LOVE IT SELF Chapter 3

cropped-tumblr_mwezwdfuph1swqx1fo1_500.jpg

-Seoul, Korea Selatan, 21 April 2003-

Hari ini Taeyeon begitu senang karena ia bisa berkomunikasi lagi melalui surat dengan sahabatnya. Akan tetapi, sudah seminggu ini sahabatnya tak memberikan balasan.

“Apakah suratnya tidak sampai ya?”

“Kenapa nak?”

“Appa…aku hanya bingung saja mengapa Tiffany tidak membalas suratku.” Ujar Taeyeon yang tak bisa lagi menyembunyikan kesedihannya.

“Mungkin suratnya belum diterima Tiffany. Mengapa tak kau kirim lagi suratnya?” ucap Mr.Kim berusaha menghibur putranya yang sedang dilema itu.

“Kau benar Appa… itu juga yang kupikirkan tadi.” Ujar Taeyeon seraya tersenyum penuh semangat.

Minggu demi minggu dan akhirnya liburan semester akan segera tiba tapi Tiffany masih belum juga membalas suratnya. Ia tak mau menyerah begitu saja. Maka dari itu ia meminta Mr. Kim untuk mengantarkannya ke Hwang Mansion liburan semester ini. Liburan semester pun tiba. Taeyeon dan ayahnya memutuskan untuk berkunjung ke Hwang Mansion mengingat janji ayahnya untuk mengantarkannya pada liburan semester ini. Setelah menempuh 3 jam perjalanan darat, mereka tiba di Jeonju dan bergegas menuju Hwang Mansion.

“Ahhh akhirnya sampai juga!” ujar Mr. Kim yang tak bisa lagi menyembunyikan kelelahannya mengingat perjalanan panjang yang mereka tempuh.

“Nae Appa…Terima kasihkarena kau sudah mengabulkan permintaanku untuk bertemu dengan Tiffany..!” ucap Taeyeon seraya memeluk ayahnya dengan erat. Mr Kim pun tersenyum melihat tingkah putranya yang selalu sweet ini.

“Baiklah lebih baik sekarang kita ketuk dahulu gerbangnya ya…siapa tahu mereka pergi keluar..” ujar Mr.Kim

Setelah bel beberapa kali dibunyikan, muncullah seorang wanita muda.

“Anyeonghaseyo… Apakah nona Tiffany Hwang ada?” ucap Mr. Kim dengan sopan.

“Tiffany? Setahu saya tidak ada yang bernama Tiffany Hwang pak. Saya juga baru pindah kesini beberapa bulan dengan keluarga Min.” Ucap wanita tersebut dengan ramah.

“Maksud anda keluarga Hwang telah pindah?” Tanya Taeyeon yang berharap ini tidak benar-benar terjadi. Ia menutup matanya seketika .

“Mungkin saja… yang saya dengar dari suami saya, pemilik mansion ini sebelumnya mempunyai seorang putri, tapi saya tidak tahu jika itu orang yang anda cari. Euhmm maaf sepertinya anak saya menangis. Jika tidak ada keperluan lagi, saya pamit masuk dulu.” Wanita tersebut beranjak meninggalkan Taeyeon dan Mr. Kim di halaman rumahnya.Taeyeon yang mendengar berita tersebut tak bisa menyembunyikan raut kesedihan dan kekecewaan di wajahnya. Ia mulai menundukkan wajahnya karena tak ingin ayahnya melihat kondisinya yang seperti ini. Beberapa menit kemudian Mr.Kim berbicara sembari menepuk pelan bahu putranya.

“Maafkan Appa son…”

“…..” Taeyeon hanya diam tak menjawab permintaan maaf ayahnya. Ia tak tahu harus berkata apa karena sepertinya mulutnya membisu seketika.

“Maafkan Appa…Appa tak tahu akan begini jadinya… Appa tahu kau sedih dan kecewa…Maka dari itu jika kau ingin menangis, menangislah..Just let it out.” Ucap Mr.Kim seraya memeluk putranya. Ia tahu Taeyeon telah bersabar selama ini untuk bertemu dengan Tiffany. Seandainya saja ia tak memutuskan untuk pindah ke Andong mungkin ini semua takkan terjadi.

Mr. Kim tahu bahwa sebenarnya Taeyeon meyimpan rasa pada putri tunggal keluarga Hwang itu. Meskipun menurutnya Taeyeon masih anak-anak dan belum mengerti arti cinta yang sebenarnya, tapi ia yakin Taeyeon mencintai gadis itu. Karena ia tak pernah melihat Taeyeon bertindak begitu care, gentle, dan sweet pada teman perempuannya yang lain meskipun ia tahu putranya tidak pernah membeda-bedakan orang yang berteman dengan putranya. Tapi entah mengapa Taeyeon selalu memperlakukan Tiffany dengan begitu spesial seakan-akan ia adalah diamond yang tak pernah Taeyeon miliki.

Dan ini terbukti sejak kepindahan keluarga mereka ke Andong. Taeyeon mungkin bisa dengan mudah membodohi ibu dan adiknya, tapi tidak dengan Mr.Kim. Ia tahu persis bahwa setiap hari Taeyeon selalu berusaha memajang wajah bahagianya, tapi dibalik itu ia selalu tergambar raut kesedihan dan kerinduan pada seseorang yang ia yakini Tiffany, gadis berwajah malaikat yang bisa menghancurkan tembok Cina sekalipun dengan Eye Smilenya yang begitu mempesona.

Mr.Kim pun membawa putranya keluar dari mansion mewah itu. Ia membopong putranya yang terlihat begitu gloomy dan lemas. Akhirnya mereka sampai di taman yang Mr. Kim ketahui merupakan tempat putranya dan Tiffany bermain. Taeyeon pun hanya mengikuti kemana ayahnya membawanya. Jujur, ia sungguh terkejut dengan berita ini.

‘Bagaimana aku bisa menghubunginya?’
‘Akankah aku bertemu dengannya lagi?’
‘Tiffany mengapa kau tak mengabariku mengenai kepindahanmu?’
‘Oh iya..ia tak tahu alamatku di Andong bukan?’
‘Apa yang harus kulakukan?’ rintih Taeyeon dalam hatinya.

Seperti bisa membaca apa yang ada dalam hati putranya, Mr. Kim mengangkat dagu putranya itu agar Taeyeon bisa menatapnya dengan baik.

“Tae…Appa tahu berita kepindahan Tiffany membuatmu sedih.. Tapi kita masih bisa bertanya pada orang-orang yang tinggal di sekitar Hwang Mansion kan kemana pindahnya Tiffany? Kau boleh sedih hari ini, tapi kau tidak boleh patah semangat. Mungkin saja mereka tahu keberadaan keluarga Hwang sekarang!” ujar Mr.Kim mencoba untuk menghibur putranya, yang baru kali ini ia lihat begitu shock dan down. Setelah mendengar apa yang dJieuncapkan ayahnya, Taeyeon mulai mencoba memberikan senyuman untuk ayahnya. Taeyeon tahu bahwa ayahnya tak ingin putranya bersedih terus.

“ Kau benar Appa…aku tak boleh seperti ini..Aku adalah seorang pria!”

“Haha.. kau harus begitu..karena anakku adalah orang yang tak pantang menyerah no matter what happen…Be a Man Taeyeon-ah. Kau harus bisa menjadi pria kuat, tegar dan pantang menyerah untuk keluargamu, hidupmu, lingkunganmu dan orang yang kau cintai.” Ujar Mr. Kim menepuk pelan kepala putranya sembari menunjukkan senyum hangatnya yang kini diwarisi Taeyeon.

“I will Appa..” Taeyeon tersenyum kecil menghapus airmatanya.

‘Aku takkan menyerah Tiffany..’ ucap Taeyeon dalam hatinya.Setelah itu mereka memutuskan untuk bertanya kepada warga sekitar mengenai kepindahan keluarga Hwang. Dan itu menghasilkan informasi yang membingungkan Taeyeon.

‘Fany-ah… harus kemana aku pergi menyusulmu? California atau Seoul?’ rintih Taeyeon dalam hatinya yang kini kembali galau.

———————————–LOVEITSELF———————————–

-Seoul, Korea Selatan, 21 July 2005-

“Tiff… apa kau masih memikirkan pangeranmu?” Jessica menutup majalah di tangannya, menatap sahabatnya yang masih serJieuns membaca sesuatu di handphonenya.

“Pangeran?” Tiffany tak berhenti membaca artikel fashion terbaru di handphonenya itu.

“Kim Taeyeon maksudku Hwang! Bukankah ia pangeranmu?” Ucap Jessica dengan nada dinginnya membuat Tiffany segera menyimpan handphonenya, memberikan senyum permintaan maaf pada sahabatnya.

“Yah!! Kau tak usah memanggil margaku Im! Dan untuk pertanyaanmu maka jawabannya Of Course Yes! How i can forget my bestfriend Jess!” ucap Tiffany yang kini melempar bantal Totoronya pada Jessica yang sedang berbaring di karpet kamarnya.

“Easy Tiff… aku hanya bertanya kok.” Ujar Jessica yang kini melemparkan kembali Totoro sahabatnya itu.

“Wait, why all of sudden you ask about Taeyeon? Apa kau.. bertemu dengannya?” Tanya Tiffany yang kini mendekati Jessica dengan mata yang berbinar dan penuh harapan.

“ Well unfortunately no Tiff… Bagaimana aku bisa tahu bahwa ia Taeyeonmu jika wajahnya saja aku tak tahu!” ucap Jessica dengan nada sarkastiknya yang khas.

“Tapi kan aku sudah memperlihatkan Foto Tae Jess..” ucap Tiffany dengan nada seperti akan menangis.

“Tiff di fotomu Taeyeon itu masih kecil… bagaimana mungkin ia bisa sama dengan pangeranku?”

“Pangeranmu huh? Siapa dia Jess?” tanya Tiffany yang baru pertama kali ini mendengar sahabatnya itu menyebutkan seorang pria dalam hidupnya. Biasanya Jessica tidak perduli dengan pria-pria yang ada di dekatnya. Selama ini ia hanya tahu bahwa Jessica dekat dengan lelaki terpopuler di SMP tempat kakak Jessica bersekolah, Lee Dong Wook yang merupakan sahabat kakaknya juga. Tapi ia tak pernah menyebutkan nama Dong Wook pada Tiffany.

‘Heump… sepertinya pria ini begitu menarik sehingga membuat Jessi begitu tertarik padanya’ ucap Tiffany dalam hati.

“Taenggoo..ya itulah namanya Tiff! ” Ucap Jessica dengan senyum yang mulai merekah di bibirnya. Raut merah di pipinya pun mulai muncul mengingat apa yang terjadi padanya dan namja tersebut.

Flashback

-Yong-sak, Korea Selatan, February 2005-

Cuaca di kawasan wisata dan penelitian di daerah Yong-sak pada hari itu sungguh tak menentu. Pagi-pagi bisa begitu cerah dan sorenya hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Jessica yang sedang menyusuri dalamnya hutan Yong-sak pun terkena imbasnya. Well disinilah ia sekarang, berjalan tak tentu arah karena ia terpisah dengan rombongannya saat ia melihat seekor rusa yang mengalihkan perhatiannya.

“Bagaimana ini?!! Hutan ini begitu luas dan aku baru pertama kali menginjakkan kakiku di tempat ini…Ahhh bodoh kau Jessica.. bagaimana bisa kau tersesat seperti ini?!!!” Rutuk Jessica yang kini mulai kelelahan setelah 2 jam berjalan menyusuri luasnya hutan tersebut. Harus ia akui bahwa hutan ini memang indah. Pohon-pohon tinggi menjulang ke udara, suara rincit-rincit burung yang indah, sungai yang jernih dan view yang luar biasa membuatnya sedikit terlupa dengan kepanikannya. Tapi tetap saja ia ingin kembali ke Seoul dengan selamat setelah perjalanan karyawisata ini.

Ya jika kalian belum tahu SMP Jessica memang sering mengadakan acara karyawisata seperti ini. Jessica mencoba mengikuti program ini berharap ia bisa melupakan pengakuan cinta Dong Wook padanya 2 minggu yang lalu. Bukannya ia tak menyukai pria itu, tapi ia hanya ingin bersahabat saja dengan namja itu. Baginya Dong Wook bagaikan sesosok kakak yang begitu perhatian dan baik,,,,,itu saja. Tapi sepertinya pria itu menyalahartikan maksud Jessica selama ini hingga puncaknya pengakuan itu. Dan sekarang ia tak tahu harus bagaimana bersikap normal lagi pada Dong Wook. Setelah pengakuan itu, Jessica selalu canggung di dekat Dong Wook. Ia selalu merasa bersalah karena Dong Wook adalah pria yang begitu baik padanya tetapi ia tak bisa membalas perasaan namja tersebut.

“Shit!..kenapa sekarang harus hujan sih?” rutuk Jessica saat menyadari tetesan hujan yang membasahi pipinya. Ia pun berlari mencari tempat untuk berteduh, tapi ia tak bisa menemukannya. Dan sekarang ia menangis, menggigil kedinginan dan ketakutan di bawah pohon yang begitu tinggi. Secara perlahan kesadarannya pun mulai menghilang dan pandangannya mulai kabur.

“Father….Mother….” ucap Jessica yang menyangka ini adalah akhir hidupnya.

“Hallo nona!! Bangunlah.. kau tak boleh tidur sekarang nona!” Tiba-tiba terdengar suara pria yang perlahan mulai menyadarkan Jessica.

“Dingin..Ak..Aku tak tahan lagi..” ucap Jessica pelan karena ia begitu lemas, kedinginan dan pusing yang luar biasa.

“Kumohon bertahanlah nona!.. Kita akan mencari pertolongan pertama untukmu..!!” ucap namja tersebut seraya menggendong Jessica yang kini mulai terlelap di pangkuannya.Beberapa jam kemudian Jessica terbangun. Ia melihat keadaan sekelilingnya dan sadar bahwa ia sudah berada di rumah sakit. Well ia senang karena akhirnya ia selamat dari peristiwa tadi dan sesungguhnya ia penasaran dengan namja yang telah menolongnya tadi. Rasa penasarannya mungkin terjawab saat seorang pria memasuki kamarnya.

“Oh syukurlah anda sudah bangun nona.. apa yang kau rasakan sekarang?” tanya namja yang kini meletakkan scarf tipisnya di meja dekat Jessica sambil tersenyum perhatian pada Jessica.

‘Dia cute dan senyumnya sungguh menghangatkan hati.’ Ucap Jessica dalam hatinya sambil menatap pria itu tanpa henti.

“Hallo.. apakah anda baik-baik saja? Atau ada bagian lain yang sakit?” ucap namja tersebut sedikit khawatir melihat Jessica yang kini seperti orang idiot memandanginya.

“Aku rasa cukup baik…well thanks to you..” ucap Jessica seraya tersenyum malu tak berani menatap namja itu. Saat namja itu akan berbicara tiba-tiba seorang perawat masuk.

“Apakah kondisi anda membaik nona? Sepertinya guru anda sangat khawatir pada anda dan ingin menjenguk anda” ucap perawat tersebut mulai mendekati Jessica yang terlihat begitu pucat dan lemah.

“Sepertinya aku harus segera kembali dengan teman-temanku nona.. Well senang bisa bertemu denganmu walaupun dalam keadaan yang kurang baik.” Ucap namja itu setelah melihat jam di tangannya. Namja itu kemudian segera meninggalkan pintu kamar rawat Jessica. Jessica yang ingin berbicara lebih lama dengan namja tersebut hanya bisa diam, tak tahu siapa namja itu sebenarnya. Akan tetapi tiba-tiba ia melihat sebuah scarf merah yang baru ia ingat merupakan milik namja tersebut. Di Scarf itu tertulis nama “Kim Taenggoo”.

“Taenggoo….mungkin itulah namamu… Perhaps we can meet again!” ucap Jessica pelan seraya tersenyum hangat mengingat namja yang baru saja menyelamatkan dirinya dari maut.

End Of Flashback

“Well Jessi, sepertinya ia namja yang baik.” Ucap Tiffany yang tak bisa menyembunyikan tawanya mendengar cerita sahabatnya tersebut.

“Of course Tiff..Dia tak mengenalku dan dia rela basah-basahan untuk menolongku!” pekik Jessica dengan suara cemprengnya.

“Aiigoo apakah temanku ini sedang jatuh cinta?” goda Tiffany menyenggol-nyenggol badan Jessica.

“Aku tak tahu Tiff.. yang pasti aku tak bisa menghilangkan bayang-bayang wajahnya di otakku.. dan jika aku memikirkan Taenggoo, muncullah perasaan aneh yang tak kurasakan saat aku bersama Dong Wook.. Apakah ini yang namanya LoveSick?” Ucap Jessica yang sekarang sudah membenamkan wajahnya di boneka Rilakuma milik kakaknya. Tiffany pun hanya tertawa melihat tingkah sahabatnya.

“ Aku rasa kau telah jatuh kedalam pesona namja itu Jess..dan untuk bisa meyakinkan apakah itu cinta yang kau rasakan padanya mungkin kalian harus bertemu lagi..” Ucap Tiffany begitu bijaknya yang membuat Jessica menatapnya heran.

“Tapi bagaimana Tiff? Dimana ia tinggal pun aku tak tahu, bagaimana kita bisa bertemu lagi?” Ucap Jessica yang kini mulai menunjukkan ekspressi sedihnya.

“Well jika kalian ditakdirkan untuk bersama why not Jess? Mungkin saja ia tinggal di Seoul” ucap Tiffany berusaha menghibur sahabatnya itu.

‘ Aku harap kau bisa menemukanku Taetae…aku ingin sekali bertemu denganmu’ ucap Tiffany dalam hatinya.

“Kurasa kau benar Tiff.. dan aku akan menunggu itu semua terjadi!” ucap Jessica dengan senyum optimisnya.

——————————————————————————————————————–

—————————————————————–

good evening?? ^_^

oke author CS kalian skrg balik lagi dengan update yg renke hehe

sorry tadi gw salah posting RED SILKY LINE disini.. itu harusnya di WP Rara0894 hehee

Ow.. ternyata taengsic mulai ketemu hehe

taengsic shipper.. siapkan diri kalian ya ^_^

buat LS.. hehehe sabar ya.. jodoh pasti bertemu..

oke jangan lupa komen ya ^_^

oh ya.. buat SECRET WALTZ mungkin akan dipost hari jumat atau senin depan ya hehe soalnya itu masih dalam konstruksi

sabar ya jgn lupa nanti baca update SECRET WALTZ dan RED SILKY LINE juga hehee

Iklan

88 pemikiran pada “LOVE IT SELF Chapter 3

  1. Wah taengsic kah nanti’a ,berarti pany ma yoong 😀
    Yakk sama sama suka ma satu orang nanti gmana klo pas ketemu ,badai kah?haha
    Dtunggu next’a ..

  2. Duhh Jeti suka sama org yg sama, kalo taenysic diketemuin di satu tempat yg sama, nahloh jadinya bakal gimana tuh..

    Udah entar sica sama kwon yul aja, taeng sama fany 😀 haha. Selalu melenceng, gimana pun kejadiannya pengennya pas akhir itu taeny, jiwa LS akut susah emang wkwk xD

  3. Annyeong,,,,,
    Ksian tae2 sdh jauh2 dtng,,,yg ad ppany dan kluarganya sdh pndah,,,
    kim taengoo dan tae2 adlh 1 orng yg sm2 d skai jeti,,,
    Taenysic bkln jd cnta sgtga,,yoong cpt mncul
    Dan sljtnya ttp jd pnsran,,,,
    Hehehe next dech chingu ttp smngatttt,,,,
    Gomawo,,,,

  4. Tae emang menyimpan perasaan sma fany tp apkah fany jga bgtu . .
    Sica blum tau orang yg dia ska itu trnyata pangerannya fany hhha ini crita bkalan seru nihh

  5. Cinta segitiga nie,.
    Moga” yg nolongin sica yul bkan taeng,,
    Maksudq critanya sica slah nama gitu,..
    Masih brharap taeny disini, hahaha,..

  6. oalah nih epep punya nya author RSL tah :-O
    tak pikir beda author 😀
    hihihi
    hmm apa jd nya yah klo taenysic ketemuan??!

    thor ijin baca chap sblm nya yah:)

  7. Waduh Fanny bahaya ni kalau terenyum bisa menghancurkan tembok China, dari kecil Taeyeon udah jatuh cinta ma, Kasihan bgt sih napa gak sama saya aja yah.. emmm wah ternyata heronya jessica adalah Tae yah,, kira2 ini Taeny atau taengsic yah????

  8. Gua merangkap taengsic & taeny ship ,tapi lebih ke taeny sih jadi kalau taeng dijadin sama salah satu dari mereka ya happy happy aja hahaha…
    Taengsic & yoongfany ,hhmmmm…. pasti seru kalau dipertemukan haha

  9. Kasian taeyeon gak tau keluarganya fany udah pindah ke seoul, jadi surat nya gak dibalas2.
    Seneng banget disini ada taengsic, semoga taengsic bersatu walaupun hanya untuk sebentar. Hehe
    Soal nya readers labil nih, senebanget lihat couple taeny dan taengsi. Hehe
    Ok thor, izin baca chap berikutnya.

  10. waahhh taengsic udh ktemuan dn jessie jatuh cinta sm taengo, waduh gmn ya kl panny tau sp taengo
    apa taeny ditakdirkn brtemu lg?ato takdirnya taeng sm jessie
    tp taeng spertinya cinta bngt nih sm panny, moga aja taeny bs ktemu lg

  11. Bgmanaya jika tiffany brtmu dngn taeng dlm keadaan sih taeng da pcran ma sica,mngkin ja sdih dn mngkin yoong jdi pnyelmat fany dn fany mlai mrlkn taeng krna ada orng yg lain yg slau ada dsaat fany ksulitan.dn nie kyknya taeny gk bsa brstu krna authornya gk royalfamilyshipper.oke sipp mau lnjut part brikutnya

  12. woooooooww Sica… hahhaha lovesick. lucunya dia disini, kadang dingin kadang juga norak wkwkkwkwk gara2 pesona Kim Taenggoo.
    wah Taeng diperebutkan sama dua sahabat nih. pasti akan ada something trjadi

  13. Ping balik: LIST FF ROCKSMITH27 ^_^ | ANOTHER FORM Of FANFICT

  14. waaah usaha taeng bwt ktemu fanny gagal cz fanny dh pindah..
    taengsic dh ktemu dluan niich,sica lgsg jatuh cinta pd pndngan prtama ma si kim taenggoooo 🙂
    kyke akn jd cinta segitiga,taeng direbutin sica ma fanny

  15. Setiap wanita yg ketemu tae2 pasti lansung jatuh cinta pada pandangan pertama..
    itulah tae2 gue..
    hahahaaa….
    semoga aja tae ketemu sama fany sebelum lebih dket sama sica..

  16. Tae memang penuh pesona end than penuh misteri😊.. itu lah yg aq suka Dr sosok tae yg manly^^.. sama sama menyukai 1 orang ia.. klo pun aq boleh pilih.. hanya TAENY ngefell dr ff ini.. nunggu klimak cerita ini^^
    Gomawoyo thor… 🙆

  17. yaampun, pesona tae emang ga diragukan lagi disini, jess aja langsung suka pas pandangan pertama. aku berharap taeny kembali bertemu terus bersatu, tapi kalo taengsic juga gapapa. wkwkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s