yoong dengan nada misterIusnya.

“Apa maksud….” Ucapan Tiffany terhenti saat seluruh cahaya di cafe itu padam. Untuk sesaat ia panik, tapi begitu merasakan genggaman hangat dari seseorang yang begitu familiar, Tiffany pun kembali tenang. Beberapa menit kemudian pencahayaan kembali muncul. Tapi kali ini sebuah tangan mendekap matanya, menutupi pandangan di sekitarnya.

“Happy Birthday Hwang Miyoung……” Pemuda itu melepaskan kedua tangannya dari mata Tiffany yang terkejut melihat keadaan sekeliling cafe yang telah berubah menjadi PINK!!!

“Yoong…apa kau yang melakukan ini?” Ucap Tiffany menitikkan air matanya. Yoong tersenyum melihat gadis di hadapannya itu. Kemudian ia menarik Tiffany dalam pelukannya.

“Hampir 2 minggu ini aku menyiapkan ini semua. Aku berharap kau menyukai ini semua Tiff…..Ini adalah hadiah dariku sekaligus ucapan terima kasihku karena kau begitu sabar menghadapiku beberapa bulan ini. Gomawo Miyoung-ah…” Ucap pemuda itu melepaskan pelukannya.

     Kemudian Yoong mengajak gadis itu duduk di sebuah meja yang telah disiapkan untuk mereka berdua. Setelah itu, Yoong bergegas menuju sebuah piano PINK yang terletak begitu dekat dengan meja Tiffany. Seluruh pencahayaan di ruangan itu kembali diredupkan. Kali ini sorotan cahaya diberikan pada Yoong. Dengan senyuman karismatiknya pemuda itu mulai memainkan lagu Your Call dari Second Hand Serenade, salah satu band favorit Tiffany. Ia tahu bahwa gadis itu begitu menyukai lagu ini. Maka dari itu ia berencana memainkan beberapa lagu favorit Tiffany malam ini dengan alunan piano. Setelah memainkan hingga lagu selesai, ia mendapat tepuk tangan yang meriah dari Tiffany.

“Haha aku tak menyangka kau bisa juga memainkan piano. Bukankah kau tak menyukai jenis musik seperti ini?” Ucap Tiffany dengan senyuman bulan sabitnya.

“Yah!!!aku juga bisa kok memainkan piano! Hanya saja aku malas memainkannya hehe” Ucap Yoong menunjukan sedikit aegyeonya.

“Aku percaya kok…Aku hanya bercanda tadi. Tapi terima kasih Yoong atas kejutan ini. Aku tak menyangka kau bisa membuat semua ini untukku.” Ucap Tiffany menatap namja itu dengan tatapan tulusnya.

     Untuk sesaat tatapan mereka bertemu, Tiffany begitu terhisap dalam mata onix Yoong yang begitu indah. Begitu pula dengan Yoong yang begitu terhipnotis dalam pesona mata Hazel Tiffany. Perlahan, jarak keduanya semakin berkurang. Yoong dan Tiffany mulai mendekatkan kedua wajah mereka. Saat jarak mereka hanya beberapa inchi lagi, Yoong terdiam. Wajah Tiffany begitu bersinar di hadapannya. Ia mulai mendekatkan bibirnya dengan gadis itu. Saat jarak mereka semakin tipis, Yoong tiba-tiba mengecup pipi Tiffany.

‘Kau begitu mempesonaku Tiff..tapi TIDAK!!! Aku tak boleh melakukan semua ini. Taeyeon mencintai gadis ini. Aku tak boleh mengkhianati sahabatku. Tidak…ini tidak boleh dibiarkan.’ Pikir Yoong sebelum mengecup pipi Tiffany. Gadis itu hanya terdiam, tersenyum malu menyadari the love of her life yang telah mengecupnya untuk pertama kalinya.

     30 menit berlalu dengan begitu cepat bagi Tiffany Hwang. Ia begitu menikmati permainan piano Yoong yang begitu indah baginya. Apalagi namja itu memainkan beberapa lagu favoritnya, termasuk Replay dari Shinee, salah satu boyband favoritnya. Setelah lagu itu selesai dimainkan, Yoong meminta Tiffany untuk kembali duduk di kursinya. Ia meminta gadis itu untuk menutup kedua matanya. Beberapa detik berlalu, kini Yoong meminta Tiffany untuk membuka kedua matanya. Ia begitu terkejut ketika melihat kedua orangtuanya bersama dengan Taeyeon dan Jessica yang kini sudah berdiri di hadapannya.

“Daddy..I miss You!!!” ucap Tiffany beranjak memeluk ayahnya yang sudah 3 bulan ini tak ia temui karena kini Mr. Hwang kembali sibuk mengurusi bisnis barunya di Manhattan.

“Miss you too..Fany-ah…Happy Birthday Dear..” Ucap Mr.Hwang mengecup puncak kepala putrinya itu.

“Mom…Aku juga merindukanmu…” Ucap Tiffany kini memeluk ibunya begitu erat.

“Hehe…Aigo kau ini. Baru 1 bulan saja tidak bertemu dengan Mommy sudah begitu merindukanku.” Ucap Hwang Taehee dengan tawa kecilnya.

“Apa kau melupakan kami Tiff?” Ucap Jessica dengan nada dinginnya membuat Tiffany melepaskan pelukan dari ibunya.

“Of course not…BTW thanks Jess..for coming tonight…Terima kasih juga Taetae..” Ucap Tiffany menatap kedua sahabatnya penuh haru. Kemudian ia bergantian memeluk kedua sahabatnya itu.

“Happy Birthday Tiff…tak terasa kau sudah 18 tahun hehe” Ucap Jessica menggoda sahabatnya itu.

“YAH!!! Kau lebih tua dariku Jess..jadi tak usah menggodaku tentang umur..”Ucap Tiffany memutarkan pandangannya pada Taeyeon yang terlihat berbeda malam ini, namja itu terlihat begitu…sedih.

“Taeng…apa kau baik-baik saja?” Ucap Tiffany mendekati sahabatnya itu.

“I’m fine Fany-ah…BTW selamat ulang tahun ya.. wish you all the best..”Ucap Taeyeon berusaha menampilkan senyum terbaiknya di hadapan Tiffany, gadis yang mampu meluluhkan hatinya sekaligus menghancurkannya.

“Baiklah…karena semuanya sudah hadir, lebih baik kita santap hidangan spesial kita malam ini!” ujar Yoong dengan senyuman lebarnya membuat Tiffany tersenyum lembut padanya.

‘Thanks God untuk semuanya, terutama malam ini…Tolong…jika ia memang takdirku, persatukan aku dengannya, no matter what happen.’ Pinta Tiffany dalam hatinya menatap namja yang begitu charming di hadapannya itu.

+++++++++++ LOVE ITSELF +++++++++++

“Taengoo…mengapa kau diam saja?” Ucap Jessica memandangi Taeyeon dengan seksama.

“Aku hanya kelelahan Jess..Kemarin Woo dan Dong Wook mengajakku ke pameran otomotif di Chomdangdong hingga larut malam.” Ucap Taeyeon.

“Taeng…apa kau pikir kakakku akan segera meminta Tiffany menjadi kekasihnya? Lihatlah mereka!” Ucap Jessica antusias melihat kedua orang yang begitu menikmati slow dance mereka.

“Euhmm…aku tak tahu Sica. Tapi kurasa Yoong takkan semudah itu melupakan Iu. Lagi pula ada pria lain yang menyukai Tiffany dan Yoong tahu orangnya.” Ucap Taeyeon yang tak bisa membendung kecemburuannya terhadap Tiffany.

“Eh? Maksudmu? Apa kau tahu orangnya?” Ucap Jessica melepaskan rangkulannya dari leher Taeyeon.

“Aku tidak tahu siapa, tapi Yoong pernah menceritakannya padaku. Aku yakin ia takkan mungkin mengkhianati orang itu. Apalagi Yoong bilang bahwa orang itu sungguh berharga baginya.” Ucap Taeyeon berusaha menyembunyikan identitasnya.

“Benarkah?” Ucap Jessica menatap Taeyeon dengan serIus, ia bisa melihat ada sesuatu yang disembunyikan namja itu.

“Sungguh…Apa kau tak percaya padaku Sica?”

“I do believe you but..” Ucapan Jessica terhenti saat Hwang Taehee berbicara begitu keras di sampingnya.

“Aigoo!!!kalian begitu serasi. Kapan kau akan melamar putriku, Yoong?” Ucapan itu seketika membuat generasi muda di ruangan itu menghentikan gerakan slow dance mereka.

“Mom?!!” Ucap Tiffany menahan malunya.

“What? Kalian terlihat serasi kok!” Ucap Mrs. Hwang tak mau kalah dari putrinya.

“Sudahlah Tiff..Mommy-mu hanya bercanda kok..Sayang sudahlah jangan menggoda putri kita terus. Biarkan ia menikmati malam ini.” Ucap Mr.Hwang pada istrinya itu.

     Sadar akan tatapan berbeda yang diberikan oleh Tayeon pada putrinya, Mr. Hwang sekarang mengamati Taeyeon lebih seksama. Meskipun dari kejauhan, ia bisa melihat raut marah, kesedihan dan cemburu dari namja itu. Setelah menenangkan istrinya, ia berjalan mendekati pemuda itu. Kemudian ia meminta Taeyeon menemaninya keluar sebentar. Kini mereka telah sampai di Taman samping cafe tersebut.

“Taeyeon-ah…kau tahu bahwa aku sangat menyayangi Tiffany kan?”

“I do paman..tapi ada apa?”

“Aku tak bermaksud lancang, tapi aku tahu bahwa kau menyukai putriku.” Taeyeon terdiam mendengar ucapan itu.

“Aku sangat setuju bila kau bersama putriku. Kau adalah namja yang baik Taeyeon-ah. Tapi aku juga tahu bahwa putriku itu menyukai pria lain saat ini. Apa kau yakin masih ingin mempertahankan perasaan itu?” Ucap Mr. Hwang menatap serIus Taeyeon.

“A…A..Aku mencintai Tiffany Paman…. Dan selama putrimu belum menjadi istri seseorang, aku akan terus mencintai dan mengejarnya. Tapi aku juga harus mengakui bahwa hatiku selalu sakit jika melihat Yoong berdekatan dengan putrimu….”

     Tanpa mereka sadari, seorang gadis telah mendengar seluruh percakapan mereka. Ia membeku mendengar semua yang ia dengar tadi. Gadis itu tak percaya bahwa Taeyeon selama ini telah berhasil menutupi perasaannya. Ia tak tahu bahwa Taeyeon sungguh mencintaiTiffany.Perlahan, air mata gadis itu menetes di wajahnya.

“Taeyeon-ah…ternyata selama ini kau mencintai Tiffany?” Ucap Gadis itu dengan suara paraunya. Ia berlari dengan sekuat tenaga menjauh dari kedua namja itu, melepaskan tangis yang telah ditahannya sejak ia mengetahui bahwa namja yang sangat ia cintai, kini mencintai sahabatnya.

=====================================================

======================

hai hai….

gw kebut nih ff ini hehehe

selamat membaca ^_^

Iklan

47 pemikiran pada “LOVE ITSELF Chapter 12

  1. Nah jangan jangan itu jessica ‘-‘ ,trus taengsic gimana ._. ,tiffany juga udah suka yoong begitu pula sebaliknya,tapi yoong gak mau mengkhianati taeng :3 La trus kalau jadi taeny si yoonsic gimana coba? 😦
    Aku kok ngarep banget jadinya taengsic ya? ‘-‘ :v
    Hehehe 😀
    Bye~~
    Fighting

  2. Ya ampu … Pada galau yah semuanya … Yoong bakalan jatuh cibta kah sama Fanny ???
    Dan Fanny emng bener” ga nyadar kalo Tae suka ama dia .. T^T
    Itu Jessie kn yg mendengar percakapan Tae sama Daddy Hwang ..
    Semangat terus ^_^

  3. Annyeong,,,
    Yuhu ff cntai brntai yg smkin rjin d update hahahaha,,,,
    Yoong ayolah sdh trlhat skli sdh mlai move on dri jieun,,,fany mmng hbat ksbran nya mnjga cnta sjti bwt yoong pelan tp psti akn mmbuahkn hsil,,tp yg jdi mslh gmn dngan yoong yg msih tkut untuk mmiliki fany,krna tdak ingin mnyakti prsaan shbt nya taeng yg dia tau jga mncntai fany,,,,,dan kcau dech sica dngr pmbcraan taeng dan mr hwang,,,bru tau skit nya dmn2 hahaha,,,ini smkin mnrik,,imbrsaudra sm galau nya tpi lbih skit hti ya sica,,,
    Next d tunggu
    Ttap smngat cuyyyy
    Gomaomao,,,

  4. Fany masih belom peka sama perasaannya taeng, yoong pasti udah mulai suka sama fany dan fany pasti tambah2 suka sama yoong..duhh kasian nasibnya sica, tapi gapapa sih akhirnya dia tau kebenarannya daripada harus dibohongin terus…tapi fany juga mesti tau perasaannya taeng. Semoga mereka dapet pasangannya masing2 dan itu yg terbaik buat mereka eaaa wkwk

  5. ya ampun ppany!daddy hwang aja bisa lgsg tau perasaan taeng,,,masa dirimu ga seeh,,,
    siapa tuh pria misteriis yg rupa nya terobsesi ama ppany,,,
    choi siwon kah?

  6. Waah… Kyax makin complicated nih.
    Yoonfany sama” suka tpi yoong ngalah krn tae yg suka dg fany, sica jga suka dg tae.!?
    Apkah sica yg ngdngrin pemBicaraan tae&mr.hwang.?
    Pnasaran dg klanjutanx

  7. kau bikin hubungan mereka menjadi rumit kak haha gak habis pikir.. kasian tuh jessie akhirnya dia tau kalau tae trnyata cinta sma fany shbatnya sndiri..
    emg yaa kalau critanya mereka langsung jatuh cnta gitu aja jadi gak seru haha aku suka ceritamu ini kak fighting he 😀

  8. Aigoo yoonfany mesra bgt c jd seneng gw ngeliatnya hohoho
    Udh yoong jgn mikirin taeng.balas perasaan fany yg selama ni suka m u 😀
    Hmmm thor ni ff nya pendek bgt 😦

  9. Ya ampun thor, dirimu membuat 2 orng tersakiti secara besamaan. Thor, tolong satu kn taengsic, sadar kn taeyeon thor.
    Ok thor izin baca selanjutnya.

  10. whooaaaa yoong co cweet bngt deh ;-);-);-)
    kyknya yoong udh mulai membuka hatinya bwt fanny tp yoong tdk mau mngkhianati taeng
    moga aja hub yoonfany mkin deket
    aiguuuu kasian sica, akhirnya ktauan jg sp yg taeng suka

  11. Kisah cnta yg rumit
    Pdhl yoonfany sling cnta tp krn ga mw nykitin prasaan tanggo yoong jdi ga bsa ungkapin..
    Galau tingkt dewa gw

  12. Aigo….
    Taeng rlakn fany npa sma yoong,kn msih da sica.ksihn tu sica smpai nngis,sica sedih bhwa sbnarnya orng yg dia cintainya ,mncintai shbatnya,sbar ya sica

  13. Ping balik: LIST FF ROCKSMITH27 ^_^ | ANOTHER FORM Of FANFICT

  14. Hadeeeewww nii msh aj rumit,yoong sweet bgt ma fanny mkin dket aj mrk,tp yoong g mw khianati taeng yg cinta ma fanny,dilema kn jd nya 😦
    yaaahh it sica ya yg dnger pmbicaraan taeng ma mr.hwang,patah hati deech cz tw taeng trnyt cinta fanny 😦

  15. Yoong udh sadar akan perasaannya sama fany tp nggak bisa ngungkapin karna nggak enak sma tae…
    sica lg broken heart..
    tae nggak bisa ngeliat tulusnya sica…

  16. wahhh .. tuhh kan ketahuan deh klo taeng suka sama fanny . sica nangis , gue juga ikut sedih , hikshikshiks . akhir2 ini banyak banget sedihnya ya …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s