LOVE IT SELF Chapter 4

cropped-tumblr_mwezwdfuph1swqx1fo1_500.jpg

-Seoul, Korea Selatan, 7 January 2004-

 

Hari ini merupakan hari pertama Tiffany melanjutkan sekolahnya di Ansang Junior High School yang cukup prestisius di Seoul dan Korea Selatan. Ia tak menyangka ia berhasil melewati test-test yang cukup berat dan ketat untuk memasuki sekolah yang disarankan oleh Aunty Jaekyung padanya. Author rasa kalian pasti sudah tahu kan bahwa Im Jessica adalah putri Im Jaekyung. Tentu saja Im Jaekyung memasukan putrinya di sekolah ini.Dan keinginan Im Jaekyung sepertinya terkabul karena putrinya dan Tiffany masuk di kelas yang sama.

“Ahhh.. Mudah-mudahan aku bisa sekolah disini dengan lancar dan menemukan sahabat sepertimu Tae!” ucap Tiffany sembari menatap megahnya gedung Ansang Junior High School.

‘Aku harap kau masuk ke sekolah terbaik di Andong,Taeyeon-ah…’ ucap Tiffany dalam hatinya.

Sama seperti Tiffany, Jessica pun berhasil melewati test di sekolah yang diimpikan para gadis muda di Seoul karena di dalamnya terdapat tenaga pengajar yang profesional dan prestasi-prestasinya pun sudah tingkat internasional. Ibunya selalu menanamkan pada Jessica bahwa ia harus selalu mendapatkan yang terbaik dalam hidupnya, termasuk di bidang edukasi. Sebenarnya tanpa test-test tersebut Jessica sudah diterima di sekolah itu karena otak jeniusnya. Ia menguasai matematika dan Fisika di umurnya yang masih muda ini. Maka dari itu ia terkadang jarang memperhatikan guru yang memberikan materi padanya, dan ia hanya tidur mendengarnya.

“Aish…!! Sekolah ini sama saja dengan yang di Cali..! Kalau bukan karena mother mungkin aku akan tetap sekolah di California.” Ucap Jessica melihat lingkungan dan tingkah siswi-siswi Ansang Junior High School. Untungnya sekolah ini tidak menerapkan sistem asrama seperti sekolah kakaknya. Jika tidak… mungkin ia sudah mati seketika jika harus tinggal dengan orang-orang seperti ini setiap hari, aahh Jessica lebih baik mati. Tapi ia senang juga masuk sekolah ini karena sekolah ini tidak begitu jauh dengan sekolah tempat kakaknya menuntut ilmu.

Pertemuan awal Jessica dan Tiffany sebenarnya kurang begitu baik. Ini terjadi karena Jessica yang begitu dingin terhadap Tiffany. Ia jarang sekali berbicara pada Tiffany. Jika Tiffany bertanya sesuatu padanya, ia hanya menjawabnya secara singkat. Tiap kali Tiffany mengajaknya bermain bersama Jessica selalu menolaknya karena satu alasan yaitu.. IA MENGANTUK. Ajaibnya, Tiffany tidak pernah berhenti mendekati Jessica meskipun banyak sekali tingkah laku Jessica yang menyakitkan hatinya. Tapi ia yakin bahwa dalam diri Ice Princess tersebut tersimpan kasih sayang dan kehangatan dalam hatinya.

FLASHBACK

“Jessica… ayo kesini sebentar honey!” ucap Jaekyung pada putrinya. Jessica pun segera menghampiri ibunya.

“Ada apa mother? Mereka siapa?” ucap Jessica dengan nada datar dan tatapan tajam.

“Ohh kurasa kau benar Jae…putrimu sungguh mempunyai ice effect hingga bulu kudukku berdiri.” Canda Hwang Taehee pada sahabatnya.

“haaa told you!” ucap Jaekyung sedikit menyeringai.

“Mommy who is she?” tanya Tiffany dengan polosnya.

“Well she is my daughter Tiffany dear… her name is Jessica but you can call her Jessi.. right honey?” ucap Jaekyung melihat putrinya. Dan Jessica hanya mengangguk.

“Hello Jessica.. I’m Hwang Taehee but you can call me Aunty Hwang..and this is my daughter.. Tiffany Hwang..” ucap Taehee dengan gaya dorknya.

“ Nice to meet you Jessica-shi.” Ucap Tiffany mengeluarkan eye smilenya. Jessica yang melihatnya mengangguk dan memberikan senyum dinginnya.

“nado” ucap Jessica singkat.

“Haha.. you are really something Jessica..just like you mother..” ucap Taehee tak bisa menahan lagi tawanya. Sementara Jessica hanya diam dan menatap Tiffany begitu tajam hingga Tiffany tak tahan lagi.

‘oh tuhan!! Jika tatapan bisa membunuh, mungkin aku sudah mati sekarang’ ungkap Tiffany dalam hatinya.

‘Huh..jadi kau Tiffany Hwang?We’ll see if you’re different or not!’ ucap Jessica dalam hatinya. Ia berharap Tiffany berbeda dari teman-temannya dulu yang selalu mengecewakannya. Maka dari itu ia akan memberikan ujian untuk Tiffany. Ia ingin melihat kegigihan Tiffany untuk bisa menjadi sahabatnya.

“Mother..aku mengantuk..aku pamit ke kamar Yoongie yah..Bye Aunty..bye Tiffany.” Jessica pun segera menaiki tangga tempat kamar kakaknya berada.

“Kau punya anak lagi Jae?”

“Hehe iya..sebenarnya Jessica mempunyai kembaran tapi sekarang ia masih di Bromo bersama ayahnya. Tapi kau tak usah khawatir, ia tak mempunyai ice effect sepertiku. Sepertinya sifat Donggunlah yang lebih dominan pada dirinya.” Ungkap Jaekyung

“Ahh benarkah?aku sungguh tidak sabar melihat pangeran kecilmu Jae..mungkin saja Tiffany akan terpesona pada pangeran kecilmu itu hhehe. ” ucap Taehee yang membuat Tiffany seketika memerah pipinya. Ia merasa malu karena ibunya berbuat seperti itu.

“Ah syukurlah Fany kau sepertinya tidak mewarisi sifat konyol ibumu haha.” Canda Jae yang akhirnya menerima pukulan kecil dari Taehee.

“Aunty..apakah Jessica tidak menyukaiku?” tiba tiba Tiffany berbicara dan membuat Jaekyung sontak melihat Tiffany.

“Well… di California dulu… Jessica pernah dikecewakan oleh teman-temannya sehingga ia menjadi seperti itu. Sebenarnya Jessica penyayang dan sungguh ramah. Hanya saja ia tak menunjukkan itu semua jika ia masih asing dengan orang tesebut. Tapi Aunty percaya kau bisa menjadi sahabat yang baik untuk Jessi. Percayalah Tiff.” Ungkap Jaekyung seraya mengelus kepala Tiffany.

END OF FLASHBACK

 

Hingga datanglah suatu hari yang merubah segalanya…..

Siang itu cafetaria Ansang Junior High School begitu penuh. Banyak siswa yang tidak kebagian jatah makan siang. Sehingga senior-senior “nakal” selalu memanfaatkan kondisi ini untuk mengerjai para freshman. Dan kali ini Tiffany yang menjadi korban selanjutnya.

“Hei Hwang!! Mau kemana kau?” tanya salah satu siswi kelas 3 yang memang terkenal sebagai orang yang selalu membully the other freshman.

“Selamat siang Nicky sunbae…ada apa sunbae memanggil saya?” jawab Tiffany sesopan mungkin. Ia tahu jika ia melarikan diri atau memberontak maka ia akan membuat kekacauan. Maka dari itu ia memilih untuk mencari jalan damai.

“Cih!!! Jangan sok imut kau…! aku memanggilmu karena aku menginginkan kotak itu!” ucap Nicky sambil berteriak pada Tiffany.

“Tapi kau bisa membelinya di cafetaria sunbae…lagipula pagi ini saya belum sarapan sunbae.. maafkan saya..” ucap Tiffany sambil menundukkan kepalanya.

“Jadi kau berani melawan keinginan seniormu?!! Ucap Nicky yang kini mendorong Tiffany dan mengambil box makanan Tiffany. Saat ia akan melempar isi dari box tersebut pada Tiffany tiba-tiba sebuah tangan menahannya.

“Jangan kau berani mengganggu sahabatku lagi!” Ucap Jessica dengan nada dinginnya yang membuat Nicky membeku.

“A..a..aku takkan mengganggunya lagi..” Ucap Nicky terbata-bata. Sedangkan siswi lain yang menyaksikan peristiwa ini memberikan applause mereka untuk Jessica.Saat Jessica hendak meninggalkan Tiffany, saat itu juga Tiffany berbicara sesuatu yang mengejutkan Jessica.

“Well thank you so much…Jess.” Ucap Tiffany segera .

“Your welcome Fany-ah.” Dan untuk pertama kalinya Jessica tersenyum hangat padaTiffany.

Keesokan harinya di Im Mansion….

“Jessi aku ingin tahu mengapa kau kini berubah padaku?” ucap Tiffany seraya memotong pancakenya.

“Well bukankah lebih baik begini? Atau kau ingin aku seperti dulu?” ucap Jessica menatap Tiffany dengan death glarenya. Tiffany pun tersedak melihat apa yang dilakukan Jessica padanya. Jessica pun segera menolongnya dengan menepuk-nepuk bahu Tiffany dan memberikannya air.

“Haha.. kau ini sungguh lucu Hwang! Menerima death glareku saja membuatmu tersedak!” Jessica kini tertawa puas melihat Tiffany.

“Yah!!! Jess jangan menggodaku terus..aku ingin tahu kenapa?!!” ucap Tiffany yang kini berpura-pura marah.

“Baiklah meskipun death glaremu sungguh payah… aku akan menjawabnya. Well aku menerimamu menjadi sahabatku karena kau…mirip JAMUR?!!!” Jessica segera lari menyelamatkan dirinya dari HellFany yang sebentar lagi akan meletus. Ia tahu sekali bahwa Tiffany paling tidak mau dipanggil Jamur.

Jika kalian ingin tahu mengapa Jessica menerima Tiffany sebagai sahabatnya, maka itu semua akan segera terjawab. Selama ini Jessica tahu bahwa Tiffany lah yang terkadang selalu membelikan makan siang untuknya saat ia memilih untuk tidur ketimbang makan siang bersama yang lainnya. Selama ini Jessica juga tahu bahwa Tiffanylah yang selalu memberikan catatan-catatan pelajaran saat ia tertidur ketika materi diberikan. Jessica sungguh bersyukur dengan adanya Tiffany di sampingnya. Ia berharap Tiffany takkan mengecewakannya. Karena baginya sekarang, Tiffany bagaikan saudara perempuan yang selalu ia inginkan disamping kembarannya. Sejak peristiwa penyelamatan Tiffany, reputasi dan popularitas Jessica meningkat hingga ia selalu dijuluki putri kampus karena keberaniannya melawan para senior yang “nakal”. Selain itu kecantikan Jessica juga membuat ia dikagumi banyak siswi belum lagi dengan otak jenJieunsnya yang membuatnya semakin terlihat sempurna.

 —————————————————————————————————–

-Andong, Korea Selatan, Maret 2004

 

“Tae selamat nak! Kau berhasil masuk ke SMP terbaik di Andong!” ucap Mr.Kim sembari memeluk putranya.

“Jangan lupa Appa.. putra kita juga mendapat beasiswa.” Ucap Mrs.Kim tersenyum hangat pada Taeyeon.

“Ahh Aku bersyukur sekali Umma… Tapi aku harus bekerja keras mempertahankan nilai-nilaiku..” Ucap Taeyeon yang kini memeluk ibunya setelah lepas dari pelukan ayahnya.

‘Fany apa kau juga masuk ke sekolah terbaik? Semoga kau masih berada di Korea.’ pikir Taeyeon dalam benaknya.

“Mengapa?”

“Karena jika nilaiku menurun dan attitude-ku jelek maka beasiswa itu akan dicabut… kau tahu kan Umma…. sekolahku yang sekarang lebih mahal biayanya dari SMP biasa?” ucap Taeyeon yang sedikit khawatir jika ia tidak bisa memenuhi syarat-syarat beasiswa tersebut.

“Jangan khawatir, Appa dan Umma yakin kau bisa meningkatkan kemampuanmu sehingga beasiswa tersebut takkan lepas darimu!” ucap Mr.Kim yang mendapat anggukan dari istrinya.

“I hope so.” Ujar Taeyeon sambil tersenyum penuh arti.

‘Doakan aku Fany…aku masih harus menepati janjiku! Semangat Taeng!’ ucap Taeyeon dalam hatinya.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

1 tahun tak terasa berlalu dan ternyata Taeyeon masih bisa mempertahankan beasiswanya. Taeyeon selalu masuk ke kelas unggulan di sekolahnya. Tapi ia tidak pernah minder dengan lingkungan sekitarnya. Padahal di kelas Taeyeon banyak sekali putra dan putri orang-orang berpengaruh di Andong. Tapi Taeyeon memperlakukan mereka semua biasa karena ia menganggap orang tua merekalah yang luar biasa bukan putra putri mereka.

     Di kelas ini ia bertemu dengan Choi Sooyoung, namja tinggi tampan yang selalu menjadi sorotan gadis-gadis remaja di Andong dan Kwon Yuri, Yoeja berkulit exotis yang membuat pria-pria seumurnya rela membunuh satu sama lain untuk memperebutkan dirinya. Jangan lupa dengan Lee Jieun yang menjadi kebanggaan sekolah Taeyeon karena prestasi akademisnya yang luar biasa. Bersama mereka Taeyeon melalui hari-harinya dengan begitu bahagia, meskipun kebahagiaan yang sebenarnya adalah Tiffany. Tapi setidaknya mereka bisa membuat Taeyeon melupakan kerinduannya sejenak pada sahabatnya itu. Ia tak mau konsentrasi belajarnya terganggu karena terus memikirkan sahabatnya itu. Ia juga yakin Tiffany pasti menginginkan yang terbaik untuknya. Dan ia akan berusaha menjadi pria yang hebat untuk keluarganya, sahabat-sahabatnya dan juga…Tiffany Hwang.Di tahun keduanya Taeyeon kembali sekelas dengan ketiga sahabat barunya itu. Ia begitu senang hingga ia menuruti keinginan Jieun untuk memangkas rambutnya.

Valentine tahun ini Sooyoung mengajak dan memaksa sahabat-sahabatnya untuk berwisata ke Yong-sak. Taeyeon yang mengikuti klub pecinta alam pun setuju dengan Sooyoung. Hanya masalahnya Jieun tak mau ikut, ia beralasan bahwa ia mempunyai stamina yang kurang dan ia takut nanti dimangsa binatang buas.

“YAH!! Taenggoo kenapa kau tertawa!” ucap Jieun dengan nada sedikit terluka.

“Haahhaa.. maafkan aku Jieun-ah. Aku hanya tak kuat mendengar bahwa kau takut dimakan hewan buas di Yong-sak nanti. Itu mustahil…”Ucap Taeyeon yang berusaha menghentikan tawanya.

“Taeng benar Jieun…, lagipula liburan semester kemarin aku dan Taeyeon sudah main kesana dan pemandangannya luar biasa… aku yakin kau akan menyukainya.” Ucap Sooyoung berusaha meyakinkan sahabatnya yang satu itu.

“ Tapi aku takut…” ujar Jieun yang kini menunjukkan muka sedihnya pada sahabat-sahabatnya tersebut.

“ Tak usah takut Jieun… Aku juga ikut kok…dan kudengar ada mitos bahwa jika kau meminum air di gua Chunang maka semua keinginanmu akan terkabul, termasuk pasanganmu. Bukankah itu patut kita coba?” Bisik Yuri pada sahabatnya yang kini mulai menunjukkan wajah cerahnya.

“Baiklah aku ikut…Tapi sesampianya kita disana aku ingin pergi ke gua Chunang dulu, benarkan Yuri?!!” ucap Jieun seraya mengedipkan matanya pada Yuri. Yuri pun hanya tersenyum menanggapi temannya itu.

Dan akhirnya hari yang ditunggu pun tiba, hari ini mereka akan menjelajahi hutan Yong-sak dan berkemah di bukitnya. Segala persiapan sudah disiapkan oleh Sooyoung. Setelah menempuh perjalanan beberapa jam dari Andong, mereka tiba di pintu awal tempat rekreasi alam tersebut. Taeyeon bisa melihat siswi-siswi dari Seoul yang sepertinya memang sedang ada kunjungan ke sini. Tapi tiba-tiba pandangannya terhenti pada seorang gadis yang sepertinya sedang pergi entah ke zona mana dalam pikirannya (ini yang namanya zone out) hingga ia tak menyadari bahwa teman-temannya sudah mulai berbaris untuk pergi memulai perjalanan.

“Jessica..ayo kita ikut berbaris. Pak Dori sudah memanggilmu dari tadi!” ucap salah satu siswi pada gadis yang zone out itu. Taeyeondapat mendengar teriakan gadis itu.

‘Jessica? Heumph…nama yang indah untuk gadis yang unik.’pikir Taeyeon.

“Taeng apa yang kau lihat?” tanya Yuri yang kini menyenggol bahu Taeyeon dengan bahunya.

“Haha aku hanya melihat pemandangan sekitar. Apakah yang lainnya sudah siap?” ucap Taeyeon yang kini mulai mencari sahabatnya yang lain.

“ Euhmp.. Sooyoung tadi mengantar Jieun terlebih dahulu ke WC tapi sebentar lagi mereka akan kembali. Oh itu mereka!” ucap Yuri menunjuk kearah 2 orang yang kini mendatangi mereka.

“ Baiklah lebih baik kita berangkat sekarang!” ucap Sooyoung dengan semangat.

Taeyeon dan sahabatnya pun kini sampai di gua Chunang setelah menempuh medan yang cukup sulit.

“Baiklah sekarang kita berada di gua Chunang!” ujar Taeyeon dengan senyuman khasnya.

“Taeng kudengar jika kita membuat permintaan disini maka permintaanmu akan terkabul.” Ucap Jieun penuh antusias.

“ Well aku juga mendengar mitos itu. Bagaimana kalau kita mencobanya…Siapa tahu kau bisa bertemu lagi dengan Tiffanymu Taeng!” ucap Sooyoung dengan sedikit nada menggoda temannya tersebut.

“ Baiklah.. kurasa tak ada salahnya mencoba.”

Mereka pun mulai melempar koin dan membuat permintaan.

‘ Aku ingin selalu bersama sahabat-sahabat terbaikku dan..Taeng.’ pinta Jieun dalam keheningannya.

‘Aku ingin menjadi model yang sukses.. dan bahagia bersama sahabat-sahabatku.” Ucap Yuri dalam hatinya.

‘Aku ingin kami tak terpisahkan dan Kwon Yuri selalu di sampingku!’ pinta Sooyoung dengan kesungguhan.

‘Kumohon pertemukan aku kembali dengan Tiffany..dan jadikan aku pria yang bisa membahagiakan keluargaku, sahabatku dan..Tiffany.’ pinta Taeyeon yang sepenuh hati.Setelah selesai dengan sesi permintaan itu, mereka mulai melanjutkan perjalanan dan menyusuri keindahan hutan Yong-sak.

Sore pun tiba dan mengingat cuaca yang kadang tak menentu di hutan ini, mereka pun memutuskan untuk kembali ke perkemahan terdekat, menunda rencana awal mereka untuk berkemah di di bukit Yong-sak. Tapi di tengah perjalanan tiba-tiba Taeyeon berhenti.

“Sepertinya aku meninggalkan scarfku…”

“ Haduh Taeng kau ini.. lalu bagaimana? Apa kita akan kembali mencari scarfmu?” ucap Yuri yang kini terlihat cukup lelah.

“ Tak usah.. biar aku yang mencarinya, lagipula aku yakin scarfnya pasti terjatuh di jalan yang tadi kita lewati.” Ucap Taeyeon

“ Tapi Taeng bagaimana jika kau tersesat?” Tanya Jieun khawatir dengan sahabatnya itu.

“Tenanglah Jieun.. Taeng sudah cukup tahu rute di hutan ini. Kurasa kalian sudah cukup lelah dan sebaiknya biarkan Taeng yang mencari Scarfnya.. Tak apa kan Taeng?” ucap Sooyoung berusaha meyakinkan sahabatnya dan bertanya pada Taeyeon.

“ Nae… Percayalah padaku.. sampai ketemu di perkemahan ya..” ujar Taeyeon yang kini berlari mencari Scarfnya.

Akhirnya Taeyeon menemukan kembali Scarf kesayangannya itu. Saat akan pulang menuju perkemahan ia melihat gadis yang menggigil sembari berbaring lemah tak berdaya.Taeyeon yang memakai jas hujan pun tentu tidak kehujanan. Taeyeon berlari mendekati gadis itu. Rupanya gadis yang akan ditolongnya adalah gadis yang ia lihat tadi di pintu awal hutan.

‘Aku harus segera menolongnya!’ itulah yang terbesit dalam pikiran Taeyeon.

“Father….Mother…Yoongie…” ucap gadis tersebut begitu lemah.

“Hallo nona!! Bangunlah.. kau tak boleh tidur sekarang nona!” Taeyeon berusaha menyadarkan Jessica dan mulai mengeluarkan selimut kecil yang biasa ia bawa dalam perjalanan seperti ini.

“Dingin..Ak..Aku tak tahan lagi..” ucap Jessica pelan karena ia begitu lemas, kedinginan dan pusing yang luar biasa.

“Kumohon bertahanlah nona!.. Kita akan mencari pertolongan pertama untukmu.. Stay still!!” ucap Taeyeon seraya menggendong Jessica yang kini mulai terlelap di pangkuannya.

‘Kumohon…bertahanlah!’pinta Taeyeon dalam hati.

Setelah berjuang melawan hujan yang begitu deras akhirnya Taeyeon sampai di tempat yang ia tuju. Ia pun segera meminta perawat dan dokter untuk menyelamatkan gadis yang baru saja ditemuinya. Setelah beberapa jam menunggu, akhirnya Taeyeon diberi kabar bahwa keadaan Jessica sudah membaik. Ia begitu lega hingga akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke perkemahan meyusul teman-temannya. Sesampainya di perkemahan ia disambut dengan wajah Jieun yang begitu khawatir padanya.

“ Taeng.. mengapa kau begitu lama? Kau tidak apa-apa kan?” ujar Jieun menghampiri Taeyeon yang kini basah kuyup.

“Aniyo.. i’m fine kok.. tadi aku hanya harus menolong seseorang yang tersesat dan kedinginan di hutan… oh ia besok pagi kalian pergi duluan saja ke bukitnya. Aku masih harus memastikan keadaan gadis itu.”

“ Siapa gadis yang kau tolong itu Taeng?” tanya Sooyoung yang kini mulai penasaran dengan gadis yang sahabatnya tolong.

“ Aku tak tahu siapa nama lengkapnya, yang aku tahu ia siswi dari Seoul, kalau tidak salah Ansang Junior High School.” Jelas Taeyeon pada sahabat-sahabatnya.

“ Baiklah Taeng… kau boleh menjenguk gadis itu tapi kau harus kembali pukul 10.00 oke? Ucap Yuri dengan santai.

“Wah Taeng…Ansang Junior High School?!! Apa kau tidak tahu bahwa sekolah itu sekolah terfavorit di Seoul dan Korea Selatan? Banyak yang bilang bahwa siswi-siswinya cantik bagaikan dewi dan begitu elegan. Mengapa kau tak mengajakku?!!” ucap Sooyoung dengan bodohnya.

“ Yahh!! Jika kau ikut lalu siapa yang akan membimbing kami ke bukit?!! Bodoh!” ujar Yuri sembari menjitak kepala Sooyoung.

“Aish….Bilang saja kau cemburu Kwon!” rutuk Sooyoung sembari mengelus-ngelus kepalanya. Yuri hanya memutarkan pandangannya melihat sahabatnya yang bodoh itu. Ia mengalihkan pandangannya ke Jieun yang mukanya sedikit kusut mendengar apa yang Taeng ucapkan tadi sedangkan Taeng begitu cerah wajahnya ketika menceritakan gadis yang ditolongnya.

‘Don’t tell me that Jieun has feeling for Taeng?!’ pikiran itu terlintas di benak Yuri.

Keesokan harinya Taeyeon pergi menjenguk Jessica dan ia sungguh beruntung karena kini Jessica sudah sadar. Ia sempat berbincang-bincang dengan gadis itu. Akan tetapi menyadari bahwa ia sudah harus pergi menyusul sahabat-sahabatnya, Taeng pun bergegas pergi. Saat ia sudah sampai di bukit, ia baru menyadari bahwa scarfnya hilang…LAGI. Ia mengira bahwa scarfnya mungkin tertinggal di kamar gadis tersebut, maka dari itu ia memutuskan untuk menjenguknya kembali esok harinya. Akan tetapi keesokan harinya gadis itu telah pergi dan begitu pun dengan scarfnya.

‘ Mungkin saja scarfku ada di gadis itu… Jessica semoga kita bertemu lagi.’ Ucap Taeyeon dalam hatinya.

Perjalanan ke Yong-sak tahun ini memiliki kesan tersendiri untuk Choi Sooyoung. Karena selama perjalanan kemarin ia menjadi lebih dekat dengan Yuri, gadis yang diam-diam ia sukai. Sementara Jieun juga begitu bersyukur dengan perjalanan ini. Ia merasa Taeyeon lebih ceria dan lebih terbuka padanya, hingga ia mengetahui siapa itu Tiffany Hwang.

Harus Jieun akui, ia sedikit cemburu saat Taeyeon menceritakan segala sesuatu tentang masa kecilnya bersama Tiffany. Tapi ia yakin mungkin sudah takdir Taeyeon untuk bertemu dengannya dan bersama dengannya..mungkin. Sementara Taeyeon sendiri selalu teringat dengan gadis yang ia selamatkan dalam perjalanan kemarin. Tak tahu kenapa, aura gadis itu begitu berbeda dan membuatnya nyaman. Ia berharap ia bisa bertemu lagi dengan gadis itu dan tentu saja.. Tiffany Hwang.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Tak disangka tahun keduanya bersekolah di Andong berlangsung begitu lancar. Taeyeon selalu meraih peringkat 2 di kelasnya, well karena ia memang belum bisa mengalahkan Jieun, The Goddess Of Study di sekolahnya. Sementara itu hubungan Yuri dan Sooyoung semakin lancar, tapi sayang Yuri tidak menyadari maksud lain dari sahabatnya itu. Sedangkan Jieun selalu berusaha membuat moment-moment baru antara ia dan Taeyeon. Tapi Jieun tak berani mengambil langkah lebih lanjut dengan Taeyeon. Ia takut jika ia membuat pengakuan pada Taeyeon maka persahabatannya akan hancur.

Seperti yang diharapkan, mereka naik ke tingkat 3 dengan nilai yang memuaskan, tentu saja Taeyeon masih memperoleh beasiswanya, well thanks to Jieun yang selalu membantunya belajar dengan baik. Di tahun terakhirnya di sekolah itu, ia bertekad untuk belajar dengan baik. Mengapa? Karena ia ingin melanjutkan SMAnya di Seoul. Ia masih berharap bisa menemukan Tiffany di Seoul.

Maka dari itu sepulang sekolah, ia selalu meminta Jieun untuk membantunya belajar. Ia selalu menyimpan sebagian uang jajannya untuk biaya hidupnya di Seoul nanti. Iasudah mendiskusikan keinginannya ini dengan kedua orangtuanya dan mereka setuju dengan keinginan putranya. Bahkan tanpa sepengetahuan Taeyeon, ternyata orangtuanya telah menabung untuk biaya pendidikannya, mengingat hampir selama 3 tahun ini Taeyeon selalu mendapat beasiswa, ia pun terkadang bekerja paruh waktu di toko milik keluarga Jieun sehingga ia jarang sekali meminta uang pada orang tuanya.

Akhirnya setelah menjalani 3 bulan yang begitu memeras otak, Taeyeon dan kawan-kawan dinyatakan lulus dengan nilai yang memuaskan. Taeyeon dan Jieun akan melanjutkan pendidikan mereka di Hannyoung High School. Sedangkan Yuri memilih untuk melanjutkan SMAnya di Paris, tempat ayahnya kini ditugaskan. Dan Sooyoung tentu saja akan melanjutkan sekolahnya di Nagasaki mengingat kepindahan keluarganya ke Jepang.

Malam ini adalah pesta perpisahan di sekolah. Taeyeon dan kawan-kawannya pun tak melewatkan kesempatan ini. Ia ingin menikmati moment-moment ini sebelum akhirnya berpisah dengan Yuri dan Sooyoung. Dan pesta dansa yang ditunggu-tunggu oleh Sooyoung pun dimulai. Ia meminta Kwon Yuri untuk menjadi partnernya malam ini dan tentu saja Yuri pun menyanggupinya. Sedangkan Jieun telah mengajak Taeyeon untuk menjadi pasangannya malam ini, dan Taeyeon yang tak mengetahui perasaan Jieun yang sebenarnya pun setuju.

“Kwon Yuri.. kau begitu cantik malam ini.” Ucap Sooyoung seraya memberikan jus pada Yuri yang kini sedang memandangi bintang-bintang di atap sekolah mereka.

“Haha.. bukankah aku memang begini setiap hari Soo?!!” Tiba-tiba Yuri membalikkan badannya dan mulai mengambil minuman yang diberikan Sooyoung.

“Tapi malam ini kau lebih cantik…dan aku suka itu.” Sooyoung berkata seraya mengeluarkan senyum charmingnya yang sukses membuat pipi Yuri memerah seketika.Yuri kemudian segera meminum jus tersebut untuk menutupi rasa panas di wajahnya.

“ Thanks Soo, kau juga begitu dashing dan tampan malam ini,,,seperti biasanya.” Ucap Yuri tertunduk tak berani memandang sahabatnya itu.

“Yuri..aku tahu kau akan pindah ke France dan aku pun akan pindah ke Japan, tapi..apakah kau mau menjalin hubungan yang lebih dari sahabat denganku?” ucap Sooyoung yang kini mulai mendekatkan dirinya dengan Yuri yang sepertinya bingung dengan ucapannya.

“Apa maksudmu?”

“ Aku ingin kita menjadi couple Yuri.. aku ingin menjadi namjamu dan kau adalah yoejaku.. bukankah itu bagus?!!” ucap Sooyoung yang kini memegang kedua tangan Yuri dan meletakkannya di dadanya.

“ Tapi kita adalah sahabat Soo..dan apa kau yakin bahwa hubungan ini akan berjalan dengan baik mengingat jauhnya jarak yang memisahkan kita?” ucap Yuri yang kini ragu dengan keinginannya untuk menjadi kekasih Sooyoung.

“Well aku rasa dengan adanya email dan skype akan sangat membantu hubungan ini. Aku juga akan seberusaha mungkin untuk berkunjung ke Paris jika perlu. Apa kau yakin denganku Yuri?” ucap Sooyoung yang kini menatap Yuri dengan serJieuns.

“I do believe you.” Ucap Yuri yang kini memeluk Sooyoung.

Sementara itu Taeyeon dan Jieun kini tengah berjalan menuju rumah Jieun. Sesampainya Jieun di rumahnya ia membisikkan sesuatu pada Taeyeon.

“Saranghaeyo my..Friend.” dengan itu JIEUN segera mengecup pipi kiri Taeyeon dan berlari menuju pintu rumahnya.

‘Is that real?…Aigoo what should i do with you Jieun-ah? Mudah-mudahan ini hanya perasaanku saja.’ pikiran itu seketika muncul dalam benak Taeyeon.

—————————————————————————————————————————–

————————

Hehehe jadi gimana nih???

penasaran??

hehe jgn lupa komen ^_^

Iklan

86 pemikiran pada “LOVE IT SELF Chapter 4

  1. Wahh .. Yul jdi cewe dan jdi pasangan nya Soo .. Bru nemu gue couple ini ..
    Jessie ko langsung pulang ajja sih ..
    Mudah”an ini tetep TaeNy yah Thor .
    Semangat terus ^_^

  2. Penasaran entar jadinya taeny apa taengsic. Tapi tetep lah ya gue sih berharapnya taeny 😀
    Nahloh jieun suka sama taeyeon, sica suka taeng, fany juga suka kan sama taeng?? 3 cewe ngerebutin 1 cowo

    Ditunggu next chap aja lah, jangan lama2 ya thor haha

  3. Nie alurnya maju mundur ya? Agak bgung, tapi te”p berusaha ngerti, wlo dikit,.
    Masih brharap taeny,
    Yuri jdi cwek, lucu, biasa’yakan jdi cowok yg cool,
    Klo yul jdi cwek ma yoong aja ya? D’sni kn yoong jdi nmja,
    Sica ma soo aj, hahaha
    ;banyak maunya;

    • hahhaa maju mundur.. maju mundur.. cantik.. cantik.. kaya authornya yang renke hehehee
      iya makanya lo harus fokus baca cerita gw hehee
      karna cerita gw bkn sekedar cerita.. tapi buat melatih otak juga ^_^
      wahh ide pairing lo blh juga ^_^
      gw pake buat next fict deh heheee

  4. Annyeong,,,
    Sdkit aneh yul appa yg bysa nya namja cool dsni jd yeoja sexy,,,dan lbih woww nya pas yul dpt psngan om tiang,,,jdnya mrka brdua sprti jeruk mkan jeruk,,hahahahaha#plakkkk
    Hadeuhhhh gmn tu jeti mnyukai orang yang sama,,,sica bnran punya rsa ke taeng,,trus taeng aplgi dia bnr2 mnghrpkan fany,,tp apkh fany pnya rsa yg sma trhdap taeng slain rsa rsa syng trhdap shbat??taenysic bnr2 cinta sgtiga yg rumit,,,,yoong msh blm nggol,,kyknya msh d dlm kntong ajaib doraauthor
    #plakkkk
    next dech ini smkin mnrik,,,,,
    Ttp smngatttt,,,
    Hahaha gomawo,,,,

  5. aduh ini bkalan jd taengsic kah ? gmna dg taeny ? ah smga tae cpet nmuin fany love msa kcilnya yaa hahaha
    mu taengsic mu taeny jd nya ak si ok aja nginget dsni yul nya jd yeoja  ̄ω ̄
    lnjut trus thor , gomawo dah update ne 🙂

  6. Klo kt syahrini,maju mundur..maju mundur cantik cantik krn u demen bgt pk alur maju mundur ala syahrini thor hahaha 😀 tp ttp keren c ky gw 😉 hihihi
    Perasaan yg d bahas sll taenysic nh
    Yoona gw mana thor 😮

  7. Ya ampun thor, kirain yul jadi namja, eh ternyata yeoja. Hehe
    Omo, fany ama jessi menunggu orng yang sama, semoga itu semua tidak merusak persahabatan mereka.
    Dan taeng semoga gak jadian sama jieun. Hehe
    Izin baca chap selanjutnya thor.

  8. Iiih..gw kurang ngefeel kyknya sma couple soori.merinding sendri gw bacanya.hahhaa..
    Biasanya kn yuri sllu jd namja..ini mlh jd yeoja.sama sooyoung lg..alamaaaak..
    Emank author cs renke lo yaaa..
    Sayya suka sayya sukaaaaaa…

  9. Jdi di ff nie yoona jdi kk nya sica ya.tmben di nie ff yuri jdi cwek biasanya klau di ff snsd yg jdi cwoknya yoona,yuri,sooyoung,taeyeon dn hyoyeon tpi dsni yuri hdi yeoja ,jdi mkin pnsran ja nie q sma nie ff.oke q mau lnjut bca lgi.

  10. wkwkkwkwkw si yongie ke bromo.. gue ngakak baca part ini. terus ngebayangin yongie yg kurus naik gunung.. hihiihi
    oh jadi seperti itu prtemuan TaengSic. wahh seru nih klo Taeng ke Seoul trus ktmu Jeti.
    Omg! YulSoo jadi couple. luar biasa ^^

    • hahahaha kata gw juga.. apa sih yang ga bisa sama gw..
      yul sama soo aja gw jadiin couple hahahaha
      eitss jgn salah ya.. disini yoongie ngga kurus.
      badannya cukup berotot.. pokonya kece deh hahaha
      hahhaa baca next chap aja pasti lo bakal senyum” hahaha

  11. Ping balik: LIST FF ROCKSMITH27 ^_^ | ANOTHER FORM Of FANFICT

  12. Yaaah yoong kok g muncul siiich,yuri dsni jd yeoja lucu ngebayanginnya cz bisany manly bgt dy,trs pasanganny soo,brasa namja ma namja..
    Tangsic dh ktemu,tinggal taeny niich 🙂

  13. Haha.. yul jadi yoeja dan dipasangin sma selingkuhannya si soo..
    haha… tp cocok2 aja sich..
    Si yoong kapan munculnya nie???

  14. makin binggung ni ma percintaan nya ..
    cinta segi berapa inih 😀 ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ
    dan gantung in hati lbh setuju taeny or yoonfany 😀 😀

  15. wow.. jadi tae juga ada rasa suka tuh sama sica. jieun juga tertarik sama pangeran tampannya fany. semangat yaa tae untuk menemukan fany kembali dan membawanya kembali padamu.

  16. Woahh biasanya baca FF yuri selalu jadi namja skrg jadi yeoja dia. Daebak, gua makin penasaran nih sama FF. Nanti chapter selanjutnya gua baca malam aje dah biar lebih menghayati gitu kekeke

  17. yoona sama sica kembar nih ceritanya ? ato hanya nama belakangnya aja yang sama ? trus ,, taeny , taengsic , trus taeng jieun couple jga ada ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s