LOVE IT SELF Chapter 2

cropped-tumblr_mwezwdfuph1swqx1fo1_500.jpg

-Jeonju, Korea Selatan, 1 Maret 2003-

“Daddy…apakah orang tua Tae memberi tahu alamat baru mereka di Andong?”

“Sayangnya tidak Dear…. Mr. Kim hanya berpamitan dan mengucapkan terima kasih karena kita telah menyekolahkan Taeyeon… Selebihnya tidak ada lagi.. well kelihatannya mereka terburu-buru saat memberitahu itu semua” Ungkap ayah Tiffany seraya mengelus bahu putrinya.

Mr. Hwang tahu bahwa hampir 2 minggu ini Tiffany telah kehilangan Taeyeon. Ia selalu melihat putrinya itu berulang kali membaca secarik kertas yang tak pernah lepas dari genggamannya. Mr. Hwang juga yakin surat itu berasal dari Taeyeon, seorang namja yang sangat Tiffany sayangi.

“Tiff…kau mau kan kembali ke California lagi?”

“Cali? Why all of sudden Daddy?” tanya Tiffany yang tak kalah shocknya mendengar pertanyaan ayahnya. Ia sekarang kembali menatap muka ayahnya dan menyadari aura kesedihan.

“Well…,last week Daddy menerima laporan dari Uncle Henry bahwa perusahaan kita disana mulai goyah… dan Uncle meminta Daddy untuk kembali mengelola perusahaan kita yang ada di Cali sayang…” Mr. Hwang mulai menjelaskan lebih detail mengenai masalah yang kini melanda bisnisnya.

“Tapi Daddy aku belum mengetahui alamat Taeyeon yang pasti dan aku belum mengabarkan ini semua pada Tae..”

“Bagaimana jika aku pindah ke Seoul saja bersama Tiffany? Kemarin Jaekyung menelponku bahwa ia akan segera tiba di Seoul minggu depan Sayang!” Tiba-tiba Mrs. Hwang ikut berbicara dari dapur. Ia membawa makanan ringan plus teh untuk putri dan suaminya.

“Jaekyung? Maksudmu Im Jaekyung? Sahabatmu sewaktu kalian kuliah di Vancover?”

“Ia sayang…Jae dan keluarganya akan menetap di Korea. Aku rasa kita bisa membeli rumah di Seoul menggunakan tabunganku dan kau perbaiki bisnis kita bersama Henry di Cali, ide yang bagus kan Tiff?” Mrs. Hwang mencoba memberikan solusi yang pas untuk suami dan putrinya. Ia tahu bahwa sang putri masih ingin menunggu sahabatnya, maka ia pun segera mengajukan ide ini. Setidaknya jika Tiffany masih tinggal di Korea, Taeyeon mungkin saja dapat mencari putrinya.

“Euhm Mommy…aku setuju! Daddy apa kau setuju jika aku dan Mommy menetap di Seoul? Jika aku tinggal di Korea mungkin Taeyeon masih bisa mencari dan berhubungan denganku Daddy…” Tiffany mulai berbicara menunjukkan senyuman matanya yang selalu melemahkan Mr.Hwang.

“Aigoo,,, baiklah kurasa keputusannya sudah bulat! Kalian bisa menetap di Seoul dan kita bisa menjual Mansion ini untuk membeli rumah yang layak di Seoul!” Ujar Mr. Hwang seraya memeluk istri dan putrinya. Tiffany pun begitu senang karena ia masih berkesempatan bertemu lagi dengan Taeyeon….well mungkin.

‘Tae.. kau harus menepati janjimu!’ ucap Tiffany dalam hati tanpa mengetahui mungkin akan butuh waktu yang lama agar janji itu terwujud.

Flashback

“Oh apa yang ada di amplop ini ya? mengapa Tae pergi begitu saja?aneh…” ucap Tiffany setelah mengunci kembali kamarnya. Ia bermaksud untuk mengejar Taeyeon, akan tetapi mengingat sahabatnya itu berlari sungguh cepat sehingga Tiffany mengurungkan niatnya. Ia memutuskan untuk menanyakannya saja pada Taeyeon besok. Tetapi ia sungguh penasaran dengan isi amplop itu sehingga ia memutuskan untuk membukanya. 10 menit berlalu dan Tiffany hanya terdiam kembali mengingat isi surat itu.

Annyeong Fany-ah…

 

Kau percaya pada takdir kan?

Kau tahu bahwa sejauh apapun kita terpisah kita akan tetap terhubung?

Tolong ingat itu Fany ^_^

 

Sejujurnya aku sungguh kaget mendengar berita ini.

Malam ini kami akan pindah ke Andong.

Appa bilang jika kami pindah kesana maka kondisi ekonomi keluargaku bisa membaik.

Tapi aku harus membayarnya dengan jauh darimu.

Sebenarnya aku tak ingin ikut keluargaku Fany-ah…

Tapi aku tak mau merepotkan keluargamu jika aku harus ikut hidup dan tinggal denganmu.

Maka dari itu aku memutuskan untuk mengikuti mereka.

Maafkan aku Fany karena aku tak bisa mengucapkannya secara langsung.

Aku harap kau mengerti.

Hehe jika kau telah menyiapkan hadiah untuk ulang tahunku simpan saja ya..

Karena aku akan kembali memintanya.

Untuk saat ini atau beberapa minggu kedepan mungkin aku belum bisa menghubungi dan memberikanmu alamat serta kontak yang bisa kau hubungi.

Tapi aku berjanji setelah semuanya di Andong selesai, aku akan menghubungimu.

 

-Taeyeon

 …………………………………………………………………..LOVE IT SELF…………………………………………………………….

-Seoul, Korea Selatan, 24 Maret 2003-

 

“Tiff maukah kau menemani Mommy berkunjung ke rumah keluarga Im?”

“Baiklah Mom.. tapi aku ingin makan dulu ya..”

Setelah selesai dengan makan siangnya, Tiffany pun bergegas bersiap untuk pergi dengan ibunya.. Well Tiffany memang masih asing dengan Seoul, karena ia telah terbiasa dengan Jeonju dan… Taeyeon. Setelah berjalan selama hampir 20 menit, Mrs. Hwang dapat melihat tempat tujuannya hari ini. Kediaman keluarga Im cukup sederhana hanya saja ini begitu indah dan mengingatkannya pada Hwang mansion serta sahabatnya. Perlahan ia mulai memasuki kediaman sahabat ibunya tersebut. Mrs. Hwang dan Mrs. Im memang bersahabat sejak kuliah tapi mereka jarang bertemu dan ini pertama kalinya Tiffany bertemu dengan sahabat ibunya.

Im mansion sungguh indah. Jika kalian melihatnya mungkin mulut kalian akan terbuka lebar. Luasnya taman yang mungkin takkan terlihat jika kalian hanya melihat dari luar pagar Im mansion. Pepohonan yang begitu menyejukkan mata dan udara yang segar. Nyanyian burung-burung  hampir tak mungkin tak terdengar jika kalian berada disini. Tiffany melihat di ujung taman terdapat small pond yang didalamnya terdapat ikan-ikan hias yang lucu.

Setelah beberapa menit ia mencoba lebih menikmati moment ini,, tiba-tiba ia mendengar suara cukup bising dari entrance door. Tiffany tersadar bahwa secara tak sadar ia telah meninggalkan ibunya dan berjalan ke small pond itu. Tiffany pun memutuskan untuk berjalan ke entrance door. Semakin lama akhirnya ia bisa melihat ibunya sedang berbincang penuh antusiasme, yang sungguh tak mengherankan bagi Tiffany saat ibunya benar-benar bahagia seperti itu. Ia dapat melihat sesosok wanita anggun dan elegan berbincang dengan ibunya. Well, aura keanggunan, superior dan dingin bisa terlihat dari wanita yang Tiffany kira seumuran dengan ibunya. Tiffany berusaha mendekati ibunya dan mulai memberanikan diri untuk melihat wanita di samping ibunya.

“Oh Dear come here!” ucap Mrs. Hwang pada putrinya yang hanya beberapa langkah darinya.

“Nae Mom…” ucap Tiffany seraya tersenyum canggung saat melihat wanita di samping ibunya mulai meliriknya. Tatapan wanitu itu sungguh tak bisa Tiffany gambarkan.

“Jae…. Ini putriku…Tiffany Hwang…Cantik sepertiku bukan?” ujar Mrs. Hwang seraya mengeluarkan tawa kecilnya yang khas.

“Anyeonghaseyeo…Tiffany Hwang imnida!Nice to meet you aunty.”Tiffany memperkenalkan diri dan membungkukkan badannya pertanda ia menghormati wanita tersebut.

“Dia lebih cantik darimu Taehee….Nice to meet you too Tiffany. My name Im Jaekyung, but you can call me Aunty Jae.”Ucap Jaekyung seraya tersenyum lembut pada Tiffany yang kini mulai merasa nyaman berinteraksi dengan sahabat ibunya itu.

“Haha Jae sepertinya tadi putriku terkena Ice Effectmu!” Taehee tertawa kecil melihat Tiffany yang terlihat bingung lalu tersenyum malu pada sahabatnya yang terkenal sebagai Ice Princess.

“Well sayangnya putriku juga memiliki Ice Effect-ku dan kau harus mempersiapkan dirimu saat bertemu dengannya nanti Taehee! Tiffany maafkan Aunty ya,,, jika kau tadi ketakutan menghadapiku karena Aunty memang punya kebiasaan yang kurang bagus jika menatap dan bertemu dengan orang baru hehee..” ucap Jaekyung sambil tersenyum pada Tiffany yang hanya mengangguk kepadanya.

“Haha kau kini telah menjadi Ice Princess Senior Jae? Well aku tak sabar bertemu dengan Ice Princess Junior then..!BTW apakah kau takkan membiarkan kami masuk ke istanamu?” ujar Taehee pada sahabatnya yang sekali lagi memberinya death glare yang jika itu bisa membunuh, maka kau akan mati seketika. Beberapa detik kemudian ia tersenyum manis pada Tiffany dan berkata,

“Tiffany Dear…silakan masuk! Biarkan saja ibumu masuk sendiri…mudah-mudahan kau nyaman dan betah berkunjung ke rumah ini sehingga kau bisa bermain dengan putriku.” Dengan itu Jaekyung pun membukakan pintu rumahnya pada malaikat cilik yang ada di hadapannya. Dan Tiffany mengeluarkan eye smilenya kepada Jaekyung in return.

…………………………………………………………………..LOVE IT SELF…………………………………………………………….

-Seoul, Korea Selatan, 27July 2006-

 

“Jessi apa kau yakin tak mau menerima ajakan Donghae ke festival minggu depan?”

“Definitely sure! Why would i went out with that jerk!”

“But people can changed Jess..”

“So why wouldn’t you went with him instead?”

“I can’t Jess…Siwon has asked me first and i accept his offered..”

“Wae? Are you dating him Tiff?” Im Jessica kini mulai menginterogasi sahabatnya yang kini hanya memalingkan wajah tomatnya.

“A..a..niyo! kita hanya berteman Jess…”

“Haha you can’t lie to me Tiffany Hwang! Aku sebenarnya tahu bahwa kau dan pria itu telah resmi kencan sejak…2 bulan yang lalu kan? Ayolah Miyoung mengaku saja.” Ungkap Jessica yang kini mulai mengeluarkan Ice Effectnya yang membuat Tiffany seketika menggigil.

“Urgh..Fine! aku dan Siwon memang seperti itu…Puas Ice Princess Junior?”

“No! Why you dated that guy Tiff? Don’t you know that he always playing with girls heart..? And don’t forget the fact that he is very self centered guy..”ungkap Jessica yang kini memberikan tatapan serJieunsnya pada sahabatnya tersebut.

“Like i said before Jess, people can changed. Siwon telah menceritakan semuanya mengapa ia bertingkah seperti itu…”

“Alasannya?”

“Setelah mendengar ceritanya kurasa ia hanya membutuhkan perhatian yang lebih… karena keluarganya tak bisa memberikan itu.”

“Arraso..aku hanya mengingatkan saja Tiff untuk berhati-hati dengan Siwon.. kudengar ia telah membuat Hyuna menggugurkan kandungannya karena ia tak mau menjadi ayah dari bayi mereka….Mungkin kau bisa mengubah dia, tapi kau harus hati-hati! Dan aku akan selalu mengawasi kalian berdua, ingat itu!” ucap Jessica memberikan playfull glarenya.

“Baiklah Jess…Thanks Besty!”jawab Tiffany seraya mengeluarkan eye smilenya.

“Aigoo..Here we go Hwang..Your Eye Smile is so irressistable make me wanna puke hehe” canda Jessica seraya berpura pura ingin muntah.

“Cih..! kau hanya sirik kan karena kau tak punya eye smile yang memikat sepertiku…oh iya jangankan eye smile, tersenyum saja kau tak bisa! Haha” Tiffany pun mulai berlari dari HellSica yang sebentar lagi akan aktif.

Jessica yang zoning out pun mulai menyadari apa yang dikatakan Tiffany setelah beberapa menit dan mulai mengejar sahabatnya.

“Yah Hwang Miyoung! You’ll Dead..! Come back now! NOW!” dengan itu Jessica pun mengejar sahabatnya yang kini tak tahu pergi kemana.

…………………………………………………………………..LOVE IT SELF…………………………………………………………….

Beberapa bulan telah berlalu dan Tiffany kini mulai merasakan apa yang Jessica ucapkan padanya. Pada 4 bulan pertama Siwon memang bertingkah layaknya seorang pacar yang perhatian, gentle dan terbuka padanya. Hanya saja 1 bulan terakhir ini, namja chinggunya itu selalu sulit untuk dihubungi.

Setiap Tiffany menelpon atau mengirim pesan singkat lainnya, Siwon hanya membalas bahwa ia sibuk. Tiffany selalu mencoba mempercayai kekasihnya itu karena ia yakin Siwon telah berubah hingga seminggu yang lalu ia melihat Siwon memeluk seorang wanita. Sejak itu ia mulai curiga dengan Siwon. Apakah dia selingkuh? Tapi Siwon telah berjanji padanya. Dan inilah yang membuat Tiffany dilema. Haruskah ia mengakhiri hubungan pertamanya dengan seorang pria? Ia pun memutuskan untuk mengkonfirmasi ini semua pada Siwon di Taman dekat sekolahnya karena ia tak mungkin mengajak Siwon berbicara di lingkungan sekolahnya yang tidak memperbolehkan pria masuk.

“Hallo sayang…Apakah aku membuatmu menunggu terlalu lama?” ucap Siwon seraya memeluk Tiffany yang tak membalas pelukannya.

“Tidak kok..well aku ingin kau jujur. Siapa gadis yang kau peluk seminggu yang lalu di COEX?”

“Apa?!kau menguntitku?! Sudah kubilang aku akan berubah sayang! Ternyata kau memang sama seperti yang lain.”Siwon kini menunjukkan kekecewaannya pada Tiffany dan mulai tak bisa mengendalikan emosinya.

“Aku tidak menguntitmu. Aku bertanya seperti ini karena aku percaya padamu meskipun apa yang kulihat berbeda dengan apa yang kau janjikan.”Ucap Tiffany yang kini tak bisa membendung air matanya.

“Jadi kau bilang aku menghianatimu?How dare you Tiff!” Siwon yang emosi pun hendak melayangkan tamparan di pipi Tiffany. Tetapi saat Tiffany sudah pasrah akan menerima sakit yang perih di pipinya, ia malah tidak merasakan apapun.

“Tolong hormati wanitamu!” ucap seorang pria yang tak Tiffany kenal.

“Cih!! Siapa kau? Jangan ikut campur! Gadis ini sungguh kurang ajar padaku, so back off asshole!” Siwon kini mulai melayangkan tinjunya. Dan laki-laki tersebut hanya tersenyum ketika Siwon tak bisa melepaskan tangannya dari genggamannya. Siwon pun terhampar ke tanah saat laki-laki tersebut mendorongnya. Tiffany hanya diam melihat semua ini. Ia tak menyangka bahwa Siwon dapat dengan mudah dikalahkan seperti itu.

“Kau harus ingat ini! Wanita ada untuk dicintai, dilindungi dan dihormati…jadi jangan pernah kau lakukan hal itu lagi! Jika tidak kau berurusan denganku, benar kan Miss?” ucap laki-laki tersebut bertanya pada Tiffany.

“Dan sekarang kita tak punya hubungan apapun Siwon!” Dengan itu Tiffany pun memberanikan menampar Siwon yang terkapar tak berdaya. Laki laki tersebut kemudian menolong Tiffany berdiri, meninggalkan Siwon di taman.Caught by curiousity, Tiffany pun akhirnya memecahkan keheningan yang terjadi selama mereka berjalan menuju rumah Tiffany.

“Thank you..” ucap Tiffany menghentikan langkahnya seketika.

“sama-sama Miss?” ucap pemuda tersebut seraya memicingkan matanya.

“Tiffany..Tiffany Hwang..and your name?” kini Tiffany yang balik bertanya tanpa berani menatap pemuda yang ada di hadapannya. Ia hanya menundukkan kepalanya…LAGI.

“haha.. where is my manner..Let me Introduce myself.. My name Im Yoong… and call me yoong ,,,maybe?” jawab Yoong seraya mengeluarkan charming dan charismatic smilenya.

==================================================================================

===============================

Hai… hehe seperti janji gw kemarin.. gw akan update 2x seminggu tapi blm tentu harinya kpn ^_^

oke.. bagaimana?? ga bingung lagi kan?? atau tambah bingung?? hehee

untuk pairingnya.. well ini masih rahasia hehhee

bisa aja RF… bisa aja CS alias Couple Selingkuhan hahahha *senyumjahat

oke gw sangat berharap kalian mengemukakan pendapat kalian tentang cerita ini..

your comment is my vitamin… seperti yg bangke bilang hehehe 1-4-3 bang Riyu ^_^

oke.. sampe ketemu lagi senin?? hehehe ^_^

Iklan

90 pemikiran pada “LOVE IT SELF Chapter 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s